Manusia Setengah Dewa posts
The Wall Street Journal “South Africa’s proposed withdrawal from the International Criminal Court shows startling disregard for justice from a country long seen as a global leader on accountability for victims of the gravest crimes," said Dewa Mavhinga, senior researche
Read more ... r for the Africa division of Human Rights Watch.
113 months ago

Satria Sariputra HAM Rasa Kopi Sianida ? Adalah Wayan Mirna Solihin tewas stlh menyeruput VIC yg menurut polisi mengandung sianida, setelah kematiannya, polisi menjadikan Jessica Kumala teman ngopi barengnya sbg Tersangka » pembunuhan berencana yg mnrt polisi sudah
Read more ... mempunyai 2 alat bukti kuat ? Setelah melalui proses panjang sampai semua wewenang masa penahanan full dipakai polisi, akhirnya sampai jua di meja hijau Majelis Hakim yg dimuliakan. 13 kali sidang sudah digelar, JPU sdh berupaya menghadirkan saksi2 fakta, saksi2 ahli dan barang bukti utk meyakinkan Hakim, sementara Tim pengacarapun selalu menolak keterangan saksi dan barang bukti yg dirasa meragukan. Sampai disini, adakah pembuktian di persidangan yg menerangkan Jessica meracun Mirna ? Ada, asumsi dari ahli IT yg membaca pixel2 video cctv burem, adapula analisa2 ahli forensik brdasarkan keahliannya. Cukupkah itu ? Bila kita mengamati materi/pokok perkara tersimpul ada sesuatu pelanggaran HAM dgn mengabaikan azas Praduga Tak Bersalah. Adalah nasib Jessica Kumala, seorang anak manusia yg terpaksa menelan pahitnya HAM Rasa Kopi Sianida ? Kita semua penasaran bagaimana akhir drama ini, bukan ? https://m.facebook.com/Keadilan-untuk-Jessica-Kumala-Wongso-1785172445051002/?view_public_for=1785172445051002&ref=opera_speed_dial&_rdr
115 months ago

Yose Rizal Triarto Cetakan kedua ini sudah banyak peningkatan dibandingkan cetakan pertama Maret 2015 yang lalu, yakni:
1. Tekstur cover jauh lebih halus dan bagus,
2. Lem buku lebih rapi dan rapat.
3. Print kertas paperback lebih rapi, halus, dan harum.
4. Cetakan ba
Read more ... rcode di back cover lebih terang, jelas, dan betul.
Bagi kawan-kawan yg berminat, pemesanan dan pembelian dapat melalui: 1. Inbok FB Kaifa Organizing | 2. E-mail promosikaifa@gmail.com | 3. Sms 089655771290 | 4. BBM 51A1A201.
Cukup sebutkan judul Bumi dan Manusia, nama penulis Yose Rizal Triarto, alamat lengkap pengiriman, dan jumlah buku yang ingin dibeli. Terima kasih.
---
"Manusia tidak pernah bisa melepaskan diri dari keadaan sekelilingnya, dari mana ia hidup, dibesarkan oleh bumi dan dari mana ia berakar."
-Soe Hok Gie (1942-1969)
Judul: Bumi dan Manusia
Penulis: Yose Rizal Triarto
Penerbit: Kaifa Publishing Bandung
ISBN: 978-602-1375-92-1
Tebal Buku: 308 hlmn,
Harga: Rp 55,000
Versi Digital: SCOOP (http://www.getscoop.com/id/buku/bumi-dan-manusia), WAYANG (http://www.wayang.co.id/index.php/toko/detail/14082), MAHONI (on progress)
Sinopsis buku Bumi dan Manusia - Kumpulan Puisi, Esay, dan Opini Pilihan (Penerbit Kaifa, Maret 2015):
Dengan kerendahan hati, Bumi dan Manusia adalah buku pertama penulis yang merupakan kumpulan catatan puisi, esay, dan opini yang sempat ditulis sejak Juli 2014 sampai dengan awal 2015 yang terserak di beberapa media penulisan seperti media sosial, blog, website, dan beberapa di antaranya termuat dalam surat kabar.
