Diemut sampe keluar posts

Muhammad Fahmi Mdzain TANPA MODAL BERANI MENCUBA?? SAYA DAH CUBA. 900 sehari?? 1. Copy ayt yg sy bg link dekat bawah dan paste kan di media sosial anda seperti facebook, twitter, instagram, wechat group, whatsapp group, dan semua laman sosial. 2.click link di bawah dan re Read more ... gister. dan akan jumpa web seperti ini. mudahh kan?? Ingin menjana income RM900 sehari ? PERCUMA je .. Tiada apa-apa bayaran dikenakan(kalau rasa program ni menipu, anda tidak rugi apa-apa sebab tak keluar modal pun). Anda hanya perlu open link dibawah dan register. Anda akan terus dapat USD20 x4.4=RM81.60 Selepas dapat link anda sendiri, copy ayat saya ni. paste ke Facebook,Twitter,Whataspp dan sebagainya .. Setiap org yg buka link anda, anda akan dibayar. MUDAH kan ?? Anda boleh pilih nk masuk ke akaun atau cek di pos ke alamat rumah anda. INGAT!! Anda tidak rugi apa-apa. Click link dibawah .. http://YouthToEarn.com/?ref=47307 #BUKAN TIPU. REALITI. BUKAN ADA MODAL PUN. APA TAKUT?? BERANI MENCUBA. SAYA DAH CUBA. Pm saya
122 months ago
HuffPost Weird News ...Yes, living.
A Living Copy of Vincent Van Gogh's Ear Comes To New York
huff.to
A little piece of a long-dead artist is coming back to life in New York this fall when Diemut Strebe's creepy living copy of Vincent van Gogh's ear makes its New York debut at Ronald Feldman Fine Arts.
125 months ago
Ibrahim Isa Kolom IBRAHIM ISA Rabu Siang, 10 Juni 2015 -------------------------------- APA KOMUNISME BISA DIBASMI? * * * Dengan sendirinya! Kalau, sebuah tulisan (oleh Ed Sturton) – disiarkan oleh BBC (08 Jni 2015) – mempersoalkan “APAKAH PAUS F Read more ... RANSISKUS SEORANG KOMUNIS?” -- Maka, --- Bisa diajukan tanya-lanjut: “Apa Komunisme Bisa Dibasmi?” * * * Fikirkan perkembangan di Indonesia: -- Sudah setengah abad lebih berlalu, namun, -- Indonesia (masih) 'belum selesai' dengan problim bagaimana memahami sejarahnya sendiri. Terutama setelah kejadian PEMBNTAIAN MASAL SEKITAR PERISTIWA 1965. Angka korban berbeda-beda. Kebanyakan tulisan penelitian dan studi, menyatakan, bahwa, lebih dari setengah juta warganegara tak bersalah telah dibantai atas tuduhan 'terlibat G30S”, dianggp anggota atau simpatisan atau 'dekat' dengan PKI. Sudah setengah abad lebih berlalu pembantaian dan pemusnahan terhadap PKI, serta pengucilan dan diskriminasi terhadap korban dan keluarga mereka – tokh, . . . . masih saja ada sementara jendral, penulis dan pemimpin agama yang mencanangkan ' bahwa ada bahaya (laten) komunisme gaya baru'. Coba fikirkan: para korban Peristiwa 1965 yang masih hidup kumpul-kumpul dalam suatu paguyuban, terdiri dari orang-orang manula, gaék-gaék. Peristiwa itu serta merta dicap sebagai kegiatan untuk 'menghidupkan kembali PKI'. Sesuatu yang tak masuk akal waras, -- tapi masih terus douar-uarkan. Dari situasi ini bisa ditarik paling tidak dua macam kesimpulan: Pertama, --- Ribut-ribut 'bahaya komunis' semata-mata merupakan 'perang urat-syrat' (psywar) -- untuk mengalihkan perhatian. Suatu usaha mencegah diungkapkannya apa yang terjadi di sekitar Peristiwa Pembantaian Masal 1965. Dalam konteks ini merupakan usaha untuk MELAWAN POSES REKONSILIASI di atas dasar Keadilan dan Kebenaran. Berusaha mencegah terlaksananya rencana Presiden Jokowi untuk suatu REKONSILIASI sehubungan dengan Pelanggaran HAM Berat, terutama dalam Peristiwa 1965. Kedua, --- Mereka-mereka yang menguar-uarkan 'bahaya kebangkitan PKI/ Komunisme di Indonesia, -- benar-benar percaya ocehan mereka sendiri itu. Mereka percaya bahwa Komunisme dan PKI itu tetap merupakan bahaya! Suatu kepercayaan yang sulit masuk diakal. Mengingat Orba sudah merekayasa MPRS mengmbil keputusn TAP MPRS No XXV/ Th 1966, mengenai larangan terhadap ajaran Maxisme/Komunisme. Sebagai pelengkap di bidang 'perundang-undangan' – untuk 'melegitimasi' kampanye pemusnahan PKI, yang menimbulkan korban lebih setengah juta warga yang tidak bersalah. * * * Baiklah, asumsikan saja dua-dua kemungkinan tsb diatas itu memang ada. Di dunia internasional, -- apa masih ada kekhawatiran dan ketakutan terhadap komunisme? Jelas ada! Meskipun sejumlah orang terus mengkampanyekan: Agar tidak usah takut pada Tiongkok yang secara formal negaranya berdasarkan faham Komunisme – karena TIONGKOK DEWASA INI SUDAH BERUBAH, SUDAH BUKAN KOMUNIS LAGI-- Sudah menjadi KAPITALIS! Di lain fihak -- ada pendapat bahwa yang dipratekkan Tiongkok dengan politik-ekonominya yang baru -- Keterbukaan dan Perubahan – TETAP ADALAH SEBUAH NEGERI SOSIALIS – bahwa Tiongkok sedang membangun Solsialisme dengan Ciri-ciri Tiongkok. Kekhawatiran bahkan ketakutan di mancanegara terhadap 'bahaya Komunisme' tercermin dalam pemberitaan BBC sekitar tulisan Ed Sturton berjudul ; “APAKAH PAUS FRANSISKUS SEORANG KOMUNIS?”