Gimana Kabar Dompet posts

Yandri Feb-ryan Jr. Kasian lihat dia sampai seperti itu sekarang...
Begini lah Kabar Risna Sekarang, Gadis yang Datang kepernikahan Mantanya Dulu…. Risna Sekarang jadi…
merdeka.com
Tentu anda Masih ingat dengan kisah haru Risna (21), gadis asal Bulukumba, Sulawesi Selatan yang datang ke pernikahan manta
113 months ago
Kristian Nugraha MediaCID
MediaCID
mediacid.blogspot.com
Situs Berita harian terkini yang menyajikan berita hari ini dan kabar terbaru seputar politik hingga berita lifestyle dan olahraga
113 months ago
Quốc Việt Lê http://goo.gl/UJnMgL
Aa Gatot Brajamusti Perkosa Citra Sejak Usia 16 Tahun, Lapor ke Polda Metro Jaya - Pojok Satu
pojoksatu.id
Berita Pilihan Terkini Indonesia - Kabar Terbaru Hari ini
114 months ago
Syifa Putri Sempana kabar artis
Terekspos Online
Pengakuan Mengejutkan Rafi tentang Masa lalu nya dengan Ayu
115 months ago
Manoj Kumar Yadav Ljp !!!! Kabar baik !!! '' ' Jika Anda memiliki ponsel android dari mengubahnya menjadi ATM hanya dengan menginstal 'CHAMPCASH' aplikasi dari PLAYSTORE. 2.Earn Setiap kali Anda Install aplikasi dari champcash dan mendapatkan setiap kali ketika teman Anda Read more ... juga menginstal applicationfrom champcash. 3. Anda dapat menarik jumlah ini oleh PayPal. 4.Champcash ratusan berdasarkan india 100 persen perusahaan mlm asli. 5. Download aplikasi champcash dari PLAYSTORE dan mendaftar di dalamnya dengan menempatkan sponsor saya akan 393903 OR ikuti http://champcash.com/393903 App 6.Now akan membuka dan mulai mendapatkan unlimited dengan menginstal aplikasi dan mendapatkan unlimited hanya dengan mengajak kepada teman-teman Anda dari sponsor Anda saya akan. 8. Champcash adalah perusahaan mlm terdaftar bersertifikat dengan CIN NO. U35990HR2015PTC054530 Dan pajak layanan tidak ada. AAFCC9316HSD001 9.Champcash diluncurkan di Amerika Serikat Inggris dan Indonesia. Jadi teman-teman bergegas dan mulai mendapatkan uang.
122 months ago
Dani Surotoharnibowofebri Pramana Halo apa kabar
124 months ago
Yose Rizal Triarto Cetakan kedua ini sudah banyak peningkatan dibandingkan cetakan pertama Maret 2015 yang lalu, yakni: 1. Tekstur cover jauh lebih halus dan bagus, 2. Lem buku lebih rapi dan rapat. 3. Print kertas paperback lebih rapi, halus, dan harum. 4. Cetakan ba Read more ... rcode di back cover lebih terang, jelas, dan betul. Bagi kawan-kawan yg berminat, pemesanan dan pembelian dapat melalui: 1. Inbok FB Kaifa Organizing | 2. E-mail promosikaifa@gmail.com | 3. Sms 089655771290 | 4. BBM 51A1A201. Cukup sebutkan judul Bumi dan Manusia, nama penulis Yose Rizal Triarto, alamat lengkap pengiriman, dan jumlah buku yang ingin dibeli. Terima kasih. --- "Manusia tidak pernah bisa melepaskan diri dari keadaan sekelilingnya, dari mana ia hidup, dibesarkan oleh bumi dan dari mana ia berakar." -Soe Hok Gie (1942-1969) Judul: Bumi dan Manusia Penulis: Yose Rizal Triarto Penerbit: Kaifa Publishing Bandung ISBN: 978-602-1375-92-1 Tebal Buku: 308 hlmn, Harga: Rp 55,000 Versi Digital: SCOOP (http://www.getscoop.com/id/buku/bumi-dan-manusia), WAYANG (http://www.wayang.co.id/index.php/toko/detail/14082), MAHONI (on progress) Sinopsis buku Bumi dan Manusia - Kumpulan Puisi, Esay, dan Opini Pilihan (Penerbit Kaifa, Maret 