Harus Bagaimana posts

Phiphi Toblerone SUNGGUH BIADAB,,KLAKUAN GATOT,,MEMALUKAN
ObsesiNews.com
Angelina Sondakh berharap anak tirinya dari almarhum Adji Massaid itu nantinya tetap menerima pengasuhan dan pendidikan yang baik. KPAI sebagai wadah perlindungan bagi anak-anak harus bisa memastikan hal itu untuk AM.
114 months ago
Ryan Aries Munandar cara buat videonya bagaimana?
117 months ago
Anlun Tungan Andriluntugan Pengamat Interntional Menilai Jika Di Amerika Presiden Wanita Terlihat Menarik "Mungkin bagi mereka yang suka akan judi,atau berteman dengan raja judi, pasti dia akan menjadi teman penjudi.? namun jika dia bukan orang-orang yang suka d Read more ... engan judi pasti dia akan tidak suka dengan orang yang main judi.? inilah kehidupan manusia didunia, begitu juga jika anda sebagai manusia pernah terlahirkan dari rahim seorang wanita pasti akan selalu setia buat mencintai yang telah melahirkan anda.?, dan dimana saja wanita yang telah melahirkan anda pasti tidak pernah terlupakan, dimana waktu kecil, bagaimana dia telah memberikan kasih sayang bagaimana dia memberikan susu semasa masih bayi, bagaimana dia menimang, bagaimana dia menyuapi dan bagaimana juga dia mengajak main dan canda tawa,Inilah peranan seorang Ibu,atau wanita." Namun ada juga laki-laki yang tidak pernah mau menghargai wanita, dan tidak mau juga mengalah terhadap wanita, terkadang ada juga pria yang justru bersaing terhadap wanita, bagaikan dia terlahir dari batu, bahkan tidak segan -segan juga ada pria yang tidak punya malu, harus bersaing,melawan wanita.Demikian andriluntungan pengamat International menilai pria yang tidak punya perasaan, saat dimintai komentarnya pada online pagi ini.Dia juga menilai, seandainya ada pria yang yang tidak pernah mau mengalah apalagi sampai keras kepala buat melawan wanita, setidaknya dia bisa dikatakan pria yang tidak bermartabat. Artinya dia bukan laki-laki tetapi bisa juga dia berwajah pria, tetapi palsu, dan dia bisa juga dikatakan pria tidak punya malu.Dan sering sekali kita melihat, ada pria yang tidak mau mengalah, seperti jika lagi bersaing buat menjadi kandidat presiden, atau menjadi kandidat parleman,menjadi kandidat sebuah jabatan, apa menjadi derektur, menajadi panglima, menjadi mentri, dan menjadi gubernur juga walikota.Seharusnya jika dia laki -laki dan merasa terlahirkan dari wanita, bisa menghargai wanita, tetapi pada kenyataannya, tidak sedikit pria yang selalu saja, menyakiti wanita."mengapa bisa behitu,? dan mengapa juga dia sebagai laki-laki kurang mau mengalah.?" Okey segalanya telah terlihat oleh semua mata, tidak sedikit ada pria yang kurang bisa mengalah, terhadap wanita.Contohnya di Arab, di irak, di Turki, di Pakistan, dan berbagai negara lainnya pun ada.Ambil contoh seperti di amerika, disana ada wanita yang akan mencalonkan sebagai kandidat presiden, dan disana juga lawan wanita itu pria, dan terlihat juga dengan semua mata, bahwa pria itu melawan wanita, seperti tidak mau mengalah, bahkan dia dengan gencar terus bersaing, dengan tujuan akan mengalah wanita sainganNya. "Secara logika, apa pantas ada pria yang melawan wanita.? dan apa pantas juga jika wanita dikalahkan akan mendapat pujian.?" "Bisa sejenak semua merenungkan,disaat anda baru terlahirkan, siapakah yang mengendong, dan memberikan susu, juga menganti popok,? dan ketika anda lapar siapa juga yang meberikan makan sambil disuapi.? pasti anda menjawab seorang ibu, atau wanita. kalau jawabannya saya setuju.Lantas jika anda benar merasa terlahir dari wanita, apakah layak anda harus melawan wanita.? Cetunya." Andri juga menilai jika ada pria yang dengan keras kepala dia melawan wanita, bisa saya katakan,suruh jadi wanita saja, atau sebut saja dia laki-laki yang tidak punya belas kasihan. atau anggap saja laki -laki sadis.Terlepas semua itu, yang pasti, semua wanita dimana saja berada jika ada pria egois apalgi dia tega melawan wanita, setidaknya seluruh wanita akan bisa membenci, atau semua istri akan berkata."Pira apaan seperti itu?