. Tulis Ed Sturton: -- . . . . Kritik Paus Fransiskus mengenai ekonomi pasar bebas menjadikannya ikon bagi sayap kiri dan memicu anggapan dirinya seorang komunis. Pemimpin bagi 1,2 miliar umat Katolik ini mengatakan bahwa kapitalisme sebagai sumber ketimpangan ekonomi . . . . . . – pada sisi buruknya adalah pembunuh. Apakah sang Paus, seperti menurut kritikusnya, adalah seorang yang radikal? Sugesti Ed Sturton ini bukan tanpa alasan. Ditunjukkannya bahwa Pemimpin Kuba Raul Castro -- berterima kasih kepada Paus Fransiskus untuk perannya dalam pemulihan hubungan antara Kuba dan AS. Sehubungan dengan sikap Paus tsb Raul Castro seakan-akan guyon, menyatakan: “Bila Paus akan terus begini, saya akan kembali berdoa dan pergi ke gereja – saya tidak bercanda.”. * * * Lanjut Ed Sturton -- “Terdapat rasa skeptis di antara kaum Katolik (di AS),” . Kata Stephen Moore, pakar ekonomi di lembaga Heritage Foundation dan juga penganut kepercayaan Katolik: -- “Saya rasa Paus ini cenderung berhaluan pada ajaran Marx. Itu tidak diragukan dan dia sangat vokal atas kritikannya mengenai kapitalisme dan pasar bebas...saya sangat terganggu oleh itu.” * * * Maka, -- Jadi teringat pada suatu episode yang terjadi di Itali di periode awal Perang Dingin. Ketika itu Partai Komunis di sementara negeri Eropah Barat seperti a.l Perancis, Itali dan Belanda, amat populer dan mendapat dukungan cukup luas, karena peranan mereka selama pendudukan Nazi Jerman, paling aktif dalam perlawanan (bersenjata) untuk pembebasan negeri dari pendudukan. Vatikan yang amat khawatir semakin meluasnya pengaruh Partai Komunis Itali, mengambil kebijakan mengirimkan sejumlah pastor ke daerah perkampungan buruh dimana pengaruh Komunis terbanding Katolik, jauh lebih besar. Vatikan menugaskan para pastor yang dikirim turba itu, untuk mengubah kaum buruh yang pro-Komunis itu, menjadi Katolik yang anti- Komunis. Resultatnya, malah kontra-poroduktif. Setelah para pastor itu ditarik kembali ke Vatikan, ternyata mereka tidak berhasil membalikkan kaum buruh yang pro-Komunis menjadi Katolik yang anti-Komunis --- Sebaliknya yang terjadi – setelah beberapa bulan turba di perkampungan buruh – mayoritas pastor-pastor itu yang berubah menjadi ANGGOTA PARTAI KOMUNIS ITALI. * * * Rupanya, penderitaan dan kemiskinan yang dialami kaum buruhlah yang menyebabkan mereka menjadi pro—Komunis. * * * Di Indonesia sekarang, sudah tidak ada lagi PKI – anggota-anggota PKI yang bisa survive dari kampanye pembantaian masal Suharto, sudah pada tua-tua dan atau sakit-sakitan. TAP MPRS No XXV/1966, masih belum dicabut. Namun, -- setelah jatuhnya Presiden Suharto, ratusan bahkan ribuan literatur Marxis/Komunis memenuhi toko-toko buku. Beberapa tahun yang lalu telah terbit karya klasik Karl Marx dan Friederich Engels – DAS KAPITAL – Edisi Indonesia. Juga telah terbit lagi 'Manifes Partai Komunis', karya klasik Karl Marx. Telah terbit pula edisi bahasa Indonesia – Biografi TAN MALAKA, salah seorang pendiri dan pemimpin PKI ketika itu. Perkembangan ini menunjukkan bahwa tulisan-tulisan Marxis, yang mengandung ajaran faham Komunisme, bisa muncul kembali dan dibaca orang. Dan penguasa tidak berdaya mencegahnya. * * * Apakah yang membuat Paus Fransiskus; kaum buruh Itali -- bersimpati bahkan menganggap Marxisme menunjukkan jalan keluar dari kemiskinan dan penderitaan mereka? Apa yang menyebabkan Sukarno menganut Sosialisme yang mengandung ajaran Marxis – apa yang menyebabkan PDI-P mencantumkasn TRISAKTI – yang mengandung ajaran Marxis, didalam program partainya? Apa yang menyebabkan Bung Karno, keras membela PKI, menentang PKI dibubarkan? Dan hal ini berlangsung di saat propaganda anti-Komunis berlangsung tak henti-hentinya. Setelah sementara negeri yang menyatakan menganut Marxisme/Komunisme, seperti Uni Sovyet, - ternyata gagal membangun ekonomi negeri, kemudian ambruk sebagai negara sosialis