2015): Dengan kerendahan hati, Bumi dan Manusia adalah buku pertama penulis yang merupakan kumpulan catatan puisi, esay, dan opini yang sempat ditulis sejak Juli 2014 sampai dengan awal 2015 yang terserak di beberapa media penulisan seperti media sosial, blog, website, dan beberapa di antaranya termuat dalam surat kabar. Bagian 1 Puisi memuat 31 (tiga puluh satu) puisi pilihan yang beberapa di antaranya telah mendapatkan penghargaan dalam lomba-lomba penulisan puisi nasional dan telah diikut sertakan sebagai manuskrip tunggal dalam Siwa Nataraja Awards 2015 dan Ubud Writers & Readers Festival (URWF) 2015. Bagian 2 Esay dan Opini memuat 21 (dua puluh satu) tulisan pilihan yang beberapa di antaranya berkesempatan memperoleh penghargaan pula dalam beberapa lomba kepenulisan yang diadakan baik oleh pemerintah (kedinasan dan kementrian) maupun oleh penerbit-penerbit indie dan mayor di Indonesia. Buku non-fiksi tersebut ditulis untuk pelajar/mahasiswa/umum yang tertarik atau terpanggil dalam keprihatinan akan kemanusiaan dan lingkungan. Dengan segala keterbatasan penulis berharap buku tersebut dapat memberikan sumbangsih pandangan akan kondisi saat ini. Tujuan dari endorsement/testimonial sendiri penulis maksudkan agar buku tersebut nantinya lebih dikenal, membumi, dan memanusiakan manusia. Tak ada gading yang tak retak, namun dengan segala keterbatasan penulis berharap buku ini dapat memberikan sumbangsih pandangan akan kondisi saat ini. "Berangkat dari kegelisahan dan keterlibatannya, Sdr Yose Rizal Triarto mengantarkannya pada renungan pemikiran kritis tentang berbagai persoalan bangsa dan kemasyarakat. Dilihat dari judul bukunya terlihat sekali pengalaman dan catatan langsung dari pelaku sejarah dengan cara dan gayanya yang khas. Kita patut menyambutnya dengan rasa bahagia dan bangga. Selamat atas perjuangan dan karyanya." -Kata Pengantar: Sudarto, S.Ag.MA, Mantan Anggota Komnas HAM Perwakilan Sumatera Barat Aktif dan Penulis “Terasa sekali kalau buku ini ditulis dengan idealisme yang tinggi. Benar-benar kumpulan tulisan yang penuh gizi. Salut!” -Dwi Suwiknyo, Penulis dan Founder Pesantren Menulis “Membaca karya mas Yose ini, seperti melihat kehidupan riil sebuah kehidupan sosok manusia di muka bumi ini, betapa pentingnya sebuah kematangan pribadi dalam berpikir, bersikap, dan berbuat.” -Ika Zardy Saliha, Ibu Rumah Tangga, Penulis, Guru Bahasa Arab MTsN Donomulyo Kulon Progo, Ketua Lembaga Kebudayaan PDA Kulon Progo, dan Staff Kemenag Yogyakarta “Konsep yang unik, perpaduan antara puisi menyentuh hati dengan beberapa artikel yang menarik dan menambah wawasan pemikiran. Dua jempol untuk buku ini dan patut dikoleksi!” -Sugeng Adi Sulistyo Nugroho, Penulis dan Dosen USNI, UNKRIS, dan UBHARA JAYA Jakarta “Inilah sebuah buku antologi yang mengupas dan membahas berbagai aspek kehidupan. Penulisnya -- Yose Rizal Triarto -- mengangkat berbagai tema dan topik yang menjadi masalah kita. Ini seperti ketuhanan, keagamaan, pendidikan, kewirausahaan, lingkungan, politik, pemerintahan, dan hubungan antar dan interpersonal. Ini diolah dan disampaikan dalam tulisan berbentuk puisi, esai, dan artikel opini. Sungguh, suatu buku yang “mantap suratap” dan layak baca bagi berbagai kalangan hingga dapat