Pengen Ganti HP posts

Ibrahim Isa Kolom IBRAHIM ISA Selasa Malam, 23 Juni 2015 ------------------------------------ KRONIK “PULANG KAMP UNG” (2) * * * Kangenan dan Silaturakhmi Keluarga-besar di Indonesia: Salah satu tujuan utama kami – suami istri, dua putri da Read more ... n dua menantu serta seorang cucu --- berkunjung ke Indonesia kali ini , adalah untuk melepas rindu dengan keluarga-besar yang cukup banyak di Indonesia. Untung kebanyakan mereka itu domisilinya terpusat di ibukota. Ada juga yang tinggal dan bekerja di Yogyakarta. Menjadi dosen di UGM. Banyak yang pofesinya dosen. Ada yang pegawai negeri. Tidak sedikit yang pengusaha. Dan, jangan heran . . Ada juga yang anggota ABRI, baik AD, Angkatan Laut, maupun AURI. Malah yang perwira tinggi Alri itu yang memberikan bantuan ketika kami pertama kali (1994) berkunjung ke Indonesia, dikala Orba masih berjaya. . . . . * * * Aku tidak pernah menghitung jumlah mereka – paling tidak sekitar seratusan. Rezim Orba yang memerintah Indonesia selama lebih dari 32 tahun, telah amat merusak, memecah-belah hubungan dan ketenteraman jutaan keluarga Indonesia. Jutaan anggota keluarga Indonesia, adalah korban Peristiwa persekusi dan pembantaian masal 1965 yang dilancarkan oleh Orde Baru di bawah Presiden Suharto. Banyak keluarga yang terpisah dan terpecah-belah, saling tidak tahu dimana masing-masing berlindung -- karena menyelamatkan diri dari persekusi Orba. Mereka hidup dalam ketakutan dan sengsara serta terpencar-pencar serta terpisah-pisah. Banyak yang terpaksa ganti-nama, bahkan ganti identitas. Tidak sedikit juga yang mengganti keyakinan agamanya. Ini semua adalah akibat politik persekusi rezim Orde Baru – terhadap anggota PKI, dituduh PKI, simpatisan PKI, pendukung Presiden Sukarno -- dan lebih parah lagi fitnahannya ialah : Terlibat dengan G30S. Padahal mereka-mereka itu samasekali tidak tahu-menahu apa itu G30S. Padahal di sepanjang hidup mereka adalah warganegara yang tidak pernah melanggar hukum dan setia pada Republik Indonesia dan Presiden Sukarno. Tidak sedikit dari keluarga-keluarga itu telah memberikan sumbangan menurut syarat masing-masing dalam perjuangan kemerdekaan nasional. Bahkan tidak sedikit adalah veteran pejuang anti-kolonialisme Belanda sejak sebelum Perang Dunia II. * * * Hubungan dan ketenteraman keluarga kami, seperti banyak korban lainnya -- amat terganggu, sejak berkuasanya rezim Orba. Disebabkan oleh dicabutnya dengan sewenang-wenang paspor seluruh keluarga kami. Sehingga kami terpaksa mengambil identitas baru dengan paspor negeri domisili kami. ----- Untung di Eropah, kebanyakan negeri terikat dengan dan mematuhi persetujuan internasional,-- yang melindungi warga yang di negerinya sendiri dipersekusi penguasa -- oleh sebab keyakinan politik atau keyakinan agama/kepercayaan. Adalah negeri di tempat kami berdomisili sekarang ini, Holland -- yang memberikan perlindungan politik pada keluarga kami. Perlindungan politik dari persekusi rezim Orde Baru. Sejak Mei 1998, rezim Orba telah tumbang. Syukur Alhamdulillah --- Hubungan kekeluargaan-besar kami pada pokoknya telah pulih kembali. Yang dulunya tidak sedikit yang takut-takut diketahui ada hubungn keluarga dengan kami, kekhawtiran itu sekarang sudah hilang. Tidak bisa dibayangkan betapa pilu dan hancurnya hati ini – di saat ada anggota keluarga besar, bukan saja tidak berani hubungan – bahkan mengambil sikap seolah-olah tidak kenal samasekali. Malapetaka di kalangan keluarga ini penyebabnya HANYA satu --- Politik persekusi Orba dan kebijakan 'bersih lingkungan' yang dilakukan pemerintah selama berkuasanya Presiden Suharto. Apakah politik persekusi dan diskriminasi ini sudah sepenuhnya ditinggalkan oleh penguasa? Masih harus dilihat dalam praktek kehidupan nyata sehari-hari. * * * Maka alangkah bahagianya ketika kami berkunjung ke Indonesia kali ini, yang tujuh orang anggota keluarga Isa yang berdomisli di luar negeri bisa berkumpul bersama dan bersilaturahkmi dalam suasana tenang, damai dan leluasa. * * * Selanjutnya, bagaimana dalam prakteknya nanti pemerintah Presiden Jokowi hendak melaksanakan Program Rekonsiliasi Nasional . . . memang tidak sederhana. Yang jelas – adalah, -- bahwa program REKONSILIASI TIDAK MUNGKIN DILAKSANAKAN TANPA MENGUNGKAP KEBENARAN DAN MELAKSANAKAN KEADILAN BAGI PARA KORBAN. * * *