dan Rusia kembali ke sistim kapitalisme. Setelah praktek sementara partai komunis mendapat kritik keras karena dinilai tidak demokratis dan melanggar HAM. * * * Sebabnya, ---- besar sekali,--- karena sebegitu jauh, Marxisme adalah satu-satunya ajaran, yang mengadakan analisa-kritis paling mendalam terhadap sistim kapitalisme ketika itu. Suatu karya hasil studi di lapangan serta ditimba dari pengalaman kongkrit gerakan buruh di beberapa negeri. Marxime meniai sistim kaspitlisme sebagai suatu sistim ekonomi yang melakukan penghisapan terhadap kaum pekerja, terhadap rakyat luas, serta yang telah menimbulkan krisis-krisis ekonomi ; dan peperangan-peperangan perampokan dan penguasaan dari satu atau beberapa negeri kapitalis terhadap negeri lainnya, di Asia-Afrika dan Latin Amerika. Bahwa, meskipun mengandung kekurangan-kekurngan Marxisme --- telah menunjukkan hari depan dunia ini: Bahwa untuk bebas dari penghisapan dan pemerasan, jalan keluarnya bagi kaum pekerja adalah SOSIALISME. * * *
130 months ago
Ibrahim Isa Kolom IBRAHIM ISA Senin Malam, 08 Juni 2015 ---------------------------------- “PKI Secara Lembaga Tidak Melakukan Pemberontakan Pada 30 September 1965” Rezim Orde Baru merumuskannya sebagai 'Pemberontakan G30S/PKI'. Menurut versi ini, -- yang Read more ... melakukan pemberontakan adalah 'Gerakan 30 September', dalangnya adalah PKI. Mengenai apa yang terjadi pada hari itu, yaitu 'Pemberontakan G30S/PKI', itu adalah versi resmi. Versi pemerintah Presiden Suharto. Versi ini dinyatakan sebagai kebenaran selama lebih dari 32 tahun mengenai apa yang terjadi ketika itu. Bahkan sampai sekarangpun sementara orang masih ada yang percaya pada kebohongn ini! Dan menjajakannya. Tapi, lebih 30 tahun setelah kejadian, Pemerhati dan Penulis Masalah Militer, Prof Dr Salim Said, penulis buku “Dari Gestapu ke Reformasi”, -- memecahkan 'kebohongan ini' dalam suatu diskusi belum lama, yang diselenggarakan oleh Perpustakaan UI dan Penerbit Mizan di Ruang Sinema, Gedung Perpustakaan Pusat UI, Depok. (-- Minggu, 7 Juni 2015 La Luta @yahoo.com – Sastra Pembebasan). Salim Said menegaskan : “PKI secara lembaga tidak melakukan pemberontakan pada 30 September 1965,” -- Ia menambahkan, menurut hasil otopsi, ketujuh jenderal itu tidak meninggal akibat disiksa seperti yang digambarkan di film Pengkhianatan G 30 S/PKI. Isu penyiksaan digunakan untuk kampanye antikomunis yang dilakukan oleh militer, karena pada saat itu komunisme merupakan ancaman besar. * * * Para pemimpin utama PKI, --- DN Aidit, MH Lukman, Nyoto, Ir Sakirman, dll semua sudah dibunuh secara ekstra-judisial, tanpa proses pengadilan apapun. Sehingga tidak bisa langsung didakwa, di-interogasi dan diadili . Ini suatu keanehan, suatu 'keluar-biasaan' kebijakan Orde Baru. Menuduh PKI berontak, tapi piminan-pimpinan utamanya tidak langsung didakwa dan diadili. Salah satu pimpinan utama PKI, Sudisman, anggota Dewan Harian Politibiro CCPKI, diadili oleh Mahmilub. Sudisman menjelaskan di sidang Mahmilub tsb bahwa PKI tidak memberontak seperti yang dituduhkan oleh penguasa ketika itu. Salim Said menjelaskan bahwa, “Gerakan 30 September merupakan ambisi pribadi DN Adit (Ketua Umum PKI), banyak anggota PKI yang tidak tahu rencana Gerakan 30 September, Aidit melakukan Gerakan 30 September tanpa sepengetahuan Komite Pusat dan Politbiro PKI,”. * * * Seluruh Rezim Orde Baru, sesungguhnya ditegakkan di atas dasar fitnah dan tuduhan belaka , diatas dasar kebohongan dan pemalsuan sejarah. Diatas dasar pembangkangan dan pengkhianatan Jendral Suharto pada atasannya, Presiden Panglima Tertinggi ABRI, Ir Sukarno. Hal ini bisa dijelaskan a.l dengan menelusuri fakta-fakta berikut ini: Pertama, dengan menyalahgnakan sejadi-jadinya “Surat Perintah Prsiden Sukarno , Sebelas Maret 1966,” populer dikenal dng nama “SUPERSEMAR”. Jendral Suharto telah membubarkan PKI yang dituduhnya melakukan pemberontakan. Kedua, lagi dengan menyalahgunakan “SUPERSEMAR”, Jendral Suharto merekayasa MPRS mengambil keputusan melorot Presiden Sukarno dari jabatannya sebagai Presiden RI. Ketiga, lagi dengn menyalahgunakan “SUPERSEMAR”, Jendral Suharto telah merekayasa MPRS, menggangkat dirinya, menggantikan Presiden Sukarno jadi Presiden Ke-2 Republik Indonesia. Keempat, seluruh komplotan pembubaran dan pemusnahan PKI dan pimpinannya , dilakukan di atas dasar kebohongan bahwa sebelum 8 jendral dan seorang perwira TNI dibunuh oleh Gerwani/Pemuda Rakyat/PKI, mereka disiksa dan dianiaya terlebih dahulu. Matanya dicukil dan kemaluannya dipotong. Seperti diungkapkan oleh Salim Said, semua itu tidak benar. Kelima, Suatu keanehan lain yang tidak bisa dijelaskan. PKI dituduh memberontak terhadap pemerintah yang sah di bawah Presiden Sukarno. Tetapi Presiden Sukarno menentang PKI dibubarkan. Presiden Sukarno bahkan membela PKI sebgai suatu kekuatan politik nasional yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia dari kolonialisme Belanda. Keenam, Keanehan lainnya yang tidak mungkin bisa dijelaskan oleh Orde Baru, adalah perkembangan berikut ini: Jendral Suharto menuduh PKI memberontak. Tetapi kenyataannya, yang menggeser Presiden Sukarno dari jabatannya, adalah Jendral Suharto sendiri dkk. Dan Jendral Suharto menegakkan rezim Orde Baru, dengan memanipulasi MPRS mengangkat dirinya menjadi Presiden Ke-2 Repubik Indonesia. * * *
130 months ago
Ibrahim Isa Kolom IBRAHIM ISA Selasa Pagi, 19 Mei 2015 --------------------------------- KRONIK “PULANG KAMPUNG” (1) * * * Buku-Buku Untuk “Universitas Gajah Mada” Yogyakarta, “Wertheim Collection Library” Buku-buku dari Penerbit “Gala Read more ... ngpress” dan dari Jaya Suprana * * * Setiap kunjungan ke Indonesia, ketika dilakukan setelah jatuhnya Presiden Suharto, --- selalu memberikan dampak positif. Teristimewa pada semangat dan jiwa warga Republik Indonesia, yang oleh rezim Orba, secara sewenang-wenang telah dicabut paspor dan kewarganegaraannya, tanpa proses hukum apapun. Suatu periode “lawlesness”, ketika hukum dan undang-undang, hak-hak wargnegara diinjak-injak semena-mena. Ketika kekereasan dan senjata menguasai segala. Suatu periode Hitam dan Gelap ketika dimulai berdirinya rezim Orde Baru (1965-66), di bawah Jendrál Suharto. Dalam suatu percakapan di rumahku beberapa waktu yg lalu, sahabat baru, Philip van Aalst terkait pogram Universsitas Amsterdam yang bertujuan membuat sebuah 'topografi sekitar orang-orang buangan di Amsterdam sejak 1950', bertanya: : --- “Apakah Anda, atau siapa saja dari kalangan orang-orang 'EKSIL' di Belanda atau negri lainnya -- masih bisa menyebut dirinya 'EKSIL' – ketika ia sudah bisa kembali lagi ke negerinya?” --- Sungguh -- Suatu pertanyaan yang tiba-tiba, tapi cerdik dan menarik. Yang keluar dari mulut seorang mahasiswa Belanda. Begini jawaban yang diberikan: Aku tak pernah menyebut diri sebagai seorang 'Eksil'. “Ya, tapi buku Anda yang pertama judulnya adalah: 'SUARA SEORANG EKSIL' ( Jakarta, 2002)”, sela teman Belanda itu. Nama buku itu, adalah sahabat-sahabatku dari penerbit Jakarta, yang memberikannya– tanpa konsultasi. Judul aslinya yang kuberikan ialah: Reformasi dan Demokratisasi di Indonesia setelah jatuhnya Suharto. Teman Belanda itu senyum geli. Kami-kami ini, --- bukan orang-orang 'EKSIL', kataku. Pada 'periode gejolak 65' itu kebetulan sedang berada di luar negeri. Banyak yang sedang mengemban tugas pemerintah atau urusan lainnya . Ada yang sedang studi. Ada yang bekerja di luar negeri. Mendadak sontak paspor dan kewarganegaraan kami dicabut fihak militer Indonesia. Militer sudah mulai merebut kekuasaan negara Indonesia pada tahun 1965-66. Penyebabnya paspor dan kewarganegaraan kami dicabut, ialah -- karena kami menolak mengutuk Presiden Sukarno dan tidak mau mendukung rezim militer Jendral Suharto. Maka, --- kami bukan orang-orang yang di-eksilkan oleh penguasa. Tapi yang tak bisa pulang karena tidak punya paspor dan sudah dibikin jadi 'stateless' oleh fihak militer. Kalau tokh bisa pulang, pasti di persekusi, ditangkap atau dibunuh, dengan alasan, tuduhan serta fitnah ini atau itu. Seperti nasib banyak korban '65 lainnya. Bagaimana penyelesaiannya, tanya temanku Philip van Aalst? Pemerintah Indonesia yang sekarang ini, pertama-tama harus minta maaf atas tindakan sewenang-wenang penguasa dulu, mencabut paspor dan kewarganegaraan kami, tanpa proses hukum apapun. Membuat kami, warganegara yang setia pada Republik Indonesia dan Presiden Sukarno, menjadi orang-orang yang 'stateless'. Hal itu juga disarankan oleh peneliti senior LIPI, Prof Dr Asvi Warman Adam. Asvi bahkan mendesak agar pemerintah minta maaf pada keluarga korban '65. Selanjutnya pemerintah wajib MEREHABILITASI