memberikan suntikan batin dan vitamin rohani yang mampu merangsang, menantang, mencerahkan, dan memberdayakan. -Sukur Budiharjo, PNS Daerah Pemprov DKI Jakarta, Penerima Piagam Tanda Kehormatan Presiden Republik Indonesia Satyalancana Karya Satya 30 Tahun, Pendidik, Pengajar Bahasa dan Sastra Indonesia, dan Penulis “Sesuai dengan judulnya Bumi dan Manusia, Yose Rizal Triarto telah menyusun buku yang membumi dan menyentuh sisi kemanusiaan. Karya seperti ini hanya bisa lahir saat bertemunya kepedulian dan kreatifitas, dan Yose Rizal berhasil mempertemukannya.” -Muchlis Anwar, Motivator dan Penulis buku The Art of Communication “Kumpulan esai, opini, dan puisi tentang kemanusiaan dalam buku ini mengingatkan saya akan gado-gado. Komposisi manis, asin, pedas, sayur, dan lauk menjadikannya komplit serta sehat untuk dikonsumsi.” -Sinyo, Penulis buku Anakku Bertanya Tentang LGBT “Buku Bumi dan Manusia ini merupakan salah satu bentuk kepedulian generasi muda terhadap lingkungan dan kemanusiaan. Semoga akan lebih banyak yang ikut menulis hal-hal positif ini. Selamat kepada Mas Yose atas terselesaikannya buku ini. Yang terpenting dari itu semua adalah implementasi kita di lapangan. Mas Yose sudah memulainya di beberapa hal, semoga kita juga bisa.” -Arief Setiawan, Penulis “Menulis adalah perjalanan individual, dan setiap perjalanan penulis adalah unik. Membaca buku Bumi dan Manusia karya Yose Rizal Triarto, artinya kita melihat dunia melalui sudut pandangnya. Melalui buku ini, kita belajar merasa dan memikirkan peristiwa-peristiwa yang terjadi di sekitar kita, juga peristiwa yang secara kasat mata jauh dari jangkauan kita. Sehingga dengan demikian, melalui buku ini kita bisa belajar mengasah empati, mengasah kepekaan rasa.” -Arimbi Bimoseno, Penulis buku Pesawat Habibie Sayap-Sayap Mimpi Indonesia “Buku menarik, dituturkan oleh penulis muda bertalenta.” -Paulus Agung Pramudyanto, Penulis, Esais, Pendiri Paguyuban Pembaca dan Penulis Magelang/Pamulang “Manusia dan lingkungan jelaslah entitas yang tak dapat terpisahkan, keduanya mempunyai keterikatan batin yang begitu kuat. Namun sayang, masih banyak manusia yang belum bisa memperlakukan lingkungan dengan etis. Nah, buku ini kiranya menjadi salah satu petunjuk penting bagi manusia untuk bisa belajar memahami hubungan yang harmoni antara manusia dengan alam. Tak melulu soal lingkungan, penulis juga apik menuliskan esai-esai cerdas tentang masalah kebangsaan, sosial, juga pendidikan.” -Agus ‘Gus Mul’ Mulyadi, Blogger, Writer, Layouter “Salah satu ciri tulisan bergizi menurut saya adalah tulisan yang ditulis dengan jujur dan dari pengalaman, tanpa harus menggunakan pemilihan kata rumit. Bung Yose telah membuktikannya lewat buku “Bumi dan Manusia”. Buku yang lahir dari perenungan penulis melihat fenomena di sekitarnya. Layak dibaca sebab isinya begitu dekat dengan kita.” -Mini GK, Penulis novel Pameran Patah Hati “Menggugah. Itu yang pertama kali saya rasakan ketikan membaca buku ini. Ada banyak tulisan yang membuka mata saya tentang banyak hal. Tentang politik, pendidikan, moral, juga banyak hal lain yang cukup membuka mata sata sebagai seorang pendidik. Buku kumpulan puisi, essay dan opini ini cukup luar biasa menurut saya. Seperti gado-gado, ada