Ketika CLBK Bertasbih 2 posts

Re Thok .: == INSIGHTZILLA Versi 4.0 == :. _____ Pernahkah ketika kamu beriklan di facebook sering merasa seperti ini? : Membutuhkan waktu yang lama untuk RISET siapa saja penonton iklan facebook yang tertarget Hanya menemukan calon penonton iklan tertarget Read more ... (audience) dengan jumlah yang sedikit Bingung setelah mengumpulkan audience, siapa lagi yang bisa ditarget _____ TARGETING yang tepat menjadi poin penting dalam beriklan di facebook. Dengan target yang tepat iklan kamu akan menjangkau lebih banyak orang dengan biaya yang murah Kenapa? Semakin tepat targeting, semakin banyak orang yang action pada iklan facebook kita (CTR), ketika semakin banyak result dalam performance facebook ads, maka daya jangkau iklan akan semakin luas dari biasanya Lebih meningkatkan konversi sales karena targetnya tepat _____ Kini kamu ga bingung lagi soal TARGETING iklan facebook, terlebih lagi, kamu dapat me-RISET Targeting dengan sangat-sangat menghemat waktu _____ Untuk itu dapatkan segera insightZilla versi 4 untuk membantu anda dalam beriklan menggunakan Facebook Ads. Dapatkan diskon Rp. 400.000 untuk pembelian insightZilla versi 4.0 dengan mengklik halaman ini. Segera dapatkan karena penawaran ini akan berakhir pada tangga 12 Mei 2017 pukul 24.00 malam.
.: == INSIGHTZILLA Versi 4.0 == :.
insightzilla.com
Tools fenomenal yang Dapat Menggali Potensi "Harta Karun" Facebook, Menemukan Calon Penonton Iklan Potensial tak terbatas Dalam Waktu yang Sangat Singkat! Dan telah digunakan oleh 4.690+ Pebisnis Online seperti Kamu
106 months ago
Siakap Keli Tak Seperti Kucing Lain, Kucing Jantan ini Beri Sokongan Kepada Pasangannya Ketika & Selepas Beranak. sumber: Bored Panda
Tak Seperti Kucing Lain, Kucing Jantan ini Beri Sokongan Kepada Pasangannya Ketika & Selepas Beranak
siakapkeli.my
Menyediakan berita dan kupasan isu-isu menarik yang terkini.
109 months ago
Manoj Kumar Yadav Ljp !!!! Kabar baik !!! '' ' Jika Anda memiliki ponsel android dari mengubahnya menjadi ATM hanya dengan menginstal 'CHAMPCASH' aplikasi dari PLAYSTORE. 2.Earn Setiap kali Anda Install aplikasi dari champcash dan mendapatkan setiap kali ketika teman Anda Read more ... juga menginstal applicationfrom champcash. 3. Anda dapat menarik jumlah ini oleh PayPal. 4.Champcash ratusan berdasarkan india 100 persen perusahaan mlm asli. 5. Download aplikasi champcash dari PLAYSTORE dan mendaftar di dalamnya dengan menempatkan sponsor saya akan 393903 OR ikuti http://champcash.com/393903 App 6.Now akan membuka dan mulai mendapatkan unlimited dengan menginstal aplikasi dan mendapatkan unlimited hanya dengan mengajak kepada teman-teman Anda dari sponsor Anda saya akan. 8. Champcash adalah perusahaan mlm terdaftar bersertifikat dengan CIN NO. U35990HR2015PTC054530 Dan pajak layanan tidak ada. AAFCC9316HSD001 9.Champcash diluncurkan di Amerika Serikat Inggris dan Indonesia. Jadi teman-teman bergegas dan mulai mendapatkan uang.
122 months ago
Rosa Laudya Sharoon Nih guys, Rosa ada info, buat kalian yg mungkin lagi traveling dan tiba tiba mau ke toilet umum , ada bagusnya kalian baca dulu atikel berikut . Share dan tag buat teman atau sodara yah guys semoga bermanfaat.
Cara Gunakan Toilet Umum dengan Aman
Okezone.com
SEHARIAN bekerja dengan berpindah-pindah tempat atau jalan-jalan membuat Anda harus menggunakan toilet umum ketika ingin buang air. Mengingat tidak semua toilet umum terjamin kebersihannya, Anda perlu mengetahui cara yang aman menggunakan toilet umum Read more ... .
