« Dera Out

Dera Out posts

Ryan Pratama
kecewa kataku
hanya tersenyum kini yang mungkin bisa aku lakukan. Walau ku tau hati sedikitpun tak bisa d bohongi. Seakan teman yang kini kurasa untuk mengalihkan smua yg kurasakan sbenarnya sangat menyakitkan. Tak pernh kuduga ternyata kini kau begitu tega, tak Read more ... perdulikan apa yg kni telah aku rasa.. Betapa salahnya ku percayakan smuanya pdamu, tanpa sdikit kutanamkan rasa curiga terhdapmu, biarkan angin berhembus kencang dan tuangkan smua amarahku, berikan pertanda dan sampaikan pdanya kekecewaanku atas smua perlakuanmu. Biarkan hujan mengalir deras dan kumohon jgn biarkan berhenti , berikan pertanda dan sampaikan pdanya luapkan smuanya buat dia merasakanya, KUKECEWA
Now
Arshad Iqbal Khan
Swabai kho Swabai da kana #Khalid
Zamunga Khkuli #Swabai >>>>>>Da Swabai da Adda dera khkuli View Da Musafaro da para zaroore ogorai Must Watch and most share _______________________________________________________________________ { For More nice videos and beautiful photo like Read more ... our page #TheSwabians } °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°′°°°°°°°°°°°°°°°°° #KhalidSwabiwal
11 minutes ago
Shah Gilani
Syed Muhammad Azhar Gilani
11th ramzan at Noor walon Ka dera
12 minutes ago
Masoom Ali Local visit to dera ismail khan
17 minutes ago
Keeojah Avion Nason Derae James!!!
Hit that elbow bro..... @twaynebsm #checkseason
17 minutes ago
Cerita Wiro Sableng - Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212
SILUMAN TELUK GONGGO - BAB 5
WIRO SABLENG Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 Karya: Bastian Tito   Sekali saja melihat paras Sonya baik si orang tua maupun Dwiyana segera mengetahui bahwa manusia bertampang buruk bengis yang mengenakan baju dekil bertambal-tambal ini bukan Read more ... seorang manusia baik-baik. Sinar matanya menunjukkan hal itu. Namun demikian si orang tua penghuni goa batu mempersilahkan tamunya duduk dengan sikap ramah.   "Tamu aneh yang datang membawa burung Nuri dalam sangkar aneh, apakah kau seorang pemburu?" "Namaku Sonya. Aku bukan pemburu," jawab Sonya dengan nada kaku. "Kau sendiri siapa?" dia balik bertanya. Yang ditanya tersenyum. "Orang memanggilku Malaikat Berambut Kelabu. Tapi walau bagaimanapun aku hanyalah seorang manusia biasa. Seorang tua peot keriput yang sudah dimakan usia. Namaku Akik Mapel." Sonya seperti tidak acuh mendengar jawaban itu. Dia lebih tertarik pada gadis yang duduk di sudut ruangan. Dia berpaling pada Dwiyana dan memandang lekat-lekat. Dipandang begitu rupa dengan hati kesal Dwiyana tundukkan kepala. Untuk kesekian kalinya Sonya basahi lagi bibirnya dengan ujung lidah. Akik Mapel juga mulai merasa tak suka dengan tindak tanduk tamu yang tidak diundang ini. "Gadis itu muridmu?" tanya Sonya . Akik Mapel mengangguk. Sejak tadi dia telah mencium bau busuk yang keluar dari tubuh dan pakaian Sonya. Masih untung ruangan itu diasapi dengan ramuan pengharum. "Di luar hujan. Aku terpaksa berteduh di sini," menerangkan Sonya. "Aku tahu. Sebenarnya kau datang dari mana dan hendak menuju kemana?" Sonya mengerling lagi pada Dwiyana. Lalu angkat bahu. "Aku tidak tahu datang dari mana dan kau mau kemana." "Ah, itu adalah lucu," kata adik Mapel. Dia menggoyangkan kepalanya pada muridnya. "Lekas hidangkan minuman untuk tamu kita." "Tak usah. Aku tak haus," jawab Sonya cepat. Dia khawatir kalau-kalau Akik Mapel sudah menaruh curiga dan memasukkan sesuatu ke dalam minumannya. Dia malah kini berpikir-pikir apa segera saja bertindak mengumbar keinginan jahat terkutuknya. "Burung itu milikmu?" tiba-tiba Akik Mapel bertanya. "Lalu punya siapa lagi? Apa kau menginginkannya?!" "Tidak. Sama sekali tidak. Aku hanya ingin tahu mengapa binatang itu bersangkar aneh." "Di dalam dunia ini memang banyak hal aneh-aneh, Akik Mapel. Dan semua keanehan itu berakhir pada kematian!" Kata-kata Sonya itu membuat Akik Mapel kerenyitkan kening. "Betul tidak, Akik Mapel?" Akik Mapel batuk-batuk sebelum menjawab. "Mungkin…mungkin betul," jawabnya. Diam-diam dia mulai meragukan apakah sang tamu memiliki otak sehat. "Nah, bagaimana kalau saat ini kukatakan bahwa sebentar lagi akan terjadi satu keanehan yang berkahir pada kematian?" "Maksudmu Sonya?" "Bahwa sebentar lagi kau bakal mati di tanganku?!" Akik Mapel menatap wajah tamunya. Sinar aneh dilihatnya memancar dari sepasang mata Sonya. "Kau hendak melakukan keanehan yang mahal Sonya. Kalau tidak mau kukatakan gila!" Sonya tertawa gelak-gelak. Lalu disusul oleh suara lolongan panjang seperti raungan srigala! Tiba-tiba laksana kilat tangan kanannya yang berkuku panjang meluncur kedepan, mencengkeram ke muka Akik Mapel. Orang tua ini kaget bukan kepalang. Cepat-cepat tangan kanannya diangkat ke atas untuk melindungi muka sekaligus menepis serangan lawan. Maka terjadilah bentrokan dua lengan yang menimbulkan suara keras! Akik Mapel merasakan lengannya sakit dan panas. Tubuhnya terhuyung, hampir jatuh terbanting ke atas permadani. Di