banyak komponen yang berbeda yang membuatnya terasa sedap untuk dinikmati.” -Aris Hartanti, Guru Matematika SMA Takhassus Wonosobo dan Penulis “Buku ini menarik untuk dibaca, reflektif dan menunjukkan bahwa penulisnya memiliki minat yang dalam terhadap masalah-masalah kemanusiaan dan sosial yang lebih luas.” -Dr M Alfan Alfian, Penulis, Dosen Pascasarjana Ilmu Politik FISIP Universitas Nasional Jakarta, dan Direktur The Akbar Tanjung Institute (ATI) Jakarta "Lewat buku ini penulis merekam aneka keprihatinan kemanusiaan dan lingkungan ke dalam kata-kata yang terangkai dalam puisi, esai, dan opini. Dengan caranya sendiri penulis mencoba mengabadikan jejak budaya. Untuk para pemetik mutiara hikmah dan inspirasi, buku ini wajib dimiliki." -Much. Khoiri, Dosen UNESA dan Penulis buku Rahasia TOP Menulis "Cak Nur Dalam Relevansi Pemikiran Modern Islam Indonesia; salah satu esay karya Yose yang tidak boleh kalian lewatkan. Dalam esay tersebut, Yose mampu mempresentasikan ajaran dan pemikiran Nurcholish Madjid dengan sangat baik. Poin penting yang tidak luput dari perhatian Yose: “Nilai keberlakuan sebuah manifestasi atau ekspresi keagamaan tidaklah mutlak, tetapi diletakkan seberapa kuat relevansinya dengan tuntutan zaman dan tempat.” Kalimat itu mengingatkan saya pada ucapan Cak Nur bahwa hanya dengan mempelajari Islam secara benar, maka Islam akan selalu relevan dengan tingkat perkembangan zaman." -Machmud Yunus, Web Designer dan Penulis Untuk melihat review singkat dan endorsement/testimonial lengkap silahkan membuka: melalui versi mobile di https://m.facebook.com/yose.triarto/albums/10205990355867338 atau melalui versi web di https://www.facebook.com/yose.triarto/media_set?set=a.10205990355867338.1073741879.1513794646&type=3. Terima kasih.
126 months ago
Ibrahim Isa Kolom IBRAHIM ISA Jum'at Sore, 03 April 2015 --------------------------------- - Walikota Surabaya Tri Rismaharini, Dikatagorikan Pemimpin Terbesar Dunia Sebuah majalah terkenal Dunia Bisnis mancanegara (AS), “FORTUNE”, dalam edisi Eropah, 05 Ap Read more ... ril 2015, “Fortune.com” Number 5, memfokuskan 'cover-story-nya', pada - “Limapuluh Pemimpin Terbesar Dunia” -- “THE WORLD'S 50 GREATEST LEADERS”. Yang terpilih masuk katagori 50 pemimpin terbesar dunia, a.l tokoh-tokoh seperti Presiden Republik Rakyat Tiongkok Xi Jinping (karena berhasil memimpin Tiongkok maju, stabil dan konsisten dalam usaha menangani masalah korupsi - di bawah pimpinannya bukan saja koruptor klas 'nyamuk 'yang ditindak, --- tetapi juga koruptor klas 'harimau', sepert Zhou Yungkang); --- Pemenang Hadiah Nobel Kailash Sayarthi, pemimpin perjuangan melawan pekerja kanak-kanak sedunia; --- Joanne Liu, Presiden International Medecine Sans Frontiers; Mark Zuckerberg – CEO Facebook, dan CEO APPLE, Tim Cook . . Dan 45 tokoh-tokoh selebriti mancanegara lainnya dari dunia politik, ekonomi, finans, sosial, ilmu, kemanuiaan, religi, dan bisnis. * * * Namun, yang membikin tergerak dibuatnya tulisan ini adalah,--- dimasukkannya nama Walikota Surabaya TRI RISMAHARINI - (54th), yang dinilai oleh “FORTUNE” sejajar dengan nama-nama selebriti seperti Kailash Sayarthi, Xi Jinping, Paus Frnciscus, Putin, Presiden Liberia, dll, sebagai tokoh-tokoh dunia tergolong