124 months ago
Ibrahim Isa Kolom IBRAHIM ISA Rabu Malam , 24 Juni 2015 ---------------------------------- KRONIK “PULANG KAMPUNG” – (3) * * * ----- Romo BASKARA WARDAYA Memperkenalkan Buku Greg POULGRAIN Yang Menarik: ------ “The Incubus Of Interventio Read more ... n”: Conflicting Indonesia Strategies of John F. Kennedy and Allen Dulles”. * * * Corat-coret – “Kronik Pulang Kampung” 1, dan 2 – yang diteruskan ke bagian ke-3 ini, memang sekadar corat-coret. Tetapi bagi penulis merupakan kesan mendalam dari kunjungannya ke Indonesia. Salah satu acara bila berkunjung ke Indonesia, adalah menemui sahabat lama dan baru. Serta menjalin perkenalan dan persahabatan dengan sahabat baru lagi – khususnya mereka-mereka yang tergolong generasi muda Indonesia. * * * Meskipun aku pemegang paspor Belanda, dan berdomisili disitu selama puluhan tahun – namun bila berkunjung kembali ke Indonesia, perasaan dan fikiran selalu seperti “PULANG KAMPUNG”. Sering teringat kembali pertanyaan yang pernah diajukan seorang sahabat, mahasiswa Belanda, Philip van Aalst. Ia tanya, bagaimana identitas kalian yang sudah begitu lama terpisah dari tanah air? Dan berkewarganegaraan asing pula. Kujawab tegas: Rasanya seperti orang yang sedang bercintaan. Semakin jauh terpisah secara fisik, . . . semakin rindu dan semakin dekat di hati, – – – CINTA MENJADI SEMAKIN DALAM. * * * Mengesankan adalah pertemuan kembali dengan Prof. Dr. Baskara Wardaya dari Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta, penulis a.l buku “Luka Kita adalah Luka Bangsa”. Kami berjabat tangan hangat dan berpelukan. Persis seperti dua orang kawan kental, yang sudah lama berpisah dan bertemu lagi. Kenyataannya, -- kami sebenarnya baru beberapa tahun ini saja berkenalan. Tiga tahun yang lalu masih bertemu beliau bersama mahasiswa-mahasiswinya di Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta. Aku bilang kepada Romo Baskoro: Kita belum begitu lama berkenalan, tapi rasanya, --- bila bertemu Anda, kok, seperti berjumpa dengan sahabat-lama. Ya, saya juga merasa begitu -- Jawab Baskoro. Sebabnya ialah, karena kita punya fikiran dan ideal yang sama mengenai nasib tanah air dan bangsa ini. Ya, -- saya kira itulah penjelasannya. Dua orang sahabat lagi dari pimpinan “Gelanggang Press”, sebuah badan penerbit Yogyakarta, yang terkenal di Indonesia – datang bergabung dan membikin percakapan kami lebih meriah dan hangat dengan masalah Papua sebagai fokus pembicaraan.Dan situsi tanah air umumnya. * * * Keesokan harinya, dengan diantar sahabatku Sutriyanto, kami berkunjung ke kantor “Galang Press”. Tak lama kemudian tiba Prof Dr Baskoro. Meskipun ia harus segera berangkat ke Solo dengan beberapa sahabat dari kelompok penggiat HAM, untuk beraudiensi dengan Walikota Solo – Baskoro memerlukan datang. -- Rupanya ia hendak menyampaikan sesuatu yang dirasanya penting untuk kita ketahui. Yaitu -- Sekitar buku yang belum lama terbit, oleh Graig Poulgrain, berjudul “The Incubus Of Intervention”: Conflicting Indonesia Strtegies of John F. Kennedy and Allen Dulles”. Bahasa Indonesianya, kira-kira begini: Pagi itu kami membicarakan sekitar masalah Papua. Dari berbagi segi dan sudut pandangan. Tercatat “Gelanggng Press”, adalah penerbit yang termasuk banyak menerbitkan buku-buku sekitar masalah Papua. Romo Baskoro minta perhatian kami mengenai buku baru oleh penulis Graig Pulgrain. Pulgrain mengajukan masalah Papua dari segi pandangan lain. Romo Baskoro: -- Buku Pulgrain menganalisis a.l. Masalah Papua yang tidak terlepas dari dampak kuat 'Perang