|. atau anita diberbagai negara akan berkata pria tidak punya malu. Inilah yang terlontar dibibir mereka." Kira-kira jika wanita seluruh negara berkata seperti itu, kira-kira orang yang mendukung kandidat pria tadi, manusia apa.? Maaf jika benar-benar anda seorang pria selayaknya tidak pantas buat melawan wanita. Dan bagaimana juga bagi wanita diseluruh negara, jika ada wanita dilawan pria, pernakah siap buat mebela, dan adakah juga semua wanita dengan lantang berkata, anda tidak pantas melawan wanita, "jika anda pria seharusnya bertarung dengan pria, jangan dengan wanita." Pernakah semua wanita berkata seperti itu.?Katanya. dan andri juga berharap seandainya segala wanita dibelahan dunia ini, tidak pernah ditekan dan sempit peluang masuk, buat pria,atau wanita yang ditekan dia menjadi longgar dan mudah masuk, disana wanita akan merasa lega, tetapi jika wanita terlalu sempit dan susah masuk buat sebuah kedudukan, menjadi presiden bagaimana mungkin akan merasa enak. Seharus pria bisa melonggarkan, dan pria juga bisa meberikan kesempatan buat wanita bisa duduk diatas, apa menjadi preisiden dan segala macam yang telah dilakukan pria serahkan kepada wanita,artinya biarkan wanita ada diatas, biarkan wanita bisa leluasa bergerak buat dapat menyenagkan dirinya, artinya pria jangan menghalangi segala agresip wanita, sebagai pria seharusnya mengalah. Selayaknya juga wanita harus ada diatas.Biarkan segala pekrjaan pria sementara dipercayakan pada wanita.Cetusnya. Bayangkan jika wanita ada diatas setidaknya terlihat Indah, apalagi bia menjadi Presiden, bisa menjadi walikota, bisa menjadi gubernur, bisa menjadi panglima, dan segala jabatan seandainya wanita ada diatas akan lebih terlihat menarik. Seperti di amerika Jika disana nantinya yang menang sebagai presiden adalah wanita pasti akan lebih berhasil. .
123 months ago
Rosa Laudya Sharoon Nih guys, Rosa ada info, buat kalian yg mungkin lagi traveling dan tiba tiba mau ke toilet umum , ada bagusnya kalian baca dulu atikel berikut . Share dan tag buat teman atau sodara yah guys semoga bermanfaat.
Cara Gunakan Toilet Umum dengan Aman
Okezone.com
SEHARIAN bekerja dengan berpindah-pindah tempat atau jalan-jalan membuat Anda harus menggunakan toilet umum ketika ingin buang air. Mengingat tidak semua toilet umum terjamin kebersihannya, Anda perlu mengetahui cara yang aman menggunakan toilet umum Read more ... .
123 months ago
Rosa Laudya Sharoon Nih buat kalian kaum hawa yang suka pake karet gelang ataupun ikat rambut sembarangan harus lebih hati hati lagi yah. Jangan lupa share buat kalian yang peduli kesesama dengan wanita agar kitapun engga mengalami hal ini. Semangat , semoga artikel ini Read more ... bermanfaat untuk para sahabat dumai :*
Akibat Gelang Rambut, Gadis Ini Jalani Operasi
Okezone.com
SEPERTI jutaan wanita di seluruh dunia, Audree Kopp sering menyampirkan ikat rambut di pergelangan tangannya. Namun, sial bagi perempuan asal Amerika Serikat (AS) ini, ia harus menjalani operasi gara-gara kebiasaannya tersebut.
