No hp iqbaal cjr yang masih aktif posts
Yandri Feb-ryan Jr. Kasian lihat dia sampai seperti itu sekarang...
113 months ago
Mother Nature Network Yang Yang gave birth earlier this month at a Vienna zoo... and it turned out to be twins!
115 months ago
HuffPost UK Tech Bet you didn't expect this
121 months ago
Huffington Post UK Bet you didn't expect this
121 months ago
Rosa Laudya Sharoon Astagfirllah , masih saja ada jaman sekarang mencuri kotak amal sebuah tempat ibadah , cuman uang segitu . Bantu Share ya teman siapa tau malingnya baca ini atau siapa tau malingnya tetangga kalian ,biar cepat ditangkap :) #prihatin
Kotak Amal Masjid di Bali Dicuri, Uang Rp 300 Ribu Hilang
batampos.co.id
Bali – Masih ada saja orang yang nekat mencuri di tempat ibadah. Seperti yang terjadi di Masjid Jami Abdurrahman bin Auf. Masjid milik Yayasan Baitul Ummah yang terletak di Kabupaten Badung ini kotak amalnya dicuri. Aksi pencurian tersebut terjad
Read more ... i pada tanggal 5 Desember.
124 months ago
Ibra Him https://youtu.be/_YmjcYXBYV4
Aku melihat kapal terbang dilangit.
Apakah karena apel jatuh,
atau air memuai?
128 months ago
Martha Preminger
Yin & Yang in Chinese Medicine
sacredlotus.com
The Philosophy of Yin and Yang, including the four main aspects, theory and history, as well as Yin and Yang in Chinese Medicine and pathology. Covers TCM concepts such as excess yin, deficient yin, excess yang, deficient yang, and inter-transformati
Read more ... on.
129 months ago
Martha Preminger
Yin & Yang in Chinese Medicine
sacredlotus.com
The Philosophy of Yin and Yang, including the four main aspects, theory and history, as well as Yin and Yang in Chinese Medicine and pathology. Covers TCM concepts such as excess yin, deficient yin, excess yang, deficient yang, and inter-transformati
Read more ... on.
129 months ago

Ibrahim Isa Kolom Ibrahim Isa
Senin Pagi, 01 Juni 2015
--------------------------------
"BETER (te)LAAT DAN NOOIT"-
LEBIH BAIK TERLAMBAT Daripada TIDAK SAMASEKALI!
Kolom berjudul "MEGAWATI SUKARNOPUTRI . . . !!!,'PANDANGAN SEJARAH', DAN PENGUASAAN 'BAHASA IND
Read more ... ONESIA' ANDA . . . . 'MEMRPIHATINKAN' ", memancing cukup banyak komentar. Seperti biasa. Ada yang setuju (banyak--- terutama di FB) Ada yang
menambahkannya dengan kritik-sinis-emosionil, ada yang tambah kritik dengan argumentasi. Ada yang 'wait and see'. Dan (surprise-suprise) ada YANG MEMBELA MEGA.
Respons yang beragam tsb semua ada. Media Indonesia sudah mulai biasa dengan suasana 'freedom of speech' - 'kebebasan menyatakan pendapat'. Ini wajar, sehat dan positif. Jangan di-rém -- TERUSKAN! Berguna sekali dalam menciptakan suasana serta syarat kerja yang sehat bagi Pemerintahan Presiden Jokowi, yang bertekad memberlakukan PERUBAHAN dan KEMAJUAN!
Di antara beliau-beliau yang memberikan komentar itu, termasuk sahabat-sahabatku Prof Dr Syafruddin Bahar dan Prof Dr Salim Said.
Salim Said merespons: "Tampaknya Pak Isa di Amsterdam terlambat Heran. Kita di Indonesia sudah terbiasa heran menghdapi
Ibu Megawati".
Responsku terhadap sikap sejarah dan pengetahuan serta penggunaan bahasa Indonesia Mega, masih sama. MEMPRIHATINKAN!.
Ini adalah (katakanlah) 'teguran bersahabat dan membangun', yang 'bermaksud baik'. Perumusan kalimat-kalimat yang menyalahi tata-bahasa Indonesia --- dan penggunaan istilah-istilah yang sulit dimengerti, amat mencerminkan cara dan suasana berfikir yang bersangkutan. Semrawut, kata orang Jawa. Mencerminkan kemiskinan khazanah kata-kata Indonesia yang dimiliki.
Bermaksud baik terhadap Megawati Sukarnoputri. Satu sebab pokok, karena 'mengenal' Mega sebagai seorang pejuang politik (satu-satunya) di periode masih jaya-jayanya Presiden Suharto, yang tampil dengan suara nyaring: "KALAU RAKYAT SETUJU- SAYA BERSEDIA JADI PRESIDEN". Artinya berani menggantikan Suharto kalau rakyat setuju.