LIMA PULUH PEMIMPIN TERBESAR DUNIA dewasa ini. Setiap warga Indonesia yang punya rasa KEBANGSAAN PATRIOTIK tidak-bisa-tidak akan bangga. Bangga bahwa di kalangan pengelola pemerintahan (daerah) di Indonesia juga terdapat pegawai negeri – birokrat – yang baik, bersih, yang dengan sepenuh hati mengabdi warga yang memilihnya sebagai pejabat walikota yang baik. SIAPA TRI RISMAHARINI? Pada tanggal 30 Desember 2013, kutulis di kolomku, a.l sbb: “Pada penghujung tahun 2013 ini, seyogianya bahagia kita membaca berita baik sekitar prestasi yang dicapai oleh warga kota Surabaya. Warga Surabaya, di bawah asuhan Walikota Bu Risma, berhasil meraih penghargaan nasional dan internasional dalam mengelola dan memperindah kota Surbaya. Prestasi ini untuk kesekian kalinya mendesak ke belakang segala keluhan dan rintihan fihak-fihak yang hanya bisa melihat segi-segi negatif bangsa ini. Melihat gejala-gejala negatif dalam kehidupan bangsa, seperti belum tegaknya hukum, membudayanya birokrasi, nepotisme, manipulasi, korupsi dengan mencuatnya a.l kasus korupsi mantan Ketua MK dan kasus korupsi Gubernur Banten, dll . . . lalu . . . menjadi pesimis mengenai haridepan bangsa dan negeri ini. Selanjutnya berkembanglah fikiran masa-bodoh dan pasrah. Tidak punya kepercayaan pada kemampuan berjuang dan sukses dari bangsa Indonesia. Sesungguhnya mereka seolah-olah lupa bahwa berdirinya negara REPUBLIK INDONESIA, TEGAKNYA BANGSA INDONESIA. . . . menunjukkan WATAK NASION INDONESIA, yang sessungguhnya. Pandangan pesimis demikian itu, tidak mampu mengkhayati sejarah bangsa kita. Bukankah para pejuang-bangsa para pendahulu kita telah membuktikan bahwa mereka adalah insan-insan yang berkarakter! Yang telah memberikan sumbangan besar? Yang paling fatal ialah munculnya suara yang minta dikasihani seperti celetukan : “SAYA MALU JADI ORANG INDONESIA” * * * Rakyat Surabaya, . . . . bukan saja pada periode Awal Perang Kemerdekaan, tetapi juga dalam periode damai dan pembangunan dewasa ini menunjukkan bahwa bangsa ini, di bawah pimpinan seorang "jurumudi" yang benar-benar punya visi. . . dan yang tujuan utamanya adalah mengabdi rakyat yang dipimpinnya, PUNYA KEMAMPUAN TINGGI DAN SANGGUP BERPRESTASI TIDAK KALAH DARI BANGSA-BANGSA LAINNYA. * * * Apa yang ditunjukkan oleh Walikota Bu Risma dan warga Surabaya, bukanlah sesuatu yang luar biasa. Tetapi, . . . dalam situasi dimana sebagian masyarakat meragukan apakah bangsa dan negeri ini bisa survive, mampu menghadapi tantangan dan maju, menjadi bangsa dan negeri yang kuat, adil dan makmur, – – yang disebabkan begitu merajalelanya kultur korupsi dan nepotisme, berlanjutmya suasana was-was terhadap pemberlakuan hukum, . . . maka semangat dan prestasi warga Surabaya, pasti punya arti besar! Perkembangan tsb menunjukkan satu hal kongkrit: -- Walikota Surabaya dan rakyat yang dipimpinnya, dengan perbuatan nyata, telah membuktikan kesekian kalinya, bahwa dikalangan bangsa ini tidak sedikit abdi-abdi rakyat yang sejati. Asal saja ada kesempatan yang wajar untuk tercapainya PRESTASI yang memajukan bangsa ini. * * * Ketika mengakatagoprikan TRI HISMARINI sebagai salah seorang dari tokoh PEMIMPIN DUNIA TERBESAR, majalah FPRTUNE, menulis: “Terpilih sebagai Walikota Surabaya pada tahun 2010 