Permainan beda perut orang hamil posts

Dewi
vampire
Untuk kegunaan lain dari Vampir, lihat Vampir (disambiguasi).Ilustrasi yang menggambarkan vampir dalam cerita Varney the Vampire. Vampir adalah tokoh dalam mitologi dan legenda yang hidup dengan memakan intisari kehidupan (biasanya dalam bentuk darah Read more ... ) dari makhluk hidup lain.[1][2][3][4][5][6] Meskipun kepercayaan terhadap setan penghisap darah terdapat dalam berbagai budaya dan telah ada sejak zaman kuno,[7] istilah vampir sendiri baru populer pada awal abad ke-18 setelah masuknya legenda vampir ke Eropa Barat dari daerah Balkan dan Eropa Timur.[8] Di daerah-daerah tersebut juga terdapat legenda mengenai makhluk-makhluk seperti vampir, misalnya vrykolakas di Yunani dan strigoi di Rumania yang juga ikut meningkatkan kepercayaan vampir di Eropa. Vampir dalam legenda Balkan dan Eropa Timur memiliki penampilan yang beragam (mulai dari makhluk mirip manusia sampai mayat hidup) sedangkan di Eropa Barat, vampir digambarkan sebagai makhluk yang berpenampilan rapi dan mewah. Adalah cerita The Vampyre (1819) karangan John Polidori yang membentuk citra tersebut. Karya tersebut dianggap sebagai karya tentang vampir yang paling berpengaruh di awal abad ke19[9] dan telah mengilhami karya-karya selanjutnya seperti Varney the Vampire dan bahkan Dracula.[10] Novel Dracula (1897) karya Bram Stoker dikenang sebagai karya klasik yang menjadi dasar bagi cerita vampir pada masa modern. Novel Dracula mengambil unsur dari legenda manusia serigala dan setan sejenisnya, dan menggabungkannya dengan konsep keabadiaan serta sistem masyarakat masa Victoria.[11] Suksesnya buku ini memicu munculnya genre vampir yang masih tetap populer hingga saat ini melalui buku, film, permainan video, dan acara televisi. Vampir juga telah menjadi figur dominan dalam genre horor.[11] Vampir umumnya diceritakan keluar dari makamnya pada malam hari untuk menggigit orang-orang dengan taringnya yang panjang dan mengisap darah mereka. Korban yang digigitnya biasanya akan menjadi vampir juga. Menurut beberapa mitos, vampir tidak tampak di cermin karena mereka tidak memiliki jiwa. Dalam cerita fiksi modern, vampir bisa menjelma menjadi kelelawar, serigala, bahkan gumpalan gas, dan harus menjauhkan diri dari sinar matahari.Daftar isi1 Etimologi2 Vampir dalam legenda dan mitologi2.1 Gambaran umum dan atribut2.1.1 Perubahan menjadi vampir2.1.2 Mengenali vampir2.1.3 Perlindungan2.1.4 Membunuh vampir2.2 Abad kuno2.3 Abad pertengahan dan Renaisans2.4 Vampir di luar Eropa2.4.1 Afrika2.4.2 Amerika2.4.3 Asia2.5 Masa Modern3 Asal-usul cerita vampir3.1 Spiritualisme Slavia3.2 Patologi3.2.1 Pembusukan3.2.2 Penguburan prematur3.2.3 Penyakit menular3.2.4 Porfiria3.2.5 Rabies3.3 Psikodinamika3.4 Interpretasi politik3.5 Psikopatologi3.6 Kelelawar vampir4 Dalam fiksi modern4.1 Sastra4.2 Televisi dan film4.3 Permainan video5 Catatan kaki6 Referensi7 Lihat pula8 Pranala luarEtimologi Kata vampire dalam bahasa Inggris pertama kali muncul pada tahun 1734 dalam sebuah cerita berjudul Travels of Three English Gentlemen yang diterbitkan dalam Harleian Miscellany pada tahun 1745.[12][13] Setelah Austria menguasai daerah utara Serbia dan Oltenia pada 1718, pejabat setempat menyadari adanya masyarakat lokal yang melakukan praktik penggalian jenazah dan "pembunuhan vampir".[14] Laporan ini kemudian disebarkan ke masyarakat luas.[14] Istilah bahasa Inggris, vampire, berasal dari bahasa Jerman vampir (kemungkinan melalui bahasa Perancis: vampyre). Bahasa Jerman sendiri mengambilnya pada awal abad ke-18 dari bahasa Serbia, вампир/vampir.[15][16][17][18][19] Istilah tersebut masuk ke bahasa Jerman pada masa ketika Serbia masuk dalam Kekaisaran Austria, pada saat itu diceritakan adanya seorang vampir bernama Arnold Paole. Bentuk Serbia tersebut memiliki kesamaan dengan bahasa Slavia lainnya: вампир (vampir, Bahasa Bulgaria), upir /upirina (Bahasa Kroasia), upír (Bahasa Ceko dan Bahasa Slovakia), wąpierz (bahasa Polandia), упир (upyr, bahasa Ukraina), упырь (upyr, bahasa Rusia), упыр (upyr, bahasa Belarusia). Asal katanya sendiri belumlah jelas.[20] Pendapat yang populer adalah bahwa itu berasal dari bahasa Proto-Slavia, *ǫpyrь dan *ǫpirь.[21] Teori lainnya yang adalah bahwa bahasa Slavia menyerapnya dari bahasa Turki.[21][22] Penggunaan pertama bentuk Rusia kuno, Упирь (Upir), terdapat dalam dokumen yang bertahun 6555 (1047 M).[23] Itu merupakan tanda penerbit dalam sebuah manuskrip dari Kitab Mazmur yang ditulis oleh seorang pendeta yang menyalinnya dari Aksara Glagolitik ke aksara Sirilik untuk pangeran Novgorod, Volodymyr Yaroslavovych.[24] Sang pendeta menuliskan namanya "Upir' Likhyi " (Оупирь Лихыи), yang bermakna "Vampir jahat" atau "Vampir busuk".[25] Nama yang aneh ini disebut sebagai contoh paganisme dan penggunaan nama julukan sebagai nama pribadi.[26] Penggunaan awal lainnya dari kata tersebut terdapat dalam risalah anti-pagan berjudul "Firman Santo Grigoriy", bertahun antara abad ke-11 sampai 13 M. Pada saat itu dilaporkan adanya pemujaan pagan terhadap upyri.[27][28]Vampir dalam legenda dan mitologi Kepercayaan terhadap vampir telah ada selama berabad-abad. Kebudayaan Mesopotamia (termasuk Lilith dan Edimmu dalam mitologi Sumeria, Assyria, dan Babylonia), Yahudi, Yunani kuno, dan Romawi kuno menceritakan mengenai setan atau roh yang mirip dengan vampir modern. Tetapi vampir yang dikenal sekarang berasal dari Eropa Tenggara abad ke-18.[8] Dalam sebagian besar cerita rakyat, vampir adalah mayat hidup, korban bunuh diri, atau penyihir tetapi vampir juga bisa diciptakan dari roh jahat yang masuk ke suatu mayat dan melalui gigitan vampir lain. Legenda ini semakin lama semakin meluas dan bahkan di beberapa daerah menyebabkan histeria massal dan beberapa orang dituduh sebagai vampir.[29]Gambaran umum dan atribut Dalam legenda-legenda di Eropa, vampir biasanya digambarkan bertubuh membengkak dari tubuh normal dan berwarna merah gelap. Dalam peti matinya, vampir mengeluarkan darah dari mulut dan hidungnya dan kadang-kadang dengan mata kiri yang terbuka.[30] Setelah dikubur, mayat yang merupakan vampir tetap mengalami pertumbuhan gigi, rambut, dan kuku.[31]Perubahan menjadi vampir Proses menjadi vampir berbeda-beda dalam beberapa kepercayaan. Di Slavia dan Cina, mayat yang dilangkahi oleh kucing atau anjing akan menjadi mayat hidup.[32] Dalam kepercayaan Rusia, vampir adalah penyihir atau manusia yang semasa hidupnya menentang Gereja.[33] Ritual budaya kadang dilakukan untuk mencegah orang yang baru saja meninggal berubah menjadi mayat hidup, misalnya mengubur mayat secara terbalik atau menaruh benda-benda duniawi seperti arit atau sabit di dekat makam dengan maksud agar setan yang mendatangi mayat merasa senang atau supaya roh sang mayat merasa tentram sehingga tidak akan bangkit dari peti mati.[34] Cara ini mirip dengan praktik penguburan orang Yunani kuno yang mengharuskan untuk menaruh sekeping obolus di mulut mayat supaya roh mayat tersebut bisa melewati sungai Styx. Tradisi ini terus berkembang menjadi kepercayaan Yunani tentang vrykolakas, yang mana sebuah salib dan tembikar bertuliskan "Yesus Kristus berkuasa" ditaruh bersama mayat untuk mencegah mayat tersebut berubah menjadi vampir.[35] Cara lainnya yang dipraktikkan di Eropa meliputi pemotongan tendon di lutut atau penaburan biji opium atau pasir di tanah pemakaman; Ini bertujuan agar sang vampir menghabiskan sepanjang malam dengan menghitung biji-bijian tersebut,[36]. Dalam suatu cerita tradisional Cina, jika ada vampir yang melihat sekarung beras, maka vampir tersebut akan menghitung tiap butirnya; Mitos ini juga muncul di anak benua India dan dalam cerita masyarakat Amerika Selatan tentang penyihir dan roh jahat.[37]Mengenali vampir Banyak ritual dilakukan dilakukan untuk mengidentifikasi seorang vampir. Salah satu cara mencari kuburan vampir adalah dengan menggunakan anak perawan yang menunggangi kuda perawan dan berjalan di pemakaman. Menurut kepercayaan, kuda tersebut akan menolak melewati makam vampir.[33] Umumnya yang dipakai adalah kuda hitam meskipun di Albania yang digunakan adalah kuda putih.[38] Selain itu, lubang di atas makam dipercaya sebagai tanda vampir.[39] Mayat yang dicurigai sebagai vampir biasanya digambarkan memiliki penampilan yang lebih bagus dari yang seharusnya dan tidak menampakkan tanda-tanda pembusukkan.[40] Dalam beberapa kasus, ketika kuburan seorang vampir dibuka, mayat tersebut berlumuran darah korban di wajahnya.[41] Bukti bahwa seorang vampir aktif di suatu daerah ditandai dengan kematian ternak, domba, sanak keluarga atau tetangga. Vampir dalam cerita rakyat juga kadang-kadang melempar batu ke atap rumah, memindahkan barang-barang,[42] dan memberi mimpi buruk dalam tidur seseorang.[43]PerlindunganSampul majalah Strange Tales of Mystery and Terror edisi January 1933, menggambarkan manusia yang menggunakan salib untuk melwan vampir. Benda-benda tertentu bisa digunakan untuk melawan vampir. Bawang putih,[44] dan air suci sangat umum dalam cerita vampir. Setiap daerah memiliki benda pengusir vampir tersendiri. Di Eropa, biji sesawi yang ditaburkan di atap rumah dipercaya dapat menjauhkan dari vampir.[45] Benda suci lainnya adalah salib, rosario, dan air suci. Vampir dikatakan tidak bisa masuk ke tempat suci seperti gereja atau kuil, vampir juga tidak bisa melewati air.[46] Meskipun secara tradisional tidak dianggap sebagai benda keramat, cermin digunakan untuk mengusir vampir dengan cara ditempatkan di depan pintu.[47] Dalam kepercayaan tertentu, vampir tidak punya bayangan. Ciri vampir ini digunakan oleh Bram Stoker dalam Dracula dan menjadi populer di antara para penulis dan pembuat film.[48]Membunuh vampir Cara yang digunakan untuk membunuh vampir sangat bervarisi dan sebagian besar berasal dari budaya Slavia selatan.[49] Di Rusia dan negara-negara Baltik, digunakan tanaman Ash,[50] di Serbia digunakan tanaman Hawthorn,[51] dan ek di Silesia.[52] Vampir yang menjadi sasaran ditusuk di bagian jantungnya, meskipun di Rusia dan Jerman utara yang diserang adalah mulutnya[53][54] sedangkan di bagian timur laut Serbia yang menjadi sasaran adalah perutnya.[55] Menusuk dada vampir adalah suatu cara untuk "mengempiskan" vampir; Cara ini serupa dengan mengubur benda tajam seperti arit sehingga vampir akan tertusuk benda tersebut ketika vampir tersebut membengkak.[56] Pemenggalan sering dilakukan di Jerman dan daerah Slavia barat dengan kepala sang vampir dikubur terpisah dari tubuhnya.[49] Cara ini dilakukan untuk mempercepat perginya roh dari tubuh. Kepala, tubuh, dan pakaian vampir juga dipaku ke tanah agar vampir tersebut tidak bisa bangkit lagi.[57]Peralatan untuk membunuh vampir yang berasal dari tahun 1840. Orang-orang Gipsi memasukan besi atau jarum ke dalam jantung mayat dan memasang besi di mulut, mata, telinga, dan jari-jari mayat ketika penguburan. Mereka juga memasukan tanaman Hawthorn ke dalam kaus kaki mayat. Cara-cara yang lainnya adalah dengan menuangkan air mendidih di atas makam atau membakar mayat sampai menjadi abu. Di Balkan, vampir juga bisa dibunuh dengan ditembak, ditenggelamkan, diulangi penguburannya, diperciki air suci, atau dengan eksorsisme. Di Rumania, bawang putih ditaruh di mulut mayat dan pada abad ke-19 dilakukan penembakan pada peti mati untuk mencegah munculnya vampir. Dalam kasus tertentu, tubuh vampir dipotong-potong dan dibakar. Di daerah Sakson di Jerman, buah lemon ditaruh di mulut mayat yang dicurigai sebagai vampir.[58]Abad kunoLilith (1892), oleh John Collier. Cerita mengenai makhluk supernatural yang memakan darah dan daging manusia ada di hampir semua kebudayaan di seluruh dunia selama berabad-abad.[59] Pada masa kuno belum ada istilah vampir dan makhluk yang meminum darah dianggap sebagai setan atau iblis.[60] Di India ada cerita mengenai vetala, setan kubur yang tinggal dalam mayat.[61]Pishacha, roh orang jahat atau orang gila juga memiliki ciri-ciri mirip vampir.[62] Dewi India Kali, dengan taring dan kalung tengkorak, dihubungkan dengan kegiatan minum darah.[63] Di Mesir kuno, dewi Sekhmet juga meminum darah.[64] Bangsa Persia adalah salah satu bangsa pertama yang menceritakan mengenai setan penghisap darah. Ditemukan gambar-gambar makhluk yang mencoba menghisap darah manusia pada pecahan-pecahan tembikar Persia kuno.[65] Sedangkan Babylonia dan Assyria kuno memiliki cerita tentang Lilitu.[66] Yunani dan Romawi kuno menceritakan tentang Empusa,[67]Lamia,[68] dan Striga. Empusa adalah anak dewi Hekate yang digambarkan sebagai setan yang menghisap darah para pria,[67] Lamia adalah monster yang menghisap darah anak-anak.[68] Dan Striga memangsa anak-anak dan pria muda. Striga digambarkan memiliki tubuh burung atau gagak dan diadaptasi oleh orang Romawi menjadi strix, burung penghisap darah manusia.[69]Abad pertengahan dan Renaisans Banyak mitos tentang vampir berasal dari Abad pertengahan. Sejarawan Inggris abad ke-12, Walter Map dan William dari Newburgh, pada masa itu mencatat adanya kepercayaan tentang mayat hidup [29][70] meskipun catatan tentang legenda tentang vampir di Inggris setelah masa tersebut tidaklah banyak.[71] Kisah-kisah ini mirip dengan cerita yang nantinya muncul di Eropa Timur di akhir abad ke-17 dan 18 dan merupakan dasar bagi legenda vampir di Inggris dan Jerman. Salah satu catatan paling awal mengenai kegiatan vampir berasal dari wilayah Istria, Kroasia modern, pada tahun 1672.[72] Laporan lokal menyatakan bahwa ada seorang vampir bernama Guire Grando dari desa Khring dekat Tinjan yang menyebabkan kepanikan masyarakat.[73] Seorang mantan petani bernama Guire meninggal pada tahun 1656 namun penduduk desa setempat menyatakan ia kembali dari kematiannya dan meminum darah orang-orang serta melakukan pelecehan seksual pada istrinya. Pemimpin desa kemudian memerintahkan jantungnya ditusuk tetapi gagal. Dia akhirnya benar-benar mati setelah dipenggal.[74]The Vampire, oleh Philip Burne-Jones, 1897. Pada abad ke-18, ada kehebohan tentang dilihatnya seorang vampir di Eropa Timur yang menyebabkan dilakukannya penggalian kuburan dan penusukan mayat yang diduga sebagai vampir; bahkan pegawai pemerintahan ikut memburu dan menusuk vampir.[75] Meskipun disebut Abad pencerahan karena pada masa tersebut banyak kepercayaan dan legenda yang tak lagi dipercaya, tetapi kepercayaan tentang vampir malah meningkat dan mampu menimbulkan kepanikan massal di berbagai daerah di Eropa.[76] Kepanikan tersebut dimulai dengan dugaan adanya serangan vampir di Prusia Timur pada tahun 1721 dan di Monarki Habsburg dari tahun 1725 sampai 1734, yang kemudian menyebar ke daerah-daerah lokal lain. Dua kisah vampir yang terkenal melibatkan jenazah Peter Plogojowitz dan Arnold Paole dari Serbia. Plogojowitz dilaporkan meninggal pada usia 65 tahun tetapi diduga bangkit kembali dan meinta makanan pada putranya. Ketika putranya menolak, dia ditemukan telah mati keesokan harinya. Plogojowitz juga diduga menyerang beberapa penduduk lain karena ada beberapa orang yang kemudian mati karena kehabisan darah.[75] Pada kasus lain, Arnold Paole, seorang petani yang diduga digigit oleh vampir beberapa tahun sebelumnya, meninggal ketika sedang memotong jerami. Setelah kematiannya, penduduk di sekitarnya mulai mati satu per satu dan dipercaya bahwa Paole telah kembali dari kematiannya dan memangsa mereka.[77] Cerita terkenal lainnya melibatkan vampir Serbia yang dipercaya tinggal di tempat penggilingan dan memangsa para pekerja di tempat tersebut. Kisah ini diangkat oleh penulis Serbia bernama Milovan Glišić dan juga menjadi film horor tahun 1973 berjudul Leptirica. Dua insiden tersebut didokumentasikan dengan baik: Pegawai pemerintah memeriksa jenazah, menulis laporan, dan menerbitkan buku ke seluruh Eropa tentang kejadian tersebut.[77] Kepanikan msyarakat, yang disebut sebagai "Kontroversi abad ke-18", terjadi selama satu generasi. Hal tersebut semakin meningkat karena ditambah dengan banyaknya klaim penyerangan oleh vampir di pedesaan, yang disebabkan tingginya kepercayaan masyarakat pada takhayul. Karena ketakutan, banyak kuburan yang digali kembali dan jenazahnya ditusuk. Banyak cendekiawan yang menyatakan bahwa vampir tidaklah nyata (dan mengklaim bahwa yang terjadi adalah penguburan prematur dan rabies) tetapi kepercayaan vampir tetap meningkat. Dom Augustine Calmet, teolog dan cendekiawan Perancis yang dihormati, pada tahun 1746 membuat risalah yang komprehensif mengenai keberadaan vampir. Dalam risalah tersebut, Calmet memperlihatkan banyak laporan insiden tentang vampir. Risalah tersebut dikritik oleh Voltaire tetapi mendapat banyak dukungan dari para demonolog (ahli setan). Para pembacanya berkesimpulan bahwa risalah tersebut merupakan klaim Calmet bahwa vampir adalah nyata[78][79] Kaisar Maria Theresia dari Austria mengirim dokter pribadinya, Gerard van Swieten, untuk menyelidiki tentang keberadaan vampir. Gerard menyimpulkan bahwa vampir tidak nyata sehingga sang kaisar mengesahkan hukum yang melarang pembongkaran kuburan dan penodaan jenazah. Hukum ini berhasil menghentikan epidemik vampir. Meskipun begitu, vampir tetap hidup dalam karya seni dan cerita rakyat.[78]Vampir di luar EropaAfrika Berbagai daerah di Afrika memiliki kisah-kisah mengenai makhluk yang memiliki kemampuan seperti vampir: di Afrika Barat suku Ashanti memiliki cerita mengenai makhluk bernama asanbosam yang bergigi besi dan tinggal di pepohonan,[80] lalu ada suku Ewe dengan kisah adze, makhluk yang bisa berubah menjadi kunang-kunang dan menyerang anak-anak.[81] Di daerah Tanjung timur terdapat kepercayaan tentang impundulu, yang berbentuk burung bercakar besar dan bisa mengeluarkan petir, dan suku Betsileo di Madagaskar menceritakan tentang ramanga, vampir yang meminum darah dan memakan kuku para bangsawan.[3]Amerika Loogaroo adalah sebuah contoh bagaimana kepercayaan tentang vampir bisa muncul dari pencampuran beberapa kepercayaan, dalam kasus ini terjadi penggabungan bahasa Prancis dengan Vodu atau voodoo dari Afrika. Istilah Loogaroo kemungkinan berasal dari bahasa Prancis oup-garou ("manusia serigala") dan cukup umum dalam kebudayaan Mauritius. Tetapi, kisah Loogaroo menyebar melalui Kepulauan Karibia dan Louisiana.[82] Monster lainnya yang serupa adalah monster perempuan bernama Soucouyant dari Trinidad, dan Tunda serta Patasola dalam cerita rakyat Kolombia, sementara suku Mapuche di Chili selatan mengenal ular pengisap darah yang disebut Peuchen.[83] Dalam kepercayaan Amerika Selatan, lidah buaya yang digantung di dekat pintu dipercaya dapat mengusir makhluk vampir.[37] Mitologi Aztek menceritakan kisah Cihuateteo, roh berwajah tengkorak yang tercipta dari orang yang meninggal saat melahirkan, hantu ini dipercaya mencuri anak-anak dan bisa berhubungan seksual dengan orang hidup. Pada akhir abad ke-18 dan 19, kepercayaan vampir meluas di sebagian New England, khususnya di Rhode Island dan Connecticut Timur. Ada banyak dokumentasi mengenai keluarga yang menggali makam kerabat mereka dan mengambil jantung mayat dalam makam tersebut untuk menghindari munculnya vampir, meskipun istilah "vampir" sebetulnya belum digunakan. Penyakit mematikan seperti tuberkulosis, atau yang ketika itu disebut "sakit paru-paru", dipercaya menjadi penyebab orang-orang membongkar kembali makam kerabat mereka yang juga meninggal karena sakit paru-paru.[84] Kasus yang paling terkenal dan terdokumentasikan adalah Mercy Brown, gadis berusia 19 tahun yang meninggal di Exeter, Rhode Island pada 1892 dan diduga menjadi vampir. Ayahnya, dengan dibantu oleh paranormal keluarga, menggali makamnya dua bulan setelah kematiannya, mengambil jantungnya dan membakarnya sampai menjadi abu.[85]AsiaPatung makhluk mirip vampir di dekat kuil di Ubud, Bali. Berakar dari cerita rakyat, kepercayaan modern mengenai vampir menyebar di seantero Asia mulai dari setan kubur di benua Asia sampai makhluk mirip vampir dari kepulauan Asia Tenggara. Di India juga berkembang legenda lainnya mengenai vampir. Bhūta atau Prét adalah jiwa dari manusia yang mati mendadak. Bhuta berkeliaran pada malam hari dan menyerang orang hidup.[86] Di India Utara, ada BrahmarākŞhasa, makhluk mirip vampir dengan kepala diselubungi usus dan meminum darah. Di Jepang ada Nukekubi yang kepalanya bisa lepas dan terbang untuk mencari mangsa manusia.[87] Legenda hantu perempuan seperti vampir yang bisa melepaskan bagian atas tubuh mereka juga ada di Filipina, Malaysia, dan Indonesia. Ada dua makhluk mirip vampir yang utama di Filipina: bangsa Tagalog mengenal mandurugo ("pengisap darah") sedangkan bangsa Visayas mengenal manananggal ("pemisah diri"). Mandurugo adalah variasi dari aswang yang berwujud sebagai seorang gadis cantik di siang hari, dan bersayap serta berlidah panjang di malam hari. Lidah tersebut digunakan untuk mengisap darah dari orang yang sedang tidur. Sementara Manananggal digambarkan sebagai hantu perempuan tua cantik yang mampu melepaskan tubuh bagian atasnya untuk terbang dengan sayap seperti kelelawar dan memangsa para wanita hamil yang sedang tidur. Mereka menggunakan lidahnya yang memanjang untuk mengisap janin dari para wanita hamil. Mereka juga suka memangsa isi perut (terutama jantung dan hati serta dahak dari orang yang sakit).[88] Penanggalan di Malaysia adalah perempuan cantik yang memperoleh kecantikannya melalui ilmu hitam dan digambarkan dalam cerita rakyat sebagai hantu yang menakutkan. Dia mampu melepaskan kepalanya yang bertaring dan terbang di malam hari untuk mengisap darah, terutama dari wanita hamil.[89] Orang-orang Malaysia biasanya menggantung jeruju (semacam tanaman berduri) di dekat pintu atau jendela untuk menjauhkan Penanggalan dari rumah mereka.[90] Di Indonesia, ada cerita mengenai Leak, makhluk mirip vampir yang berasal dari Bali dan memangsa janin.[91] Selain itu, ada juga Kuntilanak, hantu dari perempuan yang mati ketika melahirkan,[92] di Malaysia dikenal sebagai Langsuir.[93][94] Jiang Shi (bermakna "mayat kaku", kadang-kadang oleh orang barat disebut sebagai "vampir Cina") adalah mayat hidup yang melompat-lompat dan membunuh makhkluk hidup dengan menyerap qì (unsur kehidupan) dari korbannya. Mereka tercipta ketika jiwa seseorang (魄 pò) gagal meninggalkan tubuhnya yang telah mati.[95] Tetapi beberapa orang menolak jika jiang shi disamakan dengan vampir karena jiang shi biasanya adalah makhluk tanpa akal pikiran.[96] Salah satu ciri khas makhluk ini adalah kulitnya yang berwanya putih kehijauan, kemungkinan disebabkan oleh jamur dan kapang yang tumbuh di badan mayat.[97]Masa Modern Dalam fiksi modern, vampir digambarkan sebagai makhluk jahat yang sopan dan kharismatik.[31] Meskipun sebagian besar orang tidak mempercayai vampir, ada beberapa penampakan vampir yang dilaporkan pernah terjadi. Beberapa kelompok pemburu vampir bahkan masih ada, meskipun kebanyakan dibentuk untuk tujuan pergaulan.[29] Ada klaim mengenai serangan vampir di Malawi pada akhir tahun 2002 dan awal 2003. Ketika itu, segerombolan orang membunuh satu orang serta melukai setidaknya empat lainnya (termasuk Gubernur Eric Chiwaya) atas dugaan bahwa pemerintah bekerjasama dengan vampir.[98] Pada awal tahun 1970 pers lokal menyebar rumor adanya vampir yang menghantui Pemakaman Highgate di London. Banyak pemburu amatir yang datang ke tempat itu dan mecoba memburu vampir tersebut. Banyak muncul buku tentang kasus itu, salah satunya ditulis oleh Sean Manchester, salah seorang penduduk lokal. Dia adalah salah satu yang pertama kali menyatakan keberadaan "Vampir Highgate" dan dia mengaku telah mengusir para vampir serta menghancurkan sarang vampir di area tersebut.[99] Pada Januari 2005, ada rumor yang berkembang tentang beberapa orang yang digigit di Birmingham, Inggris. Hal tersebut menimbulkan ketakutan adanya vampir yang berkeliaran. Tetapi kepolisian setempat menyatakan bahwa tidak ada laporan mengenai kasus tersebut dan kejadian itu hanyalah takhayul.[100] Pada tahun 2006, seorang profesor Fisika di University of Central Florida menulis sebuah makalah ilmiah yang menyatakan bahwa secara matematis vampir tidak mungkin nyata berdasarkan deret ukur. Menurutnya, jika vampir pertama muncul pada 1 Januari 1600, dan menggigit satu orang dalam sebulan, dan setiap korban berubah menjadi vampir, maka dalam waktu dua setengah tahun, seluruh populasi manusia akan menjadi vampir.[101] Pada masa modern, chupacabra ("pengisap-kambing") dari Puerto Rico dan Mexico disebut sebagai makhluk yang memakan daging dan meminum darah hewan peliharaan sehingga kadang-kadang disebut sebagai sejenis vampir. "Histeria chupacabra" sering diasosiasikan dengan krisis ekonomi dan politik pada pertengahan 1990-an.[102]Kerangka dengan batu bata di mulutnya, ditemukan di pemakaman di dekat Venice, Italia. Di Eropa sendiri, yang merupakan tempat asal dari banyak cerita vampir, pada umumnya vampir dianggap tidak nyata, meskipun di lokasi-lokasi tertentu kepercayaan tentang vampir masih ada dan beberapa penampakan vampir masih terjadi. Di Rumania pada Februari 2004, beberapa kerabat dari Toma Petre takut dia telah menjadi vampir. Mereka menggali makamnya, mengambil jantungnya lalu membakarnya sampai menjadi abu, dan meminum air yang dicampur dengan abu tersebut.[103] Pada bulan Maret 2009 sebuah kerangka perempuan dengan batu bata di mulutnya ditemukan di Venice, Italia. Matteo Borrini dari Universitas Florence menemukan kerangka itu dalam penggaliannya pada kuburan massal korban wabah dari abad ke-16.[104][105] Para arkeolog mengatakan bahwa ini adalah ritual pembunuhan vampir.[106]Asal-usul cerita vampirLe Vampire, oleh R. de Moraine di Féval (1851–1852). Banyak teori tentang asal usul kepercayaan vampir telah diajukan untuk menjelaskan takhayul, dan histeria massal yang disebabkan oleh vampir. Mulai dari Pemakaman dini sampai ketidaktahuan mengenai siklus pembusukan tubuh setelah kematian disebut-sebut sebagai penyebab kepercayaan vampir.Spiritualisme Slavia Vampir Slavia merupakan cerita hantu yang mendasari konsep vampir dalam budaya populer. Kepercayaan vampir dalam budaya Slavia berakar dari kepercayaan spiritual yang dipraktikkan secara luas sebelum masuknya agama Kristen, juga dipengaruhi oleh pemahaman mereka tentang kehidupan setelah mati. Meskipun tidak banyak tulisan dari masa pra-kristen yang menceritakan "Agama Lama", banyak orang Slavia yang tetap meneruskan kepercayaan pagan bahkan setelah daerah mereka dikristenkan. Beberapa contohnya adalah pemujaan leluhur, roh yang menghuni rumah, dan kepercayaan tentang arwah setelah mati. Dalam masyarakat Slavia pra-industri, setan dan roh dipercaya berperan dalam kehidupan manusia. Beberapa roh ikut membantu manusia sementara yang lainnya mengganggu manusia. Contohnya adalah Domovoi, Rusalka, Vila, Kikimora, Poludnitsa, dan Vodyanoy. Roh-roh ini juga dianngap berasal dari leluhur atau mansuia tertentu yang telah mati. Roh-roh itu bisa muncul dalam berbagai wujud, termasuk wujud manusia dan berbagai jenis hewan. Beberapa roh juga bisa melakukan sesuatu untuk melukai manusia, misalnya menenggelamkan orang, menghalangi panen, atau mengisap darah makhluk hidup dan kadang-kadang manusia. Oleh kerena itu, orang-orang Slavia biasanya berusaha untuk tidak membuat roh-roh itu marah supaya tidak diganggu.[107] Kepercayaan Slavia sangat membedakan arwah dan tubuh. Arwah tidak langsung musnah begitu tubuh seseorang mati, tetapi akan keluar dan bergentayangan di lingkungan rumah dan tempat kerjanya selama 40 hari sebelum akhirnya pergi ke dunia lain.[107] Oleh karena itu, pada masa-masa tersebut jendela atau pintu bisanya dibuka untuk memudahkan arwah keluar. Dalam masa 40 harinya, arwah bisa membawa keberkahan atau bahkan kejahatan pada lingkunannya. Selain itu arwah juga bisa memasuki mayat orang lain. Kematian seorang anak yang belum dibaptis, korban pembunuhan sadis, atau seorang pendosa (pembunuh atau dukun) dipercaya menghasilkan arwah yang tidak bersih. Arwah juga bisa menjadi tidak bersih jika jenazahnya tidak diberikan pemakaman yang layak. Selain itu, jenazah yang tidak dikuburkan dengan layak, juga bisa dimasuki oleh arwah lain yang tidak bersih. Arwah yang tidak bersih sangat ditakuti oleh orang Slavia karena bisa melakukan balas dendam.[108] Kepercayaan Slavia mengenai kematian dan arwah tersebut menjadi cikal-bakal dari konsep vampir. Vampir merupakan mayat yang dikuasai oleh arwah yang tidak bersih sehingga menjadi mayat hidup. Mayat hidup ini dianggap jahat dan membutuhkan darah makhluk hidup untuk meneruskan eksistensinya.[109] Walaupun konsep vampir ini ada sedikit penyimpangan di negara-negara Slavia dan beberapa negara tetangga mereka, sangat mungkin bahwa kepercayaan vampir berasal dari spiritualisme Slavia sejak masa pra-Kristen.PatologiPembusukan Paul Barber dalam bukunya Vampires, Burial and Death menjelaskan bahwa cerita vampir berasal dari masyarakat pra-industri, yang tidak memahami secara benar mengenai proses kematian dan pembusukan tubuh manusia.[110] Tingkat pembusukan bervariasi tergantung pada suhu dan komposisi tanah, dan banyak dari tanda-tanda itu tidak diketahui oleh orang-orang pada masa itu. Hal ini membuat orang-orang berpikir bahwa jika suatu mayat tidak membusuk sama sekali atau tidak menampakkan tanda-tanda pembusukan maka mayat itu adalah vampir.