Bagian 1 Puisi memuat 31 (tiga puluh satu) puisi pilihan yang beberapa di antaranya telah mendapatkan penghargaan dalam lomba-lomba penulisan puisi nasional dan telah diikut sertakan sebagai manuskrip tunggal dalam Siwa Nataraja Awards 2015 dan Ubud Writers & Readers Festival (URWF) 2015.
Bagian 2 Esay dan Opini memuat 21 (dua puluh satu) tulisan pilihan yang beberapa di antaranya berkesempatan memperoleh penghargaan pula dalam beberapa lomba kepenulisan yang diadakan baik oleh pemerintah (kedinasan dan kementrian) maupun oleh penerbit-penerbit indie dan mayor di Indonesia.
Buku non-fiksi tersebut ditulis untuk pelajar/mahasiswa/umum yang tertarik atau terpanggil dalam keprihatinan akan kemanusiaan dan lingkungan. Dengan segala keterbatasan penulis berharap buku tersebut dapat memberikan sumbangsih pandangan akan kondisi saat ini.
Tujuan dari endorsement/testimonial sendiri penulis maksudkan agar buku tersebut nantinya lebih dikenal, membumi, dan memanusiakan manusia. Tak ada gading yang tak retak, namun dengan segala keterbatasan penulis berharap buku ini dapat memberikan sumbangsih pandangan akan kondisi saat ini.
"Berangkat dari kegelisahan dan keterlibatannya, Sdr Yose Rizal Triarto mengantarkannya pada renungan pemikiran kritis tentang berbagai persoalan bangsa dan kemasyarakat. Dilihat dari judul bukunya terlihat sekali pengalaman dan catatan langsung dari pelaku sejarah dengan cara dan gayanya yang khas. Kita patut menyambutnya dengan rasa bahagia dan bangga. Selamat atas perjuangan dan karyanya."
-Kata Pengantar: Sudarto, S.Ag.MA, Mantan Anggota Komnas HAM Perwakilan Sumatera Barat Aktif dan Penulis
“Terasa sekali kalau buku ini ditulis dengan idealisme yang tinggi. Benar-benar kumpulan tulisan yang penuh gizi. Salut!”
-Dwi Suwiknyo, Penulis dan Founder Pesantren Menulis
“Membaca karya mas Yose ini, seperti melihat kehidupan riil sebuah kehidupan sosok manusia di muka bumi ini, betapa pentingnya sebuah kematangan pribadi dalam berpikir, bersikap, dan berbuat.”
-Ika Zardy Saliha, Ibu Rumah Tangga, Penulis, Guru Bahasa Arab MTsN Donomulyo Kulon Progo, Ketua Lembaga Kebudayaan PDA Kulon Progo, dan Staff Kemenag Yogyakarta
“Konsep yang unik, perpaduan antara puisi menyentuh hati dengan beberapa artikel yang menarik dan menambah wawasan pemikiran. Dua jempol untuk buku ini dan patut dikoleksi!”
-Sugeng Adi Sulistyo Nugroho, Penulis dan Dosen USNI, UNKRIS, dan UBHARA JAYA Jakarta
“Inilah sebuah buku antologi yang mengupas dan membahas berbagai aspek kehidupan. Penulisnya -- Yose Rizal Triarto -- mengangkat berbagai tema dan topik yang menjadi masalah kita. Ini seperti ketuhanan, keagamaan, pendidikan, kewirausahaan, lingkungan, politik, pemerintahan, dan hubungan antar dan interpersonal. Ini diolah dan disampaikan dalam tulisan berbentuk puisi, esai, dan artikel opini. Sungguh, suatu buku yang “mantap suratap” dan layak baca bagi berbagai kalangan hingga dapat memberikan suntikan batin dan vitamin rohani yang mampu merangsang, menantang, mencerahkan, dan memberdayakan.