Rismaharini telah mentransformasi kota berpenduduk 2,7 juta tswb menjadi sebuah kota metropolis Indonesia, yang kaya dengan ruang hijau dan lingkugan yang bagus. Kota Surabaya yang dikenal lama kaena polusinya dan lalu-lintas yang macet, dewasa ini bangg dengan 11 lokasi daerah taman yang indah subur dan daerh-darah hijau lainnya.” * * * Penilaian lainnya yang bisa dibaca di media a.l sbb: “Ia adalah wanita pertama yang terpilih sebagai Walikota Surabaya sepanjang sejarah. Risma adalah perempuan pertama Indonesia yang berulang kali masuk daftar walikota terbaik dunia. “Risma adalah insinyur lulusan Arsitektur dan pasca sarjana Manajemen Pembangunan Kota. . . Ia tercatat sebagai wanita pertama yang dipilih langsung menjadi wali kota melalui pemilihan kepala daerah sepanjang sejarah demokrasi di Indonesia pasca Reformasi 98. “Pada 4 Maret 2015, ia mendapatkan gelar kehormatan Doktor Honoris Causa dari Insitut Teknologi Spuluh Nopember Surbaya (ITS]. Gelar kehormatan tersebut diberikan dalam bidang Manajemen Pembangunan Kota di Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. * * * “Belum setahun menjabat, pada tanggal 31 Januari 2011, Ketua DPRD Surabaya Whisnu Wardhana menurunkan Risma dengan hak angketnya. Alasannya adalah karena adanya Peraturan Wali Kota Surabaya (Perwali) Nomor 56 tahun 2010 tentang Perhitungan nilai sewa reklame dan Peraturan wali kota Surabaya Nomor 57 tentang perhitungan nilai sewa reklame terbatas di kawasan khusus kota Surabaya yang menaikkan pajak reklame menjadi 25%. Risma dianggap telah melanggar undang-undang, yaitu Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 16/2006 tentang prosedur penyusunan hukum daerah dan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008. Sebab Walikota tidak melibatkan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait dalam membahas maupun menyusun Perwali. Keputusan ini didukung oleh 6 dari 7 fraksi politik yang ada di dewan, termasuk PDI-P; - - - - - (Catat ini: Tri Hismaharini adalah kader parpol PDI-P. Namun, wakil PDI-P di DPRD, ikut-ikut rencana 'memecat' kader parpolnya sendiri -- Fikiran orang tiba-tiba teringat pada Gubernur Jakarta Ahok, yang sedang bernafsunya digembosi oleh DPRD, dimana terdapat wakil PDI-P) * * * Tentang Perwali nomor 57 yang diterbitkannya itu, Risma beralasan, pajak di kawasan khusus perlu dinaikkan agar pengusaha tidak seenaknya memasang iklan di jalan umum, dan agar kota tak menjadi belantara iklan. Dengan pajak yang tinggi itu, pemerintah berharap, pengusaha iklan beralih memasang iklan di media massa, ketimbang memasang baliho di jalan-jalan kota.[9] Akhirnya, Mendagri Gamawan Fauzi angkat bicara akan hal ini dan menegaskan bahwa Tri Risma tetap menjabat sebagai Wali Kota Surabaya dan menilai alasan pemakzulan Risma adalah hal yang mengada-ada. Belakangan kemudian beredar kabar bahwa hal ini disebabkan banyaknya kalangan DPRD Kota Surabaya yang tidak senang dengan sepak terjang politik Tri Risma yang terkenal tidak kompromi dan terus maju berjuang membangun Kota Surabaya, termasuk menolak keras pembangunan tol tengah Kota Surabaya yang dinilai tidak akan bermanfaat untuk mengurai kemacetan dan lebih memilih meneruskan proyek frontage road dan MERR-IIC (Middle East Ring Road) yang akan menghubungkan area industri Rungkut hingga ke Jembatan Suramadu via area timur Surabaya yang juga akan bermanfaat untuk pemerataan pembangunan kota. (Narasumber: Wikipedia). * * *