[111] Mayat membengkak akibat dari gas hasil pembusukan yang terakumulasi dalam tubuh, dan tekanan yang tinggi menyebabkan darah keluar dari hidung dan mulut. Ini menjadikan mayat terlihat "gemuk" dan berwarna "merah". Dulu, mayat seperti inilah yang dituduh sebagai vampir, apalagi jika semasa hidupnya orang tersebut berbadan kurus atau pucat. Dalam kasus Arnold Paole, mayat seorang perempuan tua digali dan menurut tetangganya, mayat itu terlihat lebih gemuk dan sehat daripada ketika masih hidup.[112] Darah yang keluar dari mayat memberi kesan bahwa mayat itu sudah melakukan kegiatan vampir (mengisap darah).[41] Kulit yang menjadi gelap juga disebabkan oleh pembusukan.[113] Penusukan suatu mayat yang membusuk akan menyebabkan gas yang terakumulasi dalam tubuh mayat menjadi keluar. Ketika gas melewati pita suara, akan terdengar suara seperti erangan. Hal ini semakin meningkatkan takhayul vampir[114] Setelah meninggal, kulit dan gusi kehilangan cairan dan mengkerut, sehingga akar rambut, kuku, dan bahkan gigi yang tersembunyi dalam rahang menjadi terlihat. Ini memicu kepercayaan bahwa rambut, kuku, dan gigi masih tumbuh. Pada tahap tertentu, kuku dan kulit mayat akan terlepas, seperti dilaporkan dalam kasus Plogojowitz—kulit dan kuku yang berada di balik lapisan yang terkelupas dianggap sebagai "kulit dan kuku baru".[114]Penguburan prematurThe Premature Burial karya Antoine Wiertz, 1854. Lukisan yang menggambarkan orang yang dikubur hidup-hidup. Ada pendapat bahwa legenda vampir dipengaruhi oleh penguburan dini, yaitu proses penguburan orang-orang yang masih hidup. Dulu, ketika pengetahuan medis belum terlalu berkembang, beberapa orang yang masih hidup dikira telah meninggal dan akhirnya dikubur hidup-hidup. Dalam beberapa kasus, orang-orang melaporkan adanya suara dari dalam peti mati, ketika kuburannya digali, ditemukan adanya bekas kuku pada peti mati, menunjukkan bahwa orang di dalamnya berusaha untuk keluar. Dalam kasus lainnya, korban penguburan dini akan berusaha keluar dengan cara membenturkan kepala, wajah, atau hidung mereka sampai berdarah dan itu akan membuat mereka tampak seperti telah mengisap darah.[115] Yang menjadi masalah dari teori ini adalah bagaimana para korban penguburan dini bisa bertahan hidup dalam jangka waktu tertentu tanpa makanan, air, dan udara yang cukup. Penjelasan alternatif lainnya untuk suara dari dalam kubur adalah gelembung gas yang dihasilkan oleh proses pembusukan alami.[116] Sementara penyebab lainnya dari makam yang acak-acakan adalah perampokan makam.[117]Penyakit menular Cerita vampir telah dikaitkan dengan kematian yang disebabkan oleh penyakit yang misterius dan tidak diketahui, biasanya yang terjadi dalam suatu keluarga atau komunitas kecil.[84] Epidemi jelas terjadi dalam kasus Peter Plogojowitz dan Arnold Paole, dan bahkan dalam kasus Mercy Brown serta dalam kepercayaan vampir di New England, yaitu ketika suatu penyakit tertentu, tuberkulosis, diasosiasikan dengan munuculnya vampirisme. Seperti juga penyakit pes yang menyebabkan rusaknya jaringan paru-paru sehingga darah mengalir di bibir.[118]Porfiria Pada tahun 1985, seorang biokimiawan David Dolphin mengajukan sebuah pendapat mengenai kaitan antara penyakit porfiria dengan cerita vampir. Kondisi porfiria dikendalikan oleh heme, sehingga David berpendapat bahwa konsumsi darah dalam jumlah besar bisa mengakibatkan heme entah bagaimana melewati dinding perut dan bergerak menuju aliran darah. Jadi menurutnya vampir hanyalah penderita porfiria yang berusaha mencari heme pengganti untuk meringankan gejalanya.[119] Teori ini telah ditolak secara medis karena pendapat bahwa penderita porfiria membutuhkan heme dalam darah, atau bahwa konsumsi darah dapat mengurangi gejala porfiria, didasarkan pada kesalahpahaman tentang penyakit itu. Selain itu, Davis sendiri sebenarnya bingung dalam membedakan antara vampir dalam fiksi (pengisap darah) dengan vampir dalam cerita rakyat, yang banyak di antaranya tidak meminum darah[120] Penyakit itu juga dikaitkan dengan kepekaan vampir terhadap cahaya, namun sifat vampir yang takut cahaya berasal dari fiksi bukan cerita rakyat. David tidak mengedarkan temuannya lebih lanjut.[121] Meskipun ditolak oleh para ahli, teori itu mendapat perhatian dari media[122] dan menjadi cerita yang populer.[123]Rabies Rabies juga dikaitkan dengan cerita vampir. Dr Juan Gómez-Alonso, seorang neurolog di rumah sakit Xeral di Vigo, Spanyol, mengungkapkan kemungkinan tersebut dalam sebuah laporan di jurnal Neurology. Kelemahan terhadap bawang putih dan cahaya bisa disebabkan oleh hipersensitivitas, yang merupakan gejala rabies. Penyakit ini juga bisa memengaruhi sebagian otak dan berujung pada gangguan pola tidur (sehingga menjadi nokturnal) dan hiperseksualitas. Menurut legenda, seseorang tidak menderita rabies jika bisa melihat bayangannya sendiri di cermin (sebuah kiasan dari legenda bahwa vampir tak punya bayangan). Serigala dan kelelawar, yang sering diasosiasikan dengan vampir, bisa menjadi pembawa rabies. Penyakit ini juga bisa memicu penderitanya menggigit orang lain dan membuat mulutnya berbuih darah.[124][125]Psikodinamika Dalam risalah pada tahun 1931 yang berjudul On the Nightmare, seorang psikoanalis asal Wales, Ernest Jones, menyatakan bahwa vampir merupakan simbol dari tindakan tidak sadar dan mekansime pertahanan diri. Cinta, rasa bersalah, dan kebencian adalah emosi yang memicu gagasan mengenai kebangkitan mayat dari dalam kubur. Karena kerabat yang disayangi telah meninggal, banyak orang yang mungkin membayangkan bahwa almarhum juga pasti merindukannya. Dari hal ini munculah kepercayaan bahwa vampir dan mayat hidup mengujungi kerabatnya, terutama istri atau suami.[126] Namun dalam kasus ketika ada rasa bersalah yang dikaitkan dengan suatu hubungan, keinginan untuk reuni kemungkinan digerogoti oleh kecemasan. Ini akan berujung pada represi, yang oleh Sigmund Freud dihubungkan dengan ketakutan yang tidak wajar.[127] Ernest Jones menduga dalam kasus ini harapan awal yang berupa reuni (seksual) secara drastis digantikan oleh rasa takut; Cinta digantikan oleh kekejaman, dan sosok yang disayangi berganti menjadi sosok yang tak dikenal. Aspek seksual bisa muncul dan bisa juga tidak.[128] Beberapa kritikus modern mengajukan sebuah teori yang lebih sederhana: Cerita mengenai vampir yang abadi muncul dari pikiran orang-orang yang takut akan kematian. Dengan membayangkan ada suatu makhluk abadi, mereka setidaknya untuk sementara lepas dari rasa takut itu.[129] Aspek seksualitas dari proses pengisapan darah dapat dilihat dalam kaitan dengan kanibalisme dan incubus. Banyak legenda menceritakan berbagai makhluk yang mengisap cairan tubuh korbannya, dan mungkin ada hubungannya dengan air mani. Ernest Jones menyebutkan bahwa ketika aspek seksualitas yang normal tertekan, bentuk yang lebih rendah bisa saja muncul, khususnya kekejaman; dia merasa kekejaman pada mulut adalah bagian dari perilaku vampir.[130]Interpretasi politik Penciptaan kembali mitos vampir pada masa modern terjadi dengan adanya nuansa politik.[131]Count Dracula yang aristokrat, sendirian di kastilnya dengan ditemani beberapa pengkikut gila, dan hanya muncul pada malam hari untuk memangsa penduduk desa, merupakan simbol dari rezim Ancien yang bagaikan parasit. Werner Herzog, dalam Nosferatu the Vampyre, memberikan kejutan yang ironis dalam interpretasi politiknya, yaitu ketika pahlawan agen lahan yasan muda dalam ceritanya menjadi vampir berikutnya; dalam kasus ini seorang borjuis kapitalis menjadi kelas parasit berikutnya.[132]Psikopatologi Sejumlah pembunuh melakukan ritual seperti vampir terhadap korbannya. Pembunuh berantai Peter Kürten dan Richard Trenton Chase disebut sebagai "para vampir" di tabloid setelah mereka diketahui meminum darah orang-orang yang mereka bunuh. Pada tahun 1932, sebuah kasus pembunuhan yang tak terpecahkan di Stockholm, Swedia disebut "pembunuhan oleh Vampir", karena kondisi kematian dari korban-korbannya.[133] Seorang bangsawan wanita Hungaria pada akhir abad le-16 disebut-sebut melakukan pembunuhan massal dan digambarkan bahwa dia mandi dalam darah korban-korbannya untuk memperoleh kecantikan abadi.[134]Kelelawar vampirKelelawar vampir di Peru. Meskipun hewan ini sudah diceritakan dalam beberapa kebudayaan, tapi kelelawar vampir menjadi bagian dalam cerita vampir baru-baru ini. Kelelawar vampir mulai dimasukkan dalam cerita vampir ketika hewan ini ditemukan di daratan Amerika Selatan pada abad ke-16.[76] Walaupun tidak ada kelelawar vampir di Eropa, kelelawar dan burung hantu telah sejak lama diasosiasikan dengan pertanda nasib dan supernatural, terutama disebabkan oleh perilaku mereka yang aktif pada malam hari,[76][135] dan dalam simbolisme Inggris, kelelawar bermakna "Kesadaran atas kekuasaan kegelapan dan kekacauan".[136] Dari tiga spesies kelelawar vampir, semuanya merupakan endemi di Amerika Latin, dan tak ada bukti yang menunjukkan bahwa hewan ini pernah punya kaitan dengan Dunia Lama sehingga hampir tidak mungkin bahwa cerita vampir berasal dari kelelawar vampir. Kelelawar ini dinamai berdasarkan cerita vampir dan bukan sebaliknya; Oxford English Dictionary mencatat bahwa keterlibatan kelelawar vampir dalam cerita vampir di Inggris dimulai sejak 1734. Walaupun gigitan kelelawar vampir biasanya tidak berbahaya bagi manusia, hewan ini diketahui sering menyerang ternak dan bahkan manusia, dan seringkali meninggalkan tanda berupa dua bekas gigitan di kulit korbannya.[76] Dalam novel Dracula, tokoh fiksi Drakula beberapa kali berubah menjadi kelelawar, dan kelelawar vampir sendiri disebutkan sebanyak dua kali dalam novel itu. Kemampuan untuk berubah menjadi kelelawar juga muncul dalam adaptasi filmnya, yaitu Dracula, tahun 1927, begitu juga dalam film Dracula tahun 1931, ketika Bela Lugosi berubah menjadi seekor kelelawar.[76] Perubahan menjadi kelelawar dilakukan lagi oleh Lon Chaney Jr. dalam film tahun 1943, Son of Dracula.[137]Dalam fiksi modernSampul majalah Weird Tales yang menampilkan gambar vampir. Vampir kini telah menjadi tokoh penting dalam fiksi populer. Fiksi seperti ini dimulai dengan puisi-puisi pada abad kedelapan belas lalu dilanjutkan dengan cerita pendek pada abad kesembilan belas, salah satu yang paling berpengaruh adalah The Vampyre (1819) karangan John Polidori, menceritakan vampir Lord Ruthven. Cerita Lord Ruthven juga diadaptasi menjadi drama. Tema vampir berlanjut dengan adanya judul-judul semacam Varney the Vampire (1847) dan puncaknya adalah novel Drakula, yang diterbitkan pada 1897 dan disebut sebagai novel vampir terbaik sepanjang masa.[138] Seiring waktu, beberapa atribut ditambahkan ke dalam cerita vampir: mitos taring dan kerentanan terhadap sinar matahari muncul pada abad ke-19, dengan Varney the Vampire dan Count Dracula memiliki gigi yang memanjang,[139] dan vampir Nosferatu (1922) karangan Friedrich Wilhelm Murnau takut terhadap cahaya matahari.[140] Jubah mulai digunakan dalam drama-drama tahun 1920-an, dengan kerah tinggi, yang diperkenalkan oleh dramawan Hamilton Deane, untuk membantu Drakula menghilang di panggung.[141] Lord Ruthven dan Varney dapat menyembuhkan diri dengan cahaya bulan, meskipun hal ini tidak ditemukan dalam cerita tradisional.[142]Keabadian merupakan salah satu sifat vampir yang sangat ditonjolkan dalam karya sastra dan film. Adalah mahal harga yang harus dibayar untuk keabadian, yakni keharusan untuk terus-menerus meminum darah.[143]Sastra Vampir pertama kali muncul dalam puisi, seperti misalnya The Vampire (1748) karangan Heinrich August Ossenfelder, Lenore (1773) oleh Gottfried August Bürger, Die Braut von Corinth (Pengantin dari Korintus) (1797) oleh Johann Wolfgang von Goethe, Christabel oleh Samuel Taylor Coleridge dan The Giaour (1813) oleh Lord Byron.[144] Byron juga disebut sebagai pembuat salah satu prosa pertama tentang vampir: The Vampyre (1819). Tetapi sebenarnya itu dibuat oleh dokter pribadi Byron, John Polidori, yang mengadaptasi kisah dari salah satu pasiennya.[29][138] Kepribadian Byron sendiri oleh kekasihnya, Lady Caroline Lamb, dibuat menjadi sebuah roman berjudul Glenarvon (sebuah cerita fantasi Gothik yang didasarkan pada kehidupan liar Byron), dan menjadi inspirasi bagi Polidori untuk membuat tokoh vampir bernama Lord Ruthven. The Vampyre sendiri sukses di pasaran dan dianggap sebagai cerita vampir paling berpengaruh pada awal abad ke-19.[9]Vlad Ţepeş, seorang tokoh yang namaya dijadikan nama salah seorang vampir dalam novel Dracula oleh Bram Stoker. Cerita vampir dalam fiksi modern yang paling terkenal dan berpengaruh adalah Dracula (1897) karangan Bram Stoker.[145] Dalam novel tersebut, vampirisme merupakan penguasaan setan yang bisa ditularkan, dengan rasa haus terhadap sex, darah, dan kematian, dan terjebak pada Eropa masa Victoria ketika tuberkulosis dan sifilis sangat umum. Ciri-ciri vampir dalam novel itu di kemudian hari ikut bercampur dan bahkan memengaruhi cerita vampir tradisional, yang akhirnya menghasilkan vampir dalam fiksi modern. Dengan mengambil inspirasi dari karya-karya lama seperti The Vampyre dan "Carmilla", Stoker memulai riset untuk bukunya pada akhir 1800-an. Dia membaca buku The Land Beyond the Forest (1888) karangan Emily Gerard dan beberapa buku lainnya tentang Transilvania dan vampir. Di London, seorang teman memberitahunya cerita tentang Vlad Ţepeş, sang "Drakula hidup," dan Stoker pun memasukan tokoh itu ke dalam bukunya. Lima bab pertama buku itu dihilangkan ketika pertama kali terbit pada 1897, tetapi akhirnya diterbitkan pada 1914 dengan judul Dracula's Guest.[146] Salah satu novel vampir "ilmiah" yang pertama muncul adalah I Am Legend (1954) karangan Richard Matheson, yang menjadi dasar bagi film The Last Man on Earth (1964), The Omega Man (1971), dan I Am Legend (2007). Pada abad ke-20, semakin banyak bermunculan fiksi vampir, contohnya seri Black Dagger Brotherhood karangan J.R. Ward, dan beberapa buku vampir yang populer dan mampu menarik minat remaja. Novel-novel sejenis roman paranormal, chick-lit vampir, dan cerita detektif okultisme vampir sungguh populer dan menjadi fenomena penerbitan kontemporer yang terus berkembang.[147] Seri The Vampire Huntress Legend oleh L.A. Banks, seri erotis Anita Blake: Vampire Hunter oleh Laurell K. Hamilton, dan seri The Hollows oleh Kim Harrison, menggambarkan vampir dalam berbagai perspektif, beberapa bahkan tidak ada hubungannya dengan legenda asli vampir. Masa akhir dari abad 20 ditandai dengan bangkitnya epik-epik vampir multivolume. Salah satu yang pertama muncul adalah seri Barnabas Collins (1966–71) oleh Marilyn Ross, yang sedikit didasarkan pada seri televisi Amerika Dark Shadows. Selain itu, juga muncul tren yang memandang vampir lebih sebagai pahlawan tragis yang puitis daripada sebagai perwujudan setan. Formula ini diikuti oleh Vampire Chronicles (1976–2003) karya Anne Rice yang sangat populer dan berpengaruh.[148] Vampir dalam seri Twilight (2005–2008) karangan Stephenie Meyer tidak terpengaruh oleh bawang putih dan salib, dan tidak terluka oleh cahaya matahari (meskipun cahaya matahari bisa memperlihatkan penampilan mereka yang tidak biasa).[149]Televisi dan filmAdegan terkenal dari film Nosferatu. Dianggap sebagai salah satu tokoh terkenal dari film horor klasik, vampir telah terbukti merupakan subjek yang banyak muncul dalam industri perfilman dan permainan video. Sebagai salah satu tokoh vampir yang paling terkenal, Drakula telah ditampilkan dalam berbagai film. Banyak film yang awalnya didasarkan pada novel Dracula atau sedikitnya mengambil unsur vampir dari situ, termasuk di antaranya adalah film bisu Jerman tahun 1922, Nosferatu, yang disutradarai oleh F. W. Murnau dan pertama kali menampilkan Drakula dalam film. Meskipun nama dan karakter dalam film tersebut dimaksudkan untuk meniru Drakula, Murnau tidak memperoleh izin dari janda Stoker sehingga harus mengubah banyak aspek dari film itu. Film lainnya adalah Dracula (1931), dibintangi oleh Béla Lugosi sebagai Drakula, film tersebut merupakan film bersuara pertama tentang Drakula. Film vampir lainnya yang terkenal adalah Dracula's Daughter pada 1936.[150] Kesuksesan film Dracula (1958) yang dibintangi oleh Christopher Lee membuat film itu diikuti oleh tujuh sekuel, juga menjadikan legenda vampir memasuki industri perfilman.[151] Menjelang tahun 1970-an, vampir dalam film telah terdiversifikasi dalam karya-karya seperti Count Yorga, Vampire (1970), lalu ada vampir mirip Nosferatu dalam Salem's Lot (1970), dan pembuatan ulang Nosferatu itu sendiri, berjudul Nosferatu the Vampyre. Beberapa film menghadirkan tokoh utama vampir perempuan, bahkan kadang-kadang lesbian, contohnya The Vampire Lovers (1970).[151] Plot dalam seri televisi tahun 1972, Kolchak: The Night Stalker menceritakan tentang reporter Carl Kolchak yang berburu vampir di Las Vegas. Pada perkembangan selanjutnya, film-film tentang vampir jadi lebih bervariasi, beberapa film berfokus pada pemburu vampir, seperti misalnya Blade dan Buffy the Vampire Slayer. Buffy, yang dirilis pada 1992, diikuti oleh seri televisinya dan seri tambahannya, Angel. Film-film lainnya menceritakan vampir sebagai tokoh utama, misalnya The Hunger (1983), Interview with the Vampire: The Vampire Chronicles (1994) dan sekuelnya Queen of the Damned. Sementara film Bram Stoker's Dracula (1992) menjadi film vampir paling laris sepanjang sejarah.[152] Film ini juga ikut meningkatkan minat pada cerita vampir sehingga muncul film-film lainnya tentang vampir, seperti Underworld dan Van Helsing. Seri Blood Ties, yang disiarkan pada 2007, menceritakan tokoh bernama Henry Fitzroy, anak haram Henry VIII dari Inggris yang berubah menjadi vampir. Lalu ada juga True Blood (2008), seri vampir dari stasiun televisi HBO.[149] Popularitas cerita vampir yang tiada henti kemungkinan disebabkan oleh dua faktor: simbolisasi perilaku seksual dan kengerian akan kematian.[153]
3 months ago
Cerpen-Cerbung
THE POWER OF LOVE 11
Before... Rafael masih ragu untuk masuk ke kamarnya. Mungkin ia akan membiarkan Putri tenang terlebih dahulu. Sementara Rafael merebahkan diri di sofa ruang kerjanya, penat sekali rasanya hari ini. Bagaimana ia akan menjalani hari-hari selanjutnya j Read more ... ika keadaan saat ini saja tidak mengenakkan. Rafael membuka kontak telpon di handphone-nya. Tertera nama seseorang yang ia rasa pantas untuk membantu kesulitannya. Ia tekan tombol hijau, lalu menunggu jawaban dari orang yang ia telpon. "Halo Raf.. Kangen ya lo sama gue.." Suara laki-laki cempreng yang sering mengesalkan kini ia dengar lagi. "Gue perlu elo sekarang. Rumah tangga gue lagi di ambang kehancuran. Please lo balik ke sini ya.." Mohon Rafael. Now.. "Kenapa lagi lo sama Putri? Biasanya kan lo pinter tuh ngerayu Putri biar gak ngambek lagi.." "Ini masalahnya beda Nga. Gladys amnesia dan dia cuman inget gue bukan Morgan, Putri setuju kalo gue bakalan ngebantuim Gladys ngembaliin ingatannya. Tapi yang ada malah makin rumit hubungan gue sama Putri. Kalo gini terus gue bisa gila. Emosi udah gak kekontrol", curhat Rafael pada sepupunya yang berada di Belanda, siapa lagi kalau bukan Rangga. "Gue lagi asyik di sini sama bisnis gue Raf. Tapi.. demi lo deh gue bakalan balik ke Indonesia. Apa yang harus gue lakuin nih?" Setelah saat itu Rangga memutuskan untuk pergi 4 tahun yang lalu karena Gladys memang bersikeras untuk mengejar Rafael. Rangga memilih meneruskan hidupnya di Belanda di mana orang tuanya tinggal. Membawa sakit hati yang luar biasa, ketika acara lamaran keluarga Gladys menolaknya mentah-mentah. Keluarga Wiranto memang sangat mengidamkan Rafael menjadi menantunya, jadi tak ada kesempatan untuknya saat itu. "Bantuin gue mulihin ingatan Gladys, siapa tau dia ingat sama lo Nga", Rafael. "Oke gue pasti bantu lo brother. Ngomong-ngomong gimana keadaan keluarga lo sekarang?", Rangga. "Ya gitu, gue lagi berantem sama Putri. Salah gue juga sih nuduh dia yang engga-engga", lirih Rafael. "Keluarin aja tuh gombalan lo yang biasanya, siapa tau ampuh hahaha", tawa Rangga. "Gue tadi siang marahin dia karena gak hubungin gue si Rafi masuk rumah sakit. Padahal gue yang non-aktifkan handphone, pas handphone gue aktif Gladys yang angkat telpon dari Putri", Rafael. "Emang Gladys ada di deket lo terus apa?" Tanya Rangga. "Gue ninggalin handphone gue di ruangan, mungkin Gladys masuk ruangan gue dan denger handphone gue bunyi.." terka Rafael. "Yang paling penting lo minta maaf dulu deh ke Putri. Denger-denger Putri hamil lagi kan? Nah elo tuh harusnya lebih perhatian sama istri lo", nasehat Rangga. "Kalo itu mah pasti gue lakuin. Besok lo harus balik kesini, gue gak mau nunggu lama-lama!" Tegas Rafael. "Iyeee bos. Tapi pesenin dong gue tiket, masa pake uang yang di kantong gue sih. Direktur utama masa gak bisa beliin tiket pesawat buat gue.." Ledek Rangga. "Iyaa beres kalo itu, lo tenang aja. Thanks Nga". Perasaan Rafael sekarang lebih tenang. Harapannya agar Rangga benar-benar dapat membantunya untuk masalahnya kali ini. Rafael perlahan memejamkan matanya, melepas penat hari yang berat ini. Tokk tokk. Ketukan pintu membangunkan Rafa yang hampir terlelap. "Makanan sudah siap tuan", ucap bi Ijah dari balik pintu. "Iya bi", sahut Rafael. Ia beranjak dari sofa dan menuju kamarnya untuk mandi sebentar. Tapi saat ia memasuki kamarnya, istrinya tidak berada di kasurnya lagi. Rafael berjinjit  menuju kamar mandi, mungkin Putri ada di dalam, tapi tidak ada suara percikan air dari kamar mandi, perlahan ia membuka pintu kamar mandi, tidak ada siapa pun di sana. Usai mandi, Rafael menuruni tangga. Terlihat jelas dari atas tangga Putri sedang menyiapkan makanan di meja makan. Jadi yang masak barusan Putri apa bi Ijah? Ternyata semarah-marahnya Putri, ia tidak akan meninggalkan kewajibannya sebagai istri, melayani keperluan suaminya. "Ma..", sapa Rafael. Putri hanya membalas dengan tersenyum tipis. "Waa enak-enak banget makanannya, pas banget papa lagi laper", ucap Rafael untuk menetralisir kecanggungan keduanya. Putri menyendokkan nasi ke piring Rafael dan menaruh beberapa lauk dan sayur di samping nasi. Rafael terlihat bersemangat menyantap sepiring makanan di hadapannya. Beberapa sendok makanan sudah masuk ke dalam mulut Rafael. Tapi ia baru sadar bahwa Putri hanya memandangnya yang sedang makan, Putri tidak makan, piringnya pun kosong. "Mama gak makan?" Tanya Rafael tapi hanya dibalas gelengan oleh Putri. "Kenapa?" "Gak nafsu pa", jawab Putri singkat. Rafael mengehentikan aktifitas makannya. "Yaudah papa udahan juga makannya". "Makannya gak enak ya pa? Maafin mama ya. Apa perlu mama masak lagi?" "Gak ma.." Rafael memegang lembut tangan istrinya. "Papa harusnya yang minta maaf. Papa gak nuduh mama sembarangan sama Morgan. Papa juga udah kasar banget sama mama. Maafin papa ya ma.." "Waktu itu mama cuman mikir bahwa Rafi harus secepatnya ditangani, mama gak ada niat lain pa", Putri. "Maafin papa ya ma.. Papa sayang mama..", Rafael mencium kening istrinya. "Sekarang mama makan ya.." Bujuk Rafael tapi Putri malah menggeleng dan menutup mulutnya dengan tangan. "Gak boleh gitu dong ma, kasian kan dede Rafi kelaperan.." Rafael menyendokkan nasi dan sedikit lauk untuk istrinya. "Aaa ma.." Rafael menyuruh Putri untuk membuka mulutnya dan tetap saja Putri enggan melepaskan tangannya yang menutupi mulutnya itu. "Jangan sampai papa main kasar ya ma.." Tegas Rafael denga senyum evilnya. "Iya iya.." Putri menurut dan melahap makanan yang disuapkan oleh suaminya. Tapi setelah beberapa kunyahan, makanan yang berada di lambungnya terasa ingin keluar, alhasil Putri segera berlari ke wastafel untuk memuntahkannya. Huek. Huek. Rafael seketika khawatir, jika tahu seperti ini mungkin ia tidak akan memaksa Putri untuk makan. Putri terlihat lemas setelah mengeluarkan isi lambungnya. "Kita ke kamar aja ya istirahat", ajak Rafael. Di kamar yang cukup dingin, udara bersuhu 20 derajat cukup membuat Putri kedinginan, tapi Rafael masih kegerahan. Rafael memeluk istrinya agar tidak kedinginan. Dada bidang Rafael menjadi bantalan kepala Putri. "Maafin papa ya ma.." Ucap Rafael. "Minta maaf kenapa lagi sih pa?" "Maaf udah ngehamilin mama hahahaha", Rafael tertawa puas. "Tanggung jawab dong pa!" "Iya abis mama ngelahirin papa bakalan tanggung jawab kok", Rafael. "Eh kok abis mama ngelahirin sih pa? Harusnya sekarang kan", Putri, "Ya abis mama ngelahirin kan kita bisa bikin dede lagi.. Hahaha", Rafael semakin puas mengerjai istrinya. "Au!" Saat Rafael puas tertawa Putri mencubit perut suaminya. "Aduh maaa.." Rafael meringgis. "Kata papa kan 2 aja", Putri. "Papa berubah pikiran, papa maunya 3 ma. Mau yaaa.." Rayu Rafael. "Boleh kok, tapi..." Putri menggantung ucapannya. "Tapi apa ma?" "Tapi sama cewek lain, bukan sama mama", ucap Putri kesal. "Kan bukti papa cinta sama mama kan dengan kita banyak anak ma", Rafael membela dirinya. "Tapi cape pa.." "Iya sayang.. Papa cuman becanda kok", ucap Rafael sambil mencubit hidung istrinya. Meninggalkan negara tulip yang indah dan datang kembali ke negara tropis Asia dengan terburu-buru. Indonesia, negara yang menyimpan kenangan yang sebenarnya ia rindukan, entah kenangan baik atau... ah lupakan saja. Sebenarnya berat langkah untuk menginjak negara ini jika mengingat semua sakit hatinya, tapi semuanya telah berlalu dan kini ia yakin sudah bisa mengubur semua pedihnya. Pria ini sudah sampai sejak 40 menit yang lalu, tapi dia masih bingung mau kemana.  