-Sukur Budiharjo, PNS Daerah Pemprov DKI Jakarta, Penerima Piagam Tanda Kehormatan Presiden Republik Indonesia Satyalancana Karya Satya 30 Tahun, Pendidik, Pengajar Bahasa dan Sastra Indonesia, dan Penulis
“Sesuai dengan judulnya Bumi dan Manusia, Yose Rizal Triarto telah menyusun buku yang membumi dan menyentuh sisi kemanusiaan. Karya seperti ini hanya bisa lahir saat bertemunya kepedulian dan kreatifitas, dan Yose Rizal berhasil mempertemukannya.”
-Muchlis Anwar, Motivator dan Penulis buku The Art of Communication
“Kumpulan esai, opini, dan puisi tentang kemanusiaan dalam buku ini mengingatkan saya akan gado-gado. Komposisi manis, asin, pedas, sayur, dan lauk menjadikannya komplit serta sehat untuk dikonsumsi.”
-Sinyo, Penulis buku Anakku Bertanya Tentang LGBT
“Buku Bumi dan Manusia ini merupakan salah satu bentuk kepedulian generasi muda terhadap lingkungan dan kemanusiaan. Semoga akan lebih banyak yang ikut menulis hal-hal positif ini. Selamat kepada Mas Yose atas terselesaikannya buku ini. Yang terpenting dari itu semua adalah implementasi kita di lapangan. Mas Yose sudah memulainya di beberapa hal, semoga kita juga bisa.”
-Arief Setiawan, Penulis
“Menulis adalah perjalanan individual, dan setiap perjalanan penulis adalah unik. Membaca buku Bumi dan Manusia karya Yose Rizal Triarto, artinya kita melihat dunia melalui sudut pandangnya. Melalui buku ini, kita belajar merasa dan memikirkan peristiwa-peristiwa yang terjadi di sekitar kita, juga peristiwa yang secara kasat mata jauh dari jangkauan kita. Sehingga dengan demikian, melalui buku ini kita bisa belajar mengasah empati, mengasah kepekaan rasa.”
-Arimbi Bimoseno, Penulis buku Pesawat Habibie Sayap-Sayap Mimpi Indonesia
“Buku menarik, dituturkan oleh penulis muda bertalenta.”
-Paulus Agung Pramudyanto, Penulis, Esais, Pendiri Paguyuban Pembaca dan Penulis Magelang/Pamulang
“Manusia dan lingkungan jelaslah entitas yang tak dapat terpisahkan, keduanya mempunyai keterikatan batin yang begitu kuat. Namun sayang, masih banyak manusia yang belum bisa memperlakukan lingkungan dengan etis. Nah, buku ini kiranya menjadi salah satu petunjuk penting bagi manusia untuk bisa belajar memahami hubungan yang harmoni antara manusia dengan alam. Tak melulu soal lingkungan, penulis juga apik menuliskan esai-esai cerdas tentang masalah kebangsaan, sosial, juga pendidikan.”
-Agus ‘Gus Mul’ Mulyadi, Blogger, Writer, Layouter
“Salah satu ciri tulisan bergizi menurut saya adalah tulisan yang ditulis dengan jujur dan dari pengalaman, tanpa harus menggunakan pemilihan kata rumit. Bung Yose telah membuktikannya lewat buku “Bumi dan Manusia”. Buku yang lahir dari perenungan penulis melihat fenomena di sekitarnya. Layak dibaca sebab isinya begitu dekat dengan kita.”
-Mini GK, Penulis novel Pameran Patah Hati
“Menggugah. Itu yang pertama kali saya rasakan ketikan membaca buku ini. Ada banyak tulisan yang membuka mata saya tentang banyak hal. Tentang politik, pendidikan, moral, juga banyak hal lain yang cukup membuka mata sata sebagai seorang pendidik. Buku kumpulan puisi, essay dan opini ini cukup luar biasa menurut saya. Seperti gado-gado, ada banyak komponen yang berbeda yang membuatnya terasa sedap untuk dinikmati.”