124 months ago
Aling Martins Misa Ulang Tahun Kemerdekaan Tak lama lagi Bangsa Indonesia memperingati Ulang Tahun Kemerdekaannya. Umat Katolik Indonesia pun mensyukurinya dengan merayakan Misa khusus. Untuk apa dan bagaimana Misa khusus ini dirayakan? Saya akan coba mengupas se Read more ... cara singkat di bawah ini. Dalam Penanggalan Liturgi 2015, Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) telah mencantumkan 17 Agustus sebagai suatu "Hari Raya" atau "Solemnitas" dalam Bahasa Latinnya. Apa artinya? Artinya, pada tanggal 17 Agustus seluruh umat Katolik di Indonesia wajib mengikuti Misa Kudus yang dirayakan dengan kemeriahan yang setingkat dengan "Hari Raya" yang lain. Di tahun 2015, 17 Agustus jatuh pada hari Senin; haruskah kita pergi ke gereja? Iya! Bukankah sebagian dari kita harus ikut upacara bendera di kantor, di sekolah/kampus atau di tempat lain? Seperti kata Yesus dalam bacaan Injil hari itu, "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah." Tapi, pertama-tama, kenapa kita merayakan Ekaristi pada Peringatan Ulang Tahun Kemerdekaan? Jawabnya, sama seperti ketika kita merayakan Ekaristi pada hari-hari yang lain. "Ekaristi adalah kurban syukur kepada Bapa. Ia adalah pujian, yang olehnya Gereja menyatakan terima kasihnya kepada Allah untuk segala kebaikan-Nya ..." (Katekismus Gereja Katolik 1360) Jadi, merayakan Ekaristi di Hari Raya Kemerdekaan RI adalah ungkapan syukur dan pujian kita umat Katolik Indonesia kepada Bapa atas anugerah kemerdekaan bagi kita. Berikutnya, bagaimana Misa di hari itu dirayakan? Ya sama dengan Misa di hari-hari raya yang lain. Pada suatu Misa di "Hari Raya" ada dua bacaan plus Injil; Kemuliaan diucapkan; Aku Percaya diucapkan; bisa digunakan lilin altar sebanyak 6 buah; bisa pula digunakan dupa; gedung gereja pun bisa dihiasi dengan bunga secara lebih indah dari biasanya; dan lain sebagainya, yang kesemuanya menunjukkan bahwa hari itu bukanlah suatu hari yang biasa. Di beberapa tempat, ada yang memasukkan penghormatan bendera merah putih di dalam Misa. Pertanyaannya, untuk apa? Misa kan ungkapan syukur dan pujian kepada Bapa? Apa relevansi menghormati bendera dalam ritual syukur dan pujian kepada Bapa? Ada pula yang memasukkan pembacaan teks Pancasila dan Pembukaan UUD 1945. Hmmm. Ini kan bukan upacara bendera? Tentang hal ini, Vatikan sudah memberikan wejangan, "... perlu dihindarkan suatu Perayaan Ekaristi yang hanya dilangsungkan sebagai pertunjukan atau menurut gaya upacara-upacara lain, termasuk upacara-upacara profan: agar Ekaristi tidak akan kehilangan artinya yang otentik." (Redemptionis Sacramentum 78) Jadi, hindarkanlah merayakan Ekaristi seperti merayakan upacara bendera, agar Ekaristi tidak kehilangan artinya yang otentik, yang di antaranya adalah kurban syukur dan pujian kepada Bapa. Bagaimana dengan lagu-lagunya? Ada beberapa lagu liturgis untuk Nusa dan Bangsa di Puji Syukur nomor 704-707. Bisa juga digunakan lagu-lagu lain bertemakan pujian dan syukur di nomor 664-681. Bolehkan kita menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu-lagu perjuangan lainnya? Pertanyaannya, apakah itu lagu-lagu yang liturgis dan sesuai untuk ritual suci melambungkan syukur dan pujian kepada Allah? Kalau jawabnya tidak, maka tidak ada manfaatnya menyanyikan lagu-lagu tersebut dalam Misa