HAK KEWARGANEGARAAN DAN NAMA BAIK mereka-mereka yang 'dicabut paspornya itu'. Demikian kunyatakan pada Philip van Aalst. Ia mengangguk-anggukkan kepalanya! * * * Kali ini kunjungan 7 orang dari keluarga kami ke Indonesia (25 April – 15 Mei, 2015), sesungguhnya lebih banyak merupakan 'pulang kampung'. Meskipun asal etnisku adalah Sumatra, tapi aku dilahirkan dan dibesarkan di Jakarta. -- Betawi. Aku 'anak Betawi' yang cinta pada Jakarta. Jakarta adalah kampung halamanku. Di koper kami tersimpan baik-baik 6 jilid buku mengenai HUKUM ADAT INDONESIA dan “PRIANGAN, De Preanger-Regentschappen onder het Nederlandsch Bestuur tot 1811”. Buku-buku tsb adalah hasil studi sarjana ilmu sosial Belanda. Tadinya buku-buku milik pribadi perpustakaan Prof Dr W.F. Wertheim (alm), yang dihibahkan oleh keluarga beliau kepada “” Stichting Wertheim Amsterdam”. Masing-masing buku tsb sedikitnya berisi lebih dari 1000 halaman. Buku-buku tsb kami sumbangkan pada “Collection Wertheim Library” di Universitas Gajah Mada, Yogyakarta. Bersama sahabatku Sutriyanto dari Jakarta, kami bawa sendiri buku-buku yang umurnya lebih dari 100 tahun itu. Selain itu ada beberapa jilid buku lainnya terbitan Indonesia mengenai masalah Indonesia yang disumbangkan pada Wertheim Collection Library. Sebelumnya, kami dari – Stichting Wertheim – sudah menyumbangkan buku-buku terbitan Indonesia lainnya, seperti a.l buku “BUNG KARNO PENYAMBUNG LIDAH RAKYAT INDONESIA”, Edisi Revisi; dan beberapa buah buku lainnya. Dengan demikian Stichting Werteim Amsterdam secara reguler menghibahkan buku-buku untuk “Wertheim Collection Library”, UGM, Yogyakarta. * * * Pada kesempatan berkunjung ke kantor Redaksi Penerbit “Galangpress”, Yogyakarta, cakap-cakap dengan kawan baru redaktur Peter dan kawan lama, Romo Baskoro, aku beruntung dioleh-olehi beberapa jilid buku berharga dan bermutu sekitar masalah Papua dll. “Galangpress” adalah penerbit buku bermutu yang menerbitkan a.l buku Prof Dr Baskara Werdaya – “Luka Bangsa, Luka Kita”; dan buku berjudul “SUKARNO-HATTA BUKAN PROKLAMATOR PAKSAAN” , oleh penyunting Peter Kasenda. * * * Ketika berkunjung ke “MURIA”, Musium Rekor Indonesia yang dikelola oleh komponis/ pianis, budayawan terkenal Jaya Suprana, dan mendengarkan uraian menarik sekitar “Muria” dan “Jaya Suprana School of Performing Arts”- lagi-lagi aku beruntung dibekali buku-buku buah pena Jaya Suprana dan 7 set CD musik ciptaan dan yang dimainkannya di piano.. Masih ada dua buah buku lagi yang kubawa dari Jakarta. Yaitu buku-buku bermutu oleh-oleh dan kenangan dari penulis generasi baru LEILA S. CHUDORI. Berjudul “PULANG” dan bukunya terbaru “NADIRA”. * * * Buku-buku bermutu, -- adalah salah satu sumber penting pengetahuan, ilmu dan kebijakan umat manusia -- yang tak ternilai! Menyaksikan sendiri begitu banyaknya buku-buku baru yang terbit di negeri kita, hasil karya penulis-penulis dan peneliti Indonesia sendiri, dan penulis asing – serta ramainya pembeli – terutama dari kaum muda -- merupakan kepuasan. kebanggaan dan kebahagiaan, sebagai orang Indonesia yang “PULANG KAMPUNG”. Apalagi sesudah memilikinya dan akan membacanya sendiri! * * *
130 months ago
Ibrahim Isa Kolom IBRAHIM ISA Minggu Pagi – 17 Mei 2015 ---------------------------------- KELUHAN RAKYAT “Untuk Telinga PRESIDEN” Blusukan adalah cara yang termasuk 'khas' langgam kerja JOKOWI untuk “mendengar” sendiri suara, terutama keluhan rak Read more ... yat kecil yang dipimpinnya. Juga merupakan cara mengkonsekwenkan transparansi. Berita Viva.co.id patut dibaca. Karena merupakan gambaran hidup metode 'blusukan' Jokowi. Di 'forum transparan' tsb rakyat menyatakan 'curhatnya', keluhannya dan harapannya kepada Sang Pemimpin. * * * Tadinya akan ku-mulai menulis sekadar “KRONIK PULANG KAMPUNG” setelah kunjungan tiga minggu ke Tanah Air tertcinta. yang amat mengesankan dan mengisnpirasi. Tetapi berita pagi ini sekitar 'curhat' para pendukung Jokowi, dan janji serta komitmen Jokowi pada pendukungnya adalah lebih penting untuk bisa segera diketahui masyarakat luas. Misalnya, – – Baru saja disiarkan sekitar 'gregetanya' kalangn TNI untuk memenuhi rayuan sementara kalangn KPK untuk melibatkan diri dalam kegiatan yang bukan bidangnya. Padahal dalam 'curhat' warga yang didengr sendiri oleh Presiden, bisa dibaca antara lain berita berikut