Dingin” yang sedang bergolak ketika itu. Saling hubungannya dan dampaknya terhadap Indonesia. “The Incubus of Intervention”. . . . . Merupakan gambaran yang rumit terhadap apa yang terjadi di masa lampau. Dari judulnya saja sudah tampak ketika penulis menggunakan kata 'incubus', suatu 'mimpi buruk' atau 'setan gendruwo'. Hakikatnya buku tsb adalah penamaan yang pas sekitar intervensi Amerika Serikat terhadap negeri yang ketika itu masih disebut sebagai “Hindia Belanda”. Amerika Serikat ingin menggantikan Belanda sebagai penguasa kolonial baru di Indonesia. * * * Mengenai pemberontakan PRRI-Permesta, yang dalam catatan sejarah kebanyakan digambarkan sebagai konflik yang berkembang dan meledak antara kekuasaan PUSAT yang didominasi PKI -- dengan penguasa (militer-politik) di daerah, yang menuntut otonomi yang lebih besar. Dimana CIA/AS merupakan pensuply senjata, uang dan pilot Bomber B-25 (Allan Pope). Menurut gambqarqan itu AS bukan arsitek dari pemberontakan PRRI/Permesta. Buku Poulgrain, 'mengungkapkan' bahwa latar belakang sesunguhnya dari konflik tsb adalah permainan Kepala CIA -Allen Dulles – yang ketika itu sudah menjadi kekuatan dominan menyangkut politik AS terhadap Indonesia. Menurut Pulgrain, pemberontakan PRRI/Permesta merupakan manupulasi licik yang 'disulut (CIA) untuk gagal.' (menipulated to have it fall). Tujuannya ialah untuk 'menyelamatkan Indonesia' dari kungkungan Komunis. Dan memperokoh pengaruh militer di pemerinthan (pusat) Jakarta. Buku Ploulgriain mengungkap inti masalahnya, yaitu, bahwa terdapat kepentingan AS untuk menguasai sumber minyak dan emas di Papua. * * * Analisa Puldgrain: -- Menunjuk pada Aarti penting ditemukannya sjumlah besar sumber tembaga dan emas di Irian Barat. Halmana menyebabkan AS semakin bernafsu untuk menguasai Indonesia. Ini sejalan dengan intrik dan komplotn CIA untuk menguasai sumber kekayaan alam di Afrika – Kongo dan terbunuhnya Sekjen PBB Dag Hammarskjold. Dibunuhnya Presiden AS John F Kennedy dianggap berkaitan erat dengan politik Kennedy terhadap Indonesia ketika itu – yang ingin memelihara hubungan baik dengan Presiden Sukarno – dan 'menyelamatkan' Indonesia dari pengaruh komunis. Ini bertentangan dengan strategi CIA yang besandar pada AD untuk menyingkirkan samasekali Presiden Sukarno. Romo Baskoro menekankan bahwa apa yang ditulis Greg Poulgrain itu adalah salah satu pandangan dan analisis dari segi pandangan lainnya. Belum tentu betul, kata Baskoro ---- tetapi merupakan bahan pertimbangan penting, sebagai suatu bahan penilaian-kembali (reassessment) atas fakta-fakta sejarah menyangkut tanah air kita. * * *
129 months ago
Ibrahim Isa Kolom Ibrahim Isa Senin Pagi, 01 Juni 2015 -------------------------------- "BETER (te)LAAT DAN NOOIT"- LEBIH BAIK TERLAMBAT Daripada TIDAK SAMASEKALI! Kolom berjudul "MEGAWATI SUKARNOPUTRI . . . !!!,'PANDANGAN SEJARAH', DAN PENGUASAAN 'BAHASA IND Read more ... ONESIA' ANDA . . . . 'MEMRPIHATINKAN' ", memancing cukup banyak komentar. Seperti biasa. Ada yang setuju (banyak--- terutama di FB) Ada yang menambahkannya dengan kritik-sinis-emosionil, ada yang tambah kritik dengan argumentasi. Ada yang 'wait and see'. Dan (surprise-suprise) ada YANG MEMBELA MEGA. Respons yang beragam tsb semua ada. Media Indonesia sudah mulai biasa dengan suasana 'freedom of speech' - 'kebebasan menyatakan pendapat'. Ini wajar, sehat dan positif. Jangan di-rém -- TERUSKAN! Berguna sekali dalam menciptakan suasana serta syarat kerja yang sehat bagi Pemerintahan Presiden Jokowi, yang bertekad