Berulang kali ia menekan kasar tombol-tombol di handphone-nya. "Parah, SIM card gue cuman bisa digunain di Belanda? Ditambah kontak telpon ilang semua, gimana mau ke rumah Rafael sama Putri yang baru, sedangkan gue kagak tau dimana, pas gue pergi kan mereka belum pindah dari rumah kakek. Hadooh!" Dumelnya. Ia takut jika jalan Jakarta sudah tidak sama seperti 4 tahun yang lalu. Dengan langkah yang malas ia mencari pintu keluar dan segera menyetop taksi. "Mau pergi kemana mas?" Tanya supir taksi. Rangga masih diam, masih sibuk mengutak-atik handphone-nya. Beberapa menit kemudian Rangga menyebutkan alamat yang ia tuju, supir pun segera melajukan mobilnya dengan hati-hati. Sinar matahari telah memasuki celah-celah jendela kamar. Putri dan Rafael masih belum terusik oleh sinar matahari pagi yang dirasa belum menyengat. Sepasangan tangan mungil melingkar di pinggang Putri, ia merasa terganggu dengan sentuhan-sentuhan yang membuatnya geli. Pasti Rafael lupa mengunci pintu sampai-sampai anaknya bisa menerobos masuk dan ikut tidur di kasur. "Rafi kok bobo di sini sih?" Putri masih menahan berat kepalanya karena tadi malam ia mengobrol dengan Rafael sampai jam 2 pagi. "Lafi mau main sama papa!" "Tuh liat papa masih bobo sayang, kasian papa kecapean. Entar aja ya mainnya", bujuk Putri. Sedemikian mungkin Rafi memasang wajah masamnya, tentu saja anak ini kecewa. "Entar yaa Fi.." Ucap Rafael, matanya masih tertutup rapat, tapi tangannya malah melingkar di pinggang Putri. "Lafi mau sekalang paaaa!!!" Teriak Rafi dengan tidak sabar. Rafi menggoyang-goyangkan tubuh Rafael yang masih terbalut selimut. "Udah ah pa, udah jam 8 tuh, bangun gih! Gak ngantor apa?" Putri. "Kan tadi malam udah papa bilang papa ke kantor jam 11 ma.." Rafael membalikan tubuhnya membelakangi Rafi. "Aaaaa papaaaaaaa.. Afi mau main!! Papa sibuk telus!" Teriak Rafi. Tapi Rafael masih dengan posisi tidurnya yang nyaman. "Eh eh gak boleh gitu Fi, papa kan kerja buat Rafi juga." Putri menengahi keduanya, sepertinya dua makhluk ini sama-sama gak mau ngalah. "Yaudah anak papa yang imut lucu kerennya yang gak ketulungan. Mau main apa?" Ucap Rafael dimanis-manisin, dan sukses membuat Rafi tersenyum puas. "Mau main bola pa, main etak umpet, main pistol ail.." Rafi. Belum selesai Rafi menyebutkan semua permainan yang ia mau, Rafael menutup dirinya dengan selimut. "Paaapaaaaaaaaaa dengelin Afi ngomong paaaaaa!!!" Rafi kembali menjerit melihat reaksi Rafael. Rafael menutup kedua telinganya. Arggh berisik sekali! "Fi.. Papa lagi cape sayang.. Entar aja ya mainnya.." Bujuk Putri, melihat Rafael seperti itu tentu saja ia kasihan. "Maaa.." Rafi pasang muka pengen mewek. Rafael membuka selimutnya, ah muka asem itu sedang bertengger di muka anaknya. Rafael memeluk anaknya. "Masa jagoan papa nangis sih? Katanya mau jadi cowok keren kaya papa?" Bujuk Rafael, tapi Rafi cuma diam, entah speechless atau apa. "Sini bobo bareng papa aja..." Putri ikut memeluk putranya dan mencium pipi Rafi, "Afi au acem". Putri berhasil membuat Rafi nyengir. "Au!" Keluh Putri yang tiba-tiba meringis kesakitan. "Kenapa ma?" Tanya Rafael khawatir. "Anak papa nih nendang!" Jawab Putri sambil mengelus lembut perutnya. "Sini-sini papa elus.." Rafael juga mengelus perut istrinya. "Kayaknya ini lagi main bola deh ma", tebak Rafael. "Di dalam pelut mama ada mainannya ya?" Tanya Rafi polos. "Dulu Rafi juga ada di dalam sini kaya ade.." Rafael. "Masa Afi disitu sih pa? Kan sempit. Kasian mama kebelatan kalo Afi disitu. Afi ngapain pa disitu? Afi main bola ya pa?" Cerocos Rafi. "Tau ah!" Jawab Rafael singkat. "Papaaa Afi kan nanya. Halusnya papa jawab!" Teriak Rafi kesal. "Males ah, Rafi kepo sih" Rafael. "Afi gak kepo pa! Afi cuman nanyaaaaaa!!!" Sepertinya anak ini meski belum sarapan, tenaganya masih kuat untuk berteriak. "Tuh udah jam 8 lewat, film kartun kesukaan Rafi udah mulai. Rafi gak nonton?" Putri mengalihkan perhatian Rafi, pertanyaan-pertanyaan yang Rafi lontarkan membuat mereka bingung harus menjawab apa, mungkin jika Rafi sudah sekolah akan lebih paham soal ini. "Afi mau nonton di sini aja ma", pinta Rafi. "Nonton di bawah aja ya sayang.." Putri menggandeng tangan Rafi untuk menuju ruang keluarga di lantai bawah. Hap. Tangan Putri di tarik oleh Rafael. Ya Putri mengerti maksud Rafael, artinya Putri harus tetap bersama Rafael di kamar ini. "Hmmm Fi, minta nyalain tv sama bibi ya.." Suruh Putri, syukur Rafi lebih memilih tidak mau ketinggalan serial kartunnya dibanding harus memaksa Putri untuk menemaninya. Rafi berlari keluar dari kamar kedua orangtuanya. "Temenin papa bobo bentar ya sayang.." Pinta Rafa dengan tetap memegang tangan istrinya. "Siapa suruh tadi malam tidur jam 2?" Putri. Tokk tokk. Ketukan pintu terdengar hingga membuat sang pemilik rumah berjalan menuju pintu utama untuk melihat siapa yang mengusik dan membuat kebisingan di rumahnya. Krek, pintu terbuka. Terlihat seorang laki-laki dengan posisi membelakangi pintu serta 1 koper ukuran sedang yang menemani, sepertinya ia belum sadar bahwa pintu sudah terbuka. Kulitnya putih dan warna rambut pria itu pirang, siapa? Bule nyasar? "Maaf, nyari siapa ya?" Tanya sang pemilik rumah. Pria itu pun berbalik mendengar suara dari arah belakangnya. "Mangkok!!!" "Ayam!!!" Kedua pria itu saling berpelukan, sepertinya melepas rindu (?). "Elo kesini tiba-tiba aja kaya durian runtuh Ngga". "Hehehe gue ada misi, makanya gue balik. Lo tambah gendut aja kaya nangka Ham". Kedua laki-laki ini adalah Rangga dan Ilham, sepupu dari Rafael dan yang pasti mereka masih bagian dari keluarga Rusdiantoro. Ilham mempersilahkan sepupunya masuk. Rafi sedang asyik mengunyah pop corn sambil menonton film kartun kesukaanya, apa anak ini sudah sikat gigi? Entahlah~ ia cekikikan melihat beberapa ekor hewan yang berwarna kuning dengan totol-totol hitam dengan ekornya yang panjang, kadang ekornya itu seperti per (ayoo tebak kartun apa itu?). Bi Ijah sedang di belakang, menjemur pakaian karena memang cuaca hari ini cukup cerah. Tokk tokk. Rafi menghentikan aktifitas mengunyahnya. Tokk tokk, tetukan pintu itu terdengar lagi. "Rafi.....", panggil seseorang di luar sana. Mendengar namanya disebut Rafi meninggalkan toples pop corn-nya tanpa ditutup. Klek, pintu terbuka. Tiga om-om gaul Rafi menyambutnya dengan senyum. "Om Iyam.. Om Eja.. Om??????...." Ucapan Rafi tersendat ketika melihat Rangga. Siapa om ini? "Fi, ini om Rangga, om Rafi juga", jelas Ilham. Rafi melihat Rangga dari bawah sampai atas secara detail, menyelidik apa yang ganjil dari orang yang katanya om-nya juga. "Ini anak Rafael kan? Kayaknya sama ngeselin kayak papanya", bisik Rangga pada Reza. Ilham menggendong Rafi yang masih saja menatap sinis ke arah Rangga, sepertinya ia belum puas menyelidik om-nya-yang-baru-muncul-kepermukaan itu. Rangga baru kali ini bertemu Rafi, karena saat Rangga berangkat ke Belanda, usia kandungan Putri masih 5 bulan. Dan sekarang, duplikat Rafael sudah menjelma menjadi sosok mungil yang lucu (?). Penilaian Rangga belum selesai, apa anak ini benar-benar lucu atau sama kayak papanya? Tapi kalau dilihat-lihat, mata memiliki resolusi lebih besar di banding Rafael, mungkin itu warisan mata dari Putri. "Mama sama papa Rafi mana?" Tanya Reza. "Di kamal om.." Jawab Rafi. "Buseeeeet. Jam berapa nih? Masih ngamar aja tuh kerjaan", dumel Ilham. "Brother! Kita gerebek aja yuk!" Ajak Reza dengan suara pelan, takut Rafi dengar. "Ah gue stuju!" Rangga menyetujui. Klek. "KEBAKAAAARAAAAAAAAN!!!! KEBAKARAAAAAAAAAANNNN!!!" Teriak Ilham, Reza, dan Rangga dengan keras. "KEBAKALAAAAAN!!" Rafi ikut berteriak. Rafael refleks bangun dan berlari menuju kamar mandi, mengambil segayung air untuk disiramkan ke api yang entah dimana berada. "Hahahahahaha", ketiga sepupunya tertawa puas melihat tingkah Rafael. Nyawa Rafael mungkin baru setengah bersarang di raganya. Putri hanya cekikikan menahan geli melihat suaminya itu. "Ngapain kalian disini?" Tanya Rafael ketika melihat ketiga sepupunya berada di pintu kamarnya. "Jadi kalian ngerjain gue? Enak-enak gue tidur lo gituin. Gak bisa liat hidup lagi damai apa? Gue masih ngantuk!" Omel Rafael, ia menaruh gayung yang berisi air itu di atas karpet dan merebahakan diri lagi ke kasur. Melihat reaksi Rafael seperti itu mereka tidak tinggal diam. Terdengar salah satu diantara mereka berbisik merencanakan sesuatu. "SERAAAAAAAAANG!!!!!" Ucap Ilham berlari diikuti oleh Rangga dan Reza. BRUK! BRUK! BRUK! Ketiga sepupunya berhasil menindih badan Rafael, layaknya kue lapis. "WOOOY!!! LO SEMUA PADA GILA APA!!!?? BERAAAAT!! GAJAAAH!!?" Teriak Rafael tapi tertahan karena tubuhnya ditindih oleh tiga-setengah-orang, siapa setengahnya? Tentu saja Rafi. Satu persatu Ilham, Reza, dan Rangga berdiri. Rafael kelihatan seperti orang kehabisan napas, ia ngosh-ngoshan. Rafael mengelus dadanya, tentu saja sesak karena tubuh-tubuh sepupunya lumayan bongsor. "Please jangan aniyaya gue lagi.." Ucap Rafael lemah. "Papa tidul telus sih", jawab Rafi. "Rangga lo kapan datang?" Tanya Putri pada Rangga. "Tadi pagi jam 7an. Gara-gara suami lo tuh Put, mesanin tiket pesawat gue gak kira-kira. Gue dapat penerbangan pertama dan paling pagi, bikin gue gelagapan packing dan gak sempet beliin kalian apa-apa dari Belanda", Rangga. "Oleh-oleh mah gak penting, yang penting elo kan udah bareng kita-kita sekarang", jawab Reza sambil menepuk bahu Rangga. Rafael masih sibuk mengatur napasnya, ia cukup kaget karena tingkah ketiga sepupunya yang memang dari orok udah membawa gen-gen jahil. "Eh Raf, lo kok diem aja?" Tanya Rangga tanpa rasa bersalah. "Ngeselin lo pada!" Ketus Rafael. "Kalian udah sarapan belum?" Tanya Putri, mereka langsung menggeleng. "Gak usah dikasih makan. Rumput depan tuh masih banyak", timpal Rafael. "Papa cepetan mandi aja sana, habis itu kita sarapan bareng", ucap Putri sambil memgelus rambut Rafael yang berantakan. "Emang mama udah mandi?" Rafael. "Habis papa mandi aja ya.." Putri. "Yaudah kita mandi bareng aja", ajak Rafael. "Eeeeeh gak bisa brother. Kalo kalian mandi bareng yang ada kita gak sarapan-sarapan, yang ada sarapan kita malah berubahan jadi makan siang", protes Reza. "Iyaaa. Makin lamaaaaaaa", tambah Rangga. "Iya iya, gue mandi sendiri. Protes mulu", jawab Rafael kesal dan berjalan menuju kamar mandi. Rumah Rafael cukup ramai dengan kedatangan 3 sepupunya. Jam sudah menunjukkan pukul 09.45, artinya satu jam lagi ia harus berada di kantor, ditambah perhitungan waktu di jalan yang kemungkinan cukup macet. "Habis ini gue sama Ilham pulang ya, gue ada jadwal kuliah", Reza. "Terus Rangga mau kemana?" Tanya Ilham. "Gue disini aja deh", jawab Rangga santai. "Eh!", Rafael. "Apaan si Raf ah eh ah eh", Rangga. "Kalo gue ke kantor artinya lo di rumah sama Putri sama Rafi doang? Gak! Gak akan gue biarin lo di rumah bareng istri gue!" Rafael. "Yaelah Raf Raf, gue bukan lo yang sering omesh. Lagian bagi gue kalo cewek udah punya orang mah udah gak cantik lagi di mata gue hahahaha", bantah Rangga. "Udah, sekarang lo ikut gue aja!" Rafael mengambil tas kerjanya dan tak lupa untuk mencium kening istrinya dan anaknya. "Ngapain ikut lo ke kantor?" Rangga. "Udah! Gak usah bawel". "Rangga?" Ucap seorang gadis ketika sosok masa lalunya kini berada tepat di hadapannya. Rangga sedikit bingung. Bukankah gadis ini lupa ingatan atau selain Rafael gadis ini juga mengingat dirinya? "Kamu ingat aku?" Tanya Rangga. "Ups", ucap gadis itu lalu menutup mulutnya, sepertinya ia baru saja keceplosan. "Gladys! Apa kamu??" Tanya Rangga, matanya membidik Gladys dengan sinis. Gladys terlihat gelagapan menjawab pertanyaan dari Rangga. "Siapa kamu?"  Tanya Gladys tiba-tiba, tentu saja makin membuat Rangga heran. Rangga terkekeh lalu bertepuk tangan dengan nada mengejek. "Good job! Gue gak habis pikir sama lo, bisa-bisanya lo berusaha masuk lagi ke kehidupan Rafael. MANA HATI LO DYS? MANA? Lo gak mikir gimana Morgan? Lo gak mikir gimana Putri sama Rafi? Lo tuh EGOIS! MANJA! SERAKAH! Apa lo pikir kalo Rafael hidup sama lo dia bakalan BAHAGIAN HAH? Gue rasa dia akan ngerasa di neraka kalo sama cewek kaya lo. CEWEK GAK PUNYA HATI!" Rangga mengepalkan tangannya menahan amarah, terbesit rasa penyesalan, ia menyesal dahulu pernah mencintai gadis seperti Gladys. Tidak ada yang bisa Gladys perbuat selain menangis. "Ngga, gue mohon dengar penjelasan gue", mohon Gladys yang tertunduk. "Apa ada yang perlu di jelasin lagi kalo semuanya udah jelas gini?" Rangga. "Ada. Pokonya lo harus dengar penjelasan gue Ngga. Ikut gue ke pekarangan belakang", ajak Gladys lalu berjalan ke arah pekarangan belakang rumahnya. Tanpa pikir panjang Rangga mengikuti Gladys, apa Rangga akan mendengarkan penjelasa-penjelasan Gladys? Entahlah~ Malam kian larut, Rangga sudah sangat nyaman berada di kasur kamar tamu di rumah Rafael. Rupanya pria ini kelelahan karena sehabis penerbangan yang cukup jauh ia harus segera menjalankan misi dari sepupunya itu. Jam sudah menunjukkan pukul 11.30 tapi Putri masih setia menunggu suaminya. Putri menunggu di ruang tamu sambil membaca novel. Beberapa kali Putri menguap karena mengantuk, sudah beberapa kali Putri mencoba menghubungi Rafael tapi tetap saja tidak diangkat. "You're the olny one I want..." nada dering khas panggilan untuk suaminya itu terdengar, dengan cepat Putri menekan tombol hijau. "Ma, mobil papa ban-nya bocor. Ini papa nunggu taksi sama orang bengkel", jelas Rafael. "Ini udah malem banget pa, mana mau hujan. Mama suruh pak Gun jemput ya, papa dimana sekarang?" Tanya Putri khawatir sambil melihat ke arah jendela, dimana beberapa kali kilat dan petir saling menampakkan dirinya. "Gak ma, taksinya bentar lagi juga nyampe kok. Sebenarnya papa udah deket rumah. Bentar lagi juga nyampe, mama tidur duluan aja yaa, takut kelaman kalo nunggu papa", jelas Rafael. "Mama nunggu papa sampai pulang pokoknya!" Jawab Putri kekeh. "Yaudah kalo gitu, papa bentar lagi sampai rumah". Di jalan yang cukup sepi, Rafael berdiri di sebelah mobil sport merah kesayangannya. Beberapa kali ia melirik ke arah jam. Atasan agen taksi baru saja memberikan konfirmasi bahwa tidak ada taksi kosong untuk ia tumpangi malam ini, mau bagaimana lagi Rafael harus menunggu mobilnya selesai di perbaiki, tapi bagaimana dengan Putri yang akan menunggunya sampai pulang? Tanpa pikir panjang ia mengabil tas dan mencabut kunci mobilnya lalu berlari meninggalkan mobilnya. Ia memilih untuk berjalan kaki untuk pulang, dan jaraknya tidak tanggung-tanggung yaitu 1,5 km. Baru sebentar Rafael berlari sekitar 300 meter, tetesan-tetesan air dari lagit mulai berjatuhan. Ia melepas jasnya lalu menyelimutkan ke tasnya yang berisi file-file penting. Rafael terus berlari hingga hujan benar-benar turun dengan derasnya. Satu hal yang membuatnya nekat, ia tidak ingin istrinya khawatir. Putri duduk di teras dengan jaket yang tebal sambil memegang payung untuk melindungi suaminya dari hujan ketika turun dari mobil. Pagar rumahnya terbuka, tak ada lampu sorot mobil yang terlihat, hanya bukaan kecil yang biasanya muat untuk seseorang masuk. Baju kemeja putih lengan panjang yang ia lihat membuat Putri segera berdiri dan membuka payung. Rafael tengah berlari ke arah teras dan Putri juga bergegas ke arah Rafael. Putri memayungi suaminya yang tengah mengigil. Sesegera mungkin ia membawa Rafael masuk dan menghangatkan diri. Tak ada kata yang harus Putri ucapkan, rasa khawatir lebih mendominasi perasaannya saat ini. Putri keluar kamar mandi setelah ia usai menyiapkan air panas untuk suaminya mandi. Baju basah Rafael sudah berganti dengan kimono dan sehelai handuk di pinggangnya, ia masih merasakan dingin yang luar biasa. "Air panasnya udah siap, papa sekarang mandi ya.." Ucap Putri. Rafael berjalan kamar mandi sambil memeluk tubuhnya. Sementara Putri menyiapak piama tidur Rafael yang berbahan lebih tebal agar rasa dingin tidak terus-terusan mengusik suaminya. Tak lupa Putri menon-aktifkan AC kamarnya untuk membuat suhu ruangan lebih hangat. Rafael telah usai mandi. Putri mengoleskan minyak kayu putih di badan Rafael. "Papa nekat banget ujan-ujanan". "Papa pengen cepet-cepet nyampe rumah ma", jawab Rafael. "Tapi kan bisa minta pak Gun buat jemput.." "Gak enak juga kan bangunin pak Gun malam-malam? Udah lah ma gak usah dibahas, sekarang kan papa udah nyampe rumah juga", ucap Rafael menyudahi. "Iya deh. Ini bajunya pa". Putri memasangkan atasan piama pada suaminya dan tak lupa mengkancingkannya. Rafael segera memposisikan tubuhnya di kasur, memeluk guling, dan menghadap ke arah Putri tidur. Putri menyelimuti Rafael hingga leher, syukurlah suaminya itu sudah tidak menggigil lagi. Pagi kembali kenyapa, laki-laki yang tadi malam rela berhujan sekarang masih berada di bawah selimut. Sedangkan sang istri sudah berada di dapur. Drrrrrrt drrrrrt. Getaran handphone Rafael yang berada di meja mengusik tidurnya. Dengan mata yang masih terpejam ia mencoba meraih handphone yang berada tepat di sebelah kirinya. 1 new message. Ia membuka pesan tersebut. From: Gladys 'Pagi Rafael. Bisa kita pergi hari ini? Ada yang mau aku bicarakan' Dengan rasa malas Rafael membalasnya. 'Aku lagi sakit, lain kali aja', tolak Rafael lalu menekan tombol send. Ia kembali menaruh handphonenya dan berjalan menuju kamar mandi untuk cuci muka. "Maaaa! Afi mau oneka kaya gitu maaa! Ada bola-bolanya", Rafi merengek minta belikan boneka bola yang berkaos Barcelona, anaknya terkena virus bola dari papa dan om-om-nya. "Iya sayang, entar kita beli yaa", jawab Putri di balik dapur. "Mau cekalang maaa!" Rengek Rafi lagi. "Mama gak suka Rafi manja gitu", ucap Putri sinis, membuat Rafi berhenti merengek dan diam. Sebuah pelukan dari belakang mengagetkan Putri. "Lagi apa hem?" Tanya Rafael. "Lagi nyetrika baju pa", ucap Putri dipelesetin, kalo di dapur ya masak lah, pake nanya lagi (?). "Mending nyetrika hati papa yang lagi kusut ini ma", Rafael. "Aish ngegombal pagi-pagi, udah mandi belum? Masih pake piama sih biasanya belum", tebak Putri. "Biarin, papa demam kayaknya nih ma..", keluh Rafa. "Mana? Sini mama periksa", Putri menaruh pisau yang ia gunakan untuk memotong buah lalu mencuci tangan. "Mau minum obat atau mama panggilin dokter?" Tawar Putri setelah merasakan bahwa suhu tubuh suaminya tidak normal. "Gak mau! Papa cuman mau dipeluk sama mama seharian", pinta Rafael manja. "Bentar ya pa, mama beresin ini dulu.." Seketika Rafeel langsung menggendong Putri menuju sofa di ruang tv dan mendudukan Putri di sana. "Katanya sakit, ngegendong mama kuat aja tuh", ejek Putri. "Apa sih yang enggak buat mama", Rafael mengedipkan matanya. Mereka berdua begitu asyik bercanda, sampai-sampai mereka tidak menyadari ada seseorang yang masuk ke rumah mereka. "PUTRI RAFAEL?" Ucap seseorang ketika Rafael dan Putri tengah bercanda. To be continue guys.. Maaf sebelumnya ngaret, author belum bisa manage waktu jadi kegiatan-kegiatan saling ngebentur..
4 months ago
Ega
t5
Vampir Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Untuk kegunaan lain dari Vampir, lihat Vampir (disambiguasi). Ilustrasi yang menggambarkan vampir dalam cerita Varney the Vampire. Vampir Read more ... adalah tokoh dalam mitologi dan legenda yang hidup dengan memakan intisari kehidupan (biasanya dalam bentuk darah) dari makhluk hidup lain.[1][2][3][4][5][6] Meskipun kepercayaan terhadap setan penghisap darah terdapat dalam berbagai budaya dan telah ada sejak zaman kuno,[7] istilah vampir sendiri baru populer pada awal abad ke-18 setelah masuknya legenda vampir ke Eropa Barat dari daerah Balkan dan Eropa Timur.[8] Di daerah-daerah tersebut juga terdapat legenda mengenai makhluk-makhluk seperti vampir, misalnya vrykolakas di Yunani dan strigoi di Rumania yang juga ikut meningkatkan kepercayaan vampir di Eropa. Vampir dalam legenda Balkan dan Eropa Timur memiliki penampilan yang beragam (mulai dari makhluk mirip manusia sampai mayat hidup) sedangkan di Eropa Barat, vampir digambarkan sebagai makhluk yang berpenampilan rapi dan mewah. Adalah cerita The Vampyre (1819) karangan John Polidori yang membentuk citra tersebut. Karya tersebut dianggap sebagai karya tentang vampir yang paling berpengaruh di awal abad ke19[9] dan telah mengilhami karya-karya selanjutnya seperti Varney the Vampire dan bahkan Dracula.[10] Novel Dracula (1897) karya Bram Stoker dikenang sebagai karya klasik yang menjadi dasar bagi cerita vampir pada masa modern. Novel Dracula mengambil unsur dari legenda manusia serigala dan setan sejenisnya, dan menggabungkannya dengan konsep keabadiaan serta sistem masyarakat masa Victoria.[11] Suksesnya buku ini memicu munculnya genre vampir yang masih tetap populer hingga saat ini melalui buku, film, permainan video, dan acara televisi. Vampir juga telah menjadi figur dominan dalam genre horor.[11] Vampir umumnya diceritakan keluar dari makamnya pada malam hari untuk menggigit orang-orang dengan taringnya yang panjang dan mengisap darah mereka. Korban yang digigitnya biasanya akan menjadi vampir juga. Menurut beberapa mitos, vampir tidak tampak di cermin karena mereka tidak memiliki jiwa. Dalam cerita fiksi modern, vampir bisa menjelma menjadi kelelawar, serigala, bahkan gumpalan gas, dan harus menjauhkan diri dari sinar matahari. Daftar isi 1 Etimologi2 Vampir dalam legenda dan mitologi 2.1 Gambaran umum dan atribut 2.1.1 Perubahan menjadi vampir2.1.2 Mengenali vampir2.1.3 Perlindungan2.1.4 Membunuh vampir2.2 Abad kuno2.3 Abad pertengahan dan Renaisans2.4 Vampir di luar Eropa 2.4.1 Afrika2.4.2 Amerika2.4.3 Asia2.5 Masa Modern3 Asal-usul cerita vampir 3.1 Spiritualisme Slavia3.2 Patologi 3.2.1 Pembusukan3.2.2 Penguburan prematur3.2.3 Penyakit menular3.2.4 Porfiria3.2.5 Rabies3.3 Psikodinamika3.4 Interpretasi politik3.5 Psikopatologi3.6 Kelelawar vampir4 Dalam fiksi modern 4.1 Sastra4.2 Televisi dan film4.3 Permainan video5 Catatan kaki6 Referensi7 Lihat pula8 Pranala luar Etimologi Kata vampire dalam bahasa Inggris pertama kali muncul pada tahun 1734 dalam sebuah cerita berjudul Travels of Three English Gentlemen yang diterbitkan dalam Harleian Miscellany pada tahun 1745.[12][13] Setelah Austria menguasai daerah utara Serbia dan Oltenia pada 1718, pejabat setempat menyadari adanya masyarakat lokal yang melakukan praktik penggalian jenazah dan "pembunuhan vampir".[14] Laporan ini kemudian disebarkan ke masyarakat luas.[14] Istilah bahasa Inggris, vampire, berasal dari bahasa Jerman vampir (kemungkinan melalui bahasa Perancis: vampyre). Bahasa Jerman sendiri mengambilnya pada awal abad ke-18 dari bahasa Serbia, вампир/vampir.[15][16][17][18][19] Istilah tersebut masuk ke bahasa Jerman pada masa ketika Serbia masuk dalam Kekaisaran Austria, pada saat itu diceritakan adanya seorang vampir bernama Arnold Paole. Bentuk Serbia tersebut memiliki kesamaan dengan bahasa Slavia lainnya: вампир (vampir, Bahasa Bulgaria), upir /upirina (Bahasa Kroasia), upír (Bahasa Ceko dan Bahasa Slovakia), wąpierz (bahasa Polandia), упир (upyr, bahasa Ukraina), упырь (upyr, bahasa Rusia), упыр (upyr, bahasa Belarusia). Asal katanya sendiri belumlah jelas.[20] Pendapat yang populer adalah bahwa itu berasal dari bahasa Proto-Slavia, *ǫpyrь dan *ǫpirь.[21] Teori lainnya yang adalah bahwa bahasa Slavia menyerapnya dari bahasa Turki.[21][22] Penggunaan pertama bentuk Rusia kuno, Упирь (Upir), terdapat dalam dokumen yang bertahun 6555 (1047 M).[23] Itu merupakan tanda penerbit dalam sebuah manuskrip dari Kitab Mazmur yang ditulis oleh seorang pendeta yang menyalinnya dari Aksara Glagolitik ke aksara Sirilik untuk pangeran Novgorod, Volodymyr Yaroslavovych.[24] Sang pendeta menuliskan namanya "Upir' Likhyi " (Оупирь Лихыи), yang bermakna "Vampir jahat" atau "Vampir busuk".[25] Nama yang aneh ini disebut sebagai contoh paganisme dan penggunaan nama julukan sebagai nama pribadi.[26] Penggunaan awal lainnya dari kata tersebut terdapat dalam risalah anti-pagan berjudul "Firman Santo Grigoriy", bertahun antara abad ke-11 sampai 13 M. Pada saat itu dilaporkan adanya pemujaan pagan terhadap upyri.[27][28] Vampir dalam legenda dan mitologi Kepercayaan terhadap vampir telah ada selama berabad-abad. Kebudayaan Mesopotamia (termasuk Lilith dan Edimmu dalam mitologi Sumeria, Assyria, dan Babylonia), Yahudi, Yunani kuno, dan Romawi kuno menceritakan mengenai setan atau roh yang mirip dengan vampir modern. Tetapi vampir yang dikenal sekarang berasal dari Eropa Tenggara abad ke-18.[8] Dalam sebagian besar cerita rakyat, vampir adalah mayat hidup, korban bunuh diri, atau penyihir tetapi vampir juga bisa diciptakan dari roh jahat yang masuk ke suatu mayat dan melalui gigitan vampir lain. Legenda ini semakin lama semakin meluas dan bahkan di beberapa daerah menyebabkan histeria massal dan beberapa orang dituduh sebagai vampir.[29] Gambaran umum dan atribut Dalam legenda-legenda di Eropa, vampir biasanya digambarkan bertubuh membengkak dari tubuh normal dan berwarna merah gelap. Dalam peti matinya, vampir mengeluarkan darah dari mulut dan hidungnya dan kadang-kadang dengan mata kiri yang terbuka.[30] Setelah dikubur, mayat yang merupakan vampir tetap mengalami pertumbuhan gigi, rambut, dan kuku.[31] Perubahan menjadi vampir Proses menjadi vampir berbeda-beda dalam beberapa kepercayaan. Di Slavia dan Cina, mayat yang dilangkahi oleh kucing atau anjing akan menjadi mayat hidup.[32] Dalam kepercayaan Rusia, vampir adalah penyihir atau manusia yang semasa hidupnya menentang Gereja.[33] Ritual budaya kadang dilakukan untuk mencegah orang yang baru saja meninggal berubah menjadi mayat hidup, misalnya mengubur mayat secara terbalik atau menaruh benda-benda duniawi seperti arit atau sabit di dekat makam dengan maksud agar setan yang mendatangi mayat merasa senang atau supaya roh sang mayat merasa tentram sehingga tidak akan bangkit dari peti mati.[34] Cara ini mirip dengan praktik penguburan orang Yunani kuno yang mengharuskan untuk menaruh sekeping obolus di mulut mayat supaya roh mayat tersebut bisa melewati sungai Styx. Tradisi ini terus berkembang menjadi kepercayaan Yunani tentang vrykolakas, yang mana sebuah salib dan tembikar bertuliskan "Yesus Kristus berkuasa" ditaruh bersama mayat untuk mencegah mayat tersebut berubah menjadi vampir.[35] Cara lainnya yang dipraktikkan di Eropa meliputi pemotongan tendon di lutut atau penaburan biji opium atau pasir di tanah pemakaman; Ini bertujuan agar sang vampir menghabiskan sepanjang malam dengan menghitung biji-bijian tersebut,[36]. Dalam suatu cerita tradisional Cina, jika ada vampir yang melihat sekarung beras, maka vampir tersebut akan menghitung tiap butirnya; Mitos ini juga muncul di anak benua India dan dalam cerita masyarakat Amerika Selatan tentang penyihir dan roh jahat.[37] Mengenali vampir Banyak ritual dilakukan dilakukan untuk mengidentifikasi seorang vampir. Salah satu cara mencari kuburan vampir adalah dengan menggunakan anak perawan yang menunggangi kuda perawan dan berjalan di pemakaman. Menurut kepercayaan, kuda tersebut akan menolak melewati makam vampir.[33] Umumnya yang dipakai adalah kuda hitam meskipun di Albania yang digunakan adalah kuda putih.[38] Selain itu, lubang di atas makam dipercaya sebagai tanda vampir.[39] Mayat yang dicurigai sebagai vampir biasanya digambarkan memiliki penampilan yang lebih bagus dari yang seharusnya dan tidak menampakkan tanda-tanda pembusukkan.[40] Dalam beberapa kasus, ketika kuburan seorang vampir dibuka, mayat tersebut berlumuran darah korban di wajahnya.[41] Bukti bahwa seorang vampir aktif di suatu daerah ditandai dengan kematian ternak, domba, sanak keluarga atau tetangga. Vampir dalam cerita rakyat juga kadang-kadang melempar batu ke atap rumah, memindahkan barang-barang,[42] dan memberi mimpi buruk dalam tidur seseorang.[43] Perlindungan Sampul majalah Strange Tales of Mystery and Terror edisi January 1933, menggambarkan manusia yang menggunakan salib untuk melwan vampir. Benda-benda tertentu bisa digunakan untuk melawan vampir. Bawang putih,[44] dan air suci sangat umum dalam cerita vampir. Setiap daerah memiliki benda pengusir vampir tersendiri. Di Eropa, biji sesawi yang ditaburkan di atap rumah dipercaya dapat menjauhkan dari vampir.[45] Benda suci lainnya adalah salib, rosario, dan air suci. Vampir dikatakan tidak bisa masuk ke tempat suci seperti gereja atau kuil, vampir juga tidak bisa melewati air.[46] Meskipun secara tradisional tidak dianggap sebagai benda keramat, cermin digunakan untuk mengusir vampir dengan cara ditempatkan di depan pintu.[47] Dalam kepercayaan tertentu, vampir tidak punya bayangan. Ciri vampir ini digunakan oleh Bram Stoker dalam Dracula dan menjadi populer di antara para penulis dan pembuat film.[48] Membunuh vampir Cara yang digunakan untuk membunuh vampir sangat bervarisi dan sebagian besar berasal dari budaya Slavia selatan.[49] Di Rusia dan negara-negara Baltik, digunakan tanaman Ash,[50] di Serbia digunakan tanaman Hawthorn,[51] dan ek di Silesia.[52] Vampir yang menjadi sasaran ditusuk di bagian jantungnya, meskipun di Rusia dan Jerman utara yang diserang adalah mulutnya[53][54] sedangkan di bagian timur laut Serbia yang menjadi sasaran adalah perutnya.[55] Menusuk dada vampir adalah suatu cara untuk "mengempiskan" vampir; Cara ini serupa dengan mengubur benda tajam seperti arit sehingga vampir akan tertusuk benda tersebut ketika vampir tersebut membengkak.[56] Pemenggalan sering dilakukan di Jerman dan daerah Slavia barat dengan kepala sang vampir dikubur terpisah dari tubuhnya.[49] Cara ini dilakukan untuk mempercepat perginya roh dari tubuh. Kepala, tubuh, dan pakaian vampir juga dipaku ke tanah agar vampir tersebut tidak bisa bangkit lagi.[57] Peralatan untuk membunuh vampir yang berasal dari tahun 1840. Orang-orang Gipsi memasukan besi atau jarum ke dalam jantung mayat dan memasang besi di mulut, mata, telinga, dan jari-jari mayat ketika penguburan. Mereka juga memasukan tanaman Hawthorn ke dalam kaus kaki mayat. Cara-cara yang lainnya adalah dengan menuangkan air mendidih di atas makam atau membakar mayat sampai menjadi abu. Di Balkan, vampir juga bisa dibunuh dengan ditembak, ditenggelamkan, diulangi penguburannya, diperciki air suci, atau dengan eksorsisme. Di Rumania, bawang putih ditaruh di mulut mayat dan pada abad ke-19 dilakukan penembakan pada peti mati untuk mencegah munculnya vampir. Dalam kasus tertentu, tubuh vampir dipotong-potong dan dibakar. Di daerah Sakson di Jerman, buah lemon ditaruh di mulut mayat yang dicurigai sebagai vampir.[58] Abad kuno Lilith (1892), oleh John Collier. Cerita mengenai makhluk supernatural yang memakan darah dan daging manusia ada di hampir semua kebudayaan di seluruh dunia selama berabad-abad.[59] Pada masa kuno belum ada istilah vampir dan makhluk yang meminum darah dianggap sebagai setan atau iblis.[60] Di India ada cerita mengenai vetala, setan kubur yang tinggal dalam mayat.[61]Pishacha, roh orang jahat atau orang gila juga memiliki ciri-ciri mirip vampir.[62] Dewi India Kali, dengan taring dan kalung tengkorak, dihubungkan dengan kegiatan minum darah.[63] Di Mesir kuno, dewi Sekhmet juga meminum darah.[64] Bangsa Persia adalah salah satu bangsa pertama yang menceritakan mengenai setan penghisap darah. Ditemukan gambar-gambar makhluk yang mencoba menghisap darah manusia pada pecahan-pecahan tembikar Persia kuno.[65] Sedangkan Babylonia dan Assyria kuno memiliki cerita tentang Lilitu.[66] Yunani dan Romawi kuno menceritakan tentang Empusa,[67]Lamia,[68] dan Striga. Empusa adalah anak dewi Hekate yang digambarkan sebagai setan yang menghisap darah para pria,[67] Lamia adalah monster yang menghisap darah anak-anak.[68] Dan Striga memangsa anak-anak dan pria muda. Striga digambarkan memiliki tubuh burung atau gagak dan diadaptasi oleh orang Romawi menjadi strix, burung penghisap darah manusia.[69] Abad pertengahan dan Renaisans Banyak mitos tentang vampir berasal dari Abad pertengahan. Sejarawan Inggris abad ke-12, Walter Map dan William dari Newburgh, pada masa itu mencatat adanya kepercayaan tentang mayat hidup [29][70] meskipun catatan tentang legenda tentang vampir di Inggris setelah masa tersebut tidaklah banyak.[71] Kisah-kisah ini mirip dengan cerita yang nantinya muncul di Eropa Timur di akhir abad ke-17 dan 18 dan merupakan dasar bagi legenda vampir di Inggris dan Jerman. Salah satu catatan paling awal mengenai kegiatan vampir berasal dari wilayah Istria, Kroasia modern, pada tahun 1672.[72] Laporan lokal menyatakan bahwa ada seorang vampir bernama Guire Grando dari desa Khring dekat Tinjan yang menyebabkan kepanikan masyarakat.[73] Seorang mantan petani bernama Guire meninggal pada tahun 1656 namun penduduk desa setempat menyatakan ia kembali dari kematiannya dan meminum darah orang-orang serta melakukan pelecehan seksual pada istrinya. Pemimpin desa kemudian memerintahkan jantungnya ditusuk tetapi gagal. Dia akhirnya benar-benar mati setelah dipenggal.[74] The Vampire, oleh Philip Burne-Jones, 1897. Pada abad ke-18, ada kehebohan tentang dilihatnya seorang vampir di Eropa Timur yang menyebabkan dilakukannya penggalian kuburan dan penusukan mayat yang diduga sebagai vampir; bahkan pegawai pemerintahan ikut memburu dan menusuk vampir.[75] Meskipun disebut Abad pencerahan karena pada masa tersebut banyak kepercayaan dan legenda yang tak lagi dipercaya, tetapi kepercayaan tentang vampir malah meningkat dan mampu menimbulkan kepanikan massal di berbagai daerah di Eropa.[76] Kepanikan tersebut dimulai dengan dugaan adanya serangan vampir di Prusia Timur pada tahun 1721 dan di Monarki Habsburg dari tahun 1725 sampai 1734, yang kemudian menyebar ke daerah-daerah lokal lain. Dua kisah vampir yang terkenal melibatkan jenazah Peter Plogojowitz dan Arnold Paole dari Serbia. Plogojowitz dilaporkan meninggal pada usia 65 tahun tetapi diduga bangkit kembali dan meinta makanan pada putranya. Ketika putranya menolak, dia ditemukan telah mati keesokan harinya. Plogojowitz juga diduga menyerang beberapa penduduk lain karena ada beberapa orang yang kemudian mati karena kehabisan darah.