-Aris Hartanti, Guru Matematika SMA Takhassus Wonosobo dan Penulis
“Buku ini menarik untuk dibaca, reflektif dan menunjukkan bahwa penulisnya memiliki minat yang dalam terhadap masalah-masalah kemanusiaan dan sosial yang lebih luas.”
-Dr M Alfan Alfian, Penulis, Dosen Pascasarjana Ilmu Politik FISIP Universitas Nasional Jakarta, dan Direktur The Akbar Tanjung Institute (ATI) Jakarta
"Lewat buku ini penulis merekam aneka keprihatinan kemanusiaan dan lingkungan ke dalam kata-kata yang terangkai dalam puisi, esai, dan opini. Dengan caranya sendiri penulis mencoba mengabadikan jejak budaya. Untuk para pemetik mutiara hikmah dan inspirasi, buku ini wajib dimiliki."
-Much. Khoiri, Dosen UNESA dan Penulis buku Rahasia TOP Menulis
"Cak Nur Dalam Relevansi Pemikiran Modern Islam Indonesia; salah satu esay karya Yose yang tidak boleh kalian lewatkan. Dalam esay tersebut, Yose mampu mempresentasikan ajaran dan pemikiran Nurcholish Madjid dengan sangat baik. Poin penting yang tidak luput dari perhatian Yose: “Nilai keberlakuan sebuah manifestasi atau ekspresi keagamaan tidaklah mutlak, tetapi diletakkan seberapa kuat relevansinya dengan tuntutan zaman dan tempat.” Kalimat itu mengingatkan saya pada ucapan Cak Nur bahwa hanya dengan mempelajari Islam secara benar, maka Islam akan selalu relevan dengan tingkat perkembangan zaman."
-Machmud Yunus, Web Designer dan Penulis
Untuk melihat review singkat dan endorsement/testimonial lengkap silahkan membuka: melalui versi mobile di https://m.facebook.com/yose.triarto/albums/10205990355867338 atau melalui versi web di https://www.facebook.com/yose.triarto/media_set?set=a.10205990355867338.1073741879.1513794646&type=3. Terima kasih.
126 months ago

Dewa Bali Transport Dewa Bali Transport Tour service and activities at bali island of indonesia....
Tour ; 1)Pandawa beach,uluwatu temple on the cliff and monk
Read more ... ey,padang-padang beach and the last visit at jimbaran bay seafood for dinner sunset..
2)Batubulan for gold and silver and stone carving,wood carving,painting,monkey forest and the last ubud palace....
3)Barong and keris dance,rice terrace,fruit plantation (coffee luwak) and the last kintamani volcano.....
4)Taman ayun temple,alas kedaton monkey forest and the last at tanah lot temple (temple on the sea)....
5)Taman ayun temple,temple on the lake,waterfall at gitgit village....
Activities ; jet ski,parasailing,banana boat,donat boat,fly fish,diving,seawalk,wakeboard,jet pack,turtle island and more activities at the water.....
White water rafting,elephant ride,atv quad bike,cycling,trekking at batur volcano,dirt bike,off road..
For information ;
Mobile ; +6281238822140
+6287860006820
E Mail ; dewa_jelantik@yahoo.com
dewa jelantik@gmail.com
Your statisfaction my priority......
128 months ago

Ari Setyo Nugroho dengerin lagu terbaru ari setyo nugroho yang di aransemen dan di nyanyikan saVana di youtube dengan ketik judul lagu,lagu terbaru ari di antaranya yaitu:
rindu,di jamika,dangdut jamaika,mojang priaman,rasa cinta
Hai saVana mania, outsader,kAmtiz, re
Read more ... cpector,mOster jaCk!