hadapannya dilihatnya Sonya tertawa menyeringai. Menandakan bahwa manusia bermuka setan ini memiliki kepandaian amat tinggi. Setelah menenangkan hatinya, Akik Mapel berkata: "Sonya, aku sejak tadi menduga bahwa kedatanganmu kemari tidak membawa maksud baik. Ternyata dugaanku terbukti!" Sonya kembali tertawa panjang. "Apa kau tuli kakek-kakek pikun? Sudah kukatakan bahwa kau akan mati ditanganku!" Sekali lagi Sonya menggerakkan tangan kanannya yang berkuku panjang. Melancarkan serangan "cakar siluman" yang sebelumnya telah meminta lebih dari setengah lusin korban. Menyadari bahwa lawannya yang berilmu tinggi itu benar-benar ingin mencelakainya, orang tua itu beringsut ke belakang sambil tundukan kepala. Begitu melompat bangun dia tendangkan kaki kanannya ke kepala lawan! Sonya keluarkan suara lolongan srigala haus daging dan darah manusia. Walaupun kaki kanan Akik Mapel sudah menderu dekat di depan keningnya, tapi dia sama sekali tidak membuat gerakan untuk mengelak. Namun tiba-tiba dia tampak menggerakkan kedua tangannya. Sesaat kemudian Akik Mapel tersentak kaget ketika merasakan bagaimana pergelangan kaki kanannya tahu-tahu telah dicekal lawan amat kuatnya. Betapapun dia berusaha melepaskan kakinya namun sia-sia belaka. Akik Mapel tekuk lutut sambil miringkan tubuh ke bawah. Tinju kirinya menderu ke dada lawan sedang tangan kanan menemplang ke batok kepala Sonya. Inilah gerakan yang dinamakan "beringin sakti tumbang." Akan tetapi sebelum kedua tinjunya itu mencapai sasaran, Akik Mapel merasakan pergelangan kakinya dipuntir sakit sekali dan tubuhnya melayang berputar di udara, kemudian terlempar ke dinding ruangan batu! Jika saja orang tua itu bukan seorang tokoh silat yang lihay, niscaya tubuhnya akan remuk ketika melabrak dinding batu yang luar biasa kerasnya itu! Tanpa kehilangan akal karena dilemparkan begitu rupa, Akik Mapel ulurkan kedua tangannya ke depan untuk menyentuh dinding batu dengan telapak tangan lalu mengandalkan ilmu meringankan tubuhnya yang tinggi, kakek ini jatuhkan diri, seterusnya bergulingan di lantai. Dengan cara begini dia berhasil menyelamatkan diri. Sonya tertawa mengekeh dan perlahan-lahan bangkit dari duduknya. "Eyang, biar aku yang menghajar manusia busuk ini!" Dwiyana tiba-tiba melompat dan bergerak mendekati Sonya. "Kembali ke tempatmu Dwiyana! Kalau belum kugebuk dia, belum puas hatiku!" sahut sang guru. Dia sudah dapat mengukur kehebatan lawannya dan diam-diam menyadari kalau ketinggian ilmunya belum bisa menandingi ilmu manusia muka setan ini, apalagi muridnya. Karena itu dia mencegah tindakan Dwiyana. "Betul sekali ucapan gurumu. Gadis cantik molek, sebaiknya kau tetap di sudut sana. Sayang kalau tubuhmu yang mulus itu tergores luka. Apalagi kalau sampai kena gebuk!" "Sonya!" tukas Akik Mapel. "Aku beri kesempatan padamu untuk meninggalkan goa ini. Kalau tidak, aku akan betul-betul menggebukmu sampai babak belur!" Sonya hanya tertawa. Dia pejamkan kedua matanya dan berdiri tanpa bergerak. "Kakek pikun. Kau mau menggebukku? Silahkan!" Mau tak mau Akik Mapel jadi tambah marah dan penasaran. Didahului suara menggembor orang tua ini menerjang. Gerakan tubuhnya mengeluarkan deru angin deras. Kedua tangannya didorongkan ke depan. Dua larik angin bersiur keras. Ruangan batu bergoyang laksana dilanda lindu. Sonya terhuyung-huyung. "Setan alas!" maki Sonya marah ketika angin deras serbuan Akik Mapel membuat sangkar dan burung di dalamnya terlepas dari pegangannya dan mental ke sudut ruangan. Di saat itu pula telapak tangan Akik Mapel telah menghantam ke arah keningnya, siap untuk menghancurkan kepala Sonya. Sampai saat itu Akik Mapel mempunyai anggapan bahwa Sonya adalah seorang berilmu tinggi tetapi berotak miring. Karenanya sewaktu serangannya dirasakannya betul-betul akan menamatkan riwayat lawannya itu, timbullah perasaan tak tega di hati orang tua ini. Dia tarik pulang tangannya dan sebagai ganti mengirimkan totokan kilat ke arah pangkal leher. Sonya mendengus. Dia tahu apa artinya kalau totokan untuk sempat mendarat di sasarannya. Untuk kesekian kalinya manusia muka iblis ini keluarkan suara lolongan srigala. Suara lolongannya lenyap sedetik kemudian. Tubuhnya pun ikut lenyap! Akik Mapel terkesiap kaget. Sebelum orang tua itu mengetahui di mana lawannya berada, satu hantaman menghajar tubuhnya sebelah belakang. Akik Mapel mengeluh tinggi. Tubuhnya terhantar di permadani. Tulang punggungnya sebelah kanan hancur! Dengan susah payah dia mencoba bangun sementara di hadapannya Sonya berdiri dengan sikap mengejek. Tangan kanan bertolak pinggang sedang tangan kiri memegang sangkar tulang. “Manusia gila keparat! Terima ini!” Tiba-tiba terdengar bentakan Dwiyana. Murid Akik Mapel yang sudah tidak sabaran ini menyerbu. Sonya yang hendak menyerang Akik Mapel, terpaksa batalkan gerakannya ketika merasakan siuran angin serangan datang dari samping. Cepat dia berkelit dan berpaling, lalu menyeringai. “Gadis galak, sebaiknya kau tetap di sudut