[75] Pada kasus lain, Arnold Paole, seorang petani yang diduga digigit oleh vampir beberapa tahun sebelumnya, meninggal ketika sedang memotong jerami. Setelah kematiannya, penduduk di sekitarnya mulai mati satu per satu dan dipercaya bahwa Paole telah kembali dari kematiannya dan memangsa mereka.[77] Cerita terkenal lainnya melibatkan vampir Serbia yang dipercaya tinggal di tempat penggilingan dan memangsa para pekerja di tempat tersebut. Kisah ini diangkat oleh penulis Serbia bernama Milovan Glišić dan juga menjadi film horor tahun 1973 berjudul Leptirica. Dua insiden tersebut didokumentasikan dengan baik: Pegawai pemerintah memeriksa jenazah, menulis laporan, dan menerbitkan buku ke seluruh Eropa tentang kejadian tersebut.[77] Kepanikan msyarakat, yang disebut sebagai "Kontroversi abad ke-18", terjadi selama satu generasi. Hal tersebut semakin meningkat karena ditambah dengan banyaknya klaim penyerangan oleh vampir di pedesaan, yang disebabkan tingginya kepercayaan masyarakat pada takhayul. Karena ketakutan, banyak kuburan yang digali kembali dan jenazahnya ditusuk. Banyak cendekiawan yang menyatakan bahwa vampir tidaklah nyata (dan mengklaim bahwa yang terjadi adalah penguburan prematur dan rabies) tetapi kepercayaan vampir tetap meningkat. Dom Augustine Calmet, teolog dan cendekiawan Perancis yang dihormati, pada tahun 1746 membuat risalah yang komprehensif mengenai keberadaan vampir. Dalam risalah tersebut, Calmet memperlihatkan banyak laporan insiden tentang vampir. Risalah tersebut dikritik oleh Voltaire tetapi mendapat banyak dukungan dari para demonolog (ahli setan). Para pembacanya berkesimpulan bahwa risalah tersebut merupakan klaim Calmet bahwa vampir adalah nyata[78][79] Kaisar Maria Theresia dari Austria mengirim dokter pribadinya, Gerard van Swieten, untuk menyelidiki tentang keberadaan vampir. Gerard menyimpulkan bahwa vampir tidak nyata sehingga sang kaisar mengesahkan hukum yang melarang pembongkaran kuburan dan penodaan jenazah. Hukum ini berhasil menghentikan epidemik vampir. Meskipun begitu, vampir tetap hidup dalam karya seni dan cerita rakyat.[78] Vampir di luar Eropa Afrika Berbagai daerah di Afrika memiliki kisah-kisah mengenai makhluk yang memiliki kemampuan seperti vampir: di Afrika Barat suku Ashanti memiliki cerita mengenai makhluk bernama asanbosam yang bergigi besi dan tinggal di pepohonan,[80] lalu ada suku Ewe dengan kisah adze, makhluk yang bisa berubah menjadi kunang-kunang dan menyerang anak-anak.[81] Di daerah Tanjung timur terdapat kepercayaan tentang impundulu, yang berbentuk burung bercakar besar dan bisa mengeluarkan petir, dan suku Betsileo di Madagaskar menceritakan tentang ramanga, vampir yang meminum darah dan memakan kuku para bangsawan.[3] Amerika Loogaroo adalah sebuah contoh bagaimana kepercayaan tentang vampir bisa muncul dari pencampuran beberapa kepercayaan, dalam kasus ini terjadi penggabungan bahasa Prancis dengan Vodu atau voodoo dari Afrika. Istilah Loogaroo kemungkinan berasal dari bahasa Prancis oup-garou ("manusia serigala") dan cukup umum dalam kebudayaan Mauritius. Tetapi, kisah Loogaroo menyebar melalui Kepulauan Karibia dan Louisiana.[82] Monster lainnya yang serupa adalah monster perempuan bernama Soucouyant dari Trinidad, dan Tunda serta Patasola dalam cerita rakyat Kolombia, sementara suku Mapuche di Chili selatan mengenal ular pengisap darah yang disebut Peuchen.[83] Dalam kepercayaan Amerika Selatan, lidah buaya yang digantung di dekat pintu dipercaya dapat mengusir makhluk vampir.[37] Mitologi Aztek menceritakan kisah Cihuateteo, roh berwajah tengkorak yang tercipta dari orang yang meninggal saat melahirkan, hantu ini dipercaya mencuri anak-anak dan bisa berhubungan seksual dengan orang hidup. Pada akhir abad ke-18 dan 19, kepercayaan vampir meluas di sebagian New England, khususnya di Rhode Island dan Connecticut Timur. Ada banyak dokumentasi mengenai keluarga yang menggali makam kerabat mereka dan mengambil jantung mayat dalam makam tersebut untuk menghindari munculnya vampir, meskipun istilah "vampir" sebetulnya belum digunakan. Penyakit mematikan seperti tuberkulosis, atau yang ketika itu disebut "sakit paru-paru", dipercaya menjadi penyebab orang-orang membongkar kembali makam kerabat mereka yang juga meninggal karena sakit paru-paru.[84] Kasus yang paling terkenal dan terdokumentasikan adalah Mercy Brown, gadis berusia 19 tahun yang meninggal di Exeter, Rhode Island pada 1892 dan diduga menjadi vampir. Ayahnya, dengan dibantu oleh paranormal keluarga, menggali makamnya dua bulan setelah kematiannya, mengambil jantungnya dan membakarnya sampai menjadi abu.[85] Asia Patung makhluk mirip vampir di dekat kuil di Ubud, Bali. Berakar dari cerita rakyat, kepercayaan modern mengenai vampir menyebar di seantero Asia mulai dari setan kubur di benua Asia sampai makhluk mirip vampir dari kepulauan Asia Tenggara. Di India juga berkembang legenda lainnya mengenai vampir. Bhūta atau Prét adalah jiwa dari manusia yang mati mendadak. Bhuta berkeliaran pada malam hari dan menyerang orang hidup.[86] Di India Utara, ada BrahmarākŞhasa, makhluk mirip vampir dengan kepala diselubungi usus dan meminum darah. Di Jepang ada Nukekubi yang kepalanya bisa lepas dan terbang untuk mencari mangsa manusia.[87] Legenda hantu perempuan seperti vampir yang bisa melepaskan bagian atas tubuh mereka juga ada di Filipina, Malaysia, dan Indonesia. Ada dua makhluk mirip vampir yang utama di Filipina: bangsa Tagalog mengenal mandurugo ("pengisap darah") sedangkan bangsa Visayas mengenal manananggal ("pemisah diri"). Mandurugo adalah variasi dari aswang yang berwujud sebagai seorang gadis cantik di siang hari, dan bersayap serta berlidah panjang di malam hari. Lidah tersebut digunakan untuk mengisap darah dari orang yang sedang tidur. Sementara Manananggal digambarkan sebagai hantu perempuan tua cantik yang mampu melepaskan tubuh bagian atasnya untuk terbang dengan sayap seperti kelelawar dan memangsa para wanita hamil yang sedang tidur. Mereka menggunakan lidahnya yang memanjang untuk mengisap janin dari para wanita hamil. Mereka juga suka memangsa isi perut (terutama jantung dan hati serta dahak dari orang yang sakit).[88] Penanggalan di Malaysia adalah perempuan cantik yang memperoleh kecantikannya melalui ilmu hitam dan digambarkan dalam cerita rakyat sebagai hantu yang menakutkan. Dia mampu melepaskan kepalanya yang bertaring dan terbang di malam hari untuk mengisap darah, terutama dari wanita hamil.[89] Orang-orang Malaysia biasanya menggantung jeruju (semacam tanaman berduri) di dekat pintu atau jendela untuk menjauhkan Penanggalan dari rumah mereka.[90] Di Indonesia, ada cerita mengenai Leak, makhluk mirip vampir yang berasal dari Bali dan memangsa janin.[91] Selain itu, ada juga Kuntilanak, hantu dari perempuan yang mati ketika melahirkan,[92] di Malaysia dikenal sebagai Langsuir.[93][94] Jiang Shi (bermakna "mayat kaku", kadang-kadang oleh orang barat disebut sebagai "vampir Cina") adalah mayat hidup yang melompat-lompat dan membunuh makhkluk hidup dengan menyerap qì (unsur kehidupan) dari korbannya. Mereka tercipta ketika jiwa seseorang (魄 pò) gagal meninggalkan tubuhnya yang telah mati.[95] Tetapi beberapa orang menolak jika jiang shi disamakan dengan vampir karena jiang shi biasanya adalah makhluk tanpa akal pikiran.[96] Salah satu ciri khas makhluk ini adalah kulitnya yang berwanya putih kehijauan, kemungkinan disebabkan oleh jamur dan kapang yang tumbuh di badan mayat.[97] Masa Modern Dalam fiksi modern, vampir digambarkan sebagai makhluk jahat yang sopan dan kharismatik.[31] Meskipun sebagian besar orang tidak mempercayai vampir, ada beberapa penampakan vampir yang dilaporkan pernah terjadi. Beberapa kelompok pemburu vampir bahkan masih ada, meskipun kebanyakan dibentuk untuk tujuan pergaulan.[29] Ada klaim mengenai serangan vampir di Malawi pada akhir tahun 2002 dan awal 2003. Ketika itu, segerombolan orang membunuh satu orang serta melukai setidaknya empat lainnya (termasuk Gubernur Eric Chiwaya) atas dugaan bahwa pemerintah bekerjasama dengan vampir.[98] Pada awal tahun 1970 pers lokal menyebar rumor adanya vampir yang menghantui Pemakaman Highgate di London. Banyak pemburu amatir yang datang ke tempat itu dan mecoba memburu vampir tersebut. Banyak muncul buku tentang kasus itu, salah satunya ditulis oleh Sean Manchester, salah seorang penduduk lokal. Dia adalah salah satu yang pertama kali menyatakan keberadaan "Vampir Highgate" dan dia mengaku telah mengusir para vampir serta menghancurkan sarang vampir di area tersebut.[99] Pada Januari 2005, ada rumor yang berkembang tentang beberapa orang yang digigit di Birmingham, Inggris. Hal tersebut menimbulkan ketakutan adanya vampir yang berkeliaran. Tetapi kepolisian setempat menyatakan bahwa tidak ada laporan mengenai kasus tersebut dan kejadian itu hanyalah takhayul.[100] Pada tahun 2006, seorang profesor Fisika di University of Central Florida menulis sebuah makalah ilmiah yang menyatakan bahwa secara matematis vampir tidak mungkin nyata berdasarkan deret ukur. Menurutnya, jika vampir pertama muncul pada 1 Januari 1600, dan menggigit satu orang dalam sebulan, dan setiap korban berubah menjadi vampir, maka dalam waktu dua setengah tahun, seluruh populasi manusia akan menjadi vampir.[101] Pada masa modern, chupacabra ("pengisap-kambing") dari Puerto Rico dan Mexico disebut sebagai makhluk yang memakan daging dan meminum darah hewan peliharaan sehingga kadang-kadang disebut sebagai sejenis vampir. "Histeria chupacabra" sering diasosiasikan dengan krisis ekonomi dan politik pada pertengahan 1990-an.[102] Kerangka dengan batu bata di mulutnya, ditemukan di pemakaman di dekat Venice, Italia. Di Eropa sendiri, yang merupakan tempat asal dari banyak cerita vampir, pada umumnya vampir dianggap tidak nyata, meskipun di lokasi-lokasi tertentu kepercayaan tentang vampir masih ada dan beberapa penampakan vampir masih terjadi. Di Rumania pada Februari 2004, beberapa kerabat dari Toma Petre takut dia telah menjadi vampir. Mereka menggali makamnya, mengambil jantungnya lalu membakarnya sampai menjadi abu, dan meminum air yang dicampur dengan abu tersebut.[103] Pada bulan Maret 2009 sebuah kerangka perempuan dengan batu bata di mulutnya ditemukan di Venice, Italia. Matteo Borrini dari Universitas Florence menemukan kerangka itu dalam penggaliannya pada kuburan massal korban wabah dari abad ke-16.[104][105] Para arkeolog mengatakan bahwa ini adalah ritual pembunuhan vampir.[106] Asal-usul cerita vampir Le Vampire, oleh R. de Moraine di Féval (1851–1852). Banyak teori tentang asal usul kepercayaan vampir telah diajukan untuk menjelaskan takhayul, dan histeria massal yang disebabkan oleh vampir. Mulai dari Pemakaman dini sampai ketidaktahuan mengenai siklus pembusukan tubuh setelah kematian disebut-sebut sebagai penyebab kepercayaan vampir. Spiritualisme Slavia Vampir Slavia merupakan cerita hantu yang mendasari konsep vampir dalam budaya populer. Kepercayaan vampir dalam budaya Slavia berakar dari kepercayaan spiritual yang dipraktikkan secara luas sebelum masuknya agama Kristen, juga dipengaruhi oleh pemahaman mereka tentang kehidupan setelah mati. Meskipun tidak banyak tulisan dari masa pra-kristen yang menceritakan "Agama Lama", banyak orang Slavia yang tetap meneruskan kepercayaan pagan bahkan setelah daerah mereka dikristenkan. Beberapa contohnya adalah pemujaan leluhur, roh yang menghuni rumah, dan kepercayaan tentang arwah setelah mati. Dalam masyarakat Slavia pra-industri, setan dan roh dipercaya berperan dalam kehidupan manusia. Beberapa roh ikut membantu manusia sementara yang lainnya mengganggu manusia. Contohnya adalah Domovoi, Rusalka, Vila, Kikimora, Poludnitsa, dan Vodyanoy. Roh-roh ini juga dianngap berasal dari leluhur atau mansuia tertentu yang telah mati. Roh-roh itu bisa muncul dalam berbagai wujud, termasuk wujud manusia dan berbagai jenis hewan. Beberapa roh juga bisa melakukan sesuatu untuk melukai manusia, misalnya menenggelamkan orang, menghalangi panen, atau mengisap darah makhluk hidup dan kadang-kadang manusia. Oleh kerena itu, orang-orang Slavia biasanya berusaha untuk tidak membuat roh-roh itu marah supaya tidak diganggu.[107] Kepercayaan Slavia sangat membedakan arwah dan tubuh. Arwah tidak langsung musnah begitu tubuh seseorang mati, tetapi akan keluar dan bergentayangan di lingkungan rumah dan tempat kerjanya selama 40 hari sebelum akhirnya pergi ke dunia lain.[107] Oleh karena itu, pada masa-masa tersebut jendela atau pintu bisanya dibuka untuk memudahkan arwah keluar. Dalam masa 40 harinya, arwah bisa membawa keberkahan atau bahkan kejahatan pada lingkunannya. Selain itu arwah juga bisa memasuki mayat orang lain. Kematian seorang anak yang belum dibaptis, korban pembunuhan sadis, atau seorang pendosa (pembunuh atau dukun) dipercaya menghasilkan arwah yang tidak bersih. Arwah juga bisa menjadi tidak bersih jika jenazahnya tidak diberikan pemakaman yang layak. Selain itu, jenazah yang tidak dikuburkan dengan layak, juga bisa dimasuki oleh arwah lain yang tidak bersih. Arwah yang tidak bersih sangat ditakuti oleh orang Slavia karena bisa melakukan balas dendam.[108] Kepercayaan Slavia mengenai kematian dan arwah tersebut menjadi cikal-bakal dari konsep vampir. Vampir merupakan mayat yang dikuasai oleh arwah yang tidak bersih sehingga menjadi mayat hidup. Mayat hidup ini dianggap jahat dan membutuhkan darah makhluk hidup untuk meneruskan eksistensinya.[109] Walaupun konsep vampir ini ada sedikit penyimpangan di negara-negara Slavia dan beberapa negara tetangga mereka, sangat mungkin bahwa kepercayaan vampir berasal dari spiritualisme Slavia sejak masa pra-Kristen. Patologi Pembusukan Paul Barber dalam bukunya Vampires, Burial and Death menjelaskan bahwa cerita vampir berasal dari masyarakat pra-industri, yang tidak memahami secara benar mengenai proses kematian dan pembusukan tubuh manusia.[110] Tingkat pembusukan bervariasi tergantung pada suhu dan komposisi tanah, dan banyak dari tanda-tanda itu tidak diketahui oleh orang-orang pada masa itu. Hal ini membuat orang-orang berpikir bahwa jika suatu mayat tidak membusuk sama sekali atau tidak menampakkan tanda-tanda pembusukan maka mayat itu adalah vampir.[111] Mayat membengkak akibat dari gas hasil pembusukan yang terakumulasi dalam tubuh, dan tekanan yang tinggi menyebabkan darah keluar dari hidung dan mulut. Ini menjadikan mayat terlihat "gemuk" dan berwarna "merah". Dulu, mayat seperti inilah yang dituduh sebagai vampir, apalagi jika semasa hidupnya orang tersebut berbadan kurus atau pucat. Dalam kasus Arnold Paole, mayat seorang perempuan tua digali dan menurut tetangganya, mayat itu terlihat lebih gemuk dan sehat daripada ketika masih hidup.[112] Darah yang keluar dari mayat memberi kesan bahwa mayat itu sudah melakukan kegiatan vampir (mengisap darah).[41] Kulit yang menjadi gelap juga disebabkan oleh pembusukan.[113] Penusukan suatu mayat yang membusuk akan menyebabkan gas yang terakumulasi dalam tubuh mayat menjadi keluar. Ketika gas melewati pita suara, akan terdengar suara seperti erangan. Hal ini semakin meningkatkan takhayul vampir[114] Setelah meninggal, kulit dan gusi kehilangan cairan dan mengkerut, sehingga akar rambut, kuku, dan bahkan gigi yang tersembunyi dalam rahang menjadi terlihat. Ini memicu kepercayaan bahwa rambut, kuku, dan gigi masih tumbuh. Pada tahap tertentu, kuku dan kulit mayat akan terlepas, seperti dilaporkan dalam kasus Plogojowitz—kulit dan kuku yang berada di balik lapisan yang terkelupas dianggap sebagai "kulit dan kuku baru".[114] Penguburan prematur The Premature Burial karya Antoine Wiertz, 1854. Lukisan yang menggambarkan orang yang dikubur hidup-hidup. Ada pendapat bahwa legenda vampir dipengaruhi oleh penguburan dini, yaitu proses penguburan orang-orang yang masih hidup. Dulu, ketika pengetahuan medis belum terlalu berkembang, beberapa orang yang masih hidup dikira telah meninggal dan akhirnya dikubur hidup-hidup. Dalam beberapa kasus, orang-orang melaporkan adanya suara dari dalam peti mati, ketika kuburannya digali, ditemukan adanya bekas kuku pada peti mati, menunjukkan bahwa orang di dalamnya berusaha untuk keluar. Dalam kasus lainnya, korban penguburan dini akan berusaha keluar dengan cara membenturkan kepala, wajah, atau hidung mereka sampai berdarah dan itu akan membuat mereka tampak seperti telah mengisap darah.[115] Yang menjadi masalah dari teori ini adalah bagaimana para korban penguburan dini bisa bertahan hidup dalam jangka waktu tertentu tanpa makanan, air, dan udara yang cukup. Penjelasan alternatif lainnya untuk suara dari dalam kubur adalah gelembung gas yang dihasilkan oleh proses pembusukan alami.[116] Sementara penyebab lainnya dari makam yang acak-acakan adalah perampokan makam.[117] Penyakit menular Cerita vampir telah dikaitkan dengan kematian yang disebabkan oleh penyakit yang misterius dan tidak diketahui, biasanya yang terjadi dalam suatu keluarga atau komunitas kecil.[84] Epidemi jelas terjadi dalam kasus Peter Plogojowitz dan Arnold Paole, dan bahkan dalam kasus Mercy Brown serta dalam kepercayaan vampir di New England, yaitu ketika suatu penyakit tertentu, tuberkulosis, diasosiasikan dengan munuculnya vampirisme. Seperti juga penyakit pes yang menyebabkan rusaknya jaringan paru-paru sehingga darah mengalir di bibir.[118] Porfiria Pada tahun 1985, seorang biokimiawan David Dolphin mengajukan sebuah pendapat mengenai kaitan antara penyakit porfiria dengan cerita vampir. Kondisi porfiria dikendalikan oleh heme, sehingga David berpendapat bahwa konsumsi darah dalam jumlah besar bisa mengakibatkan heme entah bagaimana melewati dinding perut dan bergerak menuju aliran darah. Jadi menurutnya vampir hanyalah penderita porfiria yang berusaha mencari heme pengganti untuk meringankan gejalanya.[119] Teori ini telah ditolak secara medis karena pendapat bahwa penderita porfiria membutuhkan heme dalam darah, atau bahwa konsumsi darah dapat mengurangi gejala porfiria, didasarkan pada kesalahpahaman tentang penyakit itu. Selain itu, Davis sendiri sebenarnya bingung dalam membedakan antara vampir dalam fiksi (pengisap darah) dengan vampir dalam cerita rakyat, yang banyak di antaranya tidak meminum darah[120] Penyakit itu juga dikaitkan dengan kepekaan vampir terhadap cahaya, namun sifat vampir yang takut cahaya berasal dari fiksi bukan cerita rakyat. David tidak mengedarkan temuannya lebih lanjut.[121] Meskipun ditolak oleh para ahli, teori itu mendapat perhatian dari media[122] dan menjadi cerita yang populer.[123] Rabies Rabies juga dikaitkan dengan cerita vampir. Dr Juan Gómez-Alonso, seorang neurolog di rumah sakit Xeral di Vigo, Spanyol, mengungkapkan kemungkinan tersebut dalam sebuah laporan di jurnal Neurology. Kelemahan terhadap bawang putih dan cahaya bisa disebabkan oleh hipersensitivitas, yang merupakan gejala rabies. Penyakit ini juga bisa memengaruhi sebagian otak dan berujung pada gangguan pola tidur (sehingga menjadi nokturnal) dan hiperseksualitas. Menurut legenda, seseorang tidak menderita rabies jika bisa melihat bayangannya sendiri di cermin (sebuah kiasan dari legenda bahwa vampir tak punya bayangan). Serigala dan kelelawar, yang sering diasosiasikan dengan vampir, bisa menjadi pembawa rabies. Penyakit ini juga bisa memicu penderitanya menggigit orang lain dan membuat mulutnya berbuih darah.[124][125] Psikodinamika Dalam risalah pada tahun 1931 yang berjudul On the Nightmare, seorang psikoanalis asal Wales, Ernest Jones, menyatakan bahwa vampir merupakan simbol dari tindakan tidak sadar dan mekansime pertahanan diri. Cinta, rasa bersalah, dan kebencian adalah emosi yang memicu gagasan mengenai kebangkitan mayat dari dalam kubur. Karena kerabat yang disayangi telah meninggal, banyak orang yang mungkin membayangkan bahwa almarhum juga pasti merindukannya. Dari hal ini munculah kepercayaan bahwa vampir dan mayat hidup mengujungi kerabatnya, terutama istri atau suami.[126] Namun dalam kasus ketika ada rasa bersalah yang dikaitkan dengan suatu hubungan, keinginan untuk reuni kemungkinan digerogoti oleh kecemasan. Ini akan berujung pada represi, yang oleh Sigmund Freud dihubungkan dengan ketakutan yang tidak wajar.[127] Ernest Jones menduga dalam kasus ini harapan awal yang berupa reuni (seksual) secara drastis digantikan oleh rasa takut; Cinta digantikan oleh kekejaman, dan sosok yang disayangi berganti menjadi sosok yang tak dikenal. Aspek seksual bisa muncul dan bisa juga tidak.[128] Beberapa kritikus modern mengajukan sebuah teori yang lebih sederhana: Cerita mengenai vampir yang abadi muncul dari pikiran orang-orang yang takut akan kematian. Dengan membayangkan ada suatu makhluk abadi, mereka setidaknya untuk sementara lepas dari rasa takut itu.[129] Aspek seksualitas dari proses pengisapan darah dapat dilihat dalam kaitan dengan kanibalisme dan incubus. Banyak legenda menceritakan berbagai makhluk yang mengisap cairan tubuh korbannya, dan mungkin ada hubungannya dengan air mani. Ernest Jones menyebutkan bahwa ketika aspek seksualitas yang normal tertekan, bentuk yang lebih rendah bisa saja muncul, khususnya kekejaman; dia merasa kekejaman pada mulut adalah bagian dari perilaku vampir.[130] Interpretasi politik Penciptaan kembali mitos vampir pada masa modern terjadi dengan adanya nuansa politik.[131]Count Dracula yang aristokrat, sendirian di kastilnya dengan ditemani beberapa pengkikut gila, dan hanya muncul pada malam hari untuk memangsa penduduk desa, merupakan simbol dari rezim Ancien yang bagaikan parasit. Werner Herzog, dalam Nosferatu the Vampyre, memberikan kejutan yang ironis dalam interpretasi politiknya, yaitu ketika pahlawan agen lahan yasan muda dalam ceritanya menjadi vampir berikutnya; dalam kasus ini seorang borjuis kapitalis menjadi kelas parasit berikutnya.[132] Psikopatologi Sejumlah pembunuh melakukan ritual seperti vampir terhadap korbannya. Pembunuh berantai Peter Kürten dan Richard Trenton Chase disebut sebagai "para vampir" di tabloid setelah mereka diketahui meminum darah orang-orang yang mereka bunuh. Pada tahun 1932, sebuah kasus pembunuhan yang tak terpecahkan di Stockholm, Swedia disebut "pembunuhan oleh Vampir", karena kondisi kematian dari korban-korbannya.[133] Seorang bangsawan wanita Hungaria pada akhir abad le-16 disebut-sebut melakukan pembunuhan massal dan digambarkan bahwa dia mandi dalam darah korban-korbannya untuk memperoleh kecantikan abadi.[134] Kelelawar vampir Kelelawar vampir di Peru. Meskipun hewan ini sudah diceritakan dalam beberapa kebudayaan, tapi kelelawar vampir menjadi bagian dalam cerita vampir baru-baru ini. Kelelawar vampir mulai dimasukkan dalam cerita vampir ketika hewan ini ditemukan di daratan Amerika Selatan pada abad ke-16.[76] Walaupun tidak ada kelelawar vampir di Eropa, kelelawar dan burung hantu telah sejak lama diasosiasikan dengan pertanda nasib dan supernatural, terutama disebabkan oleh perilaku mereka yang aktif pada malam hari,[76][135] dan dalam simbolisme Inggris, kelelawar bermakna "Kesadaran atas kekuasaan kegelapan dan kekacauan".[136] Dari tiga spesies kelelawar vampir, semuanya merupakan endemi di Amerika Latin, dan tak ada bukti yang menunjukkan bahwa hewan ini pernah punya kaitan dengan Dunia Lama sehingga hampir tidak mungkin bahwa cerita vampir berasal dari kelelawar vampir. Kelelawar ini dinamai berdasarkan cerita vampir dan bukan sebaliknya; Oxford English Dictionary mencatat bahwa keterlibatan kelelawar vampir dalam cerita vampir di Inggris dimulai sejak 1734. Walaupun gigitan kelelawar vampir biasanya tidak berbahaya bagi manusia, hewan ini diketahui sering menyerang ternak dan bahkan manusia, dan seringkali meninggalkan tanda berupa dua bekas gigitan di kulit korbannya.[76] Dalam novel Dracula, tokoh fiksi Drakula beberapa kali berubah menjadi kelelawar, dan kelelawar vampir sendiri disebutkan sebanyak dua kali dalam novel itu. Kemampuan untuk berubah menjadi kelelawar juga muncul dalam adaptasi filmnya, yaitu Dracula, tahun 1927, begitu juga dalam film Dracula tahun 1931, ketika Bela Lugosi berubah menjadi seekor kelelawar.[76] Perubahan menjadi kelelawar dilakukan lagi oleh Lon Chaney Jr. dalam film tahun 1943, Son of Dracula.[137] Dalam fiksi modern Sampul majalah Weird Tales yang menampilkan gambar vampir. Vampir kini telah menjadi tokoh penting dalam fiksi populer. Fiksi seperti ini dimulai dengan puisi-puisi pada abad kedelapan belas lalu dilanjutkan dengan cerita pendek pada abad kesembilan belas, salah satu yang paling berpengaruh adalah The Vampyre (1819) karangan John Polidori, menceritakan vampir Lord Ruthven. Cerita Lord Ruthven juga diadaptasi menjadi drama. Tema vampir berlanjut dengan adanya judul-judul semacam Varney the Vampire (1847) dan puncaknya adalah novel Drakula, yang diterbitkan pada 1897 dan disebut sebagai novel vampir terbaik sepanjang masa.[138] Seiring waktu, beberapa atribut ditambahkan ke dalam cerita vampir: mitos taring dan kerentanan terhadap sinar matahari muncul pada abad ke-19, dengan Varney the Vampire dan Count Dracula memiliki gigi yang memanjang,[139] dan vampir Nosferatu (1922) karangan Friedrich Wilhelm Murnau takut terhadap cahaya matahari.[140] Jubah mulai digunakan dalam drama-drama tahun 1920-an, dengan kerah tinggi, yang diperkenalkan oleh dramawan Hamilton Deane, untuk membantu Drakula menghilang di panggung.[141] Lord Ruthven dan Varney dapat menyembuhkan diri dengan cahaya bulan, meskipun hal ini tidak ditemukan dalam cerita tradisional.[142]Keabadian merupakan salah satu sifat vampir yang sangat ditonjolkan dalam karya sastra dan film. Adalah mahal harga yang harus dibayar untuk keabadian, yakni keharusan untuk terus-menerus meminum darah.[143] Sastra Vampir pertama kali muncul dalam puisi, seperti misalnya The Vampire (1748) karangan Heinrich August Ossenfelder, Lenore (1773) oleh Gottfried August Bürger, Die Braut von Corinth (Pengantin dari Korintus) (1797) oleh Johann Wolfgang von Goethe, Christabel oleh Samuel Taylor Coleridge dan The Giaour (1813) oleh Lord Byron.[144] Byron juga disebut sebagai pembuat salah satu prosa pertama tentang vampir: The Vampyre (1819). Tetapi sebenarnya itu dibuat oleh dokter pribadi Byron, John Polidori, yang mengadaptasi kisah dari salah satu pasiennya.[29][138] Kepribadian Byron sendiri oleh kekasihnya, Lady Caroline Lamb, dibuat menjadi sebuah roman berjudul Glenarvon (sebuah cerita fantasi Gothik yang didasarkan pada kehidupan liar Byron), dan menjadi inspirasi bagi Polidori untuk membuat tokoh vampir bernama Lord Ruthven. The Vampyre sendiri sukses di pasaran dan dianggap sebagai cerita vampir paling berpengaruh pada awal abad ke-19.[9] Vlad Ţepeş, seorang tokoh yang namaya dijadikan nama salah seorang vampir dalam novel Dracula oleh Bram Stoker. Cerita vampir dalam fiksi modern yang paling terkenal dan berpengaruh adalah Dracula (1897) karangan Bram Stoker.[145] Dalam novel tersebut, vampirisme merupakan penguasaan setan yang bisa ditularkan, dengan rasa haus terhadap sex, darah, dan kematian, dan terjebak pada Eropa masa Victoria ketika tuberkulosis dan sifilis sangat umum. Ciri-ciri vampir dalam novel itu di kemudian hari ikut bercampur dan bahkan memengaruhi cerita vampir tradisional, yang akhirnya menghasilkan vampir dalam fiksi modern. Dengan mengambil inspirasi dari karya-karya lama seperti The Vampyre dan "Carmilla", Stoker memulai riset untuk bukunya pada akhir 1800-an. Dia membaca buku The Land Beyond the Forest (1888) karangan Emily Gerard dan beberapa buku lainnya tentang Transilvania dan vampir. Di London, seorang teman memberitahunya cerita tentang Vlad Ţepeş, sang "Drakula hidup," dan Stoker pun memasukan tokoh itu ke dalam bukunya. Lima bab pertama buku itu dihilangkan ketika pertama kali terbit pada 1897, tetapi akhirnya diterbitkan pada 1914 dengan judul Dracula's Guest.[146] Salah satu novel vampir "ilmiah" yang pertama muncul adalah I Am Legend (1954) karangan Richard Matheson, yang menjadi dasar bagi film The Last Man on Earth (1964), The Omega Man (1971), dan I Am Legend (2007). Pada abad ke-20, semakin banyak bermunculan fiksi vampir, contohnya seri Black Dagger Brotherhood karangan J.R. Ward, dan beberapa buku vampir yang populer dan mampu menarik minat remaja. Novel-novel sejenis roman paranormal, chick-lit vampir, dan cerita detektif okultisme vampir sungguh populer dan menjadi fenomena penerbitan kontemporer yang terus berkembang.[147] Seri The Vampire Huntress Legend oleh L.A. Banks, seri erotis Anita Blake: Vampire Hunter oleh Laurell K. Hamilton, dan seri The Hollows oleh Kim Harrison, menggambarkan vampir dalam berbagai perspektif, beberapa bahkan tidak ada hubungannya dengan legenda asli vampir. Masa akhir dari abad 20 ditandai dengan bangkitnya epik-epik vampir multivolume. Salah satu yang pertama muncul adalah seri Barnabas Collins (1966–71) oleh Marilyn Ross, yang sedikit didasarkan pada seri televisi Amerika Dark Shadows. Selain itu, juga muncul tren yang memandang vampir lebih sebagai pahlawan tragis yang puitis daripada sebagai perwujudan setan. Formula ini diikuti oleh Vampire Chronicles (1976–2003) karya Anne Rice yang sangat populer dan berpengaruh.[148] Vampir dalam seri Twilight (2005–2008) karangan Stephenie Meyer tidak terpengaruh oleh bawang putih dan salib, dan tidak terluka oleh cahaya matahari (meskipun cahaya matahari bisa memperlihatkan penampilan mereka yang tidak biasa).[149] Televisi dan film Adegan terkenal dari film Nosferatu. Dianggap sebagai salah satu tokoh terkenal dari film horor klasik, vampir telah terbukti merupakan subjek yang banyak muncul dalam industri perfilman dan permainan video. Sebagai salah satu tokoh vampir yang paling terkenal, Drakula telah ditampilkan dalam berbagai film. Banyak film yang awalnya didasarkan pada novel Dracula atau sedikitnya mengambil unsur vampir dari situ, termasuk di antaranya adalah film bisu Jerman tahun 1922, Nosferatu, yang disutradarai oleh F. W. Murnau dan pertama kali menampilkan Drakula dalam film. Meskipun nama dan karakter dalam film tersebut dimaksudkan untuk meniru Drakula, Murnau tidak memperoleh izin dari janda Stoker sehingga harus mengubah banyak aspek dari film itu. Film lainnya adalah Dracula (1931), dibintangi oleh Béla Lugosi sebagai Drakula, film tersebut merupakan film bersuara pertama tentang Drakula. Film vampir lainnya yang terkenal adalah Dracula's Daughter pada 1936.[150] Kesuksesan film Dracula (1958) yang dibintangi oleh Christopher Lee membuat film itu diikuti oleh tujuh sekuel, juga menjadikan legenda vampir memasuki industri perfilman.[151] Menjelang tahun 1970-an, vampir dalam film telah terdiversifikasi dalam karya-karya seperti Count Yorga, Vampire (1970), lalu ada vampir mirip Nosferatu dalam Salem's Lot (1970), dan pembuatan ulang Nosferatu itu sendiri, berjudul Nosferatu the Vampyre. Beberapa film menghadirkan tokoh utama vampir perempuan, bahkan kadang-kadang lesbian, contohnya The Vampire Lovers (1970).[151] Plot dalam seri televisi tahun 1972, Kolchak: The Night Stalker menceritakan tentang reporter Carl Kolchak yang berburu vampir di Las Vegas. Pada perkembangan selanjutnya, film-film tentang vampir jadi lebih bervariasi, beberapa film berfokus pada pemburu vampir, seperti misalnya Blade dan Buffy the Vampire Slayer. Buffy, yang dirilis pada 1992, diikuti oleh seri televisinya dan seri tambahannya, Angel. Film-film lainnya menceritakan vampir sebagai tokoh utama, misalnya The Hunger (1983), Interview with the Vampire: The Vampire Chronicles (1994) dan sekuelnya Queen of the Damned. Sementara film Bram Stoker's Dracula (1992) menjadi film vampir paling laris sepanjang sejarah.[152] Film ini juga ikut meningkatkan minat pada cerita vampir sehingga muncul film-film lainnya tentang vampir, seperti Underworld dan Van Helsing. Seri Blood Ties, yang disiarkan pada 2007, menceritakan tokoh bernama Henry Fitzroy, anak haram Henry VIII dari Inggris yang berubah menjadi vampir. Lalu ada juga True Blood (2008), seri vampir dari stasiun televisi HBO.[149] Popularitas cerita vampir yang tiada henti kemungkinan disebabkan oleh dua faktor: simbolisasi perilaku seksual dan kengerian akan kematian.[153]