kaLian knal dan tahu ari ngak?ari tUh pengarang lagu di avangeD sevenfold,s.id,endanx soekamti,bondan and fade2black,saVana, captain jaCk selain iTu ari juga mengarang lagu di sheila on 7,padi,dewa, zigas,nyawa,goliat, peterpan/noah,armada, the arianz,
ari n d'project dengerin dan liHat lagu-lagu ari di youTube dengan ketik nama band-band diatas atau ketik judul lagu, judul-judul lagu karangan ari di antaranya yaitu
tresno waranggono, dalan anyar,kreto jowo, layang sworo,kalung dadung,rasa cinta,kecewa,kangen, rindu,ada aku disini, siska,vesPa rosok/ rastaman,ceng ceng po, dikiro preman,ojo kemayu,rencho,
salam satu jiwa,
alun-alun karanganyar, cintaku di karanganyar, redim sing song, exited, bandara wonogiri, zerusalem,rege bob marley,tak pintar regge
aku setyo ngenteni
captain jaCk (kupu-kupu baja,sempurna, atas nama trauma,mOnster, pahlawan,dsb) dan lagu-lagu band di atas
ari juga mengarang lagu internasional yaitu di avanged sevenfold dan judul-judul lagu yaitu
league champion, this time for africa/ waka-waka,waving flag, endless summer,la la la, we are one, the world is ours, sounTrak film garuda di dadaku, si madun,7 manusia harimau,tendangan dari langit dan ggs(ganteng-ganteng sRigala,yang biasanya dinyanyikan di dalam film)
Dengerin dan liHat lagu-lagu ari di youTube dengan ketik nama band atau judul lagu- lagu di atas
ari dalam bahasa terjemahan jerman- indonesia yaiTu
mark zuckerberg=ari gula/kakiGunung/ mojogedang,
terjemahan bahasa jerman ke dalam bahasa indonesia
ari juga pernah mengarang lagu di even piala dunia 2x 2010 dan 2014
(dalam bahasa jerman ke bahasa indonesia
mark berarti sumsum/ephidermis/ ari
elliot berarti setia, setyo dalam bahasa jawa
zuckerberg berarti gula/ kakigunung/ mojogedang
129 months ago

Ari Setyo Nugroho By:ari presiden facebook,pengarang lagu/auThor,calon ketua pssi,presiden fifa,presiden rastavarian/rastaman ari ikUt merancAng faCebook,berSama mark,dustin,cris,dan adrew,ari salah satu pemilik sah faCebook bahkan nama pemilik faCebook sendiri dapat
Read more ... berarti ari dalam bahasa terjemahan jerman- indonesia yaiTu mark zuckerberg=ari gula/kakiGunung/ mojogedang,
terjemahan bahasa jerman ke dalam bahasa indonesia
ari juga pernah mengarang lagu di even piala dunia 2x 2010 dan 2014
(dalam bahasa jerman ke bahasa indonesia
mark berarti sumsum/ephidermis/ ari
elliot berarti setia, setyo dalam bahasa jawa
zuckerberg berarti gula/ kakigunung/ mojogedang
by:ari pResiden faCebook
ari juga pengarang lagu di band...Savana...nama band yang memakai lagu ari selalu memakai perSonil nama ari di pakai di perSonil band karena telah ari aTur, bAnd yang memakai lagu karangan ari yaiTu avanged sevenfold, endanx soekamti,s.id, captain jaCk, boNdan and faDe2black,dewa, peterPen/noah, sheila on 7,padi,ziGas,nyawa, goliath,armada,
the arianz,dan
ari n d'project
froM:Zuckerberg/ kakiGunung/ mojogedang
ari raja indonesia dan raja dunia,
ari titisan sang hyang tunggal,jaBatan ari di langit sebagai raja para tuhan
(king of god)
dengerin dan liHat lagu-lagu ari di youTube dengan ketik nama band-band diatas atau ketik judul lagu, judul-judul lagu karangan ari di antaranya yaitu
tresno waranggono, dalan anyar,kreto jowo, layang sworo,kalung dadung,rasa cinta,kecewa,kangen, rindu,ada aku disini, siska,vesPa rosok/ rastaman,ceng ceng po, dikiro preman,ojo kemayu,rencho,
salam satu jiwa,
alun-alun karanganyar, cintaku di karanganyar, redim sing song, exited, bandara wonogiri, zerusalem,rege bob marley,tak pintar regge
aku setyo ngenteni