dan malahan bisa mengaburkan makna Ekaristi. Silakan baca ulang kutipan dokumen Vatikan di paragraf di atas. Kreativitas dalam merayakan Ekaristi pada Peringatan Ulang Tahun Kemerdekaan bukan sama sekali ditabukan. Silakan direncanakan dengan baik dan cermat, dalam koridor norma-norma yang berlaku. Perlu diingat kembali hakikat perayaan suci ini dan jangan sampai pernak-pernik atau tambahan-tambahan kreativitas di dalamnya malahan mengaburkan makna dan tujuan perayaan ini dan/atau mengalihkan perhatian kita dari Kristus, yang harusnya menjadi pusat perayaan suci ini. Selamat memperingati Ulang Tahun Kemerdekaan RI. Jangan lupa ikut Misa. Mari kita panjatkan syukur dan pujian kepada Allah Bapa yang mahabaik, yang telah menganugerahkan kemerdekaan dan kebebasan kepada bangsa kita. Tambahan: Untuk Misa di Hari Raya Kemerdekaan RI digunakan bacaan-bacaan seturut penanggalan liturgi. Baik juga jika digunakan Prefasi Tanah Air (TPE Imam, hal 104-106) dan Doa Pembuka seperti di bawah ini (Sumber: Misale Romawi - Untuk Nusa dan Bangsa): Doa Pembuka Ya Allah, Engkau mengatur alam semesta menurut rencana yang mengagumkan. Dengarkanlah dengan rela doa-doa kami untuk tanah air kami. Semoga berkat kebijaksanaan para pemimpin dan keluhuran pribadi para warga kerukunan dan keadilan diteguhkan dan terwujudlah kesejahteraan dalam damai. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa. Aling Martins
127 months ago
Heru Cahyono http://rimalive.rimanews.com/read/20150610/89/Sri-Mulyani-dikawal-Empat-Agen-FBI-Bareskrim-Ketakutan-
Sri Mulyani dikawal Empat Agen FBI, Bareskrim Ketakutan...?
rimalive.rimanews.com
Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani memang bukan orang biasa, tapi luar biasa. Bagaimana tidak? Bareskrim Polri sebagai salah satu penegak hukum di ...
129 months ago
Ibrahim Isa Kolom IBRAHIM ISA Selasa Malam , 17 Juni 2015 ------------------------------------ Menurut Faisal Basri --- JOKOWI LEBIH NEOLIBERAL DIBANDING SBY, ---- APA TUDUHAN INI SERIUS??? ---- KITA INGIN MENDENGAR KETERANGAN LEBIH LENGKAP * * * Ka Read more ... rena mencabut subsidi BBM dengan penjelasan (yang rasionil) i.e. – agar Mata Anggaran tsb. bisa digunakan dan dimanfaatkan guna kepentingan masyarakat yang lebih penting -- sperti pembangunan infrastruktur, pendidikan dan kesehatan rakyat --- maka Jokowi dicap 'lebih neo-liberal dibanding SBY'. Kita ingin mendengar lebih lanjut keterangan yang lebih lengkap dari Faisal Bakri (atau siapa saja yang bisa menjelaskan) --- persisnya bagaimana --- : Jokowi yang hendak melaksanakan kebijakan BERDIKARI DI BIDANG EKONOMI-- Yang merupakan salah satu point "TRISAKTI" selain BERDAULAT DI BIDANG POLITIK dan BERKEPRIBADIAN DI BIDANG BUDAYA -- sampai dikatakan lebih neo-liberal !! --dibanding SBY dan presiden-presiden sebelumnya. * * * Lampiran: Faisal Basri: Jokowi Lebih Neolib Dibanding SBY – Selasa 16 Juni 2015. JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas Faisal Basri menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) menganut paham neoliberalisme yang lebih parah daripada Presiden RI sebelumnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pasalnya, menurut dia, pada era pemerintahan Presiden Jokowi, harga BBM bersubsidi diserahkan pada mekanisme pasar yang berdampak gonjang-ganjing terhadap