memberlakukan PERUBAHAN dan KEMAJUAN! Di antara beliau-beliau yang memberikan komentar itu, termasuk sahabat-sahabatku Prof Dr Syafruddin Bahar dan Prof Dr Salim Said. Salim Said merespons: "Tampaknya Pak Isa di Amsterdam terlambat Heran. Kita di Indonesia sudah terbiasa heran menghdapi Ibu Megawati". Responsku terhadap sikap sejarah dan pengetahuan serta penggunaan bahasa Indonesia Mega, masih sama. MEMPRIHATINKAN!. Ini adalah (katakanlah) 'teguran bersahabat dan membangun', yang 'bermaksud baik'. Perumusan kalimat-kalimat yang menyalahi tata-bahasa Indonesia --- dan penggunaan istilah-istilah yang sulit dimengerti, amat mencerminkan cara dan suasana berfikir yang bersangkutan. Semrawut, kata orang Jawa. Mencerminkan kemiskinan khazanah kata-kata Indonesia yang dimiliki. Bermaksud baik terhadap Megawati Sukarnoputri. Satu sebab pokok, karena 'mengenal' Mega sebagai seorang pejuang politik (satu-satunya) di periode masih jaya-jayanya Presiden Suharto, yang tampil dengan suara nyaring: "KALAU RAKYAT SETUJU- SAYA BERSEDIA JADI PRESIDEN". Artinya berani menggantikan Suharto kalau rakyat setuju. Pernyataan ini 'bukan main-main' di saat Suharto masih kuasa penuh. Dan Suharto tidak ayal bertindak. Segera saja dimulai kampanye untuk mendeskreditkan dan mendongkel Megawati dari PDI. Suharto dan Intelnya (biasalah) memulai 'opsus' untuk menghantam Mega. Suharto gagal . . Mega tidak mundur --- bahkan tambah berani dan bersemangat . Cerita ini bukan dongeng! Suharto jatuh, rezim Orde Baru (formalnya) gulung tikar. Mega bersama Gus Dur, Amin Rais dan Sri Sultan Yogya, aktif dalam kegiatan politik yang berani --- demi REFORMASI DAN DEMOKRATISASI di negeri ini. Ini juga fakta. Merupakan tambahan kekuatan politik dan masyarakat pada kekuatan utama Reformasi dan Demokratisasi, yang terdiri dari kaum muda mahasiswa, pelajar, cendekiawan dan pelbagai pekerja dari berbagai lapisan masyarakat. Ini juga fakta. Itulah sebab utama mengapa timbul penilaian positif terhadap Mega, yang punya peranan dalam penggulingan rezim Orde Baru, dan mendorong maju Reformasi dan Demokratisasi. Bisa ditambahkan pelbagai sikap politik dan kebijakan positif yang dilaksanakannya selama menjabat sebagai Presiden ke-V Republik Indonesia. Last but not least, Megawati sebagai Ketum PDI-P, -- adalah tokoh pimpinan parpol yang telah mengusung JOKOWI sampai jadi Presiden RI. Halmana merupakan suatu kemenangan bagi kekuatan politik PERUBAHAN demi KEMAJUAN, DEMI TRISAKTI. * * * Tetapi serentetan politik dan kegiatan Megawati Sukarnoputri, juga dapat digolongkan NEGATIF. Antara lain ketika beliau, aktif bersama Amin Rais, Akbar Tanjung dan Jendral Wiranto, mereka bersama mendongkel Gus Dur dari jabatn Presiden Ke-IV RI dan menggantikan kedudukan Gus Dur, sebagai Presiden Ke-V Republik Indonesia. Dan masih bisa ditambahkan sejumlah sikap politik dan kebijakannya yang, a.l, -- mengambil jarak dari para pemuda anggota gerakan pemuda (PRD), yang mati-matian membela Mega -sekitar Peristiwa Penyerbuan terhadap kantor PDI - Mega di Jl Diponegoro, Jakarta. ketika masih berkuasanya Presiden Suharto. Masyarakat juga kecewa besar, ketika Mega menjabat sebagai Presiden RI - praktis beliau tidak melakukan yang signifikan untuk merehabilitasi nama baik Presiden Sukarno. Bung Karno adalah salah seorang tokoh yang sesungguhnya patut dikatagorikan sebagai salah seorang "K O R B A N Peristiwa 1965". Dan Megawati dan keluarga Sukarno adalah KELUARGA KORBAN. Yang merupakan sasaran utama Jendral Suharto, ketika memulai proses kudeta