Gagal posts

Fatih AlLbar
Dance Gagal !!!
youtube.com
Si kuble ini pemulung yg multi talent. Dia bisa nge-dance, Karate dan Lain2
124 months ago
Anlun Tungan Andrew Lunt International Observers, saying, Never Degrading England. "Perhaps all countries have heard how kehebatanya, the glory of the UK, and almost 80%, the state of this world never gets his attack, and strangely every country under attack Brit Read more ... ish allies, they go forward." for example China, malaisya, as well as other countries, who had received British colony, their economic advantages maju.Inilah England, therefore, many are waiting for an attack Britain, where English is usually when attacked or hit a country, oddly kesananya restored, then if the State Britain could do that, if other countries could also like that ,? and is there any country that could as English.?, and kapakah England will return mebuat attacks on other countries. and who would be attacked, by Britons if later will hold known hacking attack.?. "english year, 1917, the well-known prowess, and British troops, if they attack the enemies never gagal.Dan it can be felt for those who never had an attack of country Britain .Demikian andriluntungan International observers, when asked to comment, the UK, where every attack the country can always make a country that was not destroyed but instead, after being attacked more advanced kehidupanya, night ini.Andri also said that the UK, is a country that can be used as a mirror, and as well as teachers for all countries, which is the country ,, Britain has a long history, and all intelligence, for -bangsa nation in the world, because of Britain, meaning that nations of the world had received training from the nation Britons. "Who does not know Britain ,? and who also do not feel the students by the English they could be developed, what she China, India, malaisya, American, German, also some countries that had received training from the UK, or never colonized by Britons they have advanced. "Okey if English has been citizens of the world never made a clever how with other countries.? cetusnya.Maaf me too menyajung UK and sorry also seems to me there on the part of England, so it was real, and not making ada.Terlepas all of it, just how you are.? selanjuntnya not least that now seems to have forgotten the UK, which has made them intelligent, and promote economic dunia.Bahkan not a few who tried, like teasing, Britons, such as for example, Chinese, Japanese, Russian, German, Arabic, and some countries have promoted by the English like she stepped on his head. "bagaimanan if England come back angry.? and HOW if England come back, made a motion to attack countries that are considered as going merendahkanya,? ". Remember that even though how England is, all know, has a force of highly trained, also state the English, never made a country colonized become poor but on the contrary, for a country that once colonized by the British in fact her life ahead. "means do not ever want to humiliate the British, because of the state-where else were already made advance because of the UK." So if you've made progress, whether you will fight ,? or do you want to play the UK ,? Cetus andri.
125 months ago
Tkdublcup Channel funny fail taekwondoin
funny fail taekwondoin gagal mematahkan kayu lucu
youtube.com
Aaksi LUCU ....taekwondo gagal mematahkan kayu dengan kekuatan penuh taekwondo lucu video taekwondo lucu foto lucu taekwondo cerita lucu taekwondo vidio lucu...