sana. Aku tak ingin membuat tubuhmu yang mulus jadi luka. Aku sendiri yang akan rugi nanti jadinya!” “Setan! Jaga batang lehermu!” teriak Dwiyana dengan muka merah. Hatinya geram karena serangan tangan kosongnya dapat dielakkan lawan dengan mudah. Tidak menunggu lebih lama gadis ini segera cabut sebilah pedang mustika terbuat dari perak yang tersisip di belakang punggungnya. Serangkum sinar putih berkiblat ketika senjata ini di babatkan ke leher Sonya dengan dahsyat. Di saat muridnya menggempur dengan pedang, Akik Mapel tidak tinggal diam. Dia lepaskan satu pukulan sakti bernama “sinar pelangi”. Patut diketahui, ilmu pukulan ini lebih dari sepuluh tahun dipelajari dan diyakini oleh kakek sakti itu, dan merupakan satu dari sekian banyak pukulan sakti yang terkenal dan pernah menggegerkan dunia persilatan. Apalagi saat itu Akik Mapel mengepulkan lebih tiga perempat kekuatan tenaga dalamnya untuk Melancarkan pukulan tersebut! Tujuh warna pelangi berkiblat. Ruangan baru bergoncang keras. Wuus ! Sinar pukulan sakti itu menyapa ke seluruh bagian tubuh Sonya. Di kejap itu pula terdengar bentakan keras. Dwiyana merasakan selarikan angin menyambar ke arahnya, membuat pedangnya tergeser ke samping. Tubuhnya terdorong ke belakang sampai beberapa langkah. Penasaran gadis ini susul serangannya yang tadi buyar dengan satu tusukan. Namun dia harus cepat menjauhkan diri kalau tidak pukulan gurunya sendiri akan menghantamnya. Akik Mapel hampir tidak percaya ketika melihat bagaimana Sonya mampu mengelak dan bertahan terhadap pukulannya. Selama malang melintang di dunia persilatan, tak satu lawanpun sebelumnya yang sanggup bertahan terhadap pukulan “sinar pelangi”. “Apakah masih ada pukulan saktimu yang lain?” tanya Sonya mengejek yang membuat Akik Mapel serasa di panggang. Sebelum dia sempat membuka mulut, dilihatnya muridnya sudah menyerbu kembali dengan serangan pedang perak. Melihat amukan si gadis Sonya mundur beberapa langkah. Begitu sambaran senjata lawan lewat, cepat dia dorongkan tangan kanannya ke dada Dwiyana hingga gadis ini jatuh terguling di lantai. “Bedebah kurang ajar! Terkutuk!” teriak Dwiyana. Gerakan tangan Sonya tadi bukan hanya sekedar mendorong, tetapi sekaligus sengaja meremas payudara si gadis. Dwiyana melompat beringas dan siap menyerbu kembali. “Sudah! Kau tidurlah enak-enak di sudut sana!” kata Sonya lalu jentikkan jari telunjuk tangan kanannya. Selarik asap hitam panjang yang tak ubahnya seperti seutas tali meluncur ke arah Dwiyana dan berputar bergelung-gelung di sekitar kepala si gadis. Dwiyana menghantam dengan tangan kirinya. Angin pukulannya keras sekali. Tetapi asap hitam itu tak mampu dimusnahkannya malah kini gelungannya semakin menyempit, membuat gadis ini terpaksa mundur ke sudut ruangan yang diinginkan Sonya. Dalam pada itu detik demi detik Dwiyana merasakan kedua kelopak matanya menjadi berat, kepalanya pusing dan pemandangannya berkunang. Akhirnya secara aneh gadis ini terduduk di sudut ruangan batu. Kedua matanya terpejam. Punggungnya tersandar. Sikapnya persis seperti orang sedang tidur duduk! Akik Mapel terbeliak melihat kejadian ini. Seumur hidup baru sekali itu dia melihat ilmu aneh begitu rupa. Hatinya berdebar. Bukan karena takut menghadapi lawan yang jauh lebih hebat dari dia, tetapi karena sudah dapat menduga apa sebenarnya maksud Sonya memperlakukan Dwiyana seperti itu. Dari balik pakaiannya Akik Mapel cepat keluarkan tasbih yang terbuat dari untaian mutiara. Tasbih ini pernah di rendam selama tiga tahun hingga dari putih kini warnannya kelihatan biru gelap dan memancarkan sinar angker. Sesaat Sonya perhatikan benda di tangan lawannya lalu tertawa menyeringai. “Hai, itu senjatamu Akik Mapel?” ujar Sonya. Tahu-tahu dia sudah berkelebat untuk merampas mutiara tersebut. Tapi hal ini tidak terlalu mudah untuk melakukannya. Akik Mapel mengelak sebat. Sesaat kemudian segulung sinar biru menggidikkan melabrak ke arah delapan bagian tubuh Sonya! Serangan tasbih itu memang hebat dan ganas. Dan Akik Mapel jarang sekali mengeluarkan senjata andalannya ini kalau tidak dalam keadaan Sangat berbahaya dan terdesak.   Yang diserang keluarkan suara menggereng laksana singa lapar terluka. Dia menyelusup di antara gulungan sinar biru. Memang hebat sekali murid Datuk Siluman ini. Dia masih sanggup menyelamatkan diri dari gempuran sinar maut itu. Bahkan kembali mencoba untuk merampas mutiara di tangan Akik Mapel. Ketika untuk kesekian kalinya dia tidak mampu untuk merampas tasbih itu, marahlah manusia muka setan ini!   Sonya pindahkan sangkar burung ke tangan kanan dan lambaikan tangan kirinya. Terdengar suara mendesis. Asap hitam pekat keluar berguling dari telapak tangannya, menderu dan membungkus ke arah kepala Akik Mapel. Si orang tua terbatuk-batuk, tak tahan oleh bau sengit asap hitam aneh. Dia kerahkan tenaga dalam dan menghembus ke depan. Tak terlambat. Tubuhnya dirasakannya menciut, makin kecil, makin pendek. Sebaliknya tubuh Sonya dilihatnya bertambah besar dan menjadi tinggi. Dia merasa seperti seekor siput atau seekor semut yang baru keluar dari lubang. “Celaka, ilmu iblis apa pula ini!” keluh orang tua itu. “Akik Mapel! Lihat mukaku! Pandang mataku!” kata Sonya. Suaranya lantang, menggema dalam ruangan batu itu. Semula dia ingin membunuh kakek ini. Tapi Selintas pikiran muncul dalam benaknya. Akik Mapel yang sudah terpengaruh oleh kekuatan iblis mengikuti apa yang dikatakan lawannya. Dia mendongak dan memandang ke wajah Sonya. Menatap sepasang mata itu. “Katakan siapa aku! Katakan lekas!” terdengar suara Sonya. “Kau Sonya…….Sonya!” sahut Akik Mapel. “Sonya siapa?!” “Sonya majikanku. Kau tuan besarku!” “Dan kau sendiri Sekarang siapa huh?!” “Aku….? Tentu saja hamba sahayamu,” jawab Akik Mapel. Sonya tertawa gelak-gelak. “Sebagai hamba sahaya kau harus turut setiap perintah majikan. Kau mengerti Akik Mapel!” “Mengerti. Aku mengerti Sonya!” “Bagus!” Sonya lalu lambaikan tangan kirinya. Asap hitam sedikit demi sedikit lenyap. Wajah Akik Mapel yang sebelumnya berwarna putih polos kini kelihatan menghitam akibat ilmu siluman lawannya. “Sekarang kau Pergilah keluar! Tunggu aku di mulut goa!” kata Sonya pula. “Tapi berikan dulu tasbih itu!” Akik Mapel menurut. Senjata mustikannya diserahkan pada Sonya lalu dia melangkah keluar ruangan. “Hai tunggu dulu,” seru Sonya. “Apa lagi Sonya?” “Sialan! Mulai saat ini Panggil aku Paduka. Mengerti….?” “Baik. Aku akan Panggil kau Paduka…..” Dengan terbungkuk-bungkuk Akik Mapel meninggalkan tempat itu. Ilmu siluman telah merubah jalan pikiran sehatnya. Dia berdiri di mulut goa seperti yang di perintahkan. Pandangan matanya kuyu. Di luar hujan masih terus turun dengan lebatnya. Di dalam ruangan batu Sonya melangkah mendekati Dwiyana. Dipandangnya wajah gadis yang sedang “tertidur” itu. Diletakkannya sangkar burung ke lantai. Lalu tangan kanannya dilambaikan ke wajah Dwiyana. Asap hitam berguling-gulung membungkus kepala si gadis. Lalu dia tersentak bangun dan terbatuk-batuk. Sonya lambaikan tangannya. Asap hitam lenyap. Matanya dan mata Dwiyana saling pandang. “Dwiyana. Lihat mukaku. Pandang mataku…..” Dwiyana mengangkat kepalanya dan menatap wajah serta mata Sonya. “Mulai hari ini kau menjadi gadis peliharaanku, mengerti?” Dwiyana mengangguk. “Kau harus melayani apa mauku!” Dwiyana kembali mengangguk. “Kau harus Panggil aku Paduka!” Si gadis mengangguk lagi. “Sekarang berdiri!” Dwiyana berdiri. “Tanggalkan pakaianmu!” Di luar kesadaran akal sehatnya yang telah di sungkup oleh kekuatan iblis, Dwiyana mulai membuka pakaiannya. Setiap gerakan gadis ini di saksikan Sonya tanpa berkesip dan lidah menjulur basah. Akhirnya Dwiyana berdiri di hadapannya tanpa selembar benang pun menutupi auratnya. Sonya tertawa panjang. Hidungnya kembang kempis. “Melangkah lebih dekat kesini, Dwiyana…..” Dwiyana mendatangi. “Lebih dekat lagi!” Si gadis maju hingga tubuhnya beradu dengan badan Sonya. Buah dadanya yang kencang tertekan rata sewaktu Sonya merangkul punggungnya dengan penuh nafsu. “Sekarang kau harus meninggalkan pakaianku, Dwiyana….” Si gadis menurut. Dia ulurkan kedua tangannya dan membuka pakaian Sonya satu demi satu. Dipukau oleh ilmu siluman, sampai jauh malam Dwiyana terus saja melayani nafsu terkutuk Sonya yang seperti tidak ada ujungnya itu. Sementara di luar sang guru duduk termenung. Tak beda seperti seekor anjing yang bertugas menjaga pintu, dan tak berani masuk ke dalam tanpa izin majikannya. Malang sekali nasib guru dan murid itu.
17 minutes ago
EVa Larasati
just SMILE ;)
Hai, sayang ...  Ada apa? Kenapa kamu bersedih?  Kenapa air mata itu mengalir deras? Kemarilah ...   Aku tahu pasti ada masalah yang mau kamu timpakan ke aku. Dan kamu bebankan lagi dipundakku. Masalah apa lagi yang kau dapat, yang mengharuskanku Read more ... ikut campur? Dan beban apa lagi yang menimpamu, hingga nanti aku harus rela dicibir, dan mendengar cacian serta ucapan kotor? Sayang, seharusnya kamu tau. Bahwa sebenarnya hatiku sangat rapuh. Jangankan dicaci, ada yang berkata kasar padaku saja, aku bisa menangis.  Tapi tak apa, sayang. Coba ceritakanlah .... Mungkin aku bisa meluruskannya, menyelesaikan masalahmu dan menahan bebanmu. Lalu biarkan aku menangis dibelakangmu. Agar kau tak tahu, jika jiwaku telah terluka.    Namun sayang, bolehkah aku bertanya? Seberapa cepat kamu akan pergi setelah semua masalah dan beban itu hilang? Seberapa cepat kamu akan melupakan keberadaanku? Mungkinkah secepat masalah itu selesai? Atau secepat kebahagiaan datang padamu?   Yah selama ini toh aku cuma bisa tersenyum ... Dan menyediakan pundak untukmu bersandar dan tangan untuk menghapus air matamu .... Dan tersenyum kembali saat kamu telah bahagia tanpa masalah, dan melupakan 'aku' ... Dan lagi-lagi tersenyum saat kamu kembali hadir dengan semua masalah dan bebanmu ...     # Sadar diri .. Aku kan cuma teman masa sulit mu ... Teman dalam tangismu ... Pantas kalau kau lupa saat kau berbahagia ... Apa lagi saat kau tertawa ...  