merangkaknya. * * * Apakah penulis ini sudah cukup mengenal Megawati sebagai salah satu tokoh politik dan pimpinan partai penting dewasa ini? Jawabnya: Masih belum. . . maka sering (seperti kata Salim Said|) jadi HERAN. Sebagai ilustrasi yang bikin orng heran ialah: kaitannya dengan sikap beliau yang 'mengherankan' terhadap SBY. Terakhir SBY khusus, a.l mengirimkan putranya untuk mengundang beliau hadir di Kongres Ke-IV Partai Demokrat. Sebagai biasa, Mega tidak datang memenuhi undangan SBY itu. Heran kan?? * * * Megawati Sukarnoputri ---- tetap akan memainkan peranannya dalam perkembangan politik Indonesia mendatang. Lebih-lebih lagi -- PDI-P yang dipimpinnya adalah (seyogianya) salah satu sandaran utama bagi berlangsungnya PEMERINTAHAN JOKOWI. Ini sikap politik realis a.d. Realisme – satu-satunya – untuk melangsungkan dan mensukseskan jalannyua PERUBAHAN DAN KEMAJUAN DEWASA INI. * * *
130 months ago
Ibrahim Isa Kolom IBRAHIM ISA Jum'at Pagi, 29 Mei, 2015 ------------------------------------- SEKITAR 'MEMBUKA LUKA LAMA' DALAM SEJARAH BANGSA Ketika berdialog pagi ini dengan seorng sahabat baru dari generasi baru yang mengajukan masalah benar tidaknya pendap Read more ... at sekitar 'membuka luka lama' dalam sejarah bangsa ini, aku berikan respons sbb: Pendapat yg menentang dibukanya 'luka lama', bukankah itu suatu sikap yang memotong-motong sejarah? * * * Pertama, yang disebut 'luka lama', itu adalah suatu bagian krusial dari sejarah bangsa dan negeri ini. Tidak mungkin mengenal, mengkhayati dan mewarisi budaya bangsa ini tanpa memahami dengan baik sejarah bangsanya secara utuh. Kedua, yang disebut 'luka lama' itu, bila tidak difahami dengan baik, akan tetap saja merupakan suatu 'luka'. Suatu 'luka' dalam sejarah bangsa ini, yang, bila tidak dihadapi dan difahami, dianalisa dan kemudian 'diobati', dengan bijak dan rasionil, suatu ketika, akan 'membusuk' dan merupakan racun yang merusak seluruh tubuh bangsa ini. * * * IPT - International People's Tribune yang oleh pemrakarsa dan pengelolanya, direncanakan diadakan bulan Oktober 2015 di Den Haag, akan merupakan canang baru, yang mengingatkan bangsa dan negeri kita, kepada dunia internasional, bahwa "40 YEARS OF SILENCE" menyangkut pelanggaran HAM terbesar di Indonesia, suatu genosida yang tidak ada bandingnya dalam sejarah Indonesia, -- masih 'belum diurus dengn baik'. Merupakan canang, --- agar jangan terus saja dijangkiti dan dikuasai oleh penyakit "LUPA" sejarah, lupa keadilan dan tidak lagi mengenal kebenaran. * * *
130 months ago
Ibrahim Isa Kolom IBRAHIM ISA Selasa Pagi, 19 Mei 2015 --------------------------------- KRONIK “PULANG KAMPUNG” (1) * * * Buku-Buku Untuk “Universitas Gajah Mada” Yogyakarta, “Wertheim Collection Library” Buku-buku dari Penerbit “Gala Read more ... ngpress” dan dari Jaya Suprana * * * Setiap kunjungan ke Indonesia, ketika dilakukan setelah jatuhnya Presiden Suharto, --- selalu memberikan dampak positif. Teristimewa pada semangat dan jiwa warga Republik Indonesia, yang oleh rezim Orba, secara sewenang-wenang telah dicabut paspor dan kewarganegaraannya, tanpa proses hukum apapun. Suatu periode “lawlesness”, ketika hukum dan undang-undang, hak-hak wargnegara diinjak-injak semena-mena. Ketika kekereasan dan senjata menguasai segala. Suatu periode Hitam dan Gelap ketika dimulai berdirinya rezim Orde Baru (1965-66), di bawah Jendrál Suharto. Dalam suatu percakapan di rumahku beberapa waktu yg lalu, sahabat baru, Philip van Aalst terkait pogram Universsitas Amsterdam yang bertujuan membuat sebuah 