128 months ago
Ibrahim Isa Kolom IBRAHIM ISA Rabu Malam , 24 Juni 2015 ---------------------------------- KRONIK “PULANG KAMPUNG” – (3) * * * ----- Romo BASKARA WARDAYA Memperkenalkan Buku Greg POULGRAIN Yang Menarik: ------ “The Incubus Of Interventio Read more ... n”: Conflicting Indonesia Strategies of John F. Kennedy and Allen Dulles”. * * * Corat-coret – “Kronik Pulang Kampung” 1, dan 2 – yang diteruskan ke bagian ke-3 ini, memang sekadar corat-coret. Tetapi bagi penulis merupakan kesan mendalam dari kunjungannya ke Indonesia. Salah satu acara bila berkunjung ke Indonesia, adalah menemui sahabat lama dan baru. Serta menjalin perkenalan dan persahabatan dengan sahabat baru lagi – khususnya mereka-mereka yang tergolong generasi muda Indonesia. * * * Meskipun aku pemegang paspor Belanda, dan berdomisili disitu selama puluhan tahun – namun bila berkunjung kembali ke Indonesia, perasaan dan fikiran selalu seperti “PULANG KAMPUNG”. Sering teringat kembali pertanyaan yang pernah diajukan seorang sahabat, mahasiswa Belanda, Philip van Aalst. Ia tanya, bagaimana identitas kalian yang sudah begitu lama terpisah dari tanah air? Dan berkewarganegaraan asing pula. Kujawab tegas: Rasanya seperti orang yang sedang bercintaan. Semakin jauh terpisah secara fisik, . . . semakin rindu dan semakin dekat di hati, – – – CINTA MENJADI SEMAKIN DALAM. * * * Mengesankan adalah pertemuan kembali dengan Prof. Dr. Baskara Wardaya dari Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta, penulis a.l buku “Luka Kita adalah Luka Bangsa”. Kami berjabat tangan hangat dan berpelukan. Persis seperti dua orang kawan kental, yang sudah lama berpisah dan bertemu lagi. Kenyataannya, -- kami sebenarnya baru beberapa tahun ini saja berkenalan. Tiga tahun yang lalu masih bertemu beliau bersama mahasiswa-mahasiswinya di Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta. Aku bilang kepada Romo Baskoro: Kita belum begitu lama berkenalan, tapi rasanya, --- bila bertemu Anda, kok, seperti berjumpa dengan sahabat-lama. Ya, saya juga merasa begitu -- Jawab Baskoro. Sebabnya ialah, karena kita punya fikiran dan ideal yang sama mengenai nasib tanah air dan bangsa ini. Ya, -- saya kira itulah penjelasannya. Dua orang sahabat lagi dari pimpinan “Gelanggang Press”, sebuah badan penerbit Yogyakarta, yang terkenal di Indonesia – datang bergabung dan membikin percakapan kami lebih meriah dan hangat dengan masalah Papua sebagai fokus pembicaraan.Dan situsi tanah air umumnya. * * * Keesokan harinya, dengan diantar sahabatku Sutriyanto, kami berkunjung ke kantor “Galang Press”. Tak lama kemudian tiba Prof Dr Baskoro. Meskipun ia harus segera berangkat ke Solo dengan beberapa sahabat dari kelompok penggiat HAM, untuk beraudiensi dengan Walikota Solo – Baskoro memerlukan datang. -- Rupanya ia hendak menyampaikan sesuatu yang dirasanya penting untuk kita ketahui. Yaitu -- Sekitar buku yang belum lama terbit, oleh Graig Poulgrain, berjudul “The Incubus Of Intervention”: Conflicting Indonesia Strtegies of John F. Kennedy and Allen Dulles”. Bahasa Indonesianya, kira-kira begini: Pagi itu kami membicarakan sekitar masalah Papua. Dari berbagi segi dan sudut pandangan. Tercatat “Gelanggng Press”, adalah penerbit yang termasuk banyak menerbitkan buku-buku sekitar masalah Papua. Romo Baskoro minta perhatian kami mengenai buku baru oleh penulis Graig Pulgrain. Pulgrain mengajukan masalah Papua dari segi pandangan lain. Romo Baskoro: -- Buku Pulgrain menganalisis a.l. Masalah Papua yang tidak terlepas dari dampak kuat 'Perang Dingin” yang sedang bergolak ketika itu. Saling hubungannya dan dampaknya terhadap Indonesia. “The Incubus of Intervention”. . . . . Merupakan gambaran yang rumit terhadap apa yang terjadi di masa lampau. Dari judulnya saja sudah tampak ketika penulis menggunakan kata 'incubus', suatu 'mimpi buruk' atau 'setan gendruwo'. Hakikatnya buku tsb adalah penamaan yang pas sekitar intervensi Amerika Serikat terhadap negeri yang ketika itu masih disebut sebagai “Hindia Belanda”. Amerika Serikat ingin menggantikan Belanda sebagai penguasa kolonial baru di Indonesia. * * * Mengenai pemberontakan PRRI-Permesta, yang dalam catatan sejarah kebanyakan digambarkan sebagai konflik yang berkembang dan meledak antara kekuasaan PUSAT yang didominasi PKI -- dengan penguasa (militer-politik) di daerah, yang menuntut otonomi yang lebih besar. Dimana CIA/AS merupakan pensuply senjata, uang dan pilot Bomber B-25 (Allan Pope). Menurut gambqarqan itu AS bukan arsitek dari pemberontakan PRRI/Permesta. Buku Poulgrain, 'mengungkapkan' bahwa latar belakang sesunguhnya dari konflik tsb adalah permainan Kepala CIA -Allen Dulles – yang ketika itu sudah menjadi kekuatan dominan menyangkut politik AS terhadap Indonesia. Menurut Pulgrain, pemberontakan PRRI/Permesta merupakan manupulasi licik yang 'disulut (CIA) untuk gagal.' (menipulated to have it fall). Tujuannya ialah untuk 'menyelamatkan Indonesia' dari kungkungan Komunis. Dan memperokoh pengaruh militer di pemerinthan (pusat) Jakarta. Buku Ploulgriain mengungkap inti masalahnya, yaitu, bahwa terdapat kepentingan AS untuk menguasai sumber minyak dan emas di Papua. * * * Analisa Puldgrain: -- Menunjuk pada Aarti penting ditemukannya sjumlah besar sumber tembaga dan emas di Irian Barat. Halmana menyebabkan AS semakin bernafsu untuk menguasai Indonesia. Ini sejalan dengan intrik dan komplotn CIA untuk menguasai sumber kekayaan alam di Afrika – Kongo dan terbunuhnya Sekjen PBB Dag Hammarskjold. Dibunuhnya Presiden AS John F Kennedy dianggap berkaitan erat dengan politik Kennedy terhadap Indonesia ketika itu – yang ingin memelihara hubungan baik dengan Presiden Sukarno – dan 'menyelamatkan' Indonesia dari pengaruh komunis. Ini bertentangan dengan strategi CIA yang besandar pada AD untuk menyingkirkan samasekali Presiden Sukarno. Romo Baskoro menekankan bahwa apa yang ditulis Greg Poulgrain itu adalah salah satu pandangan dan analisis dari segi pandangan lainnya. Belum tentu betul, kata Baskoro ---- tetapi merupakan bahan pertimbangan penting, sebagai suatu bahan penilaian-kembali (reassessment) atas fakta-fakta sejarah menyangkut tanah air kita. * * *
129 months ago