ini: “Seorang warga Deli Serdang, Sumatera Utara bernama Suriani Manurung, dengan berlinang air mata, mengadukan perilaku TNI yang menyerobot tanah mereka. Dia mengaku, dulu kawasan tempat dia tinggalnya selalu swasembada beras. Tapi kondisi berbalik usai aksi TNI tersebut. "Lahan pertanian kami yang sudah swasembada telah diobrak-abrik TNI. Bagaimana tercapainya program Pak Jokowi, kalau lahan itu diobrak-abrik TNI. Kami mohon, selaku panglima tertinggi harus menyelesaikan permasalah kami. Ini ada dokumennya," katanya. Suriani mengatakan desa mereka sudah ditemboki oleh TNI. Sehingga, anak-anak yang hendak ke sekolah harus memanjat tembok itu. Dan tidak ada akses keluar lagi. * * * 'Kan menimbulkan pertanyaan --- 'quo vadis' TNI --- , kok masih terus saja menindas rakyat di daerah . . ??? Bukankah ini meneruskan praktek 'dwifungsi abri'. . .?? * * * Berita yang lebih lengkap mengenai 'curhat' para pendukung Jokowi, a.l sbb: Presiden Joko Widodo menghadiri Jambore Komunitas Juang Relawan Jokowi, di bumi perkemahan Cibubur Jakarta Timur, Sabtu 16 Mei 2015. Presiden Jokowi menyempatkan dialog dan mendengar keluhan para pendukungnya. Di bawah panggung, berbaur dengan sekitar lebih dari tujuh ribu relawan, Jokowi membuka sesi dialog. Kesempatan untuk menyampaikan keluhan, diberikan kepada Ketua Waria Indonesia, Mamie Yulie. Dia menyoroti perlakuan masyarakat terhadap kaum waria. "Kami minta bapak tolong dengar suara hati kami yang selalu ditekan masyarakat," kata Mami Yulie, sambil menangis. Dia mengaku, ada tujuh juta lebih waria di Indonesia yang mendukung Jokowi pada Pilpres 2014 lalu. Bahkan, mereka menggabungkan diri dalam salah satu bagian relawan Jokowi yakni Relawan Merah Putih. "Nanti Mami Yuli saya undang ke Istana saja lah. Nanti bicara di sana ya. Nanti saya atur," kata Presiden Jokowi menyikapi keluhan itu. Relawan perwakilan dari Nias Sumatera Utara, Yaredi Waruhu, juga menyampaikan keluhan soal pembangunan di daerahnya. Presiden Jokowi mengaku, akan mencatat itu untuk ditindak lanjuti. Syarif Hidayat, dari komunitas relawan kemanusian Indonesia di Riau, mempersoalkan tapal batas. Syarif menyampaikan, di daerahnya masih terjadi illegal fishing oleh kapan-kapal besar. Sementara transportasi untuk warga belum ada, hanya rencana tapi tidak terealisasi. Seorang warga Deli Serdang, Sumatera Utara bernama Suriani Manurung, dengan berlinang air mata, mengadukan perilaku TNI yang menyerobot tanah mereka. Dia mengaku, dulu kawasan tempat dia tinggalnya selalu swasembada beras. Tapi kondisi berbalik usai aksi TNI tersebut. "Lahan pertanian kami yang sudah swasembada telah diobrak-abrik TNI. Bagaimana tercapainya program Pak Jokowi, kalau lahan itu diobrak-abrik TNI. Kami mohon, selaku panglima tertinggi harus menyelesaikan permasalah kami. Ini ada dokumennya," katanya. Suriani mengatakan desa mereka sudah ditemboki oleh TNI. Sehingga, anak-anak yang hendak ke sekolah harus memanjat tembok itu. Dan tidak ada akses keluar lagi. * * *
130 months ago
Ibrahim Isa Kolom IBRAHIM ISA Rabu Sore, 25 Maret 2015 ----------------------- LEE KUAN YEW BERAKHIRNYA HIDUP SEORANG DIKTATOR YG MENGHARAMKAN KRITIK Dan OPOSISI * * * Meskipun formalnya sudah lama Lee Kuan Yew ti Read more ... dak lagi perdana mentri Singapur, sudah digantikan oleh pilihannya sendiri, PUTRANYA, -- namun, ia masih terus memberikan 'pengarahan dari belakang layar' mengenai urusan bagaimana mengelola negeri dan penduduknya, sampai akhir hidupnya. Matinya LEE KUAN YEW, membuka kesempatan baru bagi masyarakat mancanegara, dan bagi generasi muda Singapur, mempertanyakan, mempersoalkan . . . . menilai peranan kepemimpinan Lee Kuan Yew atas Singapur selama kurang lebih setengah abad. Berapa persen positifnya dan berapa persen negatifnya terhadap negeri dan warga Singapur. Berapa besar pengaruhnya terhadap negeri-negeri lain. * * * Pemimpin “Singapore Democratic Party” (SDP), ---- Dr Chee Soon Juan, mengecam keras sistim pemerintahan otoriter Lee Kuan Yew. Yang melalui fitnah dan tuduhan terhadap para pengkritisinya, kemudian menjebloskannya ke penjara. “Kewajiban barisan oposisi, masyarakat dan gerakan buruh, telah dilumpuhkan, dalam kurun waktu 50 tahun y.l, melalui pemenjaraan tanpa proses pengadilan dan persekusi kriminil, dan hampir semua surat-kabar, siaran TV dan radio