'topografi sekitar orang-orang buangan di Amsterdam sejak 1950', bertanya: : --- “Apakah Anda, atau siapa saja dari kalangan orang-orang 'EKSIL' di Belanda atau negri lainnya -- masih bisa menyebut dirinya 'EKSIL' – ketika ia sudah bisa kembali lagi ke negerinya?” --- Sungguh -- Suatu pertanyaan yang tiba-tiba, tapi cerdik dan menarik. Yang keluar dari mulut seorang mahasiswa Belanda. Begini jawaban yang diberikan: Aku tak pernah menyebut diri sebagai seorang 'Eksil'. “Ya, tapi buku Anda yang pertama judulnya adalah: 'SUARA SEORANG EKSIL' ( Jakarta, 2002)”, sela teman Belanda itu. Nama buku itu, adalah sahabat-sahabatku dari penerbit Jakarta, yang memberikannya– tanpa konsultasi. Judul aslinya yang kuberikan ialah: Reformasi dan Demokratisasi di Indonesia setelah jatuhnya Suharto. Teman Belanda itu senyum geli. Kami-kami ini, --- bukan orang-orang 'EKSIL', kataku. Pada 'periode gejolak 65' itu kebetulan sedang berada di luar negeri. Banyak yang sedang mengemban tugas pemerintah atau urusan lainnya . Ada yang sedang studi. Ada yang bekerja di luar negeri. Mendadak sontak paspor dan kewarganegaraan kami dicabut fihak militer Indonesia. Militer sudah mulai merebut kekuasaan negara Indonesia pada tahun 1965-66. Penyebabnya paspor dan kewarganegaraan kami dicabut, ialah -- karena kami menolak mengutuk Presiden Sukarno dan tidak mau mendukung rezim militer Jendral Suharto. Maka, --- kami bukan orang-orang yang di-eksilkan oleh penguasa. Tapi yang tak bisa pulang karena tidak punya paspor dan sudah dibikin jadi 'stateless' oleh fihak militer. Kalau tokh bisa pulang, pasti di persekusi, ditangkap atau dibunuh, dengan alasan, tuduhan serta fitnah ini atau itu. Seperti nasib banyak korban '65 lainnya. Bagaimana penyelesaiannya, tanya temanku Philip van Aalst? Pemerintah Indonesia yang sekarang ini, pertama-tama harus minta maaf atas tindakan sewenang-wenang penguasa dulu, mencabut paspor dan kewarganegaraan kami, tanpa proses hukum apapun. Membuat kami, warganegara yang setia pada Republik Indonesia dan Presiden Sukarno, menjadi orang-orang yang 'stateless'. Hal itu juga disarankan oleh peneliti senior LIPI, Prof Dr Asvi Warman Adam. Asvi bahkan mendesak agar pemerintah minta maaf pada keluarga korban '65. Selanjutnya pemerintah wajib MEREHABILITASI HAK KEWARGANEGARAAN DAN NAMA BAIK mereka-mereka yang 'dicabut paspornya itu'. Demikian kunyatakan pada Philip van Aalst. Ia mengangguk-anggukkan kepalanya! * * * Kali ini kunjungan 7 orang dari keluarga kami ke Indonesia (25 April – 15 Mei, 2015), sesungguhnya lebih banyak merupakan 'pulang kampung'. Meskipun asal etnisku adalah Sumatra, tapi aku dilahirkan dan dibesarkan di Jakarta. -- Betawi. Aku 'anak Betawi' yang cinta pada Jakarta. Jakarta adalah kampung halamanku. Di koper kami tersimpan baik-baik 6 jilid buku mengenai HUKUM ADAT INDONESIA dan “PRIANGAN, De Preanger-Regentschappen onder het Nederlandsch Bestuur tot 1811”. Buku-buku tsb adalah hasil studi sarjana ilmu sosial Belanda. Tadinya buku-buku milik pribadi perpustakaan Prof Dr W.F. Wertheim (alm), yang dihibahkan oleh keluarga beliau kepada “” Stichting Wertheim Amsterdam”. Masing-masing buku tsb sedikitnya berisi lebih dari 1000 halaman. Buku-buku tsb kami sumbangkan pada “Collection Wertheim Library” di Universitas Gajah Mada, Yogyakarta. Bersama sahabatku Sutriyanto dari Jakarta, kami bawa sendiri buku-buku yang umurnya lebih dari 100 tahun itu. Selain itu ada beberapa jilid buku lainnya terbitan Indonesia mengenai masalah Indonesia yang disumbangkan pada Wertheim