Ibrahim Isa Kolom IBRAHIM ISA Rabu Siang, 10 Juni 2015 -------------------------------- APA KOMUNISME BISA DIBASMI? * * * Dengan sendirinya! Kalau, sebuah tulisan (oleh Ed Sturton) – disiarkan oleh BBC (08 Jni 2015) – mempersoalkan “APAKAH PAUS F Read more ... RANSISKUS SEORANG KOMUNIS?” -- Maka, --- Bisa diajukan tanya-lanjut: “Apa Komunisme Bisa Dibasmi?” * * * Fikirkan perkembangan di Indonesia: -- Sudah setengah abad lebih berlalu, namun, -- Indonesia (masih) 'belum selesai' dengan problim bagaimana memahami sejarahnya sendiri. Terutama setelah kejadian PEMBNTAIAN MASAL SEKITAR PERISTIWA 1965. Angka korban berbeda-beda. Kebanyakan tulisan penelitian dan studi, menyatakan, bahwa, lebih dari setengah juta warganegara tak bersalah telah dibantai atas tuduhan 'terlibat G30S”, dianggp anggota atau simpatisan atau 'dekat' dengan PKI. Sudah setengah abad lebih berlalu pembantaian dan pemusnahan terhadap PKI, serta pengucilan dan diskriminasi terhadap korban dan keluarga mereka – tokh, . . . . masih saja ada sementara jendral, penulis dan pemimpin agama yang mencanangkan ' bahwa ada bahaya (laten) komunisme gaya baru'. Coba fikirkan: para korban Peristiwa 1965 yang masih hidup kumpul-kumpul dalam suatu paguyuban, terdiri dari orang-orang manula, gaék-gaék. Peristiwa itu serta merta dicap sebagai kegiatan untuk 'menghidupkan kembali PKI'. Sesuatu yang tak masuk akal waras, -- tapi masih terus douar-uarkan. Dari situasi ini bisa ditarik paling tidak dua macam kesimpulan: Pertama, --- Ribut-ribut 'bahaya komunis' semata-mata merupakan 'perang urat-syrat' (psywar) -- untuk mengalihkan perhatian. Suatu usaha mencegah diungkapkannya apa yang terjadi di sekitar Peristiwa Pembantaian Masal 1965. Dalam konteks ini merupakan usaha untuk MELAWAN POSES REKONSILIASI di atas dasar Keadilan dan Kebenaran. Berusaha mencegah terlaksananya rencana Presiden Jokowi untuk suatu REKONSILIASI sehubungan dengan Pelanggaran HAM Berat, terutama dalam Peristiwa 1965. Kedua, --- Mereka-mereka yang menguar-uarkan 'bahaya kebangkitan PKI/ Komunisme di Indonesia, -- benar-benar percaya ocehan mereka sendiri itu. Mereka percaya bahwa Komunisme dan PKI itu tetap merupakan bahaya! Suatu kepercayaan yang sulit masuk diakal. Mengingat Orba sudah merekayasa MPRS mengmbil keputusn TAP MPRS No XXV/ Th 1966, mengenai larangan terhadap ajaran Maxisme/Komunisme. Sebagai pelengkap di bidang 'perundang-undangan' – untuk 'melegitimasi' kampanye pemusnahan PKI, yang menimbulkan korban lebih setengah juta warga yang tidak bersalah. * * * Baiklah, asumsikan saja dua-dua kemungkinan tsb diatas itu memang ada. Di dunia internasional, -- apa masih ada kekhawatiran dan ketakutan terhadap komunisme? Jelas ada! Meskipun sejumlah orang terus mengkampanyekan: Agar tidak usah takut pada Tiongkok yang secara formal negaranya berdasarkan faham Komunisme – karena TIONGKOK DEWASA INI SUDAH BERUBAH, SUDAH BUKAN KOMUNIS LAGI-- Sudah menjadi KAPITALIS! Di lain fihak -- ada pendapat bahwa yang dipratekkan Tiongkok dengan politik-ekonominya yang baru -- Keterbukaan dan Perubahan – TETAP ADALAH SEBUAH NEGERI SOSIALIS – bahwa Tiongkok sedang membangun Solsialisme dengan Ciri-ciri Tiongkok. Kekhawatiran bahkan ketakutan di mancanegara terhadap 'bahaya Komunisme' tercermin dalam pemberitaan BBC sekitar tulisan Ed Sturton berjudul ; “APAKAH PAUS FRANSISKUS SEORANG KOMUNIS?”