132 months ago
Ibrahim Isa Kolom IBRAHIM ISA Rabu Sore, 25 Maret 2015 ----------------------- LEE KUAN YEW BERAKHIRNYA HIDUP SEORANG DIKTATOR YG MENGHARAMKAN KRITIK Dan OPOSISI * * * Meskipun formalnya sudah lama Lee Kuan Yew ti Read more ... dak lagi perdana mentri Singapur, sudah digantikan oleh pilihannya sendiri, PUTRANYA, -- namun, ia masih terus memberikan 'pengarahan dari belakang layar' mengenai urusan bagaimana mengelola negeri dan penduduknya, sampai akhir hidupnya. Matinya LEE KUAN YEW, membuka kesempatan baru bagi masyarakat mancanegara, dan bagi generasi muda Singapur, mempertanyakan, mempersoalkan . . . . menilai peranan kepemimpinan Lee Kuan Yew atas Singapur selama kurang lebih setengah abad. Berapa persen positifnya dan berapa persen negatifnya terhadap negeri dan warga Singapur. Berapa besar pengaruhnya terhadap negeri-negeri lain. * * * Pemimpin “Singapore Democratic Party” (SDP), ---- Dr Chee Soon Juan, mengecam keras sistim pemerintahan otoriter Lee Kuan Yew. Yang melalui fitnah dan tuduhan terhadap para pengkritisinya, kemudian menjebloskannya ke penjara. “Kewajiban barisan oposisi, masyarakat dan gerakan buruh, telah dilumpuhkan, dalam kurun waktu 50 tahun y.l, melalui pemenjaraan tanpa proses pengadilan dan persekusi kriminil, dan hampir semua surat-kabar, siaran TV dan radio dimiliki dan dikelola oleh negara” tulis Dr Chee. Dr Chee Soon Juan dewasa ini adalah Sekjen Singapore Demovrtic Party (SADP). Ia pemimpin oposisi. Oleh Amnesty International Dr Chee dinyatakan sebagai “prisoner of conscience”(tahanan politik). Dr Chee S.J dipenjarakan lebih dari duabelas kali, karena kegiatan oposisi yang dilakukannya. Sementara ini, -- ia 'bebas' setelah menunaikan pembayaran uang tebus untuk menckhiri keadaan 'bangkrut' seperti yang dinyatakan oleh pemerintah, mengenai dirinya. Halmana mencegah Dr Chee Soon Juan ambil bagian dalam pemilu yang lalu. Namun, Ia akan ambil bagian dalam pemilu 2016 yad. * * * Tan Wah Piow, adalah Presiden dari Persatuan Mahasiswea Universitas Singpur (the University of Singapore Students’ Union (USSU). (1974). USSU dan Singapore Polytechnic Students’ Union. Pernah mengadakan kampanye untuk demokraswi dan keadilan sosial bagi kaum pekerja. Ia pun pernah masuk penjara (setahun) atas tuduhan mengadakan 'kerusuhan'. Begitu keluar penjara (1975) ia 'tiarap' , kemudian dapat asilum di Inggris. Tan Wah Piow dituduh pemerintah sebagi 'biang keladi' “konspirasi Marxis”. Ketika itu ia berumur 35th dan sedang memberikan kuliah di Oxford University. Ia membantah fitnahan dan tuduhan pemerintah Singapur itu. Setelah pada tahun 1987, ditngkap lagi -- kewarganegaraannya dicabut oleh pemerintah Singapur. Dewasa ini Tan Wsah Piow praktek sebagai advokat di London, dan berharap kewarganegaraannya sebagai warga Singapur dipulihkan. * * * Tan Wah Piow , yang terpaksa tinggal sebagiai eksil di Inggris, memprediksi, bahwa kematian Lee Kusan Yew akan membebaskan rakyat Singapur dari otoriterisme. Dari tindakan supresi terhadap hak-hak demokrasi. “Semasa hidupnya