Pernyataan ini 'bukan main-main' di saat Suharto masih kuasa penuh. Dan Suharto tidak ayal bertindak. Segera saja dimulai kampanye untuk mendeskreditkan dan mendongkel Megawati dari PDI. Suharto dan Intelnya (biasalah) memulai 'opsus' untuk menghantam Mega.
Suharto gagal . . Mega tidak mundur --- bahkan tambah berani dan bersemangat . Cerita ini bukan dongeng!
Suharto jatuh, rezim Orde Baru (formalnya) gulung tikar. Mega bersama Gus Dur, Amin Rais dan Sri Sultan Yogya, aktif
dalam kegiatan politik yang berani --- demi REFORMASI DAN DEMOKRATISASI di negeri ini. Ini juga fakta. Merupakan tambahan kekuatan politik dan masyarakat pada kekuatan utama Reformasi dan Demokratisasi, yang terdiri dari kaum muda mahasiswa, pelajar, cendekiawan dan pelbagai pekerja dari berbagai lapisan masyarakat. Ini juga fakta.
Itulah sebab utama mengapa timbul penilaian positif terhadap Mega, yang punya peranan dalam penggulingan rezim Orde Baru, dan
mendorong maju Reformasi dan Demokratisasi. Bisa ditambahkan pelbagai sikap politik dan kebijakan positif yang dilaksanakannya selama menjabat sebagai Presiden ke-V Republik Indonesia.
Last but not least, Megawati sebagai Ketum PDI-P, -- adalah tokoh pimpinan parpol yang telah mengusung JOKOWI sampai jadi Presiden
RI. Halmana merupakan suatu kemenangan bagi kekuatan politik PERUBAHAN demi KEMAJUAN, DEMI TRISAKTI.
* * *
Tetapi serentetan politik dan kegiatan Megawati Sukarnoputri, juga dapat digolongkan NEGATIF. Antara lain ketika beliau, aktif
bersama Amin Rais, Akbar Tanjung dan Jendral Wiranto, mereka bersama mendongkel Gus Dur dari jabatn Presiden Ke-IV RI dan menggantikan kedudukan Gus Dur, sebagai Presiden Ke-V Republik Indonesia. Dan masih bisa ditambahkan sejumlah sikap politik
dan kebijakannya yang, a.l, -- mengambil jarak dari para pemuda anggota gerakan pemuda (PRD), yang mati-matian membela Mega -sekitar Peristiwa Penyerbuan terhadap kantor PDI - Mega di Jl Diponegoro, Jakarta. ketika masih berkuasanya Presiden Suharto.
Masyarakat juga kecewa besar, ketika Mega menjabat sebagai Presiden RI - praktis beliau tidak melakukan yang signifikan untuk
merehabilitasi nama baik Presiden Sukarno. Bung Karno adalah salah seorang tokoh yang sesungguhnya patut dikatagorikan sebagai salah seorang "K O R B A N Peristiwa 1965". Dan Megawati dan keluarga Sukarno adalah KELUARGA KORBAN. Yang merupakan sasaran utama Jendral Suharto, ketika memulai proses kudeta merangkaknya.
* * *
Apakah penulis ini sudah cukup mengenal Megawati sebagai salah satu tokoh politik dan pimpinan partai penting dewasa ini?
Jawabnya: Masih belum. . . maka sering (seperti kata Salim Said|) jadi HERAN. Sebagai ilustrasi yang bikin orng heran ialah:
kaitannya dengan sikap beliau yang 'mengherankan' terhadap SBY. Terakhir SBY khusus, a.l mengirimkan putranya untuk mengundang beliau hadir di Kongres Ke-IV Partai Demokrat. Sebagai biasa, Mega tidak datang memenuhi undangan SBY itu.
Heran kan??
* * *
Megawati Sukarnoputri ---- tetap akan memainkan peranannya dalam perkembangan politik Indonesia mendatang.
Lebih-lebih lagi -- PDI-P yang dipimpinnya adalah (seyogianya) salah satu sandaran utama bagi berlangsungnya PEMERINTAHAN JOKOWI.
Ini sikap politik realis a.d. Realisme – satu-satunya – untuk melangsungkan dan mensukseskan jalannyua PERUBAHAN DAN KEMAJUAN DEWASA INI.
* * *
130 months ago
Heru Cahyono http://www.merdeka.com/peristiwa/mengapa-kaos-palu-arit-masih-haram-di-indonesia.html
133 months ago
More no hp iqbaal cjr yang masih aktif posts »