129 months ago
Sarah Miller |||||||||||||||||||||||||||||| The Book That Will Inspire You |||||||||||||||||||||||||||||| ****Who Am I?: How My Daughter Taught Me to Let Go and Live Again**** by Megan Cyrulewski Megan Cyrulewski is an ordinary pe Read more ... rson who has faced extraordinary challenges and now wants to inspire people and show them that hope gives them the power to survive anything. Who Am I? is about her journey into post-partum depression, anxiety disorder, panic attacks, visits to the psych ward, divorce, domestic violence, law school, and her courageous struggle to survive with her sanity intact—and how a beautiful little girl emerged from all this chaos. “Who Am I?” serves as a sign to any woman who has suffered or is suffering the same kind of abuse, that there's hope for recovery and a new life. - Robin Leigh Morgan "Must read!" - Namrata Ganti "This is a book I will remember" - Jenna Knight "Who Am I? is a book filled with truth, tragedy and growth." - Patricia Get from here http://www.amazon.com/Who-Am-Daughter-Taught-Again/dp/1626941513/ref=sr_1_1?ie=UTF8&qid=1434375829&sr=8-1&keywords=megan+cyrulewski Thanx
Who Am I?: How My Daughter Taught Me to Let Go and Live Again
amazon.com
Megan Cyrulewski is an ordinary person who has faced extraordinary challenges and now wants to inspire people and show them that hope gives them the power to survive anything. Who Am I? is about her journey into post-partum depression, anxiety disord Read more ... er, panic attacks, visits to the psych ward, di...
129 months ago
Ari Setyo Nugroho Dulu namaku ari gufroNd(artinya ari temen bAik) unTuk mengarang lagu yang aku karang di bocAh karanganyar dan bAtU JAMus no hp 085869107036(lagu karangan yang aku karang di grub itU YaitU Siska(nama paCar ari), cintaku di karanganyar(ketemunya aku de Read more ... ngan sekar maen di tamanpancasila,alun-alun karanganyar(aku nembak sekar(nak karanganyar) di alun2 karanganyar berSama temen2 club yamaha aku),vesPa rosok(rastaman), dalan anyar(unTuk ita sanjaya yang dulu kekasiH Aku ngak tahu dah puTus loem), kangen,kecewa,ada aku disini,bAndara woNogiri(menunggu kembalinya sekar dari malaysia kita sering maen ke woNogiri dng club v-ixioN aku vock karanganyar dan yvc tapi sekarang kita udah puTus apakah perlu ditUnggu lage setelah kepergiannya ke malaysia) dikiro preman(ari wakTu lamaran tapi udah gagal),pengen banting hp(rasa cemburu ari liHat cewek ari mainan hp terus dikira ari smsan dng cowok lain hati ari cemburu),ceng ceng po(sepiro lawase aku kenal karo koe cah bAgus anake guru) aku ketemu kak gufroN DI GRup dan laguku diaransemen olehnya namaku ari gufroNd di pakai gufroNd(pianis savana) untUk mempopulerkan ari dan saVana..lagu-lagu diatas lagu ari yang sudah di aransemen, dEngerkan lagunya di youTube dengan menulis/ketik savana atau judul lagu2 diatas,silahkan mendEngarkan dan nikmati lagu2 ari dan savana,by:ari gufroNd dan gufroN(pianis savana)aku tidak diTulis namaku di savana karena aku ndak bisa main musik cuma bisa gitar dikit, ngarang lagu dan nyanyi bAgus dan kak gufroND DAn savana belum menemukan keberadaanku ari dimana
130 months ago
More Pengen Ganti HP posts »

Pengen Ganti HP news

No news about Pengen Ganti HP

Pengen Ganti HP videos

No videos about Pengen Ganti HP