19 minutes ago
Dev Singh
Dera Sacha Sauda - Incomplete Saint
supremeknowledge.org
Dera Sacha Sauda is an offshoot of Radha Soami cult and is itself fautly and incomplete
19 minutes ago
CH M Shabbir Gujjar
Timeline Photos
cent Mega Developments in South Punjab - Ghazi Khan Medical College, Dera Ghazi khan
20 minutes ago
Jenky Ravidassia
Timeline Photos
JAI GURDEV JI JAI SANTA DI JAI BHIM Brahmleen Shri 108 Sant Garib Dass Ji Maharaj Sant Garib Dass Ji was born in the year 1925 in a village called Jalbhe which is in Jalandhar District. His father was Shri Nanak Chand and mother Shrimati Har Kaur J Read more ... i. When he was only six months old his father expired. After this tragic incident his mother took care of the little child. He was the youngest of five brothers. He used to visit Dera Sachkhand Ballan occasionally. The teaching and ideology of Sant Sarwan Dass Ji impressed him greatly. So he started coming to the Dera more often. Within a short period he won the heart of Sant Sarwan Dass Ji. Shri Kartar Chand took the 13 year old Garib Dass Ji to Ludhiana for helping him in the business of silk weaving. There he received a letter from Sant Sarwan Dass Ji asking him to come to the Dera immediately for some urgent work. Without wasting any time he reached the Dera. There he was instructed to remain in the Dera from that point onwards. He humbly followed the instructions of Sant Sarwan Dass Ji. One day Sant Sarwan Dass Ji told him, “Garib Dass, detach yourself from the materialistic world and serve the Almighty God.” “Har ke naam bin jhuthe sakal pasare”. Garib Dass Ji very obediently prostrated at the feet of Sant Sarwan Dass Ji and vowed to devote his whole life to the service of Almighty God and Humanity. Apart from delving into the fathoms of Gurbani, he learned to prepare Ayurvedic medicines and treated many patients who came to the Dera with various ailments. The young boy had now grown in wisdom and stature under the patronage of Sant Sarwan Dass Ji and in the company of Sant Hari Dass Ji. Therefore Swami Sarwan Dass Ji used to entrust him with many jobs of responsibility. Whereas Sant Sarwan Dass Ji had deputed Sant Hari Dass Ji to lay the foundation stone of the Janam Asthan Mandir at Varanasi, the task of actual construction of the Mandir was entrusted to Sant Garib Dass Ji. He used to lead a team of Sewadars to Varanasi for this purpose. Construction of the temple was completed by him in the most difficult conditions and challenging circumstances. When Sant Garib Dass Ji became the Gaddi-Nashin (spiritual leader) of Dera Sachkhand Bal on 7th February, 1982 he wanted to construct a hospital in the memory of his Guru, for giving medical aid to the poor people. A milestone in the history of the Dera Sachkhand Bal was created on 22nd October, 1982 when Sant Garib Dass Ji laid the foundation stone for Sant Sarwan Dass Charitable Hospital at village Dheypur-Koopur, Adda Kathar. This hospital made a humble beginning with it's inauguration on 1st January, 1984. Today it is a 150 bed hospital providing quality service in eight specialties at very nominal rates to the people who cannot afford costly medical aid. For those people who cannot meet even the nominal rates, the expenditure is met by Dera Sachkhand Bal. Additionally all expenditure of capital nature such as machinery or building extensions is met by the Dera. Sant Garib Dass Ji also realised the importance of having a newspaper, which would serve the cause of the community. So he started a weekly named ‘Begumpura Shaher', thus giving a voice to the poor people. During his lifetime the Langer Hall and major portion of Yatri Niwas at the Dera were built. He laid the foundation stone of Sant Sarwan Dass teaching block in the Industrial Training Institute at Phagwara and got a spacious hall built there. During his lifetime, he wanted to see the Janam Asthan Mandir at Varanasi in full glory. He got “Swarn Kalash” installed at the Mandir in the presence of Babu Kanshi Ram Ji. He paid a historic visit to the Mandir along with a number of Dera followers from 16th June to 23rd June 1994 as if he had a premonition that he will be leaving this world very soon. One month after returning from Varanasi, he left for his heavenly abode on 23rd July, 1994. TRIBUTE BY RAVIDASSIA YOUTH FEDERATION. PUNJAB — with Sandeep Kumar and 59 others.
23 minutes ago
Khan Khan Dera colliary high school
27 minutes ago
Sergio MrGinho BarroSoul Show!
Quem dera se "padrão fifa" permitisse uma abertura como essa... seria lindo
27 minutes ago
Kirk Anthony Soriano Manuel #TLC ;)
Timeline Photos
Paano kung hindi ka naman talaga babaero, sadyang dalawa lang ang mahal mo? Ilang minuto na lang, simula na ng #TLCTheDramaSpecial kasama si Tanya Chinita at Kristine Dera.
28 minutes ago
Santosh Gupta
Timeline Photos
╔═★════════════════════╗ Gulshaan me Bhanwron ka fera ho gaya, Puraab me Suraj ka Dera ho gaya, Muskaan ke saath aankhe khol Pyaare, Ek baar fir se Pyaara sa Savera ho gaya..! ╚══════★ Read more ... ══════════════╝♥ HELLO FRENZZZZ......i request to all my swt frenzzz plz open this link nd like this page....... ╔═★════════════════════╗ Love is? https://m.facebook.com/profile.php?v=timeline&fc=0&id=666127583429362&ref=bookmark&_rdrLove is? ╚══════★═══════════════╝♥ ╔═★════════════════════╗
30 minutes ago
Achjiau Putri Tiens Thai fong
Mobile Uploads
Topan MATMO masih bergerak di Taiwan. Sejumlah taman hiburan, Kantor, pertokoan dAn sekolah serta kampus diliburkan. Seperti yg dilansir Dari Taipei times, Daerah-Daerah yg dipandang mendapat curah hujan yg sangat deras sekitar 800-900mm adalah di Da Read more ... erah pegunungan seperti hualien, taitung, Taichung, Yilan, nantaou, chiayi, pingtung. Luo Ya-ying (羅雅尹) bAgian biro cuaca mengatakan bahwa angin topan yg berhembus memasuki Taitung County Chenggong Township (成功) diperkirakan level 10. Ia pun menyatakankan jika kemungkinan topan Akan mereda pada Rabu malam ini. Sejumlah penerbangan domestik yg dijadwalkan landing sebelum pukul 2 siang ini harus ditunda. Jadwal penerbangan international di Taoyuan airport seperti ke jepang dan Korea pun ditunda. Sementara Itu acara bergengsi seperti international hot air balloon di kenting dan hualien pun ditutup duA hari ini. Semoga kita semua mendapat perlindungan Dari yang Maha kuasa dan tetap berjaga-jaga. Picture was taken from : Taipei times
36 minutes ago
Shubham Miglani
Dera Sacha Sauda's Eye Bank Ranks Third in the Country -- NEW DELHI, July 21, 2014 /PR Newswire...
www.prnewswire.co.in
NEW DELHI, July 21, 2014 /PR Newswire India/ -- Dera Sacha Sauda's Eye Bank Ranks Third in the Country.