perekonomian dan komoditas lainnya. "Enggak salah Pak Jokowi disebut neolib, lebih neolib daripada SBY," ujar Faisal Basri di Habibie Center, Senin (15/6/2015). Faisal Basri pun tidak percaya dengan jargon yang dikumandangkan Kabinet Kerja mengenai Nawacita saat ini. Sebab, Faisal menilai pemerintah yang bertanggung jawab tidak akan melemparkan harga BBM mengikuti fluktuasi. "Nawacita apa kalau gitu? Negara harus terus hadir," ungkap Faisal. Faisal menyarankan pada saat harga BBM turun, pemerintah harus mengambil ruang fiskal yang ada untuk tabungan. Alhasil, saat harga BBM naik, ada tabungan anggaran fiskal yang menahan peningkatan harga. "Tabungan dipakai waktu harga naik secara otomatis," papar Faisal. Faisal menambahkan, saat ini pemerintah semena-mena mengambil kebijakan dan keputusan menaikkan harga BBM bersubsidi. Akibatnya, masyarakat dan pelaku industri khawatir sewaktu-waktu akan terjadi kenaikan harga BBM bersubsidi. "Kalau diserahkan pasar jadi kayak roller cosster (harga BBM bersubsidi). Pemerintah bukan model ugal-ugalan seperti ini," kata Faisal. (Adiatmaputra Fajar Pratama) * * *
129 months ago
Ibrahim Isa Kolom IBRAHIM ISA Minggu Pagi – 17 Mei 2015 ---------------------------------- KELUHAN RAKYAT “Untuk Telinga PRESIDEN” Blusukan adalah cara yang termasuk 'khas' langgam kerja JOKOWI untuk “mendengar” sendiri suara, terutama keluhan rak Read more ... yat kecil yang dipimpinnya. Juga merupakan cara mengkonsekwenkan transparansi. Berita Viva.co.id patut dibaca. Karena merupakan gambaran hidup metode 'blusukan' Jokowi. Di 'forum transparan' tsb rakyat menyatakan 'curhatnya', keluhannya dan harapannya kepada Sang Pemimpin. * * * Tadinya akan ku-mulai menulis sekadar “KRONIK PULANG KAMPUNG” setelah kunjungan tiga minggu ke Tanah Air tertcinta. yang amat mengesankan dan mengisnpirasi. Tetapi berita pagi ini sekitar 'curhat' para pendukung Jokowi, dan janji serta komitmen Jokowi pada pendukungnya adalah lebih penting untuk bisa segera diketahui masyarakat luas. Misalnya, – – Baru saja disiarkan sekitar 'gregetanya' kalangn TNI untuk memenuhi rayuan sementara kalangn KPK untuk melibatkan diri dalam kegiatan yang bukan bidangnya. Padahal dalam 'curhat' warga yang didengr sendiri oleh Presiden, bisa dibaca antara lain berita berikut ini: “Seorang warga Deli Serdang, Sumatera Utara bernama Suriani Manurung, dengan berlinang air mata, mengadukan perilaku TNI yang menyerobot tanah mereka. Dia mengaku, dulu kawasan tempat dia tinggalnya selalu swasembada beras. Tapi kondisi berbalik usai aksi TNI tersebut. "Lahan pertanian kami yang sudah swasembada telah diobrak-abrik TNI. Bagaimana tercapainya program Pak Jokowi, kalau lahan itu diobrak-abrik TNI. Kami mohon, selaku panglima tertinggi harus menyelesaikan permasalah kami. Ini ada dokumennya," katanya. Suriani mengatakan desa mereka sudah ditemboki oleh TNI. Sehingga, anak-anak yang hendak ke sekolah harus memanjat tembok itu. Dan tidak ada akses keluar lagi. * * * 'Kan menimbulkan pertanyaan --- 'quo vadis' TNI --- , kok masih terus saja menindas rakyat di daerah . . ??? Bukankah ini meneruskan praktek 'dwifungsi abri'. . .?? * * * Berita yang lebih lengkap mengenai 'curhat' para pendukung Jokowi, a.l sbb: Presiden Joko Widodo menghadiri Jambore Komunitas Juang Relawan Jokowi, di bumi