dimiliki dan dikelola oleh negara” tulis Dr Chee. Dr Chee Soon Juan dewasa ini adalah Sekjen Singapore Demovrtic Party (SADP). Ia pemimpin oposisi. Oleh Amnesty International Dr Chee dinyatakan sebagai “prisoner of conscience”(tahanan politik). Dr Chee S.J dipenjarakan lebih dari duabelas kali, karena kegiatan oposisi yang dilakukannya. Sementara ini, -- ia 'bebas' setelah menunaikan pembayaran uang tebus untuk menckhiri keadaan 'bangkrut' seperti yang dinyatakan oleh pemerintah, mengenai dirinya. Halmana mencegah Dr Chee Soon Juan ambil bagian dalam pemilu yang lalu. Namun, Ia akan ambil bagian dalam pemilu 2016 yad. * * * Tan Wah Piow, adalah Presiden dari Persatuan Mahasiswea Universitas Singpur (the University of Singapore Students’ Union (USSU). (1974). USSU dan Singapore Polytechnic Students’ Union. Pernah mengadakan kampanye untuk demokraswi dan keadilan sosial bagi kaum pekerja. Ia pun pernah masuk penjara (setahun) atas tuduhan mengadakan 'kerusuhan'. Begitu keluar penjara (1975) ia 'tiarap' , kemudian dapat asilum di Inggris. Tan Wah Piow dituduh pemerintah sebagi 'biang keladi' “konspirasi Marxis”. Ketika itu ia berumur 35th dan sedang memberikan kuliah di Oxford University. Ia membantah fitnahan dan tuduhan pemerintah Singapur itu. Setelah pada tahun 1987, ditngkap lagi -- kewarganegaraannya dicabut oleh pemerintah Singapur. Dewasa ini Tan Wsah Piow praktek sebagai advokat di London, dan berharap kewarganegaraannya sebagai warga Singapur dipulihkan. * * * Tan Wah Piow , yang terpaksa tinggal sebagiai eksil di Inggris, memprediksi, bahwa kematian Lee Kusan Yew akan membebaskan rakyat Singapur dari otoriterisme. Dari tindakan supresi terhadap hak-hak demokrasi. “Semasa hidupnya satu-satunya kepedulian Lee Kuan Yew adalah supaya ia ditakuti oleh rakyat. Ia begitu luar biasa sukses dalam ushanya itu, sehingga pada saat kematiannya, ia tidak meninggalkan satupun pengikut: --- hanyalah ANTÉK.”, demikian dinyatakan oleh disiden politik Singapur tsb. “Ia akan dikenang sebagai seorang diktator yang sempurna yang mempertahankan semacam (a veneer of) demokrasi dan mengenai ilusi besar tentang supremasi hukum, hingga akhir hidupnya. Demikianlkah hasil yang dicapainya, sehingga diktator dimana-mana memandang sistim-kontrolnya dengan rasa iri-hati”. * * * “Matinya Lee Kuan Yew pasti akan menghilangkan rintangan dan membebaskan rakyat dari suasana takut. Takut terhadap persekusi politik yang telah melumpuhkan warga dan penduduk Singapur- sehingga tak ada samanya di negeri manapun, yang telah berkembang, -- sedemikian parahnya, sehingga bahkan lapisan yang amat kaya sekalipun, yang amat pandai, dan mereka yang menjabat posisi tinggi di pemerintahan, takut memberikan pendapat yang berbeda (dengan pendapat resmi). Dengan kematiannya, kebenaran tentang orang ini akan muncul. Untunglah yang sudah mati itu, tidak bisa lagi mengayunkan tongkat undang-undang yang mempersekusi siapa saja yang dianggap memfitnah, untuk menyumbat mulut pengkritisinya, Lee cepat sekali brtindak seperti itu, selama hidupnya. Demikian antara lain Tan Wah Piow. * * * Semasa hidupnya Lee Kuan Yew menolak kriitk-kritik terhadap sistim politik otoriter yang dijalankannya di Singapur. “ Saya menghendaki kedamaian-sipil dan stabilitas di negeri ini, saya tidak mengikuti resep apapoun yang disodorkan pada saya oleh akhli teori manapun mengenai demokrasi”. Demikian tukas Lee Kuan Yew menangkis kritik-kritik dan membela sistim otoriter yang dipaksakannya di dalam negeri. * * * Seperti yang banyak dikomentari okeh pers mancanegar: Di satu fihak Lee Kuan Yew dikenang oleh banyak orang Singapur dengan rasa hormat dan bangga. Sementara tokoh politik elit negeri yang sedang berkembang, menganggp sistim otoriter/diktatorial Kee Kuan Yew – sebagai teladan bagi negeri yang sedang berkembang. Tetapi bagi generasi muda ----- ia dikenang sebagai SEORANG DIKTATOR. Yang mewarisi KEMISKINAN DAN KEKERASAN pada periode lahirnya Singapur sebagai negeri dan bangsa. Kaum muda mempersoalkan, pengontrolan dinasti Lee Kuan Yew atas politik Singapur . Kaum muda berjuang untuk demokrasi yang lebih luas. * * * Sebagai ilustrasi: -- Siapa Lee kuan Yew, baik baca a.l seleksi Kompas sekitar sejumlah ucapan Lee Kuan Yew ketika masih berjaya: ---- "Dicintai atau ditakuti, saya selalu percaya bahwa apa yang dikatakan oleh Machiavelli adalah benar. Jika tidak ada yang menakuti saya sebagai pemimpin, maka saya tidak ada artinya." ---- "Saya harus memenjarakan lawan, tanpa pengadilan, baik komunis, sauvinis, atau ekstremis agama. Jika saya tidak melakukannya, negara ini akan hancur." Terkadang saya harus melakukan sesuatu yang kejam, seperti memenjarakan orang tanpa pengadilan." * * * * * *