. Tulis Ed Sturton: -- . . . . Kritik Paus Fransiskus mengenai ekonomi pasar bebas menjadikannya ikon bagi sayap kiri dan memicu anggapan dirinya seorang komunis. Pemimpin bagi 1,2 miliar umat Katolik ini mengatakan bahwa kapitalisme sebagai sumber ketimpangan ekonomi . . . . . . – pada sisi buruknya adalah pembunuh. Apakah sang Paus, seperti menurut kritikusnya, adalah seorang yang radikal? Sugesti Ed Sturton ini bukan tanpa alasan. Ditunjukkannya bahwa Pemimpin Kuba Raul Castro -- berterima kasih kepada Paus Fransiskus untuk perannya dalam pemulihan hubungan antara Kuba dan AS. Sehubungan dengan sikap Paus tsb Raul Castro seakan-akan guyon, menyatakan: “Bila Paus akan terus begini, saya akan kembali berdoa dan pergi ke gereja – saya tidak bercanda.”. * * * Lanjut Ed Sturton -- “Terdapat rasa skeptis di antara kaum Katolik (di AS),” . Kata Stephen Moore, pakar ekonomi di lembaga Heritage Foundation dan juga penganut kepercayaan Katolik: -- “Saya rasa Paus ini cenderung berhaluan pada ajaran Marx. Itu tidak diragukan dan dia sangat vokal atas kritikannya mengenai kapitalisme dan pasar bebas...saya sangat terganggu oleh itu.” * * * Maka, -- Jadi teringat pada suatu episode yang terjadi di Itali di periode awal Perang Dingin. Ketika itu Partai Komunis di sementara negeri Eropah Barat seperti a.l Perancis, Itali dan Belanda, amat populer dan mendapat dukungan cukup luas, karena peranan mereka selama pendudukan Nazi Jerman, paling aktif dalam perlawanan (bersenjata) untuk pembebasan negeri dari pendudukan. Vatikan yang amat khawatir semakin meluasnya pengaruh Partai Komunis Itali, mengambil kebijakan mengirimkan sejumlah pastor ke daerah perkampungan buruh dimana pengaruh Komunis terbanding Katolik, jauh lebih besar. Vatikan menugaskan para pastor yang dikirim turba itu, untuk mengubah kaum buruh yang pro-Komunis itu, menjadi Katolik yang anti- Komunis. Resultatnya, malah kontra-poroduktif. Setelah para pastor itu ditarik kembali ke Vatikan, ternyata mereka tidak berhasil membalikkan kaum buruh yang pro-Komunis menjadi Katolik yang anti-Komunis --- Sebaliknya yang terjadi – setelah beberapa bulan turba di perkampungan buruh – mayoritas pastor-pastor itu yang berubah menjadi ANGGOTA PARTAI KOMUNIS ITALI. * * * Rupanya, penderitaan dan kemiskinan yang dialami kaum buruhlah yang menyebabkan mereka menjadi pro—Komunis. * * * Di Indonesia sekarang, sudah tidak ada lagi PKI – anggota-anggota PKI yang bisa survive dari kampanye pembantaian masal Suharto, sudah pada tua-tua dan atau sakit-sakitan. TAP MPRS No XXV/1966, masih belum dicabut. Namun, -- setelah jatuhnya Presiden Suharto, ratusan bahkan ribuan literatur Marxis/Komunis memenuhi toko-toko buku. Beberapa tahun yang lalu telah terbit karya klasik Karl Marx dan Friederich Engels – DAS KAPITAL – Edisi Indonesia. Juga telah terbit lagi 'Manifes Partai Komunis', karya klasik Karl Marx. Telah terbit pula edisi bahasa Indonesia – Biografi TAN MALAKA, salah seorang pendiri dan pemimpin PKI ketika itu. Perkembangan ini menunjukkan bahwa tulisan-tulisan Marxis, yang mengandung ajaran faham Komunisme, bisa muncul kembali dan dibaca orang. Dan penguasa tidak berdaya mencegahnya. * * * Apakah yang membuat