perkemahan Cibubur Jakarta Timur, Sabtu 16 Mei 2015. Presiden Jokowi menyempatkan dialog dan mendengar keluhan para pendukungnya. Di bawah panggung, berbaur dengan sekitar lebih dari tujuh ribu relawan, Jokowi membuka sesi dialog. Kesempatan untuk menyampaikan keluhan, diberikan kepada Ketua Waria Indonesia, Mamie Yulie. Dia menyoroti perlakuan masyarakat terhadap kaum waria. "Kami minta bapak tolong dengar suara hati kami yang selalu ditekan masyarakat," kata Mami Yulie, sambil menangis. Dia mengaku, ada tujuh juta lebih waria di Indonesia yang mendukung Jokowi pada Pilpres 2014 lalu. Bahkan, mereka menggabungkan diri dalam salah satu bagian relawan Jokowi yakni Relawan Merah Putih. "Nanti Mami Yuli saya undang ke Istana saja lah. Nanti bicara di sana ya. Nanti saya atur," kata Presiden Jokowi menyikapi keluhan itu. Relawan perwakilan dari Nias Sumatera Utara, Yaredi Waruhu, juga menyampaikan keluhan soal pembangunan di daerahnya. Presiden Jokowi mengaku, akan mencatat itu untuk ditindak lanjuti. Syarif Hidayat, dari komunitas relawan kemanusian Indonesia di Riau, mempersoalkan tapal batas. Syarif menyampaikan, di daerahnya masih terjadi illegal fishing oleh kapan-kapal besar. Sementara transportasi untuk warga belum ada, hanya rencana tapi tidak terealisasi. Seorang warga Deli Serdang, Sumatera Utara bernama Suriani Manurung, dengan berlinang air mata, mengadukan perilaku TNI yang menyerobot tanah mereka. Dia mengaku, dulu kawasan tempat dia tinggalnya selalu swasembada beras. Tapi kondisi berbalik usai aksi TNI tersebut. "Lahan pertanian kami yang sudah swasembada telah diobrak-abrik TNI. Bagaimana tercapainya program Pak Jokowi, kalau lahan itu diobrak-abrik TNI. Kami mohon, selaku panglima tertinggi harus menyelesaikan permasalah kami. Ini ada dokumennya," katanya. Suriani mengatakan desa mereka sudah ditemboki oleh TNI. Sehingga, anak-anak yang hendak ke sekolah harus memanjat tembok itu. Dan tidak ada akses keluar lagi. * * *
130 months ago
Ibrahim Isa Kolom IBRAHIM ISA Kemis Pagi , 23 April, 2015 Jokowi Beri Lampu Hijau . . . Penuntasan Pelanggaran HAM Masa Lalu * * * Membaca berita yang tersiar kemarin (Liputan.com – Jak\rta), berjudul “Jokowi Beri LAMPU HIJAU PENUNTASAN HAM MASA Read more ... LALU”,- para pemeduli dan penggiat HAM, beserta lapisan masyarakat yang luas, teristimewa para KORBAN PERISTIWA PERSEKUSI DAN PEMBANTAIAN MASAL 1965. '66, '67, . . . . menarik nafas panjang. Rupanya Jokowi memang akan melaksanakan janji-pemilunya bahwa bila jadi Presiden ia akan menangani masalah pelanggarn HAM masa lalu. * * * Kita baca lagi berita tsb selengkapnya sbb: “. . . Jaksa Agung HM Prasetyo menggelar pertemuan tertutup dengan sejumlah menteri bidang politik pertahanan dan keamanan. Rapat tertutup itu dihadiri Menkopolhukam Tedjo Eddy Purdijatno, Menkumham Yassona Laoly, Panglima TNI Jenderal Moeldoko, Kepala BIN Marciano Norman, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, dan Ketua Komnas HAM Nur Kholis. Menkopolhukam Tedjo Eddy Purdijatno mengatakan, pertemuan tertutup tadi tidak membahas eksekusi mati, – – – – melainkan membahas penuntasan kasus dugaan pelanggaran HAM berat di masa lalu. Ia menjelaskan hasil pertemuan tadi yaitu disepakati cara-cara untuk menuntaskan kasus pelanggaran HAM berat di masa lalu. "Kami sepakat