satu-satunya kepedulian Lee Kuan Yew adalah supaya ia ditakuti oleh rakyat. Ia begitu luar biasa sukses dalam ushanya itu, sehingga pada saat kematiannya, ia tidak meninggalkan satupun pengikut: --- hanyalah ANTÉK.”, demikian dinyatakan oleh disiden politik Singapur tsb. “Ia akan dikenang sebagai seorang diktator yang sempurna yang mempertahankan semacam (a veneer of) demokrasi dan mengenai ilusi besar tentang supremasi hukum, hingga akhir hidupnya. Demikianlkah hasil yang dicapainya, sehingga diktator dimana-mana memandang sistim-kontrolnya dengan rasa iri-hati”. * * * “Matinya Lee Kuan Yew pasti akan menghilangkan rintangan dan membebaskan rakyat dari suasana takut. Takut terhadap persekusi politik yang telah melumpuhkan warga dan penduduk Singapur- sehingga tak ada samanya di negeri manapun, yang telah berkembang, -- sedemikian parahnya, sehingga bahkan lapisan yang amat kaya sekalipun, yang amat pandai, dan mereka yang menjabat posisi tinggi di pemerintahan, takut memberikan pendapat yang berbeda (dengan pendapat resmi). Dengan kematiannya, kebenaran tentang orang ini akan muncul. Untunglah yang sudah mati itu, tidak bisa lagi mengayunkan tongkat undang-undang yang mempersekusi siapa saja yang dianggap memfitnah, untuk menyumbat mulut pengkritisinya, Lee cepat sekali brtindak seperti itu, selama hidupnya. Demikian antara lain Tan Wah Piow. * * * Semasa hidupnya Lee Kuan Yew menolak kriitk-kritik terhadap sistim politik otoriter yang dijalankannya di Singapur. “ Saya menghendaki kedamaian-sipil dan stabilitas di negeri ini, saya tidak mengikuti resep apapoun yang disodorkan pada saya oleh akhli teori manapun mengenai demokrasi”. Demikian tukas Lee Kuan Yew menangkis kritik-kritik dan membela sistim otoriter yang dipaksakannya di dalam negeri. * * * Seperti yang banyak dikomentari okeh pers mancanegar: Di satu fihak Lee Kuan Yew dikenang oleh banyak orang Singapur dengan rasa hormat dan bangga. Sementara tokoh politik elit negeri yang sedang berkembang, menganggp sistim otoriter/diktatorial Kee Kuan Yew – sebagai teladan bagi negeri yang sedang berkembang. Tetapi bagi generasi muda ----- ia dikenang sebagai SEORANG DIKTATOR. Yang mewarisi KEMISKINAN DAN KEKERASAN pada periode lahirnya Singapur sebagai negeri dan bangsa. Kaum muda mempersoalkan, pengontrolan dinasti Lee Kuan Yew atas politik Singapur . Kaum muda berjuang untuk demokrasi yang lebih luas. * * * Sebagai ilustrasi: -- Siapa Lee kuan Yew, baik baca a.l seleksi Kompas sekitar sejumlah ucapan Lee Kuan Yew ketika masih berjaya: ---- "Dicintai atau ditakuti, saya selalu percaya bahwa apa yang dikatakan oleh Machiavelli adalah benar. Jika tidak ada yang menakuti saya sebagai pemimpin, maka saya tidak ada artinya." ---- "Saya harus memenjarakan lawan, tanpa pengadilan, baik komunis, sauvinis, atau ekstremis agama. Jika saya tidak melakukannya, negara ini akan hancur." Terkadang saya harus melakukan sesuatu yang kejam, seperti memenjarakan orang tanpa pengadilan." * * * * * *
132 months ago
EDy Kusuma Wijaya Hai American people, how are you?? Apa kabar??
134 months ago
More Gimana Kabar Dompet posts »

Gimana Kabar Dompet news

No news about Gimana Kabar Dompet

Gimana Kabar Dompet videos

No videos about Gimana Kabar Dompet