38 minutes ago
Alan Ip 1 CHRIS KING HEADSET BLACK $550 2. HammerSchmidt Crank $1800 3. 31.6 THOMSON SET BACK SEATPOST $300 4. Hope 34.9 seatpost clam in GOLD colour $150 5. ROCK SHOX LYRIK 160 (20mm) 1 1/8 . with U-TURN Scratchs on bottom , 100% good working Cond $280 Read more ... 0 6.CrossMAX SX WHEELSET UST READY $2500 Front 20MM, rear QR 85% NEW 7.Sun Ringle Abbah HUBS WITH F219 AM WHEELS F, 20MM adapter to 15MM REAR , QR 135mmx9 WITH 2.1 TYRES 90% NEW $900 8.FOX 36 VAN R (20mm),tarper Scratchs on bottom & stanchions, 100% good working COND , NO LEAKS, Enduro SEAL $2000 9. EQ 31 in white color Wheelset, Front Giant Hub (20MM), Rear Sun ringle Jumping Flea hub, 135 X 12 MM $800 10. SRAM X7 SHifters, 3x9 , x-9 rear dera, xt F. Dera . PG990 cassette GROUP $ 800 11. XTR 3x9 shifters $ 400 12. XT rear dera $100, OLD 13. Thomson Elite X4m 50mm STEM $300 14. AVID OLD 4 pot DH/ FR brakes $500 . without ROTORS please whatsapp to 91229238 to get photos thanks
38 minutes ago
Abdul Hafeez Baloch
Sattar Baloch
I wounder how some Baloch from usta Mohammad and dera-e Allayar has joined the sindhi Nationalist party of Ayaaz Pallejo .Why we are not aware that all Sindhi ,siraiki Nationalists or a/ common sindhi/siraki is much more against Of Baloch Nationalism Read more ... than any punjabi or pathan .
38 minutes ago
Shubham Miglani
Dera Sacha Sauda Sirsa Live Satsang 20 July 2014 (At Bangalore)
Dera Sacha Sauda Sirsa Live Satsang 20 July 2014 (At Bangalore) Dhan Dhan Satguru Tera Hi Asra Listen to the Spiritual Discourses (Satsang ) by Revered Saint...
39 minutes ago
EmpressJano DeRas SAVE THE DATE LABOR SUNDAY AUGUST 31ST ALL INCLUSIVE BASEMENT BACK YARD PARTY. THIS WILL BE A TICKET EVENT ONLY. TICKET $45.00. NO TICKET NO ENTRY MUSIC BY: XXXPLOSIVE SOUND; SslectorMerry Mitchell; DJ BLAZE LOCATION: 5705 AVE J BET 57 & 58 STRE Read more ... ET. FLYER SOON FOLLOW. FOR INFO CALL EmpressJano DeRas 240.688.6395
Mobile Uploads
2 Boss in the Mitchell's family — with Ancil Antoine.
40 minutes ago
Donate Blood, Save Lives. The largest blood donation involved 43,732 participants and was organised by Saint Gurmeet Ram Rahim Singh Ji Insan (India) at Dera Sacha Sauda, Haryana, India, on 8 August 2010. - Guinness World Record
40 minutes ago
Rajesh Kaushal
Gurjit Singh
Transport knowledge .. PB-01 Chandigarh taxi vehicles from Punjab PB-02 Amritsar PB-03 Bathinda PB-04 Faridkot PB-05 Ferozepur PB-06 Gurdaspur PB-07 Hoshiarpur PB-08 Jalandhar PB-09 Kapurthala PB-10 Ludhiana PB-11 Patiala PB-12 Ropar PB-13 Sangrur P Read more ... B-14 Ajnala PB-15 Abohar PB-16 Anandpur Sahib PB-17 Baba Bakala PB-18 Batala PB-19 Barnala PB-20 Balachaur PB-21 Dasuya PB-22 Fazilka PB-23 Fatehgarh Sahib PB-24 Garhshankar PB-25 Jagraon PB-26 Khanna PB-27 Kharar PB-28 Malerkotla PB-29 Moga PB-30 Muktsar PB-31 Mansa PB-32 Nawanshahr PB-33 Nakodar PB-34 Nabha (Patiala South West) PB-35 Pathankot PB-36 Phagwara PB-37 Phillaur PB-38 Patti PB-39 Rajpura (Patiala North) PB-40 Rampura Phul PB-41 Sultanpur Lodhi PB-42 Samana (Patiala East) PB-43 Samrala PB-44 Sunam PB-45 Talwandi Sabo PB-46 Tarn Taran PB-47 Zira PB-48 Amloh (West) PB-49 Khamano PB-50 Budhlada PB-51 Jhunir / Sardulgarh PB-52 Bassi Pathana PB-53 Malout PB-54 Mukerian PB-55 Payal PB-56 Raikot PB-57 Bhulath PB-58 Dera Baba Nanak PB-59 Dhuri PB-60 Gidderbaha PB-61 Jalalabad PB-62 Jaitu PB-63 Khadoor Sahib PB-64 Moonak PB-65 Mohali PB-66 Nihal Singh Wala PB-67 Shahkot PB-68 Dhar Kalan PB-69 Bagha Purana PB-70 Dera Bassi PB-71 Chamkaur Sahib PB-72 Patran (Patiala East) PB-73 Tappa Mandi PB-74 Nangal PB-75 Lehra
42 minutes ago
Ravinder Kumar
Finalaya News - Dera Sacha Sauda's Eye Bank Ranks Third in the Country
www.finalaya.com
Finalaya is India's leading financial portal for investment information & research needs of all sections of investor’s community. Get the latest updates on Sensex, Nifty, BSE, NSE, IPO, Mutual Funds, Investment Research, Financial Analysis, Hot Sto Read more ... cks, Top Gainers and Losers.
42 minutes ago
Ravinder Kumar
Finalaya News - Dera Sacha Sauda's Eye Bank Ranks Third in the Country
www.finalaya.com
Finalaya is India's leading financial portal for investment information & research needs of all sections of investor’s community. Get the latest updates on Sensex, Nifty, BSE, NSE, IPO, Mutual Funds, Investment Research, Financial Analysis, Hot Sto Read more ... cks, Top Gainers and Losers.