bagaimana menyelesaikan kasus HAM masa lalu, bagaimana cara terbaiknya menyelesaikan masalah itu dengan sebaik-baiknya," kata Tedjo dalam jumpa pers usai pertemuan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (21/4/2015). Tedjo mengungkapkan penuntasan kasus ini sudah mendapatkan lampu hijau dari Presiden Joko Widodo. Ia menambahkan dari pertemuan itu juga akan dibentuk tim teknis. Setelahnya akan kembali dilaporkan kepada Presiden Jokowi. "Hal ini sebenarnya sudah mendapat lampu hijau dari bapak Presiden. Nanti kami akan laporkan lagi ke presiden apa yang harus kami kerjakan di masa yang akan datang terkait persoalan ini," ujar Tedjo. Sementara itu, Jaksa Agung HM Prasetyo menambahkan pertemuan tadi mencari solusi menghilangkan beban masa lalu atas dugaan pelanggaran HAM berat yang belum tuntas. Ada 7 kasus dugaan pelanggaran HAM berat masa lalu yang belum tuntas. Yakni, perkara Talangsari, penghilangan paksa orang, Wamena Wasior, penembakan misterius, peristiwa G30 S/PKI dan Mei 1998. "Beberapa kasus yang sempat kita bahas, semuanya adalah hasil penyelidikan Komnas HAM," kata Prasetyo. Ia menegaskan kasus yang sedemikian lama bergulir ini tentunya harus diakhiri. Dan beban masa lalu bangsa harus segera berakhir. Karenanya, pertemuan itu membahas mencari penyelesaian terbaik. "Supaya tidak jadi warisan bagi generasi setelah kita," tutur Prasetyo. Sepakati Penyelesaian Kasus HAM Jaksa Agung Prasetyo mengungkapkan dalam pertemuan tadi juga disepakati 2 cara penyelesaian kasus pelanggaran HAM di masa lalu. Yakni yudisial dan non yudisial. "Yudisial tentunya membawa perkaranya ke pengadilan bagi perkara pelanggaran HAM berat yang masih mudah ditemukan bukti dan saksi serta pelakunya," kata Prasetyo. Sementara, sambung Prasetyo, untuk perkara lama atau yang kejadiannya 16 tahun hingga 50 tahun kebelakang tentu sulit menemukan barang bukti, saksi bahkan tersangka. Ia menjelaskan, pasal 47 UU nomor 26 tahun 2000 tentang Pengadilan HAM memberikan solusi dimungkinkannya penyelesaian perkara melalui komisi kebenaran dan rekonsiliasi. "Yang saya katakan non Yudisial adalah rekonsiliasi. Kita tawarkan ke pihak bersangkutan, baik korban dan ahli waris, tentu para pelaku kalau ditemukan. Tapi tentunya sulit ditemukan," terangnya. Sementara itu, Ketua Komnas HAM Nur Kholis menambahkan, ini komitmen bersama dalam menyelesaikan kasus-kasus pelanggaran HAM berat di masa lalu. Ia akan memetakan dan melihat kembali kasus yang pernah diselesaikan pada tingkat penyelidikan di Komnas HAM yang saat ini sudah di Kejagung. "Kita akan pilah dan pilih mana yang kira-kira jalurnya rekonsiliasi," ungkap Kholis. (Han/Yus) * * * Perhatikan teliti pernyataan Menkopolhukam Tedjo Eddy Purdijatno: "Kami sepakat bagaimana menyelesaikan kasus HAM masa lalu, bagaimana cara terbaiknya menyelesaikan masalah itu dengan sebaik-baiknya," (21/4/2015). * * * Mari kita ikut dan pelajari bersama perkembangan selanjutnya. Adalah penting sekali mendesak pemerintah agar Membuat Rencana dan Jadwal Kongkrit yang Melibatkan Lembaga KomnasHAM dan Semua Organisasi Masyarakat Peduli HAM. Khususnya para KORBAN 1965 DAN KELUARGANYA. * * *
131 months ago
More Harus Bagaimana posts »

Harus Bagaimana news

No news about Harus Bagaimana

Harus Bagaimana videos

No videos about Harus Bagaimana