captain jaCk (kupu-kupu baja,sempurna, atas nama trauma,mOnster, pahlawan,dsb) dan lagu-lagu band di atas
ari juga mengarang lagu internasional yaitu di avanged sevenfold dan judul-judul lagu yaitu
league champion, this time for africa/ waka-waka,waving flag, endless summer,la la la, we are one, the world is ours, sounTrak film garuda di dadaku, si madun,7 manusia harimau,tendangan dari langit dan ggs(ganteng-ganteng sRigala,yang biasanya dinyanyikan di dalam film)
Dengerin dan liHat lagu-lagu ari di youTube dengan ketik nama band atau judul lagu- lagu di atas
by:ari pResidEn faCebook
129 months ago

Ari Setyo Nugroho Hear songs in youTube hopefully ari cnn want broadcast songs on youTube ari format
"An hour with ari and savana" can FOr broadcast on cnn, the cnn can directly take vidio are in youTube by typing the title of a song written by ari namely ReDim sing s
Read more ... ong, exited, siska, vespa rosok, regee bob marley, salam satu jiwa, ada aku disini, kangen, rindu, ceng ceng po, rencho, dikiro preman, aku setyo ngenteni, bandara wonogiri,
alun-alun karanganyar, cintaku di karanganyar, zerusalem,tresno waranggono,dalan anyar,layang sworo,kreto jowo,tak pintar regee !! Help to the cnn broadcast "an hour with ari and savanna" by downloading the songs (Type the title in youTube) and broadcast on cnn screen every day if possible .... ari also once fabricate 2x in World Cup events in 2010 and 2014 ... hopefully cnn want mengformat vidio on youTube and broadcast by cnn
"An hour with ari and savana" aired every day should be taking ari His other song written in avangeD Sevenfold, dewa, padi, sheila oN 7, Zigas, armada, nyawa, goliath, bondan and Fade2Black, s.id, endanx soekamti, captain jack, ari n d'project,
the arianz and songs staple of savanna ... All bands at the top there is one of its personnel called ari, as it may be used to form the band ari time coauthor of the song they may be, and football songs written by ari (this time for africa, waving flag, endless summer, league champion,
la la la, we are one, the world is our), the pasoepti broadcast songs such ari in cnn format
"An hour with ari and savana" every day can be aired
ari king's incarnation of the god king of the gods
129 months ago
Heru Cahyono https://www.facebook.com/720697814628014/photos/pb.720697814628014.-2207520000.1433767398./889016961129431/?type=3&theater
Tolak Jokowi
Kultus dan Pemberhalaan
Para penyembah berhala selalu memiiki dalih yang sama. Mengapa mereka menuhankan sesuatu yang tidak patut dipertuhankan? Menjatuhkan diri pada belenggu. Mereka berujar, "Wajadna min abaina, kami temukan semua ini dari nenek
Read more ... moyang kami." Sebuah jawaban khas kaum Paganist yang dungu dan berkepala batu.
Berhala adalah simbol segala ketergantungan dan pembelengguan hidup manusia pada sesuatu yang tak semestinya mengerangkeng dirinya. Penyekutu Tuhan itu melakukan penuhanan pada berbagai illah selain Allah. Patung yang dibuat sendiri pun disembah, semisal rezim yang dikeramatkan pendukungnya dengan segala puja-puji. Sungguh betapa sesat jalan anak cucu Adam yang terjangkiti virus pemberhalaan.
Berhala itu dikultuskan dan berwajah dasa muka. Kekuasaan, harta, hawa nafsu, isme, dan segala permata dunia yang dicintai melebihi takaran dapat menjelma menjadi berhala-berhala baru. Sejarah daur ulang paganisme seolah niscaya. Pengultusan pun diproduksi menjadi budaya baru yang dimasifkan dan menciptakan atmosfer kolektif sarat pesona simbolis yang memerkosa fitrah kesejatian hidup.