42 minutes ago
Alan Ip 1 CHRIS KING HEADSET BLACK $550 2. HammerSchmidt Crank $1800 3. 31.6 THOMSON SET BACK SEATPOST $300 4. Hope 34.9 seatpost clam in GOLD colour $150 5. ROCK SHOX LYRIK 160 (20mm) 1 1/8 . with U-TURN Scratchs on bottom , 100% good working Cond $280 Read more ... 0 6.CrossMAX SX WHEELSET UST READY $2500 Front 20MM, rear QR 85% NEW 7.Sun Ringle Abbah HUBS WITH F219 AM WHEELS F, 20MM adapter to 15MM REAR , QR 135mmx9 WITH 2.1 TYRES 90% NEW $900 8.FOX 36 VAN R (20mm),tarper Scratchs on bottom & stanchions, 100% good working COND , NO LEAKS, Enduro SEAL $2000 9. EQ 31 in white color Wheelset, Front Giant Hub (20MM), Rear Sun ringle Jumping Flea hub, 135 X 12 MM $800 10. SRAM X7 SHifters, 3x9 , x-9 rear dera, xt F. Dera . PG990 cassette GROUP $ 800 11. XTR 3x9 shifters $ 400 12. XT rear dera $100, OLD 13. Thomson Elite X4m 50mm STEM $300 14. AVID OLD 4 pot DH/ FR brakes $500 . without ROTORS please whatsapp to 91229238 to get photos thanks
44 minutes ago
Alan Ip 1 CHRIS KING HEADSET BLACK $550 2. HammerSchmidt Crank $1800 3. 31.6 THOMSON SET BACK SEATPOST $300 4. Hope 34.9 seatpost clam in GOLD colour $150 5. ROCK SHOX LYRIK 160 (20mm) 1 1/8 . with U-TURN Scratchs on bottom , 100% good working Cond $280 Read more ... 0 6.CrossMAX SX WHEELSET UST READY $2500 Front 20MM, rear QR 85% NEW 7.Sun Ringle Abbah HUBS WITH F219 AM WHEELS F, 20MM adapter to 15MM REAR , QR 135mmx9 WITH 2.1 TYRES 90% NEW $900 8.FOX 36 VAN R (20mm),tarper Scratchs on bottom & stanchions, 100% good working COND , NO LEAKS, Enduro SEAL $2000 9. EQ 31 in white color Wheelset, Front Giant Hub (20MM), Rear Sun ringle Jumping Flea hub, 135 X 12 MM $800 10. SRAM X7 SHifters, 3x9 , x-9 rear dera, xt F. Dera . PG990 cassette GROUP $ 800 11. XTR 3x9 shifters $ 400 12. XT rear dera $100, OLD 13. Thomson Elite X4m 50mm STEM $300 14. AVID OLD 4 pot DH/ FR brakes $500 . without ROTORS please whatsapp to 91229238 to get photos thanks
44 minutes ago
Alan Ip 1 CHRIS KING HEADSET BLACK $550 2. HammerSchmidt Crank $1800 3. 31.6 THOMSON SET BACK SEATPOST $300 4. Hope 34.9 seatpost clam in GOLD colour $150 5. ROCK SHOX LYRIK 160 (20mm) 1 1/8 . with U-TURN Scratchs on bottom , 100% good working Cond $280 Read more ... 0 6.CrossMAX SX WHEELSET UST READY $2500 Front 20MM, rear QR 85% NEW 7.Sun Ringle Abbah HUBS WITH F219 AM WHEELS F, 20MM adapter to 15MM REAR , QR 135mmx9 WITH 2.1 TYRES 90% NEW $900 8.FOX 36 VAN R (20mm),tarper Scratchs on bottom & stanchions, 100% good working COND , NO LEAKS, Enduro SEAL $2000 9. EQ 31 in white color Wheelset, Front Giant Hub (20MM), Rear Sun ringle Jumping Flea hub, 135 X 12 MM $800 10. SRAM X7 SHifters, 3x9 , x-9 rear dera, xt F. Dera . PG990 cassette GROUP $ 800 11. XTR 3x9 shifters $ 400 12. XT rear dera $100, OLD 13. Thomson Elite X4m 50mm STEM $300 14. AVID OLD 4 pot DH/ FR brakes $500 . without ROTORS please whatsapp to 91229238 to get photos thanks
45 minutes ago
Alan Ip 1 CHRIS KING HEADSET BLACK $550 2. HammerSchmidt Crank $1800 3. 31.6 THOMSON SET BACK SEATPOST $300 4. Hope 34.9 seatpost clam in GOLD colour $150 5. ROCK SHOX LYRIK 160 (20mm) 1 1/8 . with U-TURN Scratchs on bottom , 100% good working Cond $280 Read more ... 0 6.CrossMAX SX WHEELSET UST READY $2500 Front 20MM, rear QR 85% NEW 7.Sun Ringle Abbah HUBS WITH F219 AM WHEELS F, 20MM adapter to 15MM REAR , QR 135mmx9 WITH 2.1 TYRES 90% NEW $900 8.FOX 36 VAN R (20mm),tarper Scratchs on bottom & stanchions, 100% good working COND , NO LEAKS, Enduro SEAL $2000 9. EQ 31 in white color Wheelset, Front Giant Hub (20MM), Rear Sun ringle Jumping Flea hub, 135 X 12 MM $800 10. SRAM X7 SHifters, 3x9 , x-9 rear dera, xt F. Dera . PG990 cassette GROUP $ 800 11. XTR 3x9 shifters $ 400 12. XT rear dera $100, OLD 13. Thomson Elite X4m 50mm STEM $300 14. AVID OLD 4 pot DH/ FR brakes $500 . without ROTORS please whatsapp to 91229238 to get photos thanks
45 minutes ago
Alan Ip 1 CHRIS KING HEADSET BLACK $550 2. HammerSchmidt Crank $1800 3. 31.6 THOMSON SET BACK SEATPOST $300 4. Hope 34.9 seatpost clam in GOLD colour $150 5. ROCK SHOX LYRIK 160 (20mm) 1 1/8 . with U-TURN Scratchs on bottom , 100% good working Cond $280 Read more ... 0 6.CrossMAX SX WHEELSET UST READY $2500 Front 20MM, rear QR 85% NEW 7.Sun Ringle Abbah HUBS WITH F219 AM WHEELS F, 20MM adapter to 15MM REAR , QR 135mmx9 WITH 2.1 TYRES 90% NEW $900 8.FOX 36 VAN R (20mm),tarper Scratchs on bottom & stanchions, 100% good working COND , NO LEAKS, Enduro SEAL $2000 9. EQ 31 in white color Wheelset, Front Giant Hub (20MM), Rear Sun ringle Jumping Flea hub, 135 X 12 MM $800 10. SRAM X7 SHifters, 3x9 , x-9 rear dera, xt F. Dera . PG990 cassette GROUP $ 800 11. XTR 3x9 shifters $ 400 12. XT rear dera $100, OLD 13. Thomson Elite X4m 50mm STEM $300 14. AVID OLD 4 pot DH/ FR brakes $500 . without ROTORS please whatsapp to 91229238 to get photos thanks