Paus Fransiskus; kaum buruh Itali -- bersimpati bahkan menganggap Marxisme menunjukkan jalan keluar dari kemiskinan dan penderitaan mereka? Apa yang menyebabkan Sukarno menganut Sosialisme yang mengandung ajaran Marxis – apa yang menyebabkan PDI-P mencantumkasn TRISAKTI – yang mengandung ajaran Marxis, didalam program partainya? Apa yang menyebabkan Bung Karno, keras membela PKI, menentang PKI dibubarkan? Dan hal ini berlangsung di saat propaganda anti-Komunis berlangsung tak henti-hentinya. Setelah sementara negeri yang menyatakan menganut Marxisme/Komunisme, seperti Uni Sovyet, - ternyata gagal membangun ekonomi negeri, kemudian ambruk sebagai negara sosialis dan Rusia kembali ke sistim kapitalisme. Setelah praktek sementara partai komunis mendapat kritik keras karena dinilai tidak demokratis dan melanggar HAM. * * * Sebabnya, ---- besar sekali,--- karena sebegitu jauh, Marxisme adalah satu-satunya ajaran, yang mengadakan analisa-kritis paling mendalam terhadap sistim kapitalisme ketika itu. Suatu karya hasil studi di lapangan serta ditimba dari pengalaman kongkrit gerakan buruh di beberapa negeri. Marxime meniai sistim kaspitlisme sebagai suatu sistim ekonomi yang melakukan penghisapan terhadap kaum pekerja, terhadap rakyat luas, serta yang telah menimbulkan krisis-krisis ekonomi ; dan peperangan-peperangan perampokan dan penguasaan dari satu atau beberapa negeri kapitalis terhadap negeri lainnya, di Asia-Afrika dan Latin Amerika. Bahwa, meskipun mengandung kekurangan-kekurngan Marxisme --- telah menunjukkan hari depan dunia ini: Bahwa untuk bebas dari penghisapan dan pemerasan, jalan keluarnya bagi kaum pekerja adalah SOSIALISME. * * *
130 months ago
Ibrahim Isa Kolom IBRAHIM ISA Kemis, 04 Juni 2015 -------------------------- Cakap-cakap Santai Sekitar Ceramah DR XIANG BIAO Di 24-Th WERTHEIMN LECTURE * * * Kemarin itu, Rabu, 3 Juni 2015, -- betul-betul merupakan hari musim semi yang cerah dan cer Read more ... ia. Kalau Anda mau menikmati keindahan jalan-jalan dan bangunan kuno tradisionil khas Amterdam, dengan jaringan 'grachten' yang menggores-gores peta kota>, dimana disepanjang dua belah sisi-kanal berbaris ratusan pepohonan rindang segar, -- kemarin itulah saatnya. Sungguh semakin besar daya tariknya – Yang membikin kota Amsterdam semakin banyak dikunjungi wisatawan dari segenap penjuru dunia ini. . . . . . Pada saat musim semi semi/musim panas seperti ini. * * * Di salah satu jalannya yang sempit satu arah dan indah, -- terdapat gedung arsiktektur kuno
130 months ago
Ibrahim Isa Kolom Ibrahim Isa Senin Pagi, 01 Juni 2015 -------------------------------- "BETER (te)LAAT DAN NOOIT"- LEBIH BAIK TERLAMBAT Daripada TIDAK SAMASEKALI! Kolom berjudul "MEGAWATI SUKARNOPUTRI . . . !!!,'PANDANGAN SEJARAH', DAN PENGUASAAN 'BAHASA IND Read more ... ONESIA' ANDA . . . . 