132 months ago
Neng'nha Heryani BINGUNG CARI OBAT BIAR CEPAT DAPAT KETURUNAN DAN MEMPER KENTAL SEPERMA INFO HUB PIN BB: 2AC82BDB. (SMS:082225269491) *Semenax - Obat Penyubur Sperma No.1 Di Indonesia - SEMENAX Suplemen Kesuburan Anda. Penambah Sperma, Ereksi Dan Atasi Ejakulasi Din Read more ... i. Bagaimana Obat Semenax Bisa Lebih Memberikan Anda Orgasme LEBIH BESAR Semenax adalah pilihan yang baik untuk pria yang ingin manambah orgasme mereka ke tingkat berikutnya: Ini adalah suplemen harian yang telah dirumuskan untuk meningkatkan total volume air mani Anda ejakulasi selama orgasme sebanyak 500% . sehingga Anda pengalaman yang lebih besar, ereksi lebih keras dengan orgasme intens super. Secara umumnya Semenax merupakan produk herbal yang patut anda coba jika anda ingin memperbaiki mutu & kwalitas air sperma atau mani anda. Dan Berikut beberapa Mangfaat Dari Obat Penyubur Sperma Semenax ini: Menambah Meningkatkan Kesuburan Anda. Air Sperma atau mani lebih banyak setiap kali klimaks. Air Sperma atau mani lebih berkuwalitas. Ireksi yang lebih hebat, mantap dan bertenaga. Menambah Kekentalan Air Sperm atau Mani. Tahan Lama dengan keluar yang lebih deras. Meningkatkan volume ejakulasi Anda Pengalaman ereksi lebih keras untuk jangka waktu jauh lebih lama Mengintensifkan dan memperpanjang orgasme Anda Orgasme lebih lama. CARA PEMBAYARAN : setelah anda transfer silahkan anda konfirmasi NAMA ANDA, ALAMAT ANDA, JENIS PESANAN, TRANSFER KE BANK, BISA KIRIM KE WESEL POS, UNTUK MENCEGAH PENIPUAN. Setelah Uang masuk pesanan langsung kami kirim melalui JASA PENGIRIMAN kilat yaitu POS, TIKI , JNE khusus sesuai dengan permintaan anda. Pesanan dalam WAKTU SINGKAT Pasti sampai ditempat tujuan anda. mohon maaf, sebelumnya, kalau tidak minat jangan sms/telp. warning: admin cowok Jika Produk Rusak/ Barang tdk sampai tujuan! *JAMINAN GARANSI UANG KEMBALI*
133 months ago
Neng'nha Heryani BINGUNG CARI OBAT BIAR CEPAT DAPAT KETURUNAN DAN MEMPER KENTAL SEPERMA INFO HUB PIN BB: 2AC82BDB. (SMS:082225269491) *Semenax - Obat Penyubur Sperma No.1 Di Indonesia - SEMENAX Suplemen Kesuburan Anda. Penambah Sperma, Ereksi Dan Atasi Ejakulasi Din Read more ... i. Bagaimana Obat Semenax Bisa Lebih Memberikan Anda Orgasme LEBIH BESAR Semenax adalah pilihan yang baik untuk pria yang ingin manambah orgasme mereka ke tingkat berikutnya: Ini adalah suplemen harian yang telah dirumuskan untuk meningkatkan total volume air mani Anda ejakulasi selama orgasme sebanyak 500% . sehingga Anda pengalaman yang lebih besar, ereksi lebih keras dengan orgasme intens super. Secara umumnya Semenax merupakan produk herbal yang patut anda coba jika anda ingin memperbaiki mutu & kwalitas air sperma atau mani anda. Dan Berikut beberapa Mangfaat Dari Obat Penyubur Sperma Semenax ini: Menambah Meningkatkan Kesuburan Anda. Air Sperma atau mani lebih banyak setiap kali klimaks. Air Sperma atau mani lebih berkuwalitas. Ireksi yang lebih hebat, mantap dan bertenaga. Menambah Kekentalan Air Sperm atau Mani. Tahan Lama dengan keluar yang lebih deras. Meningkatkan volume ejakulasi Anda Pengalaman ereksi lebih keras untuk jangka waktu jauh lebih lama Mengintensifkan dan memperpanjang orgasme Anda Orgasme lebih lama. CARA PEMBAYARAN : setelah anda transfer silahkan anda konfirmasi NAMA ANDA, ALAMAT ANDA, JENIS PESANAN, TRANSFER KE BANK, BISA KIRIM KE WESEL POS, UNTUK MENCEGAH PENIPUAN. Setelah Uang masuk pesanan langsung kami kirim melalui JASA PENGIRIMAN kilat yaitu POS, TIKI , JNE khusus sesuai dengan permintaan anda. Pesanan dalam WAKTU SINGKAT Pasti sampai ditempat tujuan anda. mohon maaf, sebelumnya, kalau tidak minat jangan sms/telp. warning: admin cowok Jika Produk Rusak/ Barang tdk sampai tujuan! *JAMINAN GARANSI UANG KEMBALI*
133 months ago
More diemut sampe keluar posts »

Diemut sampe keluar news

No news about diemut sampe keluar

Diemut sampe keluar videos

No videos about diemut sampe keluar