Peluruhan kemanusiaan
Kultus dan pemberhalaan itu membenamkan manusia pada sikap membudakkan diri. Keduanya melumpuhkan akal sehat. Nalar cerdas menjadi mati suri. Daya kritik pun dianggap negative thinking. Ketika terjadi rentetan kesalahan di ruang publik, terjadi pembenaran dan pembiaran yang sesungguhnya sama dengan menanam benih kehancuran bangsa.
Insan berilmu dan figur-figur kritis pun ikut berbelok arah jalan. Para begawan kehilangan kebegawanannya karena turun gunung ke lembah politik partisan. Mereka jadi pembebek yang alim karena harus menopang rezim. Akal sehat sekadar jadi wacana utopis dan komoditas akademik. Sebagian terjangkiti penyakit rabun ayam dalam mencandra kebenaran dan ketakbenaran. Ilmunya kehilangan hikmah hingga tak lagi memercikkan sinar pencerahan.
Kebenaran dibuat serba abu- abu, kalah pamor oleh tampilan luar. Nalar publik disilaukan oleh beragam perilaku teatrikal yang indah dipandang sesaat, tetapi sesungguhnya laksana buih. Ibarat warna serbaputih untuk mengesankan pesona bersih dan jernih meski di dalamnya kusam. Panorama masif seperti ini lama-kelamaan akan melahirkan budaya instan yang mematikan proses, kerja keras, dan kebenaran substansi.
Kultus dan pemberhalaan yang melemahkan potensi kemanusiaan sejati itu biasanya tumbuh kembang sering bukan karena sistem tirani belaka, tetapi oleh minda atau sistem kognisi yang dikonstruksi salah kaprah. Antonio Gramsci menyebutnya sebagai ideologi Hegemony. Mereka yang terkena penyakit pembudakan diri bukan karena dipaksa rezim, melainkan karena menikmatinya.
Nikmat ditindas, ditelikung, dibodohi, dimanipulasi, dan dihegemoni oleh sistem dan budaya yang mampu menciptakan kenyamanan semu.
Fir'aun dengan takabur mengklaim diri sebagai Tuhan. Karena kedigdayaan yang dibangun secara hegemoni, banyak rakyat menjadi lemah dan membudakkan diri. Sikap rakyat yang takut, lemah, membebek, dan menaruh kepentingan-kepentingan sesaat sering menggiring mereka pada pemberhalaan dan pengultusan terhadap para penguasa. Akibatnya, para penguasa itu menjadi sewenang-wenang karena dimanjakan oleh elite dan rakyatnya.
Kultus dan pemberhalaan dalam bentuk apa pun sesungguhnya musuh utama kaum beriman yang bertauhid. Manusia yang dianugerahi fitrah bertuhan dan akal murni pun dibuat tak berdaya. Jika nikmat Tuhan yang sangat berharga itu tidak digunakan dengan baik dan lumpuh karena manusia terjebak pada penuhanan dan pembudakan sesuatu, manusia menjadi kehilangan kemanusiaan nya yang sejati. Kalbu, pendengaran, penglihatan, dan akal sehat insan beriman mati dan akhirnya terjerembap pada perangai hewani (QS al-'Araf [7]: 179).
Peran kaum berilmu
Kaum beriman dan bertauhid wajib menggunakan akal yang fitri agar tidak terjebak pada praktik pemberhalaan dan pengultusan yang membelenggu kehidupan. Allah memerintahkan insan beriman agar tafakur, ta'aqul, ta'abbur, tazakkur, dan tadabur. Pelakunya disebut uli-nuha, ulil- abshar, ulil-albab, al-alim, ulama, dan yang semakna dengannya. Tuhan meninggikan derajat kaum berilmu bersama orang beriman yang menggunakan akal dan kalbunya dengan segala kegiatan berpikir atas segala kekuasaan dan hasil ciptaan-Nya.
Rasulullah bersabda, "Berpikir sesaat lebih baik dari ibadah setahun." Pada hadis lain, Nabi bersabda, "Tiga waktu bagi orang berakal. Pertama, untuk bermunajat kepada Tuhannya. Kedua, untuk menghisab dirinya. Ketiga, untuk memikirkan ciptaan Allah SWT." Rasulullah bersabda, "Seseorang tidak akan memperoleh sesuatu yang sebaik akal. Akal membimbing pemiliknya kepada petunjuk dan menghindarkannya dari kesesatan." (Muttafaq`alaih).