5 months ago
Cerita
Chika Sigadis Perawan
Nama gw Wira , gw kuliah di salah satu university negri di Jakarta... gw punya temen kuliah di bagian Design di jakarta juga... namanya Chika ( bukan chika yang dari bandung lo ), umurnya 21 tahun, ukuran bra nya 33 B, perawakan tinggi 173cm, beratn Read more ... ya gw kurang tau pokoknya langsing, padat dan aduh hai montoknya! Cerita ini berawal sewaktu gw maen ke apartementnya... kebetulan chika anak orang kaya, ortunya punya apartment di malaysia... minggu pertama kita sering kali bertemu di mall, ato bioskop... kadang hanya sedikit nyerempet ngebahas ttg masalah cowoknya nah, suatu hari kita nonton midnight nich... ( santai bos, blum ada adengan dewasa 17tahun )... nonton nya ga seberapa seru, soalnya nonton 007 Quantum of Solace, awal nonton duduk masih biasa, tapi dah 1 jam lebih mulai dech duduknya menempel! kebetulan dudukan tangan pada kursi bisa diangkat, jadi mayan deh... kekekek... ga lama kemudian, chika minta di peluk, karena dingin nya AC di bioskop itu! yah gw pikir, kesempatan deh dalam kesempitan... tapi masih polos, gw pikir, yah namanya orang kedinginan butuh kehangatan... gw peluk deh... gw usap-usap tangannya ampe yang ada malah ade gw minta... celana dah sempit, kebetulan siska cuma pake hot pants, t-shirt ketat warna putih dan agak transparan!hihihi..jadi ngaceng lagi nyeritain kisah seks ini!  setelah ampir 30 menit usap sana - sini, mulai deh, gw bilang: Chika, duduknya nyandar ke badan gw ajah, biar lebih angetsiska tanpa pikir panjang ato nolak, langsung duduk nyandar ke badan gw... rasanya nikmat bro... pas nonton, tiba-tiba Chika bunyi... uch....!!! gw tanya ada apa...? chika bilang: kok ada yang ngeganjel yah di pinggang belakang sayang, gw cuma minta maap, n bilang kalo paha gw gatel, jadi ga sengaja kecolok!hihihihihi... ( padahal Mr P gw udah ga tahan nich ) kejadian di bioskop cuma rangkul, peluk dan usap belaka kok... tapi karena hal itu, chika jadi beda ma gw... dari bioskop kita pulang jam 1.25 subuh... jalan ke rumahnya, kira-kira 25menitan!di deket rumahnya ( apartment ), ada hotel mesum aka hotel Short time, gw isenk nanya ma chika... gw boleh ga ikut tidur di rumah loe ka? klo ga gw belok sini deh, chika cuma bilang : cuma nginep yah wir, ga ngapain kan....?, ane cuma jawab: oke deh, nginep doank,ga ngapai ngapain kok saying!. Horaiiii… akhirnya ada tanda2 bagus nich, bisa nginep!hehehehe…. Apartementnya lantai 22, ada 1 ruang tidur, 1 dapur, 2 kamar mandi, dan 1 ruang tamu! pas sampai di sana, chika bilang: wir, gw bikin tugas akhir dulu yah, klo mo bobok, bobok ajah dulu... gw cuma bilang: okey sayang, tapi pengen di cium bobo dulu donk cinta... ( pura-pura manja!kekeke… )... trus si chika bilang apaan sich, kayak anak kecil ajah, nanti kalau dah bobok, di cium di mimpi, katanya!hi mod : pasrah. ya udah gw tidur-tiduran di sofa, sebelah chika... chika ngerjain tugasnya  sampe jam 2.30 subuh... pas chika, mo matiin lampu, ehhh gw terbangun n pas lampu mati, gw langsung dia peluk dari belakang, dan gw cium bibirnya yg begitu mengoda.... chika ga bicara ato nolak sama sekali perlakuan gw, awalnya chika cuma diem dan kaget... tapi lama-lama permainan lidah pun terjadi!hihihi.... sesekali, chika mendesah... uhhhh... soalnya tangan gw juga pengen ikut ambil bagian di perut dan dadanya!pergulatan lidah terjadi sekitar 10menitan, dan chika bilang udah yah sayang... gw cuma bilang, tar lagi cinta... udah ga tahan nich... trus gw buka bajunya sedikit, dan chika buka semuanya!asoiiiiiii…..akhirnya lampu hijau sudah terbuka! dan gw makin puas maenin toketnya yang montok dan aduhai... niples nya aduhai, sambil dibuka, ane plintir-plintir, ane usap-usap, ane cium-cium ampe ane kulum-kulum tuch putingnya yg bewarna pink! tiap gw maenin putingnya, chika suka, uhhhh.... ahhhh.... ahhhhh.... lagi yang cepet.... ga sadar, kami pun dah di sofa tempat ane tiduran... posisi kami, dah kayak orang pacaran... chika tanpa busana, hanya g-string  warna hitam! permainan lidah yang berulang dan permainan puting yang berkali-kali membuat gw ga tahan, dan meraba-raba bagian paha chika!chika cuma bilang: harus sopan yah...!!? , gw cuma senyum dan masuk deh tangan gw ke dalam g-string nya yang wow bikin kontol gw ngaceng ... gw usap2 dan raba dan sedikit tekan lubang memeknya... sesekali chika merintih, ohhhhhh...... mendengar itu smua, ngebuat gw makin semangat...  Akhirnya ane buka seluruh CD g-string nya dan gw jilatin tu memek ampe si chika merintih, wirr ga tahan...... ooohhhhh.... oooh........ gw juga ga tahan, akhirnya gw buka celana panjang dan boker gw, dan chika jilatin deh kontol gw juga, dah kayak posisi 69 deh maknyus banget.... akhirnya kontol udah kepingin langsung masuk tu ke memeknya si chika bugil!trus gw arahin ke mulutnya... pas kontol gw ada di mulutnya ganti posisi, ane tiduran dan chika merangkak, mengulum kemaluan gw... akhirnya sekitar 8 menit di kulum, ane muncrat deh di mulutnya... chika cuma bilang: kok asin sich, tapi enak... mau lagi donk sayang ane cuma bilang dalam hati, wah gawat, musti cepet recovery nich... ambil gw recovery, gw n chika istirahat bentar, ambil minum dan usap-usap doank tu kulit mulusnya... trus chika cerita, dulu tiap kali jadian, mantan-mantannya selalu minta ML alias ngentot ma dia, tapi chika tolak dan putusin, tapi skarang chika malah lakuin sama gw! nah, gw cuma bilang, hihihi… chika cuma ketawa dan senyum... akhirnya.....chika buka tuh pahanya.... arahin kontol gw ke lubang merah muda memeknya... trus gw  bilang: masih perawan kan sayang? , chika jawab masih, jadi jangan crot di dalem yah sayang, di mulut lagi ajah, takut hamil... tuturnya dengan kepolosannya, dan kebetulan gw ga suka ngentot pake kondom... jadi gw masukin pelan-pelan tuch senjata andalan gw...  sedikit demi sedikit rintihan dari mulut imoet chika keluar, dan mulai mengeras... matanya terbelalak dan giginya menggigit bibir bagian bawahnya, ane tanya: sakit ya sayang? klo sakit bilang yah!, chika cuma senyum..... akhirnya setelah ampir 4 menit ane pelan-pelan ane dah masuk 1/5 dan coblos deh dinding nya... pas chika di coblos, ada sedikit rintihan dan teriakan... uhhhhhhh sakiiiiit..... opsttttttttt..... ahhhhhhhhhhh......... pas dah di dalam, ane diem sejenak, terasa tiap dinding memompa kontol gw... rasanya enak dan nikmat bener bener maknyus ni ngentot si chika perawan, akhirnya ane posisi tiduran dan chika duduk di atas ane... dan mulai deh... one, two, three.... mainkan.... chika main kuda-kudaan  di atas gw, dan mulai dari bunyi-bunyi aneh.... aaaaaaaahhhhh..... ooooohhhhh..... aaaaahhhhhh..... dan ga lama kemudian, basah deh.... ternyata chika masturbasi duluan.... trus gw ....telentangin tu si chika, dan ane genjot terus sampe toketnya ngenceng dan nafasnya engos engosan... gw cium dan akhirnya ane semprotkan tu sperma gw di dalem memeknya!  chika, cuma nangis dan senyum, soalnya baru pertama kali ML dan keperawanan nya gw embat!chika dan ane tertidur ampe jam 9 pagi! dan pagi-pagi ane mandiin tu si chika... mandi berdua juga... trus ane buka in situs www.ceritaindonesia.info.. gw bilang sama chika, ada cerita horor, seru mau baca ga...? (kebetulan chika seneng film horor ), chika bilang mau donk sayang ( padahal ane bukain ttg cerita ngentot dewasa 17 tahun! Trus gw  bilang, baca dulu ya  ntar kasi comment!  Trus pas chika baca, matanya bingung dan pas ane lagi sarapan, chika kok kayak merem - melek sendiri!hihihihi….. trus sesekali bunyi ahhh... ternyata oh ternyata, chika terangsang, tangan nya masuk ke dalam CD dan usap2 sendiri tu mekinya setelah sarapan ane tanya ma chika, mau ngentot lagi saying? chika cuma senyum dan bilang, coba lagi yah kayak di cerita dewasa 17 tahun... kayaknya asik... dan akhirnya chika mulai terangsang deh... dan ane maenin tiap game dengan memberi bacaan seru dari ceritaindonesia.info! cerita sex ini sampai sekarang masih terus terjadi setiap hari! Chika ohh chika sunguh indahnya dunia ini setelah ngentot denganmu dan untuk pertama kalinya ngedapatin gadis perawan!
6 months ago
Aerya
Permainan Dengan Yanti
cerita ini terjadi ketika ane masih sekolah di SMA *** di daerah *******. waktu ane kelas 3 dan yanti masih kelas 2. awal mula ane kenal ama dia pas lg uts liat doi 1 ruangan sama ane,tapi dia duduk dibelakang sedang ane duduk di depan,biasalah sist Read more ... em ujiannya 1 bangku itu beda tingkatan kelas, nah disamping ane ada tuh temennya yanti,ane tanya ke dia nopenya dikasihlah nope. besok besoknya ane mulailah gencar pedekate sampe akhirnya kita jadi deket banget dan suka sama suka. pas ultah dia ane kasih hadiah bando eh pas ultah ane, yanti kasih ane papan ujian #gubrak mungkin dia tau ane mau ujian maksudnya ngasih semangat gitu. Yanti adalah adik kelas ane yang punya ciri ciri muka chinese dengan ukuran badan ideal namun ukuran toketnya kecil maklum mungkin belum pernah disentuh gan panjang rambutnya sebahu dan termasuk cewek idola di angkatannya. Nah sekarang cerita yang enaknya nih, waktu itu kan ane TO nah si yanti ini kebetulan masuk siang. selesai TO ane nungguin doi selesai pelajaran kira kira udah sorelah. mulailah ane ajak doi ke kantin aduuh jujur ane ga tahan sama dia. mukanya yg putih mulus bodynya ramping meski tocil bener bener menggoda ane. langsung lah ane traktir makan doi ngobrol ngalor ngidur ketawa tawa sampe suasananya udah agak sepi. langsung ane ajak doi ke halaman belakang sekolah. awalnya doi bingung mau diajak ngapain tapi ane jelasin klo ane mau kasih kejutan ke doi. yaudah akhirnya doi ikutin aja tuh mau ane. Di halaman belakang mulailah ane belai rambutnya dia.selama ane belai doi cuma masang muka polos aja gan seolah ga ngerti apa yang bakal ane lakuin ke doi.terus ga lama muka ane sama muka dia saling berhadapan ya sekitar 20 detik kemudian ane perlahan lahan deketin bibirnya dia ke bibir ane. mulailah kita ciuman. di ciuman pertama cuma bentar sih ibarat kata cuma ngetes seberapa ngerangsang doi sama ane,dan ternyata responnya lumayan doi senyum kegirangan. langsung ane cium bibirnya doi lagi. doi udah mulai pro banget nyiumnya sampe helaan nafasnya kerasa banget. makin hot dan makin hot kemudian ane mulai menyasar ke bagian tubuh lain mulai cium pipi,kening sampe ane ajakin lidah doi sama lidah ane saling berpagutan.uuh mulai hot... ketika ciuman ane udah sampe ke kuping dan turun ke leher doi mulailah tangan ane bergerilya pegang dadanya doi, doi udah terangsang banget udah pasrah mau diapain juga. karena suasana tempat main kita agak terbuka dan riskan buat diliat orang ane minta doi pindah tempat ke semak semak masih di halaman belakang sekolah. Di semak semak ane minta doi buka kancing bajunya dan ane buka kancing baju dia. mulailah kita saling buka baju satu sama lain dan wow payudaranya,indah banget ane udah ga tahan. ane langsung nindihin badan doi dan jilat jilatnya toketnya... doi cuma teriak "aaah aaah uuuh" berkali kali....adalah sekitar 3-5menit ane nikmatin toket doi setelah itu ane mulai jilat dari bahu sampe perut dan bagian belakang tubuhna juga ane jilatin sampe puas..... setelah kenyang jilatin badan doi...ane genit sama doi sayang....aku sayang banget sama kamu....sayang aku bolehkan buka celana kamu..? doi ga bisa jawab cuma senyum malu malu mau aja... ane ngerasa itu respon iya doi buat ane..langsung aja ane pelorotin celana doi sampe keliatan mekinya...wow masih perawan...ane jilatin mekinya diaa. pas ane jilatin doi kerangsang parah sampe jambak rambut ane kenceng banget...ane sempet bilang "aduuuh sayang jangan keras keras dong jambaknya sakit tau," dan doi cuma bisa ketawa "hehehe" ..... Setelah itu ane kembali cium bibirnya doi sembari buka celana sekolah ane sampe bugil...langsung aja ane ambil posisi kontie ane ngarahin ke vagina doii....susah banget masih sempit...beberapa kesempatan ane cuma gesek gesekin di depan vaginanya doi setelah mulai agak tenang mulailah ane bisa masukin punya ane ke vagina doi..... blesss langsung ane genjot kenceng..... doiii langsung teriak kenceng "ah ah ah kak sakit kak" ane jawab "tapi enak kaaan?" doi jawab lagi "iya enak kak lanjut lagi kak" ane genjot terusssss sampe akhirnya ane bilang ke doi "sayang mau dikeluarin di dalam apa diluar?" doi jawab "apanya kak? terserah kakak aja deh" langsung lah ane keluarin di dalam... Ane percepat genjotan ane gan sampe toketnya goyang goyang. gemes ane liat toket doi goyang. ane pelanin genjotan ane biar bisa isep toket doi. ga lama kemudian ane keluar dan karena kepengen liat doi hamil ane terpaksa keluarin di luar. dan ane sama doi terkulai lemas beberapa saat... dan setelah itu kita sama sama pake baju lagi dan pulang bareng bareng....bener bener permainan yg menyenangkan. beberapa bulan kemudian setelah pengumuman kelulusan dan doi naik ke kelas 3, ane ajak doi buat pergi ke puncak. doi mau aja tuh. Tapi doi tanya ke ane "kak,kalau ke sana aku bilang sama mama aku apa?" ane jawab "bilang aja mau nginep di rumah temen kamu". ane juga bilang sama ortu ane mau ada perpisahan kelas sambil minta duit buat modal cari penginapan disana. Langsunglah ane berangkat pake motor jemput doi.kita berangkat. di perjalanan ane sengaja rem rem motor ane biar toketnya nyentuh punggung ane. sekarang toketnya lebih gede dari yang waktu permainan pertama mungkin doi sering mainin sendiri kali di rumah. nah begitu sampe tkp ke penginapan yang ane pesen. waktu itu keadaannya udah mau malam. mumpung belum malam ane ninggalin doi dulu di penginapan keluar rumah lah,beli minuman berenergi banyak buat modal entar malam. Pas udah malam kira kira jam 8-an ane mulai beraksi di ruang tengah ane nanya sama doi ane: "sayang taukan maksud aku ngajak kamu kesini? (sambil senyum mesum)" doi : "iya aku tau kok,kamu mau main kayak waktu itu lagi ya?" ane : "wah kamu ternyata udah tau,jadi gimana?" doi : "gimana apanya? mau mainnya di sofa ruangan ini? apa mau di kamar yank? ane : enaknya dimana dulu? doi : ya mulai dari sini juga gpp kok setelah itu ane langsung pegang dagu doi dan mulailah kita ciuman. mulai ciuman itu ane perhatiin doi lebih menghayati dari pas main di sekolah. ciuman doi sekarang lebih hot dan nafsu birahinya lagi tinggi. kita ciuman lama banget sampe gigi dia ane jilat jilatin,setelah puas dengan bibir tetep dengan kebiasan ane nyium di bagian wajah lain. kening,pipi,idung,kuping sampe leher mulai ane nikmatin... di posisi berdiri kayak gini ane mulai doi. ane gendong doi buat ke sofa.. langsung lah ane suruh doi ada di posisi nindih ane... di posisi itu mulai lah kita ciuman lagi sembari doi lepas baju yang ane pake sampe telanjang dada dan ane juga sama lepasin baju doi sampe bugil atasnya.. nafas ane udah ga karuan nikmatin permainan doi jilat jilat bagian tubuh ane. aduuh enak banget lah... langsung aja ane suruh doi diri lagi buat lepas celana doi dan ane juga lepas celana ane dan kita berdua sekarang dalam keadaan bugil.... kita ambil posisi lagi di sofa kali ini doi tetep nindih ane dan ane suruh doi masukin kontol ane ke mekinya..... mulai lah kita main genjot genjotan... doi : "aaah aaah aaah" ane : hmmmmm enak sayang terusin genjotannya doi : aaah iya enaaak ane nikmatin banget posisi kayak gini ane remes toket doi yang goyang goyang ga tahaan.... setelah itu ga lama doi bilang doi : aku mau keluar ane : yaudah yank keluarin aja dan ga lama doi orgasme yang pertama juga. doi capek gan meluk ane.... di kondisi yang kayak gitu ane nanya lagi ke doi ane : yan,kita pindah tempat yuk ke kamar tidur. doi : terserah kamu aja sekarang aku milik kamu... langsung ane bopong doi ke tempat tidurr.... di tempat tidur ane yang sekarang diatas..karena ane belum keluar maka ane ambil inisiatif untuk masukin kontol ane ke meki doi.... langsung ane genjot waaaah enak banget gan itu kasur getarannya ampe ga nahaaan ditambah teriakan doiiii yang hornyyyy banget... di kondisi kayak gini ane mutusin berhenti sejenak buat pake kondom ane :sayang sebelum aku keluarin di dalam kita stop dulu ya aku mau pake kondom dulu biar aman doi : iya bagus itu setelah kondom udah kepake langsung dah ane genjot lagi .... dan croooot crooot akhirnya ane keluar juga.... ane ga puas cuma begini doang ane berenti lagi, ane langsung ke arah tas ane buat ambil air minum ane minum 1 botol yang 600ml. biar sperma ane ngisi lagi.. lansung ane kembali ke kasur...... ane : sayang kita ganti posisi yah sekarng kamu tengkurep terus nunggi... doi : oke sekarang kita posisi doggy style... ane genjot kontol ane di pantat doii...sampe bunyi "pok pok pok" ah yuuuuhuu plak plak ane teriak bagai koboi yang lagi nunggangin kuda dan ane keplak pantat dia saking menghayatinya . doi cuma bilang "aaaah aaah sayang jangan pantat aku jangan di pukul dong sakit ane : gpp sayang.kita kan lagi main kuda kudaaan aku yg jadi koboinya kamu yang jadi kudanya...hehee ane terusss genjot sampe akhirnya ane keluar lagi dan kita berdua bener bener lemes dengan posisi sama sama orgasme...keringatnya ngucur banget saking hotnya.. setelah itu ane suruh doi untuk istirahat biar besok pagi sebelum pulang kita main lagi di kamar mandi... dan kita berdua tidur ane meluk doi,doi meluk ane... dan ga kerasa udah pagii kira kita jam setengah 6 ane bangunin doi buat cuci muka... ane anter doi ke kamar mandi dengan ane gendong doi untuk kesana....sampe di kamar mandi ane suruh doi cuci muka sampe seger lagi... nah setelah itu ane suruh doi ngulum kontol ane.... mulailah doi ngulum barang ane..... uuuh aaah enak enakkk.....terusin yank.... doi mulai menghayati banget ngisepnyaaaa.... sesekali doi ngocok ngocok punya ane terus isep lagi.... dan setelah itu ane keluar crot crot peju ane nyemprot semua di muka doi.... ane langsung ambil gayung buat bersihin muka doi dan kita sama sama mandi... selesai mandi kita ninggalin penginepan buat kembali ke rumah masing masing... ane ga berani nganter sampe rumah doi..takut ketauan..cuma nganterin sampe depan gang rumah doi aja... pas udah sampe gang doi bilang "makasih ya yank" ane bales "iya sama sama" setelah itu kita beberapa kali curi cuti waktu buat main lagi sampe akhirnya doi kuliah di Palembang dan ane kuliah di Jakarta.. kita belum pernah ketemu lagi sampe sekarang... tamat
6 months ago
Raidah
Ku Tunggu Kau di Royal Łazienki
Saya mau cerita dulu mengenai asal muasal nama Royal Łazienki ini. Masih ada hubungannya tidak dengan muntah- muntah. Sudah! Tak usah ditanya. Muntah- muntah bagi saya selama hamil sudah lebih dari menyanyikan lagu Indonesia Raya setiap hari senin. Read more ... Ingat jaman SD saat bapak guru menerangkan hikayat perihal nama- nama tempat bersejarah seperti candi Prambanan, candi Brobudur, Candi Kalasan, candi Dieng dan candi lainnya.Ini kok nama candi semua yang disebut.   Subhanallah mbaaak maas bro nggak usah heran .Ini mau saya jelaskan segera. Tolong perhatiannya dipusatkan. Gaya ibu guru menjelaskan kepada anak- anak polos di tanah air yang mendengar dengan antusias dan kemudian cepat sekali hilang ingatan. Saya tidak ingin kisah yang saya ceritakan berakhir seperti itu. Jadi tolong anda ingat Royal Łazienki ( baca wajienki) itu di Warsawa Polandia. Tepat di pusat kota. Ke arah selatan terhubung dengan Ulica ( jalan ) Wilanöw tempat mesjid Warsawa berada. Saya harus menerangkan kepada anda bukan takut anda salah jalan tapi karena takut anda salah langkah. Melangkah ke mesjid Warsawa saat anda pertama kali ke Polandia , bukan jalan - jalan ke Royal Łazienki menikmati indahnya taman dan candi- candi bersejarah di Polandia.   Royal Łazienki ini sangat luas 76 hektar luas lahannya di pusat ibu kota Warsawa.Di desain oleh seorang arsitek keturunan Belanda Tylman Van Gemeren ( jiaaaaaah ! nenek moyang penjajah kita ternyata terkenal juga dalam sejarah Polandia ) .Di bangun atas permintaan putra mahkota Polandia Stanisław Herakliusz Lubomirski. Sang pangeran ini dikenal hobi dengan hal - hal yang berbau artistik, juga seorang politisi dan penulis . Di bangun pada abad ke -17 dan mengalami perubahan berkali- kali berdasarkan peristiwa sejarah di Polandia.   Pada tahun 1944 ( beda setahun sama kemerdekaan tanah air beta ) tempat ini mengalami kebakaran yang mengakibatkan kerusakan yang sangat parah dikarenakan terjadi pemberontakan di Warsawa. Itu Mbaak Maaaas bro pertempuran antara pasukan Jerman dan pasukan Polandia pada perang Dunia II.   Oya Mbaak Maas bro nama Royal Łazienki itu artinya paviliun pemandian berasal dari kata Łazienki ( " Tempat Mandi " ) atau kalau di terjemahkan kasar oleh orang Polandia dibilangnya toilet alias WC . Kalau saya sendiri punya terjemahan khusus " Jamban Raksasa" . Ini bukan asal comot kata ya. Buktinya banyak sekali burung- burung di taman yang kalau tidak hati- hati kepala anda bisa dijadikan toilet dadakan. Subhanallah Maaaak tolong bersihkan kotoran ini!.Mobil kami sudah menjadi bukti kekurang- ajaran burung- burung itu. Kotoran mereka tepat di depan kaca mobil menghalangi dan merusak pemandangan sang sopir. Siapa lagi kalau bukan Abu Aisha :).   Setelah perang Dunia II berakhir ( alhamdulillah ) mulai dilakukan rekonstruksi terhadap taman - taman dan istana. Ini saya uraikan struktur Royal Łazienki biar anda tidak berputar- putar hanya di satu tempat. Ada Palace on the Water, Roman theater, White House, Myślewicki Palace, Old Orangery, New Orangery, Temple of Diana, Egyptian temple, Water tower.Tak lupa bangunan- bangunan bergaya istana yang ada di dalam namanya Belweder, Ujazdów Castle, dan Chopin monument. Sekian informasi yang bisa saya berikan saat ini.   Kok tidak diterangkan satu- satu nama tempatnya?. Mbaak Maaaas bro ini kisah perjalanan Aisha Pisarzewska . Memoar namanya. Bukan cerita sejarah yang ingin saya tulis apalagi ingin jadi guide. Untuk selengkapnya Mbak dan Mas bro bisa tanya Om Google kalau masih tidak mengerti kirim ke saya nanti saya tanya Abu Aisha , iya kalau dia mau menerangkan yang ada pasti saya diceremahin. Kalau mau belajar sejarah itu baca kisah sejarah bangsa Arab, Sirah Nabawiyah , kisah para sahabat nabi supaya lebih berbobot".Gaya Abu Aisha menceramahin saya.     Subhanallah ini saya nikah sama orang Polandia apa sama orang Arab?. Setiap saya tanya Abu Aisha perihal nama-nama tempat yang kami kunjungi. Jawaban akhirnya sangat mengecewakan "saya tidak tahu" atau lebih kasarnya " tidak mau tahu " . Trus saya harus tanya ke siapa. Abu Aisha pasti mengeluarkan kalimat rayuan" makanya kamu belajar bahasa Polandia yang rajin supaya bisa tanya langsung ke babca ( nenek Aisha , ibu mertua )". Kalau sudah mendapat jawaban seperti ini saya pasti muntah - muntah , berjalan ke toilet dan langsung naik ke ranjang alias tempat paling aman buat sembunyi dari semua keresahan dan gundah - gulana dan bertanya dalam hati " Mengapa saya tak punya semangat belajar bahasa Polandia semenjak hamil ?. Saya justru lebih bersemangat mendengar ceramah bahasa Arab , walaupun saya sendiri tak bisa bahasa Arab " . Kalau ber- naam apalagi laaaaaa , sudah setiap hari saya praktekin dengan Abu Aisha .Ya sudahlah mungkin bawaan orok.   Ibu mertua sering berkunjung ke apartemen , baik untuk mengantar makanan untuk menantu kesayangannya atau datang menengok. Maka, tercetuslah ide untuk jalan- jalan ke Royal Łazienki pada hari minggu karena cuma hari itu ibu mertua saya libur. Tentu saya harus diajak. Saya kan pemeran utamanya. Alhamdulillah cuaca cerah dan berangkatlah kami berempat , Aisha di perut juga di hitung ya maaaak.   Jamban Raksasa itu penuh dengan turis. Tapi kami tidak sampai berdesak- desakan wong tempatnya seluas mata memandang. Saat tiba di depan Jamban . Kok namanya berubah jadi jamban mbak?. Iya sengaja biar lidah saya nggak keseleo ucapin nama tempat ini dalam bahasa asli .Kami berpasasan dengan turis dari Israel dan kemudian duduk berhadapan di dalam taman. Abu Aisha sudah pasang muka batu alias tidak suka apalagi beberapa diantara mereka mencuri- curi pandang ke arah kami. Lengkap sudah kekesalan Abu Aisha ditambah saya juga mulai sedikit berulah alias kebelet pipis , maklum ibu hamil pasti sering mengunjungi toilet. Tapi mana toiletnya ? . Subhanllah Maaaak saya sudah tak tahan lagi.   Namanya doang yang Jamban Raksasa. Untuk sampai ke toilet kami bersama ibu mertua harus bertawaf alias putar- putar sampai pusing kepala dan perut untuk bisa menemukan toilet. Akhirnya ibu mertua saya yang pemberani bertanya ke petugas penjaga istana kekaisaran , dimana kami bisa menemukan toilet di Jamban Raksasa . Maka penderitaan saya berbuah manis tibalah kami di sebuah istana .Tempat yang kami tuju adalah toilet disaat orang lain sibuk melihat gambar- gambar dan mengagumi patung- patung yang ada dalam istana. Kami menuju toilet. Abu Aisha keluar dari istana dia memang lebih suka melihat pepohonan nan rimbun dan bungan- bunga yang bermekaran di taman dibandingkan mematut- matut diri di dalam bangunan istana. Mana tahan dia dengan patung- patung manusia yang setengah telanjang atau pose menantang.   Sebelum Abu Aisha berlalu terlalu jauh ibu mertua saya mengingatkan " Ku tunggu kau di Royal Łazienki " . Khawatir kalau nanti saling mencari di areal Jamban Raksasa. Mbaaaak Maaaas anda sudah tahu kan tipikal toilet di Eropa. Kalau belum tahu sini saya kasih tahu. Ah saya sudah tahu. You wish saya perjelas:).Toilet di Eropa ini tipikal toilet kering alias bebas air trus bersih- bersih tempat privat dengan apa? . Dengan tissue maaaak. Gaya benar euy!. Bukan .Ini tradisi mau gimana lagi terimahlah nasibmu kalau kau tinggal di Eropa .   Malang benar nasibku di Jamban Raksasa ini, kerjaannya paling sering minta diantarkan ke toilet kalau bukan membersihkan muntah ya buang air khas wanita hamil. Mana toilet itu kan tempatnya syaitan berkumpul dan bermusyawarah. Masuknya saja harus membaca doa :Bismillaahi Allaahumma Innii A'udzu Bika Minal Khubutsi wal Khabaaits artinya : Dengan menyebut nama Allah. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari syetan laki-laki dan syetan perempuan.( doa ini didasarkan pada hadist riwayat Al-Tirmidzi dan Ibnu Majah ).   Mana bisa saya tahan berlama- lama di dalam walaupun kondisi di dalamnya bersih mulus. Apalagi kepikiran untuk bertapa mencari ilham atau menghibur diri dengan bernyanyi . Saya hanya ingin segera menyelesaikan urusan saya dan melangkahkan kaki keluar dari jamban istana. Walaupun ini istana tetap yang namanya jamban kalau selesai buang hajat keluar dari ruangan harus melangkakahkan kaki kanan terlebih dahulu dan jangan lupa berdoa ya naaaaak ini ajaran Rasulullah Saw.Adalah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, apabila sudah keluar dari kamar kecil beliau membaca: Ghufraanaka." (HR. Ahmad, al-Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Majah).   Kami tetap menikmati pemandangan istana. Setelah bosan kami pun beralih ke hutan kecil di dalam taman itu. Beberapa turis Russia yang kami kenal dari bahasa yang mereka gunakan sibuk mengambil gambar. Ada banyak binatang juga disini. Subhanallah saya sampai kegirangan melihat tupai kecil. Tiba- tiba suasana suka cita saya rusak oleh pemandangan yang tak sopan yang dipertontonkan oleh seekor binatang yang kurang di ajar. Tepat di depan mata kami seekor rusa yang muncul mendekat ke arah pohon kecil dan dengan tanpa malu- malu. Mbaaak Maaas e itu binatang kencing di depan kami.Mempertontonkan kekurang- ajarnya . Wajarlah itu kan binatang tak punya akal. Tapi kalau pemabuk yang sudah tak sadar alias hilang akal dan sering melakukan ini. Yuuuk Mbaak Maaaas bro kita tabok rame- rame. Berani anda nabok bule mabuk? . :P   Setelah kita menikmati kejadian demi kejadian . Sampailah kita kepada rasa bosan. Akhirnya kita merindukan kenyamanan rumah. Nilai- nilai kesopanan yang kita jaga dalam interaksi kepada sesama penghuni rumah. Dan yang pasti tempat dimana kita seharusnya kembali. Benarlah kiranya apa yang Allah Swt Tuhan Pemilik Langit Dan Bumi kabarkan dalam firman-Nya ."Ketahuilah bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu. (al-Hadiid: 20).   Begitulah saya dan Abu Aisha renungkan . Seindah apapun keindahan yang kita lihat, sesulit apapun masa yang kita alami. Semuanya akan berakhir . Kita pasti merindukan rumah yang kekal. Rumah yang sesungguhnya. Apa yang kita hadapi saat ini bagaikan ke indahan istana- istana yang megah, kebingungan mencari tujuan kecuali kita telah memegang peta dan membayar penunjuk jalan, tentu kita tidak akan tersesat selama- lamanya.   Saya berusaha menerima Qadarullah. Agar jangan sampai keluar dari mulut kami kalimat - kalimat kurang ajar yang menghujat Tuhan Yang Maha Esa. Mengapa saya harus mengalami kehamilan seperti ini?,Mengapa saya tidak bisa pulang kampung? . Apakah ini hasil dari pilihan saya menikah dengan laki- laki jauh?. Bahkan cita- cita saya untuk melanjutkan S2 harus saya tenggelamkan jauh - jauh dari pikiran . Saya muslimah Indonesia yang tergolong aktif di kegiatan kampus di jaman kuliah harus merasa terasing di negeri ini? . Tanpa keluarga dekat apalagi teman . Dan masih banyak lagi . Manusia yang mendengarnya saja pasti terbakar marah. Astagfirullah lidah kotor saya harus dilatih untuk lebih bersabar, bersyukur dan semakin meyakini bahwa perjalanan yang kami lalui tidaklah pernah tertukar dengan takdir orang lain.   Bukankah keindahan taman- taman buatan ini hanyalah ujian kesenangan?. Kita pasti tidak akan tinggal selamanya semegah apapun terlihat di depan mata. Kita pasti akan memilih rumah untuk kembali. Kami , Abu Aisha dan ibu mertua kembali pulang setelah menikmati kesenangan sementara yang ada di Royal Łazienki . Kembali ke rumah tempat seharusnya kesenangan sejati itu ada.                     Łazienki Seat in Roman TheatherLittle White HouseWater TowerBelweder PalaceTampak belakang BelwederCastle