'MEMRPIHATINKAN' ", memancing cukup banyak komentar. Seperti biasa. Ada yang setuju (banyak--- terutama di FB) Ada yang menambahkannya dengan kritik-sinis-emosionil, ada yang tambah kritik dengan argumentasi. Ada yang 'wait and see'. Dan (surprise-suprise) ada YANG MEMBELA MEGA. Respons yang beragam tsb semua ada. Media Indonesia sudah mulai biasa dengan suasana 'freedom of speech' - 'kebebasan menyatakan pendapat'. Ini wajar, sehat dan positif. Jangan di-rém -- TERUSKAN! Berguna sekali dalam menciptakan suasana serta syarat kerja yang sehat bagi Pemerintahan Presiden Jokowi, yang bertekad memberlakukan PERUBAHAN dan KEMAJUAN! Di antara beliau-beliau yang memberikan komentar itu, termasuk sahabat-sahabatku Prof Dr Syafruddin Bahar dan Prof Dr Salim Said. Salim Said merespons: "Tampaknya Pak Isa di Amsterdam terlambat Heran. Kita di Indonesia sudah terbiasa heran menghdapi Ibu Megawati". Responsku terhadap sikap sejarah dan pengetahuan serta penggunaan bahasa Indonesia Mega, masih sama. MEMPRIHATINKAN!. Ini adalah (katakanlah) 'teguran bersahabat dan membangun', yang 'bermaksud baik'. Perumusan kalimat-kalimat yang menyalahi tata-bahasa Indonesia --- dan penggunaan istilah-istilah yang sulit dimengerti, amat mencerminkan cara dan suasana berfikir yang bersangkutan. Semrawut, kata orang Jawa. Mencerminkan kemiskinan khazanah kata-kata Indonesia yang dimiliki. Bermaksud baik terhadap Megawati Sukarnoputri. Satu sebab pokok, karena 'mengenal' Mega sebagai seorang pejuang politik (satu-satunya) di periode masih jaya-jayanya Presiden Suharto, yang tampil dengan suara nyaring: "KALAU RAKYAT SETUJU- SAYA BERSEDIA JADI PRESIDEN". Artinya berani menggantikan Suharto kalau rakyat setuju. Pernyataan ini 'bukan main-main' di saat Suharto masih kuasa penuh. Dan Suharto tidak ayal bertindak. Segera saja dimulai kampanye untuk mendeskreditkan dan mendongkel Megawati dari PDI. Suharto dan Intelnya (biasalah) memulai 'opsus' untuk menghantam Mega. Suharto gagal . . Mega tidak mundur --- bahkan tambah berani dan bersemangat . Cerita ini bukan dongeng! Suharto jatuh, rezim Orde Baru (formalnya) gulung tikar. Mega bersama Gus Dur, Amin Rais dan Sri Sultan Yogya, aktif dalam kegiatan politik yang berani --- demi REFORMASI DAN DEMOKRATISASI di negeri ini. Ini juga fakta. Merupakan tambahan kekuatan politik dan masyarakat pada kekuatan utama Reformasi dan Demokratisasi, yang terdiri dari kaum muda mahasiswa, pelajar, cendekiawan dan pelbagai pekerja dari berbagai lapisan masyarakat. Ini juga fakta. Itulah sebab utama mengapa timbul penilaian positif terhadap Mega, yang punya peranan dalam penggulingan rezim Orde Baru, dan mendorong maju Reformasi dan Demokratisasi. Bisa ditambahkan pelbagai sikap politik dan kebijakan positif yang dilaksanakannya selama menjabat sebagai Presiden ke-V Republik Indonesia. Last but not least, Megawati sebagai Ketum PDI-P, -- adalah tokoh pimpinan parpol yang telah mengusung JOKOWI sampai jadi Presiden RI. Halmana merupakan suatu kemenangan bagi kekuatan politik PERUBAHAN demi KEMAJUAN, DEMI TRISAKTI. * * * Tetapi serentetan politik dan kegiatan Megawati Sukarnoputri, juga dapat digolongkan NEGATIF. Antara lain ketika beliau, aktif bersama Amin Rais, Akbar Tanjung dan Jendral Wiranto, mereka bersama mendongkel Gus Dur dari jabatn Presiden Ke-IV RI dan menggantikan kedudukan Gus Dur, sebagai Presiden Ke-V Republik Indonesia. Dan masih bisa ditambahkan sejumlah sikap politik dan kebijakannya yang, a.l, -- mengambil jarak dari para pemuda anggota gerakan pemuda (PRD), yang mati-matian membela Mega -sekitar Peristiwa Penyerbuan terhadap kantor PDI - Mega di Jl Diponegoro, Jakarta. ketika masih berkuasanya Presiden Suharto. Masyarakat juga kecewa besar, ketika Mega menjabat sebagai Presiden RI - praktis beliau tidak melakukan yang signifikan untuk merehabilitasi nama baik Presiden Sukarno. Bung Karno adalah salah seorang tokoh yang sesungguhnya patut dikatagorikan sebagai salah seorang "K O R B A N Peristiwa 1965". Dan Megawati dan keluarga Sukarno adalah KELUARGA KORBAN. Yang merupakan sasaran utama Jendral Suharto, ketika memulai proses kudeta merangkaknya. * * * Apakah penulis ini sudah cukup mengenal Megawati sebagai salah satu tokoh politik dan pimpinan partai penting dewasa ini? Jawabnya: Masih belum. . . maka sering (seperti kata Salim Said|) jadi HERAN. Sebagai ilustrasi yang bikin orng heran ialah: kaitannya dengan sikap beliau yang 'mengherankan' terhadap SBY. Terakhir SBY khusus, a.l mengirimkan putranya untuk mengundang beliau hadir di Kongres Ke-IV Partai Demokrat. Sebagai biasa, Mega tidak datang memenuhi undangan SBY itu. Heran kan?? * * * Megawati Sukarnoputri ---- tetap akan memainkan peranannya dalam perkembangan politik Indonesia mendatang. Lebih-lebih lagi -- PDI-P yang dipimpinnya adalah (seyogianya) salah satu sandaran utama bagi berlangsungnya PEMERINTAHAN JOKOWI. Ini sikap politik realis a.d. Realisme – satu-satunya – untuk melangsungkan dan mensukseskan jalannyua PERUBAHAN DAN KEMAJUAN DEWASA INI. * * *
130 months ago
Ari Setyo Nugroho Dulu namaku ari gufroNd(artinya ari temen bAik) unTuk mengarang lagu yang aku karang di bocAh karanganyar dan bAtU JAMus no hp 085869107036(lagu karangan yang aku karang di grub itU YaitU Siska(nama paCar ari), cintaku di karanganyar(ketemunya aku de Read more ... ngan sekar maen di tamanpancasila,alun-alun karanganyar(aku nembak sekar(nak karanganyar) di alun2 karanganyar berSama temen2 club yamaha aku),vesPa rosok(rastaman), dalan anyar(unTuk ita sanjaya yang dulu kekasiH Aku ngak tahu dah puTus loem), kangen,kecewa,ada aku disini,bAndara woNogiri(menunggu kembalinya sekar dari malaysia kita sering maen ke woNogiri dng club v-ixioN aku vock karanganyar dan yvc tapi sekarang kita udah puTus apakah perlu ditUnggu lage setelah kepergiannya ke malaysia) dikiro preman(ari wakTu lamaran tapi udah gagal),pengen banting hp(rasa cemburu ari liHat cewek ari mainan hp terus dikira ari smsan dng cowok lain hati ari cemburu),ceng ceng po(sepiro lawase aku kenal karo koe cah bAgus anake guru) aku ketemu kak gufroN DI GRup dan laguku diaransemen olehnya namaku ari gufroNd di pakai gufroNd(pianis savana) untUk mempopulerkan ari dan saVana..lagu-lagu diatas lagu ari yang sudah di aransemen, dEngerkan lagunya di youTube dengan menulis/ketik savana atau judul lagu2 diatas,silahkan mendEngarkan dan nikmati lagu2 ari dan savana,by:ari gufroNd dan gufroN(pianis savana)aku tidak diTulis namaku di savana karena aku ndak bisa main musik cuma bisa gitar dikit, ngarang lagu dan nyanyi bAgus dan kak gufroND DAn savana belum menemukan keberadaanku ari dimana
130 months ago
More Gagal posts »

Gagal news

No news about Gagal

Gagal videos

No videos about Gagal