Collection Library. Sebelumnya, kami dari – Stichting Wertheim – sudah menyumbangkan buku-buku terbitan Indonesia lainnya, seperti a.l buku “BUNG KARNO PENYAMBUNG LIDAH RAKYAT INDONESIA”, Edisi Revisi; dan beberapa buah buku lainnya. Dengan demikian Stichting Werteim Amsterdam secara reguler menghibahkan buku-buku untuk “Wertheim Collection Library”, UGM, Yogyakarta. * * * Pada kesempatan berkunjung ke kantor Redaksi Penerbit “Galangpress”, Yogyakarta, cakap-cakap dengan kawan baru redaktur Peter dan kawan lama, Romo Baskoro, aku beruntung dioleh-olehi beberapa jilid buku berharga dan bermutu sekitar masalah Papua dll. “Galangpress” adalah penerbit buku bermutu yang menerbitkan a.l buku Prof Dr Baskara Werdaya – “Luka Bangsa, Luka Kita”; dan buku berjudul “SUKARNO-HATTA BUKAN PROKLAMATOR PAKSAAN” , oleh penyunting Peter Kasenda. * * * Ketika berkunjung ke “MURIA”, Musium Rekor Indonesia yang dikelola oleh komponis/ pianis, budayawan terkenal Jaya Suprana, dan mendengarkan uraian menarik sekitar “Muria” dan “Jaya Suprana School of Performing Arts”- lagi-lagi aku beruntung dibekali buku-buku buah pena Jaya Suprana dan 7 set CD musik ciptaan dan yang dimainkannya di piano.. Masih ada dua buah buku lagi yang kubawa dari Jakarta. Yaitu buku-buku bermutu oleh-oleh dan kenangan dari penulis generasi baru LEILA S. CHUDORI. Berjudul “PULANG” dan bukunya terbaru “NADIRA”. * * * Buku-buku bermutu, -- adalah salah satu sumber penting pengetahuan, ilmu dan kebijakan umat manusia -- yang tak ternilai! Menyaksikan sendiri begitu banyaknya buku-buku baru yang terbit di negeri kita, hasil karya penulis-penulis dan peneliti Indonesia sendiri, dan penulis asing – serta ramainya pembeli – terutama dari kaum muda -- merupakan kepuasan. kebanggaan dan kebahagiaan, sebagai orang Indonesia yang “PULANG KAMPUNG”. Apalagi sesudah memilikinya dan akan membacanya sendiri! * * *
130 months ago
Ibrahim Isa Kolom IBRAHIM ISA Minggu, 19 April, 2015 ---------------------------- BRAVO ARIEF BUDIMAN Melihat foto -- wajah Arief Budiman, (di FB) hari ini, aku ingat pertemuan kami di Paris tahun 80'an abad lalu. Ingat Restoran Indonesia Paris. Ingat Read more ... tulisan Arief Budiman (yang bikin Orde Baru seperti orang yang 'kebakaran jenggot') sekitar larangan 'KBRI-PARIS bagi warga Indonesia yang berkunjung ke Paris -- Tidak boleh pergi ke Restoran Indonesia Paris, karena di situ 'sarang' Gestapu-PKI di luarnegeri. Tapi Arief Budiman tidak peduli larangan itu -- Ia 'terobos saja' -- Ia berkunjung dan makan di Restoran Indonesia, Paris. Ia berkenalan dengan pengelola utamanya UMAR SAID -- yang kemudian dinobatkan oleh pemerintahan kota Paris, jadi WARGA KEHORMATAN KOTA PARIS -- karena kegiatannya yang membina semangat berdikari di kalangan EKSIL INDONESIA di Paris, dan kegiatan lainnya bersama kawan-kawan Eksil INDONESIA -- MEMPROMOSI KEBUDAYAAN INDONESIA di Perancis -- dan kegiatan memarakkan hubungan kultural Indonesia-Perancis . Itu smua diungkap oleh Arief Budiman dalam artikelnya di sebuah s.k Jakarta. Wah, Jakarta di bawah rezim Orba ketika itu jadi 'ramai' karen tulisan Arief Budiman itu . Macam-macamlah tuduhan dilontarkan mereka-mereka itu kepada Arief Budiman. Prof. Dr. Arief Budiman -- sungguh seorang cendekiawan Indonesia -- yang jujur dan berani. Menyatakan apa yang disaksikannya-- bahwa kegiatan Restoran Indonesia Paris yang dituduh Komunis itu, jauh lebih baik dari kegiatan KBRI di Paris. Bravo Bung Arief Budiman -- Teriring doa dan harapan terbaik untuk Bung sekeluarga . . Amsterdam.