6 months ago
Vivian
Dark Valentine 3 - Short VG Story (Valentine Special Edition)
    DARK VALENTINE   CHAPTER 3       *** Valentine Swansea’s Point of View   Aku keluar dari kamar mandi dan menemukan kekasihku sedang bermain dengan ponselnya di atas tempat tidurku dengan dadanya yang telanjang. Tubuhnya dipenuhi tato d Read more ... an bibirnya terlihat begitu menggemaskan dari jauh.             Aku tahu bahwa aku sangat egois karena telah menggunakan kekuatanku untuk membuat Justin mencintaiku. Namun, aku ingin merasakan bagaimana rasanya dicintai oleh Justin. Aku menggigit pipi bagian dalamku ketika kejadian semalam melintas di pikiranku. Justin benar-benar memperlakukan tubuhku dengan begitu lembut. Ia melakukannya seolah-olah ia sangat takut menyakitiku.             Seolah-olah ia sungguh-sungguh mencintaiku.             Aku tahu semua ini terjadi karena di pengaruhi oleh kekuatanku. Aku harap ini bisa bertahan selamanya. Aku berjalan menuju Justin dan duduk di sampingnya sambil mengambil tablet milikku lantas membuka pesan yang dikirimkan oleh Simon.             Konsentrasiku sedikit terganggu saat Justin memelukku sambil mengintip apa yang kulakukan dari balik pundakku.             “Apa yang kau lakukan?” tanya Justin sambil menopang dagunya di bahuku. Aku meliriknya sedikit dan tersenyum.             “Memeriksa keadaan pekerja dan pembangunan panti asuhan yang kau dirikan di Afrika.”             “Oh.” jawabnya bosan. Aku mengulum senyum dan kembali fokus.             “Pembangunan berjalan dengan lancar. Tidak ada masalah dan desain pondasi bangunan yang kubuat juga sudah kukirimkan ke Afrika. Mereka tinggal membuatnya sesuai instruksi dariku dan ini adalah desa—“ Mataku membulat ketika Justin mencium bibirku lembut dan lama.             Ia memejamkan matanya dan menghisap lembut bibirku sambil mempererat pelukannya di perutku.             “Kau terlalu fokus kepada pekerjaanmu. Bisakah khusus untuk hari ini, kau hanya melihatku dan bukan pekerjaanmu?” tanya Justin dengan nada manja. Justin mencium-cium pipi dan telingaku dengan lembut dan berkali-kali.             Aku menyelipkan rambutku di belakang telingaku. Aku tak tahu harus menjawab apa. Maksudku, kekuatan yang kugunakan kepada Justin membuat kami terlihat seolah-olah sudah bertahun-tahun berpacaran. Bahkan, Justin dengan mudah meniduriku dan mengisi rahimku berkali-kali semalam. Aku hanya menerima perlakuannya. Terlalu cepat namun, bagaimanapun, inilah yang kuinginkan.             “Wajahmu begitu mudah memerah di setiap mendengar suaraku, baby.” Goda Justin dengan jahil. Aku menoleh ke belakang dan menatap mata emasnya.             “Karena, hanya kau yang bisa membuatku seperti ini. Mandilah.”             “Ini baru pukul lima pagi!” rengek Justin manja. Aku tertawa melihat tingkahnya. Namun, aku terdiam ketika melihat wajahnya yang mengatakan bahwa ia terkejut melihatku yang sedang tertawa.             “Mengapa kau melihatku seperti itu?” tanyaku tanpa berani menatap matanya.             Justin tersenyum dan mengelus wajahku.”Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pada dirimu adalah milikku.”             Aku tersipu mendengar ucapannya.             “Aku menjadi milikmu sehari penuh. Jadi, kau ingin melakukan apa hari ini?” tanyaku malu-malu. Aku bangkit berdiri dan berdiri di depan jendela kamarku. Kecewa karena aku tidak mungkin membawa Justin keluar dari rumahku atau media akan segera bertanya-tanya mengapa ia bersamaku. Aku membalik badan dan berjalan menuju Justin yang sedang menatapku tanpa mengatakan apa-apa.             Ia menarik pinggangku dan memeluknya erat sambil meletakkan dagunya di atas perutku sembari mendongak menatapku.             “Aku hanya ingin bersamamu hari ini. Apakah kau ingin berjalan-jalan?”             Aku diam tak menjawab sambil mengelus lembut rambut Justin. Aku bisa saja mengatur agar paparazzi tidak mengikuti kami di Afrika ataupun Filipina ataupun ketika Justin memiliki urusan pribadi. Namun, New York? Media ada dimana-mana. Aku tidak cukup berani dan tidak ingin ketahuan bahwa aku menculik pria di depanku.             “Aku tidak ingin keluar dari rumah ini.” bisikku takut. Takut bahwa ia akan memaksaku untuk berjalan-jalan. Namun, Justin malah tersenyum dan menempelkan pipinya di perutku.             “Tidak apa-apa. Aku kan hanya ingin bersamamu. Berdua tanpa ada yang mengganggu.”             “Aku akan berulang tahun pada tanggal 14 Februari.” ucapku tiba-tiba. Justin tersenyum lebar dan mengangguk.             “Apa yang ingin kau lakukan bersamaku ketika itu?”             “Aku tidak tahu. Ini masih akhir bulan January. Masih lama.” ujarku bosan. Justin mengangguk dan kami sama-sama terdiam.             “Mengapa kau selalu memakai dress panjang sebetis dengan kerah menutup leher dan berlengan panjang? Kau sangat elegan dan terlalu anggun untuk bersanding denganku.” Aku terkejut mendengar Justin mengucapkan itu dan tertawa.             “Aku nyaman ketika memakai ini. Namun, aku tidak selalu menggunakan baju seperti ini kok.”             “Kau terlalu manis dan mungil. Membuatku semakin jatuh kepadamu.” bisiknya kecil. Jantungku berdetak tak karuan mendengar ucapannya.             “Kau...ingin melihatku berpakaian seperti apa? Aku memiliki berbagai macam model baju dan aku bisa memakainya.”             “Coba kau memakai baju seperti remaja pada umumnya.”             “Ikut aku.”             Aku menarik lengan Justin dan ia melingkarkan tangannya di perutku dari belakang dan melangkah mengikutiku. Aku menekan remote putih sebanyak dua kali saat pintu besar berwarna putih terbuka secara otomatis. Ini adalah ruangan baju milikku.             “Kau benar-benar kaya, Valentine.” bisik Justin takjub. Aku tertawa dan segera melepas gaunku tanpa malu-malu di depannya. Menyisakan bra manis dengan pita mungil di belahannya dan berwarna hitam-putih. Sebelum aku mengambil baju yang ingin kupakai, Justin menariku kuat hingga aku menabrak dada kerasnya lalu ia mengangkat wajahku dan menciumnya. Tangannya meremas pantatku dengan gemas.             “Berhenti bersikap begitu seksi dan menggemaskan di saat yang bersamaan.” bisik Justin dan mengecup keningku. Aku tersipu dan mundur untuk mengambil baju yang ingin kupakai.             Aku memakai celana panjang ketat dan kilat berwarna hitam dengan sepatu tumit setinggi dua puluh centi dengan crop-tee putih yang menampakan perut rataku dan hiasan berlian asli di bagian batas bawah crop-tee tersebut.             “Kau mendesain baju itu sendiri? Karena, aku tidak pernah melihat baju seperti itu.” Justin menarik pinggangku dan menempelkan hidungnya dengan hidungku. Ia masih sedikit lebih tinggi dariku. Sial! Aku begitu pendek.             “Aku mendesainnya dan mengirimnya ke Channel. Dan ya, hanya aku yang memiliki baju ini.”             “Sialan, kau seksi.” bisik Justin nakal. Aku tertawa dan menyusuri dada telanjangnya dengan kuku lentikku.             “Jadi, apa yang akan kita lakukan sekarang?”             “Bermain-main? Kemana saja. Aku tidak begitu betah di dalam rumah.”             Wajahku pucat mendengar permintaannya. Aku mundur dan sedikit terhuyung saat Justin kembali menegakkan tubuhku.             “Tidak apa-apa bila kau tidak mau, sweetie. Aku akan selalu menuruti apa yang kau inginkan.” suara lembut Justin membuatku tidak bisa menolaknya.             “Tidak. Aku-maksudku, kita akan keluar. Kau ingin kemana?”             “Mungkin, waterpark?”             Aku mengangguk dan memeluk lehernya.             “Tentu saja. Kita akan bermain air hari ini.”   *** Justin Bieber’s Point of View   Aku menatap Valentine dengan tatapan yang aku sendiri tak mampu mengartikannya. Hatiku terasa berat ketika memikirkan bahwa ia masih percaya kalau aku masih berada di bawah pengaruh kekuatannya. Ia begitu menggemaskan dan membuatku semakin nyaman ketika bersamanya.             Aku bahkan tak bisa menilai apakah perasaanku ini benar-benar kepadanya atau hanya berpura-pura. Aku tahu bahwa maksud Valerie menghapus kekuatan Valentine dari dalam diriku karena ia tidak ingin aku menjauh dari gadis yang aku cintai.             Namun, aku rasa itu sama saja.             Aku tetap jauh dari Selena dan aku merindukannya. Namun, aku tidak dapat meninggalkan Valentine begitu saja. Memang tidak ada alasan yang jelas, tapi...aku seolah-olah tidak menginginkan gadis mungil ini jauh dariku.             Aku sedang melihatnya menyusun pakaian karena ingin bermain air nanti. Aku juga tak menyangka bahwa ia memiliki banyak baju pria di lemarinya. Ia mengatakan bahwa itu adalah baju-bajuku karena sering menginap di rumahnya dan aku dengan jelas mengetahui bahwa aku sama sekali tidak pernah menginjakkan kakiku di rumahnya—kecuali semalam. Karena semalam merupakan kali pertama aku masuk ke rumahnya dan bahkan kami melakukan hubungan itu seolah-olah kami sering melakukannya.             Dan aku tahu, bahwa ia menyimpan baju pria itu karena ia memimpikan aku menjadi suaminya kelak. Hatiku sesak memikirkan itu. Aku ingin memeluknya,membawanya pulang dan tak pernah melepaskannya lagi. Namun, entah mengapa aku masih memikirkan Selena. Ia terlalu mendominasi pikiranku.             “Mengapa kau belum mandi?” tanya Valentine dan lamunanku buyar ketika melihatnya menarik leherku lantas memeluknya. Aku mengelus punggung lembutnya dan mencium lehernya. Sangat wangi.             “Aku ingin kau memandikanku.” bisikku serius dengan nada manja. Tubuh Valentine menegang dan melepaskan pelukannya. Namun, aku tidak membiarkannya dan kembali memeluknya.”Ini nyaman. Biarkan aku seperti ini untuk sesaat.”             “Apakah kau benar-benar mencintaiku?” tanya Valentine serak. Ia kedengaran seperti ingin menangis dan sialnya adalah bahwa lidahku kelu untuk menjawab pertanyaannya. Aku diam sejenak.”Kau tidak perlu menjawabnya. Karena aku tahu apa jawabanmu.”             Valentine menarik wajahnya dan menatapku lembut dengan senyuman halusnya. Aku meneliti setiap lekukan wajahnya, garis bibir yang sempurna, bentuk rahang yang indah dan membuatku mampu menciumnya berulang kali, hidungnya mungil dan membuatku sangat gemas kepadanya, matanya bulat dan cantik, dan bibirnya selalu mampu mengeluarkan desahan yang membuatku semakin jatuh kepadanya.             Semua ini melebihi Selena.             Valentine sama sekali bukan bandingan Selena dan yang membuatku bertanya-tanya selama aku berada di rumahnya adalah, mengapa dan bagaimana ia bisa mencintaiku hingga seperti ini? Hingga ia mengorbankan semuanya? Dan ia bahkan menyerahkan kehormatannya kepadaku—padahal, kami baru bertemu dan berdekatan untuk pertama kalinya. Sebegitu cintanya kah ia kepadaku? Aku tahu ia bukan gadis jalang ataupun gadis murahan yang sangat mudah menyerahkan keperwanannya begitu saja kepada pria yang baru ia jumpai.             Ia hanya menyerahkannya kepadaku.             Itu adalah kesimpulan yang dapat kubuat karena melihat cara ia mencintaiku yang begitu penuh rasa hasrat dan penuh. Penuh dalam artian, ia bahkan tidak memiliki tempat untuk mencintai dirinya sendiri karena semua tempat itu dipenuhi olehku.             Ia gadis yang beda dan istimewa.             “Mengapa kau terus menatapku?” tanyanya dengan suara yang melenakan pendengaranku.             “Karena kau begitu sempurna.”             Valentine menggeleng lembut.             “Aku tidak pernah sempurna sebelum kau datang dalam kehidupanku. Aku sempurna karena melihatmu berada di sisiku.”             Lihat, kan? Ia bahkan—oh, aku tak bisa mendeskripsikan dirinya lebih sempurna lagi.             “Mengapa kau menggigit bibirmu?” tanyaku heran. Wajah Valentine sangat mudah memerah dan itu menular! Aku tak tahu apakah itu termasuk salah satu kekuatannya atau bukan.             “A-aku ingin...” Valentine diam sejenak. Ia ingin meminta sesuatu dariku. Hatiku berdebar menunggu lanjutan dari ucapannya.”...aku ingin ini.” Valentine menyentuh bibirku dengan lembut. Aku merasakan hatiku meledak karena kemanisan sikap Valentine ketika meminta sesuatu dariku. Aku menahan senyum semampuku. Sial, sial, sial! Aku tak menyangka bahwa di dunia ini ada seorang wanita yang begitu menggemaskan seperti Valentine.             “A-aku rasa permintaanku berlebihan.” ucapnya tiba-tiba dan turun dari tempat tidur lantas kembali menyusun tas yang berisi baju-baju kami. Aku menutup mulutku menahan tawa karena melihat sikap gugupnya. Aku heran melihatnya. Maksudku, aku sudah menciumi dan merasakan setiap jengkal tubuhnya dan bahkan aku menyiram rahimnya berkali-kali!             Tapi, mengapa ia masih malu-malu?             Ah, aku baru ingat. Semua yang ia lakukan denganku adalah pertama kali baginya. Seks pertama, ciuman pertama, sentuhan dan bahkan mungkin kebahagiaan pertama yang pernah ia rasakan. Dan semua itu hanya denganku.             Aku beruntung karena ia menunjukkan semuanya hanya kepadaku. Tapi aku tidak mudah untuk berpindah hati dari Selena. Aku masih mencintainya, tentu saja. Namun, dengan Valentine, entah mengapa semua terasa begitu berebeda.             Aku menahan diri untuk tidak menciumnya. Aku ingin melihatnya memintanya lagi kepadaku karena sikap imut dan menggemaskan itu membuatku tak mampu melakukan apapun selain mengurungnya dalam dekapanku.             Aku melangkah masuk ke kamar mandi dan membersihkan diri. Setelah beberapa menit, aku keluar sambil mengenakan celana selutut dan kaus bersih yang mahal—yang tentu saja dipersiapkan oleh Valentine. Aku mengelap rambutku dan terkejut melihat pakaiannya. Valentine tadi kembali mengenakan dress-nya setelah ia mencoba beberapa baju mahalnya dan memperlihatkannya kepadaku.             Namun, sekarang ia terlalu terbuka. Ia memakai celana pendek yang memperlihatkan paha mulusnya tanpa cacat dengan kemeja yang memperlihatkan belahannya. Entah mengapa aku tidak suka melihatnya berpakaian seperti itu.             “Bagaimana menurutmu?” tanyanya malu-malu sambil menunduk. Wajahnya menggemaskan.”Kau berkata bahwa kau ingin melihatku berpakaian seperti remaja umumnya. Jadi, aku memutuskan untuk memakai baju ini.”             “Dengan kemeja yang tipis hingga memperlihatkan warna bra yang kau pakai, memperlihatkan belahanmu, celana pendek yang membuatmu terlihat seksi dan membentuk bokong padatmu. Itu yang ingin kau gunakan?” tanyaku dingin. Aku tak tahu mengapa aku berkata dengan nada menyindir dan tajam seperti itu. Selena bahkan pernah memakai pakaian yang lebih terbuka dan mengerikan daripada ini, namun aku tidak pernah memarahinya.             “Bukankah kau mengatakan bahwa kau ingin melihatku berpakaian seperti remaja pada umumnya? Ini bahkan sangat sederhana, Justin.” Ia mengulang pertanyaannya dengan nada heran.             “Sangat cocok untukmu dan aku menyukainya. Namun, dengan kau berpakaian seperti ini, bukankah itu menunjukkan semua bagian tubuhmu kepada pria lain? Kau tahu kan kalau semua itu milikku? Hanya aku yang boleh melihatnya.” Aku menutup wajahku karena ketika mengatakan semua kalimat itu, wajahku terasa panas.             “Kita akan bermain air. Aku bahkan akan memakai bikini nantinya!” tanyanya tak percaya.             “Pokoknya aku tak suka. Masalah bikini, aku bisa memberi toleransi karena banyak yang memakai bikini disana. Jadi, kau tidak akan terlalu menjadi pusat perhatian.”             “Ma-maafkan aku,” Valentine mengambil dress abu-abu-putih miliknya dan segera masuk ke dalam ruang pakaiannya. Aku duduk di pinggiran tempat tidur Valentine sambil menunggunya keluar.             Aku tersenyum melihat pakaiannya yang elegan.             “Kau masih marah?” tanya Valentine takut-takut. Sepertinya, ia akan selalu menuruti apa yang kukatakan. Aku menggeleng pelan.             “Aku tidak mungkin memarahimu, sayang.” bisikku dan mencium punggung tangannya lembut.             “Kalau begitu. Ayo kita berangkat.”   *** Still Justin Bieber’s Point of View   Aku menunggu Valentine di luar kamar mandi perempuan di Waterpark ini. Aku hanya menggunakan celana pendek dan bertelanjang dada. Semua orang disini tidak terlalu memperhatikanku. Beruntung karena dengan kuasa yang dimiliki oleh keluarga Swansea, semua jenis kamera dan berhubungan dengan elektronik di larang untuk dibawa masuk ke sini. Dan begitu juga dengan media.             Ngomong-ngomong soal media, Valentine mengaturnya dengan begitu rapi hingga tak ada yang membahas tentangku. Mungkin Simon yang mengurusnya. Namun, yang menyakiti hatiku adalah bahwa Selena tidak mencariku. Mungkin Simon meyakinkan Selena hingga benar-benar yakin, namun, jika memang Selena mencintaiku, ia pasti memiliki inisiatif untuk mencariku—atau setidaknya menghubungi dan mencari tahu keadaanku.             “Justin..” bisikan lembut itu membuatku berbalik dan mataku hampir keluar melihat bikini yang dipakai Valentine. Sialan! Mengapa tubuhnya terekspos begitu berlebihan?! Aku rasa ia akan menjadi pusat perhatian.             Valentine berdiri sambil menutupi bagian bawahnya yang hanya dilindungi kain tipis berwarna ungu muda dengan pita manis di setiap ujung pinggang Valentine. Bra milik Valentine menampakan belahan dan kepadatan payudaranya. Seolah-olah payudara indahnya akan meloncat keluar.             Sangat sempurna.              “Sialan, kau sangat seksi!” aku menggeram kesal dan mengambil kain panjang dari dalam tas Valentine lantas membungkus tubuhnya.”Tidak ada yang boleh melihat tubuhmu. Ayo.”             “Bukankah kau mengatakan bahwa kau akan memberikan toleransi ji—“             “Aku merubahnya. Tetap hanya aku yang boleh melihat tubuhmu.”             Aku menarik tangan Valentine dan menggenggamnya dengan hangat dan lembut. Kami berjalan dan menjadi pusat perhatian. Aku tak peduli. Ia milikku. Aku tak boleh membiarkan tubuhnya dilihat oleh orang lain.             “Aku ingin berenang.” ujar Valentine bosan ketika kami sampai di tempat berteduh kami. Ia langsung membuka kain di tubuhnya dan berlari menuju air meninggalkanku. Emosiku menggelegak naik saat melihat pantat putih mulusnya dipandangi oleh pria-pria di sekitar sana.             Aku memperhatikan seluruh pengunjung dan hampir semua mata di sekitar kami tertuju kepadanya. Aku berdiri dan berniat mengejarnya saat tanpa sengaja aku melihat seorang pria yang tinggi dan tegap—tampan bisa dikatakan—datang menghampiri Valentine.             Valentine terkejut namun sedetik kemudian tertawa lantas bersalaman dengan pria itu. Wajahnya merona ketika mendengar ucapan pria itu yang sama sekali tidak kudengar. Emosiku semakin tersulut bagaikan api yang terus-menerus diberi bensin.             Aku segera menghampiri mereka dan menatap pria itu dingin.             “Justin, ini kolegaku di bisnis pertambangan. Austin Mahone. Ia sedang berlibur kemari dengan rekan-rekan kerjanya yang lain dan...” suara Valentine menghilang ketika menatapku. Aku tahu Valentine sangat mengerti bahwa aku marah saat ini karena wajahku yang tegang dan berapi-api. Valentine menyelipkan jemarinya di tanganku dan meremasnya lembut.             “Austin, aku rasa aku harus bermain dengan temanku.”             “Kau datang bersama Justin Bieber sang superstar! Aku salut kepadamu, Val.” Austin menepuk bahu telanjang Valentine dan dengan cepat aku menariknya.             “Aku juga berlibur bersama Selena, kok. Ia sedang berenang bersama adik-adik Justin.” ujar Valentine kecil. Aku terkejut mendengar ucapan Valentine. Aku tahu bahwa Valentine membuatku melupakan Selena dengan kekuatannya—yang pada akhirnya disembuhkan oleh Valerie. Namun, mengapa sekarang ia membahas gadis itu?             “Baiklah. Apakah kau ingin makan malam denganku hari ini?” tanya Austin sambil mengedipkan matanya kepada Valentine. Rahangku mengejang saat Valentine merona namun ia menggeleng.             “Tidak. Aku memiliki pekerjaan lain, Austin. Selamat siang.”             “Kalau begitu, aku pergi dulu.”             Hatiku berteriak saat Austin dengan mudahnya mencium pipi Valentine di depanku. Tubuhku terbakar api emosi. Valentine menegang di sebelahku. Ia tak bergerak sedikitpun. Aku segera melepaskan genggamannya dan berjalan meninggalkan gadis itu.             “Justin! Tunggu, aku mohon jangan marah!” Aku tidak menggubris panggilan Valentine saat aku merasakan ia menyentuh tanganku lembut.             “Ia menciummu, Valentine! Kau milikku!” bentakku kesal.             “Ma-maafkan aku. Aku tidak tahu bahwa ia akan melakukan hal seperti itu.” Valentine memohon kepadaku dan entah mengapa aku bisa semarah ini. Aku bahkan tidak di bawah pengaruh kekuatan Valentine dan aku sama sekali tidak mencintainya.             Ketika bersama Selena, banyak yang mencium pipi calon isteriku ketika mereka bertemu dengannya disaat kami menghadiri sebuah pesta. Namun, aku sama sekali tidak marah dan malah tersenyum.             Namun, ketika Valentine melakukan hal seperti itu, aku benar-benar mampu membuat pria yang mencium pipinya itu melayang jauh hingga beberapa mil di udara!             “Wajahmu memerah ketika kau digoda olehnya.” ujarku dingin sambil duduk di atas bangku panjang yang santai.”Sudahlah. Jika kau ingin berenang, berenang saja sana. Biarkan orang-orang melihat tubuhmu itu.” ketusku lagi. Aku benar-benar bersikap seperti anak-anak. Ya Tuhan! Aku dua puluh tiga dan masih bersikap seperti ini. Terlebih dengan gadis yang tidak kukenal sama sekali. Aku pasti sudah gila!             “Aku tidak akan berenang lagi. Maafkan aku,” Valentine mengambil kain tadi dan melilit tubuhnya dengan patuh. Terkadang, hatiku begitu miris karena ia selalu melakukan apa yang kuminta. Bahkan, ia tidak memikirkan kesenangannya sendiri.             Aku mendesah lemah dan mengangkat kedua tanganku—seolah-olah menyuruhnya untuk masuk ke dalam pelukanku.             “Kemarilah,” panggilku kecil. Senyum manis itu kembali tersungging dan ia langsung masuk ke dalam pelukanku. Kulit mulusnya menempel langsung dengan tubuhku.”Maafkan aku, Val. Kau tahu, rasanya sangat tidak menyenangkan melihatmu memerah ketika bersama pria lain. Semua tawa, ekspresi wajahmu, nada manja dan halusmu, semuanya—itu hanya aku yang boleh melihatnya. Aku memilikimu dan aku tahu ini sangat egois, namun, bagaimanapun, kau tetap milikku.”             “Maafkan aku. Aku tahu bahwa aku milikmu. Jadi, aku mohon jangan bersikap seperti itu lagi. Aku tak mungkin meninggalkanmu, Justin.”             “Jangan beranjak sedikitpun dari sisiku,” pintaku kepada Valentine. Gadis itu mengangguk dan aku segera mencium hidungnya.”Mengapa orang-orang disini tidak begitu memperhatikanku?” tanyaku masih sangat heran.”Aku tahu bahwa—“             “Aku memiliki sebuah kalung. Kalung itu menyimpan kekuatanku—dalam artian, kalung itu mengontrol kekuatanku agar tidak terlalu kuat. Namun, aku melepasnya sehingga setiap manusia yang melihatku akan segera melupakan apa yang terjadi. Sangat tidak bagus, namun kau mengatakan bahwa kau ingin berjalan-jalan denganku, jadi aku hanya mengambil jalan aman. Masalah media, aku sudah mengaturnya.”             Aku takjub mendengar ucapannya.             “Dan siapa Selena? Mengapa kau mengatakan bahwa kita datang bersama gadis itu?” tanyaku berpura-pura tak mengerti.             “Bukan siapa-siapa. Kau tidak mengenalnya.” Jawabnya gugup. Aku mengelus wajahnya dan tersenyum. Aku tidak marah ketika ia mengatakan hal itu. Padahal seharusnya aku marah karena ia membuatku jauh dari gadis yang aku cintai. Dan dari ucapannya mengenai kekuatan yang ia miliki, aku rasa ia tidak membuatku lupa akan hal itu.             “Aku ingin mendengarmu memintanya,” kataku dengan jahil dan tiba-tiba. Wajah Valentine memerah dan itu membuatku salut karena ia langsung mengerti apa yang kumaksud. Maklum sajalah, Valentine gadis yang jenius.             “Permintaanku terlalu berlebihan,” Valentine menopang tubuhnya dengan kedua tangannya yang bersandar di atas dadaku. Belahannya terlihat semakin menggiurkan.             “Kalau begitu aku tidak akan—“             “Aku menginginkannya,” ucapnya dengan cepat. Aku menahan senyum dan berdeham.             “Menginginkan apa?” tanyaku berpura-pura tak mengerti.             “Oh, ayolah. Kau tak akan membuatku mengatakannya. Kau tahu apa yang kumaksud.” Suara Valentine terdengar begitu gugup dan sedikit kesal.             “Aku ingin kau mengatakannya.”             “Aku ingin kau menciumku.”             Aku segera menarik wajahnya dan menciumnya lembut dan penuh hasrat. Seolah-olah aku begitu mencintainya dan aku benar-benar memilikinya. Namun, bukankah ia memang milikku?             Valentine mengalungkan tangannya di leherku. Aku menarik tubuhnya agar sedikit naik hingga lehernya berada di atas wajahku. Aku segera menciumi lehernya dan ia sedikit mengerang merasakan lidah kasarku menyapu lehernya. Aku semakin menarik tubuhnya ke atas dan bersyukur karena punggungnya tertutup kain panjang tadi hingga orang-orang tidak melihat apa yang akan aku lakukan.             Aku mengeluarkan payudara kanannya dan langsung menikmatinya hingga membuat Valentine memerah. Ia meremas rambutku dengan tangan kirinya dan tangan kanan yang berpegangan dengan sandaran bangkuku. Aku tak tahan dan melepas bikini atasnya.             Aku menikmatinya dengan rakus dan membuatnya mendesah di telingaku.             “Justin, Justin, Justin.” Ia selalu menyebut namaku dengan jeda yang teratur dan lambat. Aku memainkannya dengan lama dan sedikit kasar. Membangkitkan perasaan intens yang kumiliki.”Aku akan keluar.” desahnya lagi. Sejujurnya, aku jarang menemukan wanita yang melakukan pelepasan hanya karena bermain dengan dadanya. Bahkan Selena sangat jarang melakukan pelepasan dengan cepat.             Namun, Valentine benar-benar sesuatu yang istimewa.             Tubuhnya sedikit bergetar dan aku segera memakaikan branya—tentu saja aku mengecup puncaknya berulang kali sebelum memakaikannya karena ia adalah sesuatu yang sulit ditolak.             Ia duduk di atas pangkuanku dan memeluk leherku dengan kelelahan dan napas memburu.             “Kau menyukainya?” tanyaku sambil mengelus punggungnya.             “Apapun yang kau lakukan, aku selalu menyukainya.”   *** Author’s Point of View   Sudah seminggu ini mereka terlihat bersama tanpa tahu masalah apa yang terjadi di belakang mereka. Simon memang sangat telaten mengatur pembangunan yang diinginkan Valentine agar tetap berjalan lancar. Namun, efek kekuatan itu lah yang membuat semua masalah semakin rumit.             