45 minutes ago
EmpressJano DeRas SAVE THE DATE LABOR SUNDAY AUGUST 31ST ALL INCLUSIVE BASEMENT BACK YARD PARTY. THIS WILL BE A TICKET EVENT ONLY. TICKET $45.00. NO TICKET NO ENTRY MUSIC BY: XXXPLOSIVE SOUND; SslectorMerry Mitchell; DJ BLAZE LOCATION: 5705 AVE J BET 57 & 58 STRE Read more ... ET. FLYER SOON FOLLOW. FOR INFO CALL EmpressJano DeRas 240.688.6395
49 minutes ago
Pipho Rolvpho Tita Novella
Nanik S Deyang
IINGIN TAHU KABAR Pak Prabowo malam ini? Saat saya terkulai di sofa, menahan panas badan sy setelah dua hari ini di dera flu berat, saya melihat salah satu asisten di rumah berlari-lari membawa Hp saya yg bunyi , saya lihat ada nama seketaris Pak PS, Read more ... Mas Irwan. "Mbak dimana?".."Di rumah , tepar nih Mas...kenapa mas? ",..."Enggak kalau dekat di Jln diponegoro bapak mau ketemu ."..."Ya sudah sy ke situ aja, aku pengin lihat bapak biar sembuh sakitku,"..."Gak usah Mbak ..Mbak kan di Cibubur jauh"..... Mas Irwan tau , pak PS, itu orang yg paling gak mau menyusahkan orang, jadi meski sy gak apa-apa jalan menemui bapak, mas Irwan bilang gak usah. "ksihan Mbak, kata bapak begitu ". Ya sudah saya rebahan lagi..eh gak lama, Mas Irwan tlp lagi, rupanya kali ini suara Pak PS. "Mbak Nanik dimana? Sakit ya? aduh kasihan, tapi tadi sempat monitor kan." "Iya Pak, saya drop banget Pak "... "Jangan sakit, saya saja sehat masak mbak Nanik sakit" kata pak PS di ujung tilpon dengan tawa riang . ( MAsyallah manusia hebat yg seharusnya jadi Presiden , namun dicurangi ini masih bisa membesarkan hati saya, padahal dia sudah dihabisi dengan berbagai fitnah dan kecurangan hari ini). Saya benar2 seperti terbangun dari keterpurukan, saat mendengar suara Pak PS begitu riang, tidak sedikit pun ada beban . Kami tlp lebih setengah jam dan kadang kami tertawa-tawa terhadap segala derita yg menimpa kubu Pak PS...tak terasa air mataku terus meleleh, bersamaan dengan keluarnya keringat dari tubuh saya, dan suhu badan saya pun langsung turun. Pak PS mengatakan, ia tidak akan bertarung melalui MK, karena percuma, pasti juga akan kalah dengan duit dari pihak lawan yg tdk ada batasnya dan bisa membeli apa saja. "Saya mundur spy saya dan pemilih saya tidak ikut dalam permainan kotor mereka," kata Pak PS. "Saya juga tidak AKAN MEREBUT KEMENANGAN MEREKA," kata Pak PS. Pak PS mengatakan, ia bisa saja mengerahkan pengikutnya kalau hanya mau merebut kekuasaan, namun ia berkali-kali mengatakan, ia lebih memilih menang secara MORAL dengan mundur dan tdk meneruskan pertarungan yg penuh dengan kecurangan. Pak PS mengatakn, bersama rekan koalisi tetap akan membangun negeri ini....hadeuhhhhh saya tidak tahan dengar suaranya yg arif dan bijak....hua..ha..ha.... sy benar-benar nangis. Setelah menutup tilpon dengan Pak PS , saya bilang pada Allah SWT, " Ya Rab, jika toh kali ini Kau tidak kabulkan doaku Prabowo jadi Presiden, tapi perbolehkan saya untuk menganggap Prabowo adalah The Real President, karena sejatinya ialah yg MENANG , karena didukung oleh suara riil rakyat yg lebih banyak, bukan seperti sebelah yg sebetulnya didukung rakyat secara artifisial (suara fiktif) " Dan saya akan mengajak teman-teman untuk mendukung Pak Prabowo, terus berjuang untuk Indonesia Raya . Bagi Pak Prabowo tidak menjadi Presiden, sebetulnya tidak Patek"an, tapi rakyat Indonesia justru kehilangan kesempatan memiliki pemimpin yg tulus dan ikhlas.
52 minutes ago
Dera Ahmad
Dera Ahmad | الأســد ( تموز/ يوليو 22 - آب/ أغسطس 22 )
2014-07-23
تشرق بشخصية فذّة. تقوم بواجباتك وتستقطب التأييد. قد تعرف الحب الجارف والغرام من النظرة الأولى. تتخطى كل المصاعب وتهوى الارتباط السريع....
53 minutes ago
Siti Fatima
Jebal, Don't Hurt Me part 6
Author : GaemGyu Cast : Cho Kyuhyun, Park Reina, Han Yoojin, Lee Sungmin, Lee Hyukjae etc Genre : Romance, Sad, Hurt, Happy Length : series part 5 : https://www.facebook.com/notes/suju-fanfiction-ncn
54 minutes ago
EmpressJano DeRas SAVE THE DATE LABOR SUNDAY AUGUST 31ST ALL INCLUSIVE BASEMENT BACK YARD PARTY. THIS WILL BE A TICKET EVENT ONLY. TICKET $45.00. NO TICKET NO ENTRY MUSIC BY: XXXPLOSIVE SOUND; SslectorMerry Mitchell; DJ BLAZE LOCATION: 5705 AVE J BET 57 & 58 STRE Read more ... ET. FLYER SOON FOLLOW. FOR INFO CALL EmpressJano DeRas 240.688.6395
54 minutes ago
Mary Claire Ocampo Wowowee
Timeline Photos
“Hindi ginawa ang Break-up para masaktan at lumuha! Ginawa ito para ilayo ka sa maling tao na akala mo tama!” - Kristine Dera #TLCTheDramaSpecial
56 minutes ago
Previous page >>