131 months ago
John Pakpahan NAMANYA ALMASIH ISA PUTRA MARYAM SURAH / SURAT : ALI IMRAN AYAT : 45 idz qaalati almalaa-ikatu yaa maryamu inna allaaha yubasysyiruki bikalimatin minhu ismuhu almasiihu 'iisaa ibnu maryama wajiihan fii alddunyaa waal-aakhirati wamina almuqarrabiina Read more ... 45. (Ingatlah), ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, seungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan kalimat [195] (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih 'Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah), [195] Lihat not. 193. KETERANGAN : ..."Hai Maryam, seungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan kalimat [195] (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih 'Isa putera Maryam, ... SEBELUM NABI ISA ALMASIH A.S. LAHIR ... ALLAH S.W.T. SUDAH MEMBERIKAN NAMA KEPADA MARYAM ... UNTUK ANAK YANG AKAN DILAHIRKANNYA ... ARTINYA ... : ... YANG BERHAK MEMBERIKAN NAMA KEPADA SEORANG NABI ... SEBELUM NABI ITU DI LAHIRKAN ADALAH ALLAH S.W.T. ATAU ORANG TUANYA ... 61:6 (HOLYQURAN) ... yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)". Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti ... وَإِذْ قَالَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ إِنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيَّ مِنَ التَّوْرَاةِ وَمُبَشِّرًا بِرَسُولٍ يَأْتِي مِنْ بَعْدِي اسْمُهُ أَحْمَدُ ۖ فَلَمَّا جَاءَهُمْ بِالْبَيِّنَاتِ قَالُوا هَٰذَا سِحْرٌ مُبِينٌ 61.6. And when Jesus son of Mary said: O Children of Israel! Lo! I am the messenger of Allah unto you, confirming that which was (revealed) before me in the Torah, and bringing good tidings of a messenger who cometh after me, whose name is the Praised One. Yet when he hath come unto them with clear proofs, they say: This is mere magic. 61.6. Dan (ingatlah) ketika Isa ibnu Maryam berkata: "Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)". Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: "Ini adalah sihir yang nyata". SURAH / SURAT : ALI IMRAN AYAT : 81 wa-idz akhadza allaahu miitsaaqa alnnabiyyiina lamaa aataytukum min kitaabin wahikmatin tsumma jaa-akum rasuulun mushaddiqun limaa ma'akum latu/minunna bihi walatanshurunnahu qaala a-aqrartum wa-akhadztum 'alaa dzaalikum ishrii qaaluu aqrarnaa qaala faisyhaduu wa-anaa ma'akum mina alsysyaahidiina 81. Dan (ingatlah), ketika Allah mengambil perjanjian dari para nabi: "Sungguh, apa saja yang Aku berikan kepadamu berupa kitab dan hikmah kemudian datang kepadamu seorang rasul yang membenarkan apa yang ada padamu, niscaya kamu akan sungguh-sungguh beriman kepadanya dan menolongnya" [209]. Allah berfirman: "Apakah kamu mengakui dan menerima perjanjian-Ku terhadap yang demikian itu?" Mereka menjawab: "Kami mengakui". Allah berfirman: "Kalau begitu saksikanlah (hai para nabi) dan Aku menjadi saksi (pula) bersama kamu". [209] Para nabi berjanji kepada Allah s.w.t. bahwa bilamana datang seorang Rasul bernama Muhammad mereka akan iman kepadanya dan menolongnya. Perjanjian nabi-nabi ini mengikat pula para ummatnya. NABI ISA ALMASIH A.S. SUDAH MEMBERIKAN NAMA AHMAD [ MUHAMMAD ] SEBELUM MUHAMMAD S.A.W DILAHIRKAN ... ALLAH S.W.T. JUGA MEMBERIKAN NAMA MUHAMMAD SEBELUM MUHAMMAD S.A.W DILAHIRKAN ... JADI NABI ISA ALMASIH A.S. SEDERAJAT ATAU SETARA DENGAN ALLAH S.W.T. ... DALAM HAL MEMBERIKAN NAMA KEPADA SEORANG NABI ... SEBELUM NABI ITU DI LAHIRKAN ..
133 months ago
More Ketika CLBK Bertasbih 2 posts »

Ketika CLBK Bertasbih 2 news

No news about Ketika CLBK Bertasbih 2

Ketika CLBK Bertasbih 2 videos

No videos about Ketika CLBK Bertasbih 2