Ketaknalaran dan hilangnya akal kritis disamakan dengan kebutaan. Allah SWT berfirman, "Perbandingan antara dua golongan (orang kafir dan orang beriman) seperti keadaan orang yang buta dan pekak dengan orang yang melihat dan mendengar, adakah sama kedua-duanya? Adakah kamu tidak mengambil pengajaran?"(QS Hud [11]: 24).
Tuhan menisbahkan orang yang tak menggunakan akalnya sebagai hewan melata di muka bumi untuk menunjukkan betapa rendahnya manusia jika mati akal sehatnya atas kebenaran.
Kaum berilmu lagi beriman yang hadir di muka bumi untuk membebaskan umat manusia dari segala bentuk pemberhalaan dan pengultusan yang merusak tauhid, mereka disebut para pewaris Nabi karena membawa obor pencerahan. Mereka bermisi membebaskan, memberdayakan, dan memajukan umat manusia dari segala bentuk pembelengguan, penindasan menuju kehidupan yang bercahaya lahir dan batin. Karena itu, siapa pun yang berilmu hendaklah dalam dirinya melekat jiwa pencerahan yang bebas dari segala belenggu dunia demi kebenaran dan kebaikan.
Betapa berat, tetapi mulia tugas ulama, intelektual, intelegensia, dan kaum berilmu dalam kehidupan di muka bumi ini. Lebih-lebih ketika orang-orang berilmu itu menjadi pemimpin dan begawan bangsa. Mereka dengan ilmunya harus menyinari alam pikiran rakyat dan para elitenya. Mereka harus menjadi penyebar nilai-nilai kebenaran meski harus berhadapan dengan penguasa yang didukungnya. Apalagi, jika penguasa itu bertindak zalim dan bertentangan dengan kebenaran. Para pemilik ilmu itu bahkan harus berani meluruskan kesalahan rakyatnya dengan risiko dijauhi dan dimusuhi.
Sungguh akan menjadi ben cana manakala kaum berilmu justru bertaklid buta dan hanya menjadi stempel pembenar para penguasa ataupun rakyatnya. Jika hal itu terjadi, selain meluruhkan keberadaan dirinya selaku pembawa obor pencerahan, akibatnya pun sangat fatal. Para penguasa akan semakin sewenang-wenang, rakyatnya pun akan kehilangan arah kehidupan.
Mungkinkah kaum berilmu salah jalan? Banyak bukti menunjukkan kaum berilmu menempuh jalan bengkok yang oleh Imam al-Ghazali disebut ulama asy-syuu alias ulama buruk. Meminjam nalar Julien Benda, ketika insan berilmu bersekutu dengan penguasa yang salah jalan, itulah ben tuk pelacuran kaum intelektual.
Sumber: http://www.republika.co.id/berita/koran/halaman-1/15/01/25/nipx0p-kultus-dan-pemberhalaan
130 months ago
Sameer Martinez https://www.youtube.com/watch?v=2nDoB1H4Lw4
mau liat kucing aslinya bisa ngomong cuman di tutup-tutupin kalau ada manusia (pura-pura)...hahahahahaha ketawa kalau liatnya
TALKING CAT (TWO CATS WHO ARE SPEAKING)
two cats talking whispers for fear of getting caught humans that can speak human....................... very funny once I saw this video and do not get bored...
134 months ago
Sameer Martinez https://www.youtube.com/watch?v=2nDoB1H4Lw4
mau liat kucing aslinya bisa ngomong cuman di tutup-tutupin kalau ada manusia (pura-pura)...hahahahahaha ketawa kalau liatnya
TALKING CAT (TWO CATS WHO ARE SPEAKING)
two cats talking whispers for fear of getting caught humans that can speak human....................... very funny once I saw this video and do not get bored...
134 months ago
More Manusia Setengah Dewa posts »