Simon menjelaskan kepada Scooter tentang apa yang sebenarnya terjadi dan untuk pertaman, Scooter benar-benar tidak percaya dan berniat melaporkannya. Namun, mendengar semua pengorbanan yang dilakukan Valentine membuatnya luluh.             Masalah tersulit adalah Selena. Gadis itu memang tidak begitu peduli ketika Scooter mengatakan bahwa Justin sedang ingin memiliki waktu rekaman di Asia dan ingin sendiri. Selena tahu bahwa Justin memang suka seperti itu sekalipun hari pernikahan mereka sudah dekat.             Tapi, masalah yang membuatnya uring-uringan beberapa minggu terakhir adalah, ia sedang mengandung. Ia hamil. Dan ia dapat memastikan seratus persen bahwa ini bukanlah anak Justin melainkan anak dari Jaden Smith. Sahabat dekat Justin. Selena mencari cara agar semuanya tidak ketahuan. Terlebih ketika Justin menginginkan hari penikahan mereka diundur.             Selena tentu saja masih tetap ingin bersama Justin. Kalau bukan Justin, siapa lagi yang akan membiayainya sekalipun ia sendiri termasuk cukup kaya? Selena ingin memiliki Justin. Namun, sayangnya adalah ia tidak begitu menghargai keberadaan pria itu disisinya seperti Justin yang selalu menghargai dirinya.             Media dan orang-orang di sekitarnya sama sekali buta akan hal ini dan Selena bersyukur karena kemampuan aktingnya bagus. Bayi di kandungannya baru saja berjalan beberapa minggu. Karena, ia divonis hamil sehari sebelum Justin datang ke Afrika waktu yang lalu.             Selena sedikit frustasi. Namun, keinginan untuk memiliki Justin di saat ia sedang bersedih sama sekali tidak ada. Ia malah bersyukur karena Justin jauh darinya untuk beberapa minggu karena dengan begitu ia bisa membicarakan masalah ini dengan Jaden. Anak mereka akan sangat berbeda, pastinya.             Selena sedang berada di apartmentnya dengan Jaden yang bermain dengan tubuhnya. Pikiran Selena tentu saja masih berpusat pada masalahnya. Namun, ia merasa senang karena Jaden menerima kehamilannya.             Sedangkan Simon sedikit khawatir mengenai majikannya. Ia takut bila Valentine akan semakin tersakiti dengan kebersamaan yang ia lakukan dengan Justin. Biaya miliaran dollar tak kurun berhenti dikeluarkan Valentine Swansea untuk membantu Justin dalam diam. Simon sendiri sakit hati melihat majikannya begitu mencintai seseorang yang sangat sulit dimiliki.             Namun, Simon tahu. Ia tahu bahwa cepat atau lambat, semua ini akan berhenti dengan sendirinya. Semua ini akan berakhir. Namun, ia tidak tahu akhir seperti apa yang akan dihadapi majikannya nanti. Senang atau malah berakhir buruk?   *** Valentine Swansea’s Point of View   Aku membuka mataku yang sebenarnya masih sangat mengantuk. Aku sangat bahagia dengan keberadaan Justin disisiku. Apakah aku egois mengenai kekuatanku? Aku sudah tidak begitu peduli. Justin sangat gila dan liar. Sudah sekitar seminggu lebih kami berpacaran dan Justin selalu menikmati tubuhku setiap malamnya—baiklah, itu berlebihan. Mungkin dalam seminggu, Justin memintanya sebanyak dua atau tiga kali.             Apakah ia juga seperti itu dengan Selena?             Untuk dua hari ini, Justin menanamkan benih-benihnya setiap malam. Menyiram rahimku berkali-kali. Dan entah mengapa, aku bahagia. Bahkan terkadang kami melakukannya di siang hari. Justin sangat gila dan membuatku semakin mencintainya. Perlakuannya membuatku begitu melayang dan merasa begitu dicintai.             Dan tiga hari lagi adalah hari ulang tahunku.             Ia mengatakan bahwa ia memiliki sebuah kejutan untukku. Namun, aku tak tahu apa itu. Aku menoleh menatap Justin yang tertidur dengan napas teratur lantas mengelus lembut wajahnya. Aku juga tahu mengenai sesuatu yang mungkin akan mengejutkan jika dialami oleh gadis lainnya yang seumuran denganku.             Tahu bahwa aku telat datang bulan.             Namun, aku tidak peduli. Aku berpikiran positif karena memang biasanya aku sering telat datang. Kami tidak pernah menggunakan kondom karena aku merasa bahwa Justin tidak akan puas jika hanya membuang cairannya di dalam plastik buatan itu. Jadi, aku membiarkannya memenuhiku.             Aku turun dari tempat tidur dan membersihkan diri . Wajahku panas saat semalam Justin mengajariku bermain dengan bagian bawahnya. Membuatku menelan cairannya. Aku suka karena ia mengerang dan puas karenaku. Ah, sebaiknya aku berhenti memikirkan hal itu.             Aku keluar dari kamar mandi dan menggaruk kepalaku yang tak gatal ketika melihat selimut yang menutupi tubuh Justin sudah melayang entah kemana sehingga memperlihatkan tubuh telanjangnya. Aku tidak terlalu malu lagi dan segera mengambil celananya dan mulai memakaikannya kepada Justin. Tanganku sedikit mengelus miliknya dan mengecupnya lembut.             “Apa yang kau lakukan?” suara mengantuknya membuatku terkejut.”Kau ingin merasakannya lagi?” tanyanya setengah berharap. Aku menggeleng dan menaikkan celananya.             “Aku lelah. Kau membuatku mendapat pelepasan sebanyak tujuh kali dalam empat jam permainan. Aku rasa aku tidak akan berhubungan badan lagi.” Justin segera terduduk dan menatapku dengan mengantuk.             “Kau serius? Aku kan menyukainya!” rengeknya manja.             “Tentu saja serius, bodoh,” ancamku dan mengambil laptopku untuk mengerjakan beberapa pekerjaanku.”Aku bahkan harus sering mengganti seprai karena cairan yang kau masukan ke dalam tubuhku selalu bertumpahan. Dan aku tidak ingin membahas ini.”             “Kau jahat!” Justin melipatkan tangannya di dada sambil mengerucutkan bibirnya. Aku tertawa dan bangkit berdiri dari bangku kerja yang kududuki lantas memeluk tubuhnya erat.             “Mandilah. Tentu saja aku akan selalu memberikan apa yang kau inginkan. Kau bisa menyetubuhiku kapan saja karena aku mencintaimu.”             “Kalau sekarang?”             “Tidak sekarang. Aku memiliki banyak pekerjaan.”             Aku turun dari pangkuannya dan kembali melanjutkan pekerjaanku. Justin masuk ke kamar mandi tanpa mengatakan apa-apa. Aku mengernyit heran saat Simon mengirimkan sebuah email kepadaku. Aku membukanya dan segera membacanya.   Dear Miss Swansea,             Maafkan saya karena tidak memakai surat resmi untuk mengirimnya kepada Anda. Masalah kekuatan Anda yang mempengaruhi Mr. Bieber, saya rasa itu sudah sangat kelewatan. Keluarganya berusaha mencarinya dan berita buruknya adalah, mereka tidak akan mengundur hari penikahan antara Miss Gomez dan Mr. Bieber. Mereka akan tetap melaksanakan pernikahan itu sekitar tiga hari lagi.             Mereka memang memilih tanggal 14 Februari sebagai hari pernikahan mereka. Dan, sebenarnya, saya bohong ketika mengatakan bahwa mereka menikah di bulan Maret—karena pertama, saya berharap mereka dapat mengundur penikahan itu di bulan Maret—agar Anda dapat menikmati kebahagiaan bersama Mr. Bieber. Tapi lama kelamaan saya rasa ini tidak benar dan merupakan hal yang buruk. Sebaiknya, Anda mulai mengambil langkah yang benar-benar dewasa dan bagus untuk kedua belah pihak—baik pihak Anda ataupun pihak Mr. Bieber.             Namun, sesuatu yang aneh terjadi. Miss Gomez sama sekali tidak aktif dalam perencanaan pernikahan yang akan diadakan tiga hari lagi. Semua acara pernikahan sudah disiapkan dari tahun lalu. Anda tak mungkin menghancurkan kebahagiaan seseorang, bukan?             Dan lama-kelamaan, saya menyelidiki keanehan dan kejangalan tersebut. Dan kenyatannya adalah bahwa Miss Gomez sedang mengandung anak Mr.Bieber. Maafkan saya jika ini membuat Anda semakin tersakiti. Namun, jangan menghancurkan kebahagiaan orang lain, Miss. Karena itu sama sekali bukan sifat Anda.   Aku menahan agar bibirku tidak bergetar dan berusaha agar tidak menangis. Aku tak ingin semua kenangan yang aku lewati bersama Justin selama seminggu lebih ini berakhir begitu saja. Aku tidak ingin Justin memeluk wanita lain selain aku. Aku tidak ingin Justin mengandung anak dari gadis lain selain anak dariku. Aku tidak ingin Justin jauh dariku.             Dan aku tidak ingin Justin mencintai gadis lain selain diriku.             Aku tidak akan memberikannya kepada siapapun! Namun, Simon benar. Sikap egois seperti ini bukanlah sikapku. Aku tidak boleh memiliki Justin karena aku memang sudah dari awal tidak diizinkan untuk memilikinya.             Aku mengelap air mataku dengan cepat saat mendengar pintu kamar mandi terbuka. Aku berdeham untuk menjernihkan suaraku. Aku menutup laptopku dan berbalik menatapnya. Ia menatapku sambil tersenyum.             Ya Tuhan! Aku sangat mencintainya. Sangat dan sangat mencintainya.             “Apa yang sedang kau lakukan? Sudah tidak bekerja?” Justin menghampiriku dan mengelus kepalaku lembut. Aku menyandarkan keningku di perut bidangnya.             “Aku ingin membuat hari ini spesial. Aku ingin kemana saja asal bisa bersamamu. Kau ingin kemana, Justin? Paris? Jepang? Kita dapat menjelajahinya dalam satu hari.”             “Mengapa tiba-tiba kau berkata seperti ini? Ini bukan dirimu.” Lihat! Bahkan ia sudah mulai mengenal bagaimana diriku yang asli!             “Tidak. Aku hanya begitu lelah bekerja dan ingin liburan bersamamu. Mungkin kau ingin ke kutub utara? Aku tahu bahwa ada beberapa peneliti sedang berada disana. Kita bisa melihat-lihat keadaan disana sekitar dua jam dan kemudian berangkat ke Paris. Aku ingin ke Paris. Setelah itu kita bisa ke Roma. Sudah lama aku tidak kesana dan mungkin kita bisa ke Cina. Kita akan menjelajahi tembok raksasa disana. Dalam dua hari. Karena, setelah dua hari itu aku akan berulang tahun dan kau harus segera memberikan hadiah dan kejutanmu kepadaku.”             Aku tersenyum lebar sambil memandangnya.             “Baiklah. Kemana saja. Aku akan menemanimu.”             “Berangkat sekarang?”             “Berangkat sekarang. Baiklah.”   ___________________ A/N : PFFTTT, MAAF LAMAAAAA. AKU GA NYANGKA BANYAK YANG EXCITED SAMA DV :3 BAGI YANG MASIH TERTARIK, BOLEH KASIH KOMEN DAN LIKE-NYA YAPSSSS. LOVE U GUYSSSS XOXOXOXOXOXO :*    
7 months ago
Sasuke req dari "Sofy uchiHaruno s-savers" ^^ ---------------------------------•••---------------------- PRECIOUS: Chapter 6 Chapter: OUT OF MIND Pair: SasuSaku, slight ItaKo Rate: T Genre: Romance, Hurt/Comfort Disclaimer: NARUTO © MASASHI KISHIM Read more ... OTO WARNING: AU,OOC, typo, alur GaJe cerita se-mau-gue. Story by FuRaHeart ~Itadakimasu~ . . . -------------------------------------------------------------------------------- ~flashback~ Dengan langkah terburu-buru pemuda itu menyusuri lorong rumah sakit. Hatinya masih gelisah memikirkan isi percakapan telepon beberapa jam lalu yang menyuruhnya untuk bergegas. Dia kenal betul nama dan nomor ponsel yang terpampang berkali-kali menghubunginya. Awalnya bisa dia kendalikan, tapi tetap saja meski dia coba menahan segala rasa untuk mengabaikan panggilan itu, namun hatinya tetap rapuh. Sekuat apapun, sebenci apapun, mencoba menjauh dan melarikan diri dari orang itu, dia tak pernah bisa membuang perasaannya. Sisa-sisa yang bahkan sudah dia anggap sampah sekalipun masih akan dia pungut bila demi orang itu. Pasti kembali… "Jangan pergi, kak Itachi! Aku mohon tetaplah bersamaku." rengek gadis musim semi itu padanya. Tak bisakah dia lihat pacarnya sendiri menangis dan terluka? Pastinya begitu ketika di hari kencan bahagia mereka, dia malah berlari pergi meninggalkan Sakura untuk menemui wanita lain hanya karena satu kabar mengejutkan yang seseorang sampaikan pada dirinya. Itachi tak pernah bisa abaikan bila itu menyangkut Konan. Wanita yang paling dia benci sekaligus wanita yang paling dia cintai. Sreg Sedikit kasar pintu kamar pasien itu terbuka. Beberapa orang dalam ruangan sesaat tampak terkejut memandang sesosok pemuda yang muncul dengan nafas terengah menyapukan onyx-nya mencari seseorang diantara bangsal-bangsal Rumah Sakit yang berjajar. Mengabaikan pasien lain, dihampirinya salah satu ranjang tempat seorang wanita berambut indigo terbaring tenang, sementara seorang dokter dan perawat telah selesai memeriksa keadaannya. "Anda kerabat nona Konan?" tanya dokter itu. "Hn." angguk Itachi, sambil masih tak melepaskan pandangan dari Konan. "Bagaimana kondisinya?" Diulurkannya sebelah tangan merapihkan helaian rambut yang sedikit menutupi wajah pucat wanita itu. Antara miris, prihatin, emosi, tatkala dia temukan beberapa luka lebam pada tubuh dan wajah Konan. Lama mereka tak bertemu tapi Itachi bisa menduga apa yang sebenarnya terjadi pada Konan sampai jadi seperti ini. Geram dia mengingat bahwa pastilah Pein yang tega melakukannya. "Kondisinya sudah cukup stabil sekarang, walaupun masih lemah dan perlu perawatan lanjut. Tenang saja, kami sudah memompa isi perutnya dan mengeluarkan semua obat yang ditegaknya. Untung saja korban cepat ditemukan. Kalau tidak, mungkin dia sudah tewas overdosis." "Tch, baka. Kenapa kau coba lakukan hal bodoh seperti bunuh diri segala sih?!" maki Itachi pada Konan. Daripada terdengar marah, nada suara itu lebih terkesan khawatir. "Kami juga belum menanyainya. Tunggu sampai dia siuman. Dan kalau kau adalah kerabatnya, ada hal lain yang perlu kita bicarakan perihal kondisinya." "Apa maksudmu, dok?" heran Itachi. "Mari ikut ke ruanganku." ajak Dokter itu. … … Tampak berat ketika perlahan kelopak mata itu terbuka, memperlihatkan sapphire yang sesaat menerawang jauh. Mengerjap-erjap dalam kebingungan sampai bertemu sepasang onyx yang balas menatapnya lembut. Konan lekas palingkan wajahnya menghindari Itachi. Berpikir seandainya dia tak sekarat seperti ini, mungkin dia sudah beranjak pergi melarikan diri. "Syukurlah kau sudah sadar, aku mencemaskanmu." ucap Itachi. "Pergilah!" ketus Konan seraya menepis tangan Itachi yang mencoba menyentuhnya. "Untuk apa kau disini? Jangan pedulikan aku!" Diam sesaat. Itachi tahu emosi Konan sedang labil. "Aku…" "Aku tak mau bertemu denganmu." lanjut Konan, lekas menyela. "Aku paling tak mau kau melihatku begini. Kau mau menertawakan aku? Menyumpahiku? Memakiku?!" "Tidak. Aku tak akan begitu." balas Itachi. "KALAU BEGITU CEPAT PERGI!" usir Konan, kemarahannya meledak. Tapi Itachi masih tampak tenang menghadapinya. "Mana bisa aku pergi dan meninggalkanmu. Kau tahu sendiri kan? Terlebih dengan kondisimu sekarang, aku tak bisa melepaskanmu." "Ah, hahahaha…" Konan tertawa miris, "Kau ini memang bodoh ya…" "Ya, aku bodoh. Aku pria bodoh yang jatuh cinta pada wanita tolol sepertimu." "Hah?!" "Makanya…" perlahan Itachi genggam sebelah tangan Konan, kali ini dia pegang erat saat Konan coba hempaskan, "─aku akan bertanggung jawab." lanjut Itachi, bicara dengan serius. "Janin yang kau kandung dan coba kau gugurkan itu anakku, kan?" … … ~end of flashback~ … … … … Tampak tiga gadis remaja asyik bercengkerama di salah satu sudut meja café. Sementara menikmati pesanan cake dan parfait menemani obrolan seru beragam hal. Bicara soal kuliah, gossip teman, sampai masalah keluarga dan cinta. Segala curhat tumpah kala bertemu dengan sahabat. Seperti Sakura, Ino dan Hinata usai berkeliling Mall dan shopping, mereka habiskan waktu sore itu bersama-sama. "HAA, PACARAN?!" cengang Ino dan Hinata berbarengan. "Stt," desis Sakura memperingatkan, "Gak usah norak gitu deh, pakai teriak segala." "Ha-habis ini surprise banget gitu, akhirnya kamu bisa juga move-on." kata Hinata, "Selamat ya. Kok baru kasih tahu kita kabar baik ini sekarang sih?" "Iya, benar. Curang. Kau anggap kami ini apa, sampai tak pernah bilang soal kau jatuh cinta, tahu-tahu sekarang sudah jadian." protes Ino. "Ah, haha…" Sakura hanya tertawa hambar mendengarnya. Jatuh cinta? Padahal hubungannya dengan Sasuke kan tak begitu. Tak ada yang jatuh cinta. Hanya saling memanfaatkan. "Pantas saja belakangan ini kau suka sibuk sendiri. Sering melamun dan wajahmu tampak berbahagia. Ternyata Sakura sedang bermusim semi, hihihi…" lanjut Hinata. "Nah, lalu seperti apa lelaki itu? Lebih keren dari Gaara ya?" tanya Ino antusias. "Ehm," Sakura bingung, sedikit ragu membicarakannya. Sosok Sasuke memang keren. Tapi dia tak bisa membandingkannya dengan Gaara. Karena yang buat Sakura tertarik pada lelaki itu kan aura khas Itachi yang dipancarkan Sasuke. Tapi kalau dia berkata jujur begitu pada kedua temannya ini pasti malah jadi berkesan buruk. "Lihat dong, ada fotonya gak? Plisss…" rengek Ino. "Err, iya iya ada…" Sakura keluarkan ponselnya, membuka salah satu folder gallery dan memperlihatkan foto Sasuke dan dirinya yang pernah mereka ambil bersama sewaktu kencan. "Oouh…" Ino dan Hinata sama-sama membulatkan bibir mereka, tampak sedikit terkejut saat melihatnya. "Jadi ini pacarmu?" "Tampan dan so cool gini ya orangnya." celetuk Ino, "Wajar saja kau bisa langsung jatuh cinta padanya padahal baru beberapa hari dia pindah ke mansionmu, eh?" "Aku tak langsung jatuh cinta pada Sasuke kok." bantah Sakura. "Sasuke? Jadi namanya Sasuke?" tanya Hinata. Sakura mengangguk, "Sasuke Hatake." Ekspresi Hinata tampak aneh, "Ooh, Hatake-san ya…" "Memangnya kenapa?" heran Sakura. "Tidak," Sambil tersenyum, Hinata menggeleng pelan, "Bukan apa-apa. Hanya saja aku merasa dia mirip dengan seseorang." "Oh ya?" Sakura jadi penasaran, "Siapa?" "Uhm, temannya Naruto. Dulu aku sempat dikenalkan. Namanya juga Sasuke, tapi nama keluarganya beda." jawab Hinata. "Wah, jangan-jangan mereka memang berteman. Sakura, pacarmu itu bukannya kuliah di Akatsuki juga kan, siapa tahu kenal dengan Naruto." kata Ino. Sakura hanya terdiam. Jujur dia sama sekali tak tahu apapun soal Sasuke. Mereka jarang membicarakan hal-hal formal semacam itu. Tentu saja karena sepanjang mereka jalan bersama, hal yang mereka lakukan dan bicarakan selama pacaran adalah mengenang kembali saat-saat Sakura bersama Itachi. "Hmm, siapa ya namanya…." Hinata masih mencoba mengingat-ingat. "Yang jelas bukan Hatake, tapi Sasuke… apa ya? Teme?" "Hah, Teme?" "Ahaha, maaf aku lupa." kata Hinata. "Nanti aku akan tanyakan pada Naruto." "Iya, coba tanyakan. Kan asyik kalau ternyata memang kenal. Ini seperti sudah ditakdirkan. Dan dunia itu ternyata sempit sekali. Lain kali kita bertiga kencan sama-sama yuk. Aku akan bilang pada Sai, bagaimana menurut kalian?" cerocos Ino. "He'em…" Sakura tersenyum. Di satu sisi entah kenapa kini timbul sedikit rasa penasaran dalam hati. Masih terpikirkan olehnya nama 'Hatake' yang tiba-tiba membuatnya ragu. Apa mungkin 'Sasuke' yang dikenal Hinata itu memang Sasuke? … … Sakura sejenak menghela nafas panjang, tampak murung ketika menatap langit gelap dengan jutaan tetes air hujan turun dengan lebat. Dirinya tak menyangka cuaca seperti ini akan datang tiba-tiba. Membuatnya terjebak, menunggu reda di pintu keluar gedung pusat perbelanjaan. Lebih dari satu jam sejak Ino dan Hinata pamit pulang duluan. Sedikit menyesal harusnya diapun ikut bersama mereka, bukannya memilih menunggu di sini sekarang hanya karena Sasuke bilang dia akan datang menjemputnya. Oh, Kami-sama… kalau hujan seperti ini pastinya Sasuke juga akan terlambat. Lalu sampai kapan Sakura akan bertahan? Apalagi dari tadi Sakura hubungi ponsel Sasuke sama sekali tak diangkat. Mungkin lebih baik dia kembali ke toko perlengkapan dan pergi membeli payung. Memutuskan pulang sendiri. Berharap masih bisa sampai di halte bis tepat waktu, mengejar jadwal keberangkatan terakhir. Langkah kaki Sakura sesaat terhenti sebelum masuk lift. Perhatian gadis musim semi itu teralih ketika ujung belakang roknya ditarik seseorang. "Huhuuhuuuhuuu… hikhikhik… mamaaaa… hikhikhik…" Agak terkejut juga Sakura saat mendapati seorang bocah kecil menangis di dekatnya. "Hei, kau kenapa?" tanyanya ramah. "Hueeee…." Bocah itu masih saja menangis. Menunduk sambil menyeka matanya yang sembab dan berair. "Mama… hikhik… mama… mamaaaa…" rengek bocah itu. "Stt… sudah, jangan nangis." bujuk Sakura, lekas berjongkok menyamakan tingginya dengan si bocah. Dia belai lembut helaian rambut raven pendek bocah itu. Dan Sakura terkesima melihat wajah lucu si bocah saat menengadah menatapnya dengan bola mata bulat sapphire biru yang jernih. Entah kenapa Sakura merasa anak lelaki tampan berusia sekitar tiga tahun itu mirip dengan seseorang. "Mana mamamu? Jadi kau tersesat, eh?" tanya Sakura. "Siapa namamu?" "Hikhik… Hi-chan, hikhik…" jawab anak itu sambil sesegukan. "Ok, Hi-chan ya… ehm…" Bingung harus bagaimana, akhirnya Sakura putuskan untuk membantu anak kecil itu mencari ibunya. "Baiklah, akan kakak bantu cari mamamu. Jadi jangan nangis lagi ya. Coba lihat nih, kakak punya permen. Mau?" Sakura keluarkan sebungkus permen loli dari kantung belanjanya. "Kita pasti bisa temukan mamamu." "Hn." angguk bocah itu. Selama beberapa menit mereka berkeliling. Berpikir si ibu anak ini mungkin tak akan jauh-jauh dari sini. Namun ternyata tak juga temukan orang itu. Akhirnya Sakura menitipkan Hi-chan pada petugas keamanan di bagian informasi. Kabar anak hilang pun segera diumumkan lewat pengeras suara. "Mohon bantuannya." pinta Sakura. "Tenang saja nona, selanjutnya serahkan saja pada kami." ucap petugas keamanan. Sakura kembali menghampiri Hi-chan sebelum pamit. Bagaimanapun juga dia sedikit khawatir. Tapi terus membawa anak itu bersamanya bisa-bisa malah disangka hendak berbuat jahat. Sakura pikir tindakannya tepat. Daripada nanti dituduh dirinya tukang culik anak. "Nah, Hi-chan di sini dulu ya, tunggu mama. Jangan nangis lagi, ok? Mamamu pasti akan segera kemari. Kakak pergi dulu ya, jya~…" "Nee-chan…" cicit si bocah agak merengek. Tatapan matanya seakan tak rela melihat kepergian Sakura. Dan gadis musim semi itu pun hanya balas tersenyum sebelum meninggalkan si kecil raven bermata sapphire itu. ... Keluar dari kantor bagian informasi, kembali ke rencana awal untuk membeli payung. Sambil sesekali memeriksa notif ponselnya, melewati keramaian suasana orang-orang yang berlalu-lalang. Sakura berjalan tanpa memperhatikan sekitar. "Hitachi!"─ sampai teriakan suara samar tiba-tiba terdengar. Tap Seolah ada sesuatu, tungkai gadis itu pun berhenti melenggang. Dirinya membeku. Digulirkannya sekilas manik emerald itu, disusul kepala yang perlahan menolehkan wajahnya kembali ke belakang. Sepertinya Hi-chan sudah menemukan kembali ibunya. Tapi… Deg─ "Eh, orang itu…" gumam Sakura. Degup jantungnya menjadi aneh tatkala menatap siluet bayangan sosok seseorang di kejauhan. Seketika tanpa alasan Sakura pun berbalik dan percepat langkahnya kembali ke jalan tadi. Setengah batinnya berharap kalau dia tak salah lihat. Setengah lainnya merasa takut bagaimana kalau itu benar. Dekat. Semakin dekat. Di hadapannya tampak pemandangan yang cukup mengharukan. Pertemuan kembali ibu dan anak. Tapi ini akan jadi mengejutkan ketika Sakura ketahui bahwa Hi-chan… dan juga ibu anak itu… mungkinkah mereka… Rasa penasaran membuat Sakura berani untuk mengulurkan tangan, menepuk bahu orang itu. "Tunggu! Maaf…" Refleks wanita berambut indigo itu berbalik dan tak berbeda jauh dengan ekspresi Sakura, keduanya kini sama-sama terkejut. Ketika masing-masing dari mereka saling mengenali. "Kau…" / "Kak Konan…" gumam Konandan Sakura nyaris bersamaan. Kebetulan macam apa ini? Takdir? "Ah, perkenalkan nyonya, ini gadis yang menemukan putra anda tadi." sela seorang petugas keamanan. Mencairkan suasana yang sesaat kaku. "Anak?" "Dia…" Keduanya masih terheran-heran. Baik Sakura maupun Konan sepertinya segala perasaan kini bercampur aduk dalam diri. "Terima kasih atas bantuannya." ucap Konan buru-buru. Lekas saja wanita itu beranjak pergi. Pertemuan tak terduga ini masih terasa aneh bagi Sakura. Nyaris tak habis pikir akan ada kesempatan semacam ini. Bertemu dengan Konan setelah sekian lama wanita itu dikabarkan menghilang, seketika memunculkan kembali kenangan masa lalu mereka. "Nee-chan…" sambil tertawa ceria dan menggapaikan tangannya, di gendongan ibunya Hi-chan memanggil-manggil Sakura. Lamunan gadis itu buyar. Segera saja Sakura menyusul Konan. "Tunggu, Kak Konan! Hi-chan…" Hadang gadis itu. Memblokir jalan Konan yang daritadi berusaha menghindar. "Tunggu sebentar. Aku mohon. Ada hal yang ingin aku tanyakan." "Apa?" ketus Konan. Apa?... Sakura juga bingung harus mulai dari mana? Ada begitu banyak hal yang ingin dia ketahui. "Aku… aku tak menyangka kau masih ada di kota ini." ucap Sakura. "Kemana saja kau?" "Hn." Satu senyuman sinis Konan torehkan, "Bukan urusanmu." desisnya sambil lalu. "Tu-tunggu!" pinta Sakura, "Kak Konan, aku hanya ingin tahu. Katakan padaku, apa selama ini kau bersama Kak Itachi? Bagaimana kabar Kak Itachi sekarang?!" tanya Sakura dengan suara ragu yang bergetar."Kau tahu tentangnya?" Mendengar pertanyaan itu, langkah kaki Konan seketika terhenti. Namun masih saja wanita itu tak menoleh. "Apa dia baik-baik saja?" tanya Sakura kembali. Hening sejenak. "Yah, begitulah…" jawab Konan datar. "Yokatta…" desah Sakura lega. Dan kini perhatiannya tertuju pada Hi-chan. Melihat wajah anak itu, semakin dia telisik harusnya dari awal dia sadari. Darimana perasaan aneh yang muncul saat pertama kali mereka bertemu. Ketampanan itu, senyuman polos itu, helaian rambut raven, tatapan jernih biru sapphire, yang ada pada Hi-chan adalah perpaduan Itachi dan Konan. "Jadi Hi-chan itu Hitachi? Namanya Hitachi Uchiha?" tanya Sakura sambil tersenyum tipis, membalas senyuman polos Hi-chan padanya. Konan masih terdiam. "Syukurlah kalau semuanya baik-baik saja." lanjut Sakura, "Aku senang, sepertinya kalian sekarang hidup berbahagia." "Tentu saja." balas Konan. Sedikit dia menoleh, menunjukkan tatapan tajam serta wajah cantik nan angkuh andalannya pada Sakura. "Kami bahagia." tegasnya. Lalu tanpa basa-basi lagi wanita itu segera pergi. Sakura kembali mengejar Konan. Dia yakin di tempat yang Konan tuju sekarang ada Itachi. Ingin bertemu. Bagaimanapun juga Sakura ingin bertemu Itachi. Setelah sekian lama, bukankah ini kesempatan langka yang dia nantikan? Sekali saja. Bayarlah kerinduan dan penantian yang tersimpan dalam diri hanya untuk melihat sekilas sosok orang itu. "Kak Itachi… Kak Itachi… Kak Itachi…"─perasaan Sakura mengebu. Namun… Tap Tiba-tiba langkahnya terhenti. Bukan karena dia telah sampai di luar gedung Mall itu dan berhadapan dengan tirai air derasnya hujan yang menghalangi. Bukan pula karena Konan telah berjalan menuju sebuah mobil yang terparkir. Tapi Sakura terhenti karena dia takut. Ya, takut. Mendadak ada perasaan takut dalam diri Sakura. Mengalahkan rasa penasaran yang selama ini terpendam, ketakutanlah yang kini justru menyelimutinya. Lebih dari perasaan ingin bertemu Itachi setelah sekian lama, melihat Konan dan juga Hitachi mendadak Sakura takut bila benar-benar disana ada Itachi. Takut melihat mereka bertiga berkumpul bersama-sama. "Tentu saja kami bahagia." ucapan Konan terngiang di kepala. Karena jujur saja… "Ughhh…" Sakura lekas bekap mulutnya sendiri, meredam pekik tatkala dia sadari air mata itu telah jatuh tak henti. Kebiasaan lama yang tak muncul. Selalu seperti ini setiap kali diam-diam Sakura melihat Konan dan Itachi bersama. Dirinya selalu memilih sembunyi. "Kak Itachi…" ucap Sakura lirih dalam hati yang miris. Sakura tahu. Sakura sadar. Dari dulu sampai sekarang, Sakura kenali bagaimana rasa sakitnya hati ini. … … … ~flashback~ ... Prank! Itachi lempar botol bir itu sampai membentur dinding dan pecah. Menimbulkan suara nyaring yang mengejutkan serta cairan berserakan. "Kau sudah gila! Apa yang kau lakukan, heh?!" bentaknya marah. "Tch," Konan hanya mendelik, memasang tampang tak peduli. Malah melengos pergi menghindari Itachi. Baru saja hendak dia ambil sebatang rokok, seperti bir tadi, lekas dirampas lelaki berambut raven kuncir itu dan membuangnya. Kembali menyemprotnya dengan sederet kalimat nasehat yang bikin kepala wanita itu pusing jadinya. "Berisik!" balas Konan. "Jangan pedulikan aku! Terserah aku mau lakukan apa, itu bukan urusanmu!" "Tentu saja urusanku, baka!" teriak Itachi, ditahannya lengan Konan yang hendak melarikan diri. "Jaga dirimu baik-baik, Konan. Aku tak mau terjadi sesuatu yang buruk pada anakku." "Hah? Hahahaha… anakmu?" Konan tertawa seolah mengejek, "Hentikan omong kosongmu." "Omong kosong apa? Kau ini sedang hamil." "Memang kenapa kalau aku hamil? Kau tahu kan kalau aku ini wanita brengsek yang tak tidur dengan kau seorang. Memangnya kau yakin ini anakmu? Bagaimana kalau ternyata ini anak Pein?" tanya Konan tepat sasaran. Dia tersenyum miring menanggapi ekspresi Itachi yang kini berubah drastis. Rahang pemuda tampan itu mengeras, tangannya terkepal seolah ingin melampiaskan kemarahan. Selalu begini setiap kali mendengar satu nama itu disebut Konan. Nama yang membuat hubungan cinta mereka semakin rumit. "Jadi daripada mengurusiku lebih baik kau kembali saja pada gadis kecil manis yang mencintaimu." lanjut Konan seraya pergi. Grep Itachi segera memeluk Konan dari belakang. Mengekangnya bahkan sampai tak biarkan wanita itu usik. "Jahat! Brengsek! Kau memang tak tahu diri!" desis Itachi, berbisik tajam di telinga Konan. "Kau tahu betapa aku membencimu. Sangat benci padamu!" Konan coba berontak, tapi Itachi makin eratkan dekapannya. "Aku membencimu sampai terkadang aku mencintaimu…" lanjut Itachi seketika berubah lembut. Perlahan dia sandarkan kepalanya diatas bahu kecil Konan. "Iya, aku sangat mencintaimu Konan. Jadi aku sudah terbiasa dengan segala perlakuanmu. Tidak apa-apa, kalau aku harus sakit karenamu. Aku bisa menerimanya." Itachi elus perut rata Konan dan tersenyum samar. "Aku yakin ini anakku." ... ~end of flashback~ ... ... "Mamaaaa…" Lamunan Konan buyar oleh suara Hitachi yang memanggilnya. Pertemuan tak disangka dengan Sakura tadi sukses membuka kembali kenangan lama yang tak ingin dia gali. Bayangan masa lalu silih berganti, membuat perasaannya tak menentu. Miris mengingat semua hal tentang Itachi. Aneh. Padahal selama ini dirinya anggap sudah selesai. Konan telah mengubur segalanya. Tapi tetap saja perasaan bersalah, penyesalan sekaligus rindu itu akan selalu membelenggunya. Bagaimana tidak, bila hal terpenting yang Itachi tinggalkan padanya sebelum meninggal masih terus dia jaga dan sayangi. "Mama…" panggil Hitachi. Konan tersenyum lembut pada putra semata wayangnya seraya dia pakaikan mantel baju anak itu agar tak kedinginan dan merapihkan helaian rambut ravennya yang sedikit basah terkena hujan. "Jadi namanya Hitachi Uchiha?" Pertanyaan Sakura tadi terlintas kembali. Manik sapphire Konan menatap sedih. Dia bingkai wajah mungil Hitachi. "Uchiha?" desis Konan, "Maafkan mama ya sayang, yang membuatmu tak bisa dengan pantas menyandang nama itu." ucapnya seraya mengecup pucuk kepala Hitachi. … … … JDRRR! Bunyi petir terdengar keras disela gema derasnya hujan yang mendera. Seketika itu mengusik ketenangan seorang pemuda yang terlelap tidur di atas sofa. Onyx mengerjap, masih menyipit mengedarkan pandangannya sekilas sebelum dia telisik merahnya lampu led di kegelapan yang membentuk angka digital 8:56 pada jam di atas buffet. Berapa lama dia tertidur? Sasuke coba mengingat-ingat, sambil meregangkan badannya yang kaku usai berbaring dengan posisi tak nyaman menjadi duduk. Dipijatnya bagian leher yang sedikit pegal dan sebentar melemaskan otot. "Tsk~..." cibir Sasuke seraya menyeringai tatkala mengecek notifikasi ponselnya. Tampak puas ketika melihat sederet SMS dan juga miscall dari Sakura masuk selama dia tidur tadi. Hampir dua jam lebih sejak dia putuskan langsung saja pulang ke rumah daripada harus menjemput gadis itu di Mall. Padahal dia sendiri yang bilang akan menjemput Sakura, tapi dengan sengaja dia ingkari. Iseng. Jahil. Jahat. Terserah apa namanya, Sasuke memang ingin mempermainkan Sakura. Terbayang dalam pikiran Sasuke betapa kesalnya Sakura sekarang. Pastinya begitu, gadis itu tentu menunggu kedatangannya sedangkan dia malah enak-enakan tidur di malam hujan lebat begini. [Maaf aku ada urusan, gak jadi jemput kamu. Udah pulang?] Usai mengetik SMS formalitas dan menekan tombol SEND, kembali dengan enteng Sasuke hempaskan ponselnya. Tak peduli apa balasan Sakura nanti. Lebih baik menikmati secangkir jus tomat hangat sepertinya enak, pikir Sasuke seraya bangkit dan berjalan santai menuju dapur. … 30 menit. Satu jam. Dua jam. Lebih… dan tak ada juga kabar dari Sakura. Aneh. Tak biasanya begini. Mengingat Sakura selalu fast response balas apapun pesan dari Sasuke. Apa mungkin gadis itu benar-benar marah padanya sampai mengabaikannya? Sementara itu di luar masih hujan deras. Lama ditunggu jadinya bikin penasaran. Rasa itu tiba-tiba menghinggapi Sasuke. Bukan karena dia cemas ataupun khawatir akan keadaan Sakura. Sasuke hanya ingin tahu, kenapa Sakura tak juga memberi kabar. Dan hal itu cukup untuk membuatnya bergerak keluar kamar dan berjalan menuruni tangga ke lantai bawah, mengintip teras rumah keluarga Haruno yang ternyata masih gelap gulita. Mustahil. Sekarang bahkan hampir tengah malam dan lampu rumah belum dinyalakan, artinya Sakura belum pulang. Sasuke tahu hari ini Kizashi dan Mebuki Haruno sedang pergi ke rumah kerabat mereka di luar kota. Entah akan menginap atau masih dalam perjalanan, yang pasti karena hujan ini sepertinya membuat transportasi menjadi terhambat. Tap Dalam keheningan malam dimana hanya suara hujan dan petir di kejauhan yang bersahutan, samar terdengar suara langkah kaki mendekat. Sasuke sontak berbalik dan terkejut mendapati kehadiran Sakura di belakangnya tampak kacau. Gadis itu perlahan mendekat, berjalan dengan langkah berat seperti zombie dalam film horror. Baju, tas, sepatu, sekujur tubuhnya basah kuyup. Seolah dia menerjang derasnya hujan tanpa perlindungan payung atau apapun sama sekali. Wajah pucat itu tampak lelah. Dilihatnya tatapan sayu emerald yang sekilas beradu onyx dan lekas mengabaikan kehadiran Sasuke. Menyedihkan. Itulah kesan yang terlihat ketika Sakura coba membuka pintu rumahnya. Berkali-kali menggedor dengan hentakan lemah. Sambil menggigil bibirnya bergumam tak jelas. Saat Sasuke coba perhatikan, dia sadari ada air mata yang bercampur diantara tetesan air hujan yang membasahi wajah Sakura. Masih mengalir, seiring isak tertahan yang seolah meredam perih. Ada apa dengan Sakura? Bruk Mencapai batasnya Sakura pun ambuk. "Hoi!" Cepat-cepat Sasuke hampiri. "Sakura… Sakura… Sakura…" paniknya, coba bangunkan gadis itu. Dingin terasa saat dia menyentuhnya. Sasuke tahu ada yang tak beres. Kalau dibiarkan gadis itu mungkin bisa mati. Mati dipangkuannya sekarang. 'Abaikan saja. Tinggalkan saja. Pergi dan bersikaplah tak peduli. Berpura-pura tak tahu. Persetan dengan gadis brengsek itu. Puaskan kebencianmu. Lampiaskan dendammu. Terima hukumannya. Matilah!' Pikiran jahat itu hampir menguasai Sasuke, sampai dilihatnya Sakura sekilas tersenyum. "Sa-su-ke… kau d-da-tang menjemputku…" ucap gadis itu lemah sesaat sebelum kesadarannya menghilang. … … … Untuk apa manusia mencintai dan dicintai oleh seseorang? Bukankah dari semua yang kau lakukan demi meraih kebahagiaan itu justru yang kau dapat adalah penderitaan? Itulah sebabnya cinta itu bodoh. Perbuatan sia-sia yang manusia lakukan dalam hidupnya. Sasuke memang tak mengerti. Dia tak pernah bisa pahami apa yang sebenarnya terjadi. Dari semua hal yang dia ketahui tentang kakaknya, kenapa masih saja dia temukan hal lain yang berbeda dari apa yang selama ini dia pikirkan. "Harusnya tak begini." pikir Sasuke ketika melihat kondisi Sakura. Kenapa justru gadis itu tampak sangat menderita? Kenapa dia terkesan begitu mencintai Itachi? Dan kenapa bisa seolah mereka berdua itu sama? Merasa begitu kehilangan. Tak bisa lupakan. Terikat pada satu orang. Dan dari semua pertanyaan yang muncul di pikiran, "Kenapa aku justru peduli padanya?" itulah yang paling Sasuke tak mengerti. Pertanyaan yang dia tujukan untuk dirinya sendiri. Sasuke terdiam sejenak memerhatikan wajah Sakura yang kini telah tertidur lelap. Kondisinya tampak jauh lebih baik dan tenang sekarang, setelah pemuda itu akhirnya putuskan tadi untuk membawa Sakura ke tempatnya dan merawat gadis itu. Sesekali Sakura menggigil, gemetar, gelisah entah karena dingin atau mengigau. Dia seakan tengah mendapat mimpi buruk atau justru telah terjadi sesuatu yang buruk makanya Sakura jadi begini? Diluar sifat dan kebiasaan Sasuke, tingkahnya sekarang pada Sakura benar-benar berbeda. Sebegitu malasnya dia dan tak mau melakukan hal-hal yang merepotkan, tetap saja dengan penuh perhatian dia menjaga gadis itu. Bahkan dengan lembut mengusap-usap kepala merah muda Sakura, seakan ingin menenangkan. Dan tak melepaskan genggaman tangannya, seakan ingin terus menjaga. … … … … Pagi hari itu saat Sakura terbangun,seraya mengumpulkan kesadaran, dilihatnya langit-langit diatas sana tampak asing seperti bukan di kamarnya. Emerald bergulir memerhatikan sekitar dan akhirnya dia kenali satu tempat ini adalah kamar Itachi. Gadis itu menoleh ke sisi lain. Sesosok kepala berhelaian raven tampak berbaring di dekatnya. Deg─jantung itu berdegup. Awalnya mengira itu Itachi. Tapi melihat tatanan rambut chicken butt itu jelas milik Sasuke. "Sasuke?!" heran Sakura. Batinnya bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi sampai dia bisa tidur satu ranjang dengan lelaki itu. Dari yang asalnya terkejut menjadi tenang setelah dia ingat apa yang terjadi semalam sebelum pingsan, kemudian… "KYAAAA!" mendadak panik, gadis itu menjerit. Sasuke sontak terbangun karena teriakan itu. Saat onyx dan emerald bertatapan, jeritan Sakura semakin menjadi. Gadis itu berangsur menjauh seraya menarik selimut didekatnya dan dia dekap erat-erat menutupi tubuhnya. Sedangkan Sasuke sendiri masih tampak cengo melihat tingkah Sakura. "A-apa yang kau lakukan padaku?" tanya Sakura. "Kau sudah bangun?" Sasuke malah balik bertanya. "Kenapa pakaianku begini?!" Jujur saja yang buat Sakura syok itu sekarang karena dia hanya memakai sepotong t-shirt gombrang sebagai luaran. "Hn." "Kau seenaknya mengganti bajuku?" "Hn." "Kau melihatnya?" "Hn." "Kau lihat?" "Hn." "Semuanya?" "Hn."Sasuke menaikan sebelah alisnya, menatap bosan, sebelum dia gulirkan pandangan dan dengan cueknya lelaki itu beranjak keluar dari kamar. "APA?! DASAR MESUM!" maki Sakura, lekas melempar bantal dan sayangnya meleset tak mengenai Sasuke. … … Sakura sedikit mengintip dari balik lemari. Memerhatikan Sasuke yang tengah menuangkan sup yang sudah dipanaskan ke dalam mangkuk. Menyadari kehadiran Sakura, Sasuke hanya sekilas menatap gadis itu. Tetap bersikap biasa. Tak banyak berkata, Sasuke sodorkan semangkuk bubur ke arah Sakura sementara dia sendiri mulai menikmati sarapannya pagi ini. Kruuukkkk… Lapar memang tak bisa diajak kompromi. Bunyi perut itu cukup terdengar nyaring. Akhirnya dengan berat hati, malu-malu Sakura keluar dari persembunyiannya dan duduk di kursi pada meja makan seberang Sasuke. "Itadakimasu…" ucap gadis itu kemudian. Keduanya tak banyak bicara selama mereka makan. Hanya sesekali Sasuke tampak curi-curi pandang pada Sakura, seolah penasaran. "So… kelihatannya kau sudah sehat." kata Sasuke, melihat Sakura makan begitu lahap. "Uhm," Sakura hanya tersenyum sambil mengunyah makanannya. "Merepotkan…" dengus Sasuke, "Hal bodoh apa yang kau lakukan kemarin sampai jadi seperti ini?" "Hal bodoh?" Emerald terpicing. Sakura mendelik Sasuke, "Kau pikir dirimu tak bertanggung jawab atas apa yang terjadi padaku?" Sasuke mengernyit, "Aku tak lakukan apapun semalam, untuk apa bertanggung jawab?" Brak─sengaja Sakura menggebrak meja. "Memangnya siapa semalam yang sudah berjanji akan menjemputku tapi sama sekali tak datang?! Semua ini gara-gara kau, Sasuke! Gara-gara aku menunggumu. Gara-gara aku masih di sana. Gara-gara itu aku jadi bertemu dengan…" kalimat Sakura mengambang. Jeda sesaat. Sasuke menunggu, tapi ternyata Sakura malah tak selesaikan ucapannya. "Sudahlah…" gadis itu memilih menghindar. "Ada apa?" tanya Sasuke kembali. Tapi sayangnya Sakura hanya menggeleng. Enggan bicara. Dan keheningan pun kembali mengisi keduanya sampai mereka selesaikan acara sarapan bersama pagi itu. ... ... Sasuke perhatikan sejenak gadis musim semi yang sedang berdiri melihat pemandangan dari balkon rumahnya. Dia tahu raut wajah kusut itu menyimpan sesuatu. Entah karena Sakura masih lelah dan sakit, atau memang sedang banyak pikiran. Dalam hati Sasuke menggerutu. Ketika dirasa sepertinya dia memang bersalah pada gadis itu karena insiden semalam. Sasuke tak tahu kalau Sakura akan senekat itu. Benar-benar berjalan pulang sendirian apalagi sampai hujan-hujanan. "Jadi aku yang salah?" tanya Sasuke. Sakura menoleh dan melihat pemuda itu perlahan berjalan menghampirinya. "Kau ingin aku minta maaf karena tak jadi menjemputmu semalam?" "Tidak. Tak perlu minta maaf. Ini tak ada hubungannya denganmu. Tadi aku hanya kesal, makanya sembarangan menuduhmu. Aku begini karena salahku sendiri." ucap Sakura sambil tersenyum samar, sebelum kembali berpaling dan menerawang jauh. Pantas saja ada istilah no rain no rainbow. Lain dengan kemarin, hari ini terlihat cerah. Lewat sejuknya desiran angin dan hangatnya cahaya mentari, Sakura bisa rasakan hawa yang berbeda. Hari baru yang sebenarnya mungkin telah datang, ketika dia mulai menyadari sesuatu. Kejadian kemarin tampaknya memberikan pukulan keras pada Sakura. Menghempaskannya jauh keluar dari pikiran. Namun itu bukan sesuatu yang buruk. Bertemu dengan Konan, mengetahui kabar Itachi, menduga mereka ternyata hidup berbahagia sebagai satu keluarga selama ini, sepertinya sudah cukup. Karena sekarang akhirnya Sakura tahu, sudah saatnya dia pun berubah. Melepaskan semua harapan yang jelas tak akan terwujud. Bahwa Itachi akan kembali padanya. Sakura harus menggerakan kembali waktu dalam hidupnya yang seakan terhenti. "Aku benar-benar bodoh." gumam Sakura pelan. "Hn?" Sasuke mengernyit tak mengerti. Heran ketika tiba-tiba gadis itu tersenyum lembut padanya. Terlebih ketika Sakura mendekat dan membingkai wajahnya. Sejenak menatap dalam onyx. Baru pertama kali ini Sakura benar-benar memperhatikan sosok pemuda itu. Sasuke sebagai Sasuke. Bukan pelampiasan kerinduannya pada Itachi. "Sasuke…" panggil Sakura. Cup─sebuah kecupan ringan mendarat di bibir Sasuke. Serangan tiba-tiba yang menggetarkan jantung pemuda itu. Padahal ini bukan kali pertama mereka berciuman, tapi rasanya ada yang lain. "Terima kasih atas perhatianmu selama ini. Kau benar-benar baik. Maaf kalau aku sudah jahat memanfaatkanmu. Sekarang permainannya sudah selesai. Jadi, kita putus saja ya." "Eh?" "Kau bebas." lanjut Sakura sambil tersenyum lepas seraya berbalik menjauh dari Sasuke. "Sayonara." Grep Langkah Sakura terhenti ketika Sasuke menahan tangannya. "Apa maksudmu?" tanya pemuda itu serius. "Putus." Sakura mengulangi. "Ini sudah tak menarik lagi, Sasuke. Tak ada hal lain yang ingin kulakukan denganmu sekarang. Semuanya sudah selesai." "Selesai katamu? Kau pikir bisa semudah itu? Apanya yang sudah tak menarik lagi?" Bagi Sasuke pernyataan Sakura tadi jelas terasa aneh. Bagaimana mungkin perjanjian mereka berakhir begini saja tanpa alasan pasti. "Apa ini sifat aslimu? Apa selalu begini kelakuanmu? Kau bisa dengan mudah seenaknya membuangku? Kau terbiasa mencampakkan seseorang seperti ini setelah kau anggap tak berguna?" "Aku tak mencampakanmu." bantah Sakura, "Bukan begitu. Kubilang aku ingin mengakhiri semua ini karena aku tak mau lagi memanfaatkanmu. Kau bebas sekarang. Kita hentikan permainan ini. Harusnya kau senang, kan?" "Tidak. Aku sama sekali tidak senang." desis Sasuke. "Kau lupa kau tak bisa seenaknya putuskan hal itu. Kita punya perjanjian kalaupun ini harus berakhir, itu hanya aku yang berhak tentukan." "Iya, aku tahu. Tapi aku sudah putuskan untuk menyerah sekarang." Gadis itu kembali melemah. Sakura menunduk dan tak mampu lagi menahan perasaannya. Air mata yang sempat mengering semalam kembali tumpah. Bagaimanapun juga ini keputusan sulit bagi Sakura. "Aku sudah mantapkan hati untuk melepaskan Itachi." ucapnya terus terang. "Aku bermaksud melupakannya. Yang benar-benar ingin aku campakkan kali ini adalah sosoknya di hatiku. Dan karena itulah bagimu permainan ini tentu sudah tak menarik lagi. Kita tak punya alasan untuk terus bersama…" "Ada satu alasan dariku." sela Sasuke, "Aku masih punya alasan mengapa aku tak bisa biarkan kau pergi, Sakura." Onyx menatap intens emerald. "Tidak…" Dari hal itu Sakura bisa tebak sesuatu, "Jangan katakan kalau kau…" "Ya, aku mencintaimu, Haruno Sakura." jawab Sasuke tegas. . . . =0=0=0=0=0=0= TBC... Next to Chapter 7 =0=0=0=0=0=0=
7 months ago
Iwan
Kumpulan Cerita SEX
Cerita Ngentot Chika si gadis perawan Hai… pencinta Cerita Dewasa Indonesia! cerita sex kali ini terjadi sebulan yang lalu! gw akan cerita dari awal mengapa bisa terjadinya ngentot cewek perawan untuk pertama kalinya... Nama gw Wira , gw kuliah di Read more ... salah satu university negri di Jakarta... gw punya temen kuliah di bagian Design di jakarta juga... namanya Chika ( bukan chika yang dari bandung lo ), umurnya 21 tahun, ukuran bra nya 33 B, perawakan tinggi 173cm, beratnya gw kurang tau pokoknya langsing, padat dan aduh hai montoknya! Cerita ini berawal sewaktu gw maen ke apartementnya... kebetulan chika anak orang kaya, ortunya punya apartment di malaysia... minggu pertama kita sering kali bertemu di mall, ato bioskop... kadang hanya sedikit nyerempet ngebahas ttg masalah cowoknya nah, suatu hari kita nonton midnight nich... ( santai bos, blum ada adengan dewasa 17tahun )... nonton nya ga seberapa seru, soalnya nonton 007 Quantum of Solace, awal nonton duduk masih biasa, tapi dah 1 jam lebih mulai dech duduknya menempel! kebetulan dudukan tangan pada kursi bisa diangkat, jadi mayan deh... kekekek... ga lama kemudian, chika minta di peluk, karena dingin nya AC di bioskop itu! yah gw pikir, kesempatan deh dalam kesempitan... tapi masih polos, gw pikir, yah namanya orang kedinginan butuh kehangatan... gw peluk deh... gw usap-usap tangannya ampe yang ada malah ade gw minta... celana dah sempit, kebetulan siska cuma pake hot pants, t-shirt ketat warna putih dan agak transparan!hihihi..jadi ngaceng lagi nyeritain kisah seks ini! setelah ampir 30 menit usap sana - sini, mulai deh, gw bilang: Chika, duduknya nyandar ke badan gw ajah, biar lebih angetsiska tanpa pikir panjang ato nolak, langsung duduk nyandar ke badan gw... rasanya nikmat bro... pas nonton, tiba-tiba Chika bunyi... uch....!!! gw tanya ada apa...? chika bilang: kok ada yang ngeganjel yah di pinggang belakang sayang, gw cuma minta maap, n bilang kalo paha gw gatel, jadi ga sengaja kecolok!hihihihihi... ( padahal Mr P gw udah ga tahan nich ) kejadian di bioskop cuma rangkul, peluk dan usap belaka kok... tapi karena hal itu, chika jadi beda ma gw... dari bioskop kita pulang jam 1.25 subuh... jalan ke rumahnya, kira-kira 25menitan!di deket rumahnya ( apartment ), ada hotel mesum aka hotel Short time, gw isenk nanya ma chika... gw boleh ga ikut tidur di rumah loe ka? klo ga gw belok sini deh, chika cuma bilang : cuma nginep yah wir, ga ngapain kan....?, ane cuma jawab: oke deh, nginep doank,ga ngapai ngapain kok saying!. Horaiiii… akhirnya ada tanda2 bagus nich, bisa nginep!hehehehe…. Apartementnya lantai 22, ada 1 ruang tidur, 1 dapur, 2 kamar mandi, dan 1 ruang tamu! pas sampai di sana, chika bilang: wir, gw bikin tugas akhir dulu yah, klo mo bobok, bobok ajah dulu... gw cuma bilang: okey sayang, tapi pengen di cium bobo dulu donk cinta... ( pura-pura manja!kekeke… )... trus si chika bilang apaan sich, kayak anak kecil ajah, nanti kalau dah bobok, di cium di mimpi, katanya!hi mod : pasrah. ya udah gw tidur-tiduran di sofa, sebelah chika... chika ngerjain tugasnya sampe jam 2.30 subuh... pas chika, mo matiin lampu, ehhh gw terbangun n pas lampu mati, gw langsung dia peluk dari belakang, dan gw cium bibirnya yg begitu mengoda.... chika ga bicara ato nolak sama sekali perlakuan gw, awalnya chika cuma diem dan kaget... tapi lama-lama permainan lidah pun terjadi!hihihi.... sesekali, chika mendesah... uhhhh... soalnya tangan gw juga pengen ikut ambil bagian di perut dan dadanya!pergulatan lidah terjadi sekitar 10menitan, dan chika bilang udah yah sayang... gw cuma bilang, tar lagi cinta... udah ga tahan nich... trus gw buka bajunya sedikit, dan chika buka semuanya!asoiiiiiii…..akhirnya lampu hijau sudah terbuka! dan gw makin puas maenin toketnya yang montok dan aduhai... niples nya aduhai, sambil dibuka, ane plintir-plintir, ane usap-usap, ane cium-cium ampe ane kulum-kulum tuch putingnya yg bewarna pink! tiap gw maenin putingnya, chika suka, uhhhh.... ahhhh.... ahhhhh.... lagi yang cepet.... ga sadar, kami pun dah di sofa tempat ane tiduran... posisi kami, dah kayak orang pacaran... chika tanpa busana, hanya g-string warna hitam! permainan lidah yang berulang dan permainan puting yang berkali-kali membuat gw ga tahan, dan meraba-raba bagian paha chika!chika cuma bilang: harus sopan yah...!!? , gw cuma senyum dan masuk deh tangan gw ke dalam g-string nya yang wow bikin kontol gw ngaceng ... gw usap2 dan raba dan sedikit tekan lubang memeknya... sesekali chika merintih, ohhhhhh...... mendengar itu smua, ngebuat gw makin semangat... Akhirnya ane buka seluruh CD g-string nya dan gw jilatin tu memek ampe si chika merintih, wirr ga tahan...... ooohhhhh.... oooh........ gw juga ga tahan, akhirnya gw buka celana panjang dan boker gw, dan chika jilatin deh kontol gw juga, dah kayak posisi 69 deh maknyus banget.... akhirnya kontol udah kepingin langsung masuk tu ke memeknya si chika bugil!trus gw arahin ke mulutnya... pas kontol gw ada di mulutnya ganti posisi, ane tiduran dan chika merangkak, mengulum kemaluan gw... akhirnya sekitar 8 menit di kulum, ane muncrat deh di mulutnya... chika cuma bilang: kok asin sich, tapi enak... mau lagi donk sayang ane cuma bilang dalam hati, wah gawat, musti cepet recovery nich... ambil gw recovery, gw n chika istirahat bentar, ambil minum dan usap-usap doank tu kulit mulusnya... trus chika cerita, dulu tiap kali jadian, mantan-mantannya selalu minta ML alias ngentot ma dia, tapi chika tolak dan putusin, tapi skarang chika malah lakuin sama gw! nah, gw cuma bilang, hihihi… chika cuma ketawa dan senyum... akhirnya.....chika buka tuh pahanya.... arahin kontol gw ke lubang merah muda memeknya... trus gw bilang: masih perawan kan sayang? , chika jawab masih, jadi jangan crot di dalem yah sayang, di mulut lagi ajah, takut hamil... tuturnya dengan kepolosannya, dan kebetulan gw ga suka ngentot pake kondom... jadi gw masukin pelan-pelan tuch senjata andalan gw... sedikit demi sedikit rintihan dari mulut imoet chika keluar, dan mulai mengeras... matanya terbelalak dan giginya menggigit bibir bagian bawahnya, ane tanya: sakit ya sayang? klo sakit bilang yah!, chika cuma senyum..... akhirnya setelah ampir 4 menit ane pelan-pelan ane dah masuk 1/5 dan coblos deh dinding nya... pas chika di coblos, ada sedikit rintihan dan teriakan... uhhhhhhh sakiiiiit..... opsttttttttt..... ahhhhhhhhhhh......... pas dah di dalam, ane diem sejenak, terasa tiap dinding memompa kontol gw... rasanya enak dan nikmat bener bener maknyus ni ngentot si chika perawan, akhirnya ane posisi tiduran dan chika duduk di atas ane... dan mulai deh... one, two, three.... mainkan.... chika main kuda-kudaan di atas gw, dan mulai dari bunyi-bunyi aneh.... aaaaaaaahhhhh..... ooooohhhhh..... aaaaahhhhhh..... dan ga lama kemudian, basah deh.... ternyata chika masturbasi duluan.... trus gw telentangin tu si chika, dan ane genjot terus sampe toketnya ngenceng dan nafasnya engos engosan... gw cium dan akhirnya ane semprotkan tu sperma gw di dalem memeknya! chika, cuma nangis dan senyum, soalnya baru pertama kali ML dan keperawanan nya gw embat!chika dan ane tertidur ampe jam 9 pagi! dan pagi-pagi ane mandiin tu si chika... mandi berdua juga... trus ane buka in situs gw bilang sama chika, ada cerita horor, seru mau baca ga...? (kebetulan chika seneng film horor ), chika bilang mau donk sayang ( padahal ane bukain ttg cerita ngentot dewasa 17 tahun! Trus gw bilang, baca dulu ya ntar kasi comment! Trus pas chika baca, matanya bingung dan pas ane lagi sarapan, chika kok kayak merem - melek sendiri!hihihihi….. trus sesekali bunyi ahhh... ternyata oh ternyata, chika terangsang, tangan nya masuk ke dalam CD dan usap2 sendiri tu mekinya setelah sarapan ane tanya ma chika, mau ngentot lagi saying? chika cuma senyum dan bilang, coba lagi yah kayak di cerita dewasa 17 tahun... kayaknya asik... dan akhirnya chika mulai terangsang deh... dan ane maenin tiap game dengan memberi bacaan seru dari ceritaindonesia.info! cerita sex ini sampai sekarang masih terus terjadi setiap hari! Chika ohh chika sunguh indahnya dunia ini setelah ngentot denganmu dan untuk pertama kalinya ngedapatin gadis perawan!
7 months ago
Rumah
Makalah; Sejarah Rasulullah bag2 oleh; Al-Hafiz Abdul Ghani bin Abdul Wahid Al-Maqdisy
Sejarah Rasulullah ] Indonesia –  Indonesian – [ إندونيسي     Al-Hafiz Abdul Ghani bin Abdul Wahid Al-Maqdisy     Penerjemah:Indonesia  Murajaah: Abu Ziyad   Maktab Dakwah Dan Bimbingan Jaliyat Rabwah   2011 - 1432   LANJUTAN BA Read more ... GIAN 2   Senjata-senjata Rasulullah saw -Beliau memiliki 3 tombak yang diperoleh dari Bani Qoinuqa. -Rasulullah saw juga memiliki 3 busur panah, masing masing bernama: Rauha’, Sauhath, dan si Kuning (karena berwarna kuning). -Beliau memiliki perisai yang terdapat ukiran kepala kambing. Beliau tidak menyukainya. Maka keesokan harinya Allah menghilangkan ukiran tersebut. -Pedang beliau yang bernama Dzul Fikar didapatkan saat perang Badar. Pada saat-saat Perang Uhud, beliau bermimpi tentang pedang itu. Dulu pedang tersebut milik Munabbih bin Hajjaj as Sahmi. Disamping itu beliau memiliki 3 pedang dari Bani Qoinuqa’, yaitu: Pedang dari timah putih, Pedang yang bernama Battar, dan Pedang yang bernama al Hatf. Beliau juga memiliki pedang yang diberi nama mikhdam dan rasub yang diperoleh dari penghancuran fulus nam sebuah berhala suku Thay. Anas ra berkata: “Sarung dan pegangan pedang serta untaian rantai pedang Rasulullah saw terbuat dari perak.” Rasulullah saw memperoleh dari senjata Bani Qainuqa du buah baju besi yang diberi nama as-Sa’diyah dan Fiddhoh. Muhammad bin Salamah meriwayatkan: “Saya melihat Rasulullah saw pada perang Uhud mengenakan dua baju besi yang bernama zat al-fudhul dan fidhoh dan pada perang khibar mengenakan zat al-fudhul dan as-sa’diyah.”         Ciri-Ciri Rasulullah saw Anas bin malik ra berkata: “Abu Bakar as-Shiddik ra jika melihat Rasulullah saw datang, ia melantunkan sair: Orang jujur, pilihan Allah, mengajak pada kebaikan Habis gelap, terbitlah terang Abu Hurairah ra berkata: Umar bin Khattab melantunkan syair Zuhair bin Abi Salma, (seorang Penyair Jahiliah) berisi tentang pujian pada Harim bin Sinan: Andai boleh kuserupakan dengan benda Kau adalah penerang di bulan purnama Lalu Umar dan teman-teman duduknya berkata: “Itulah Rasulullah saw, tiada seorang pun menyerupainya“ Ali bin Abi Thalib berkata: “Warna kulit Rasulullah saw putih kemerah-merahan; matanya sangat hitam; rambut dan jenggotnya sangat lebat; halus bulu dadanya; lehernya bagai teko dari perak; dari dada atas hingga pusarnya terdapat bulu yang memanjang seperti pedang, tidak terdapat bulu lain di perut dan dadanya selain itu; telapak tangan dan kakinya tebal;bila berjalan, melakukannya dengan cepat seakan-akan menuruni sebuah bukit; bila menoleh, menoleh dengan seluruh badannya; keringatnya bagai mutiara dan baunya lebih harum dari  wangi minyak kasturi; tidak tinggi dan tidak pendek; tidak berkata buruk dan jahat; tak pernah aku menjumpai orang sepertinya.“ Dalam riwayat lain: di antara pundaknya terdapat tanda kenabian yang juga dimiliki nabi-nabi yang lain; sangat dermawan, pemaaf, jujur tutur katanya, menepati janji, lembut perangainya, mulia pergaulan, orang yang melihatnya pasti akan segan padanya, dan siapa yang bergaul dengannya pasti akan mencintainya. Yang pernah melihatnya mengatakan:  tak pernah aku menjumpai orang sepertinya.“ Al-Barra’ bin Azib berkata: Postur tubuh Rasulullah SAW sedang, dadanya bidang; rambutnya panjang hingga telinga bawah; aku melihatnya mengenakan pakaian merah, tak pernah kulihat orang setampan dia“ Ummu Ma’bad al Khuzai berkata: "Rasulullah SAW adalah sesosok lelaki yang tampan; bersinar wajahnya; baik akhlaknya; perutnya tidak gendut; tidak kecil kepalanya; hitam matanya sangat hitam; bulu matanya lebat dan lentik; suaranya berwibawa; lehernya bersih bersinar; jenggotnya lebat; alisnya tipis memanjang dan bersambung satu dengan yang lain; jika diam berwibawa; jika berbicara, tutur katanya indah; sedap dipandang dari jauh maupun dari dekat; manis bicaranya, jelas, tidak terlalu singkat dan tidak bertele-tele; bahkan seperti untaian mutiara. Postur tubuhnya sedang; tidak terlalu tinggi, atau terlalu pendek sehingga diremehkan orang lain, paling tampan diantara siapapun. Cabang diantara dua cabang; paling tampan diantara siapapun, dan terhormat. Dia memiliki para sahabat yang senantiasa bersamanya, mereka diam bila beliau berbicara, dan segera bergerak bila dia memerintahkan sesuatu. Dia tidak pernah terlihat cemberut atau menampakkan muka sebagai orang bodoh.          Anas bin Malik al Anshari ra  menyebutkan ciri-ciri Rasulullah saw dengan perkataannya: “Rasulullah saw perawakannya sedang. Tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu pendek. Mukanya bercahaya tidak putih sekali dan tidak coklat. Rambutnya tidak keriting dan tidak lurus tetapi bergelombang.” Hind bin Abi Halah berkata: “Rasulullah SAW mulia dan dimuliakan. Mukanya bersinar seperti bulan purnama. Lebih tinggi dari orang yang sedang tingginya dan lebih pendek dari orang yang jangkung. Kepalanya besar, rambutnya bergelombang, jika disisir akan tertata bagus jika dibiarkan rambutnya tidak melebihi daun telinganya. Mukanya bercahaya, keningnya lebar, alisnya tipis memanjang, lebat tidak menyambung, diantara alisnya urat yang mengeluarkan keringat ketika beliau marah. Hidungnya mancung bercahaya. Jenggotnya tebal. Hitam bola matanya sangat pekat. Pipinya rata dan halus. Mulutnya lebar, giginya putih bagus dan renggang. Memiliki bulu halus yang memanjang dari dada sampai pusar. Lehernya seperti leher boneka yang berkilau bagaikan perak. Perawakannya sedang, berbadan besar dan berisi, dada dan perutnya rata, dadanya bidang. Badannya putih terdapat bulu halus yang memanjang seperti garis dari dada sampai pusarnya, tidak terdapat bulu lain di dada dan perutnya selain itu. Tangan dan pundaknya berbulu lebat. Dadanya lebar, lengan tangannya panjang, telapak tangannya lebar. Kulit telapak tangan dan kakinya tebal. Jari-jarinya bagus, ruas jarinya lurus. Lekukan telapak kakinya dalam, bagian atas telapak kakinya sangat rata dan halus. Melangkah dan berjalan tidak cepat dan tidak pelan. Kadang berjalan cepat seakan-akan sedang menuruni bukit. Jika menoleh, menoleh dengan seluruh badannya. Selalu menundukkan pandangan, lebih sering memandang ke bawah dari pada ke atas, tatapannya lebih banyak tatapan yang memperhatikan. Menggiring para sahabatnya dan memulai salam kepada siapa saja yang ditemuinya.”   Akhlak Rasulullah saw Rasulullah SAW adalah manusia yang paling pemberani. Ali bin Abi Thalib bertutur: “Bila perang tengah berkecamuk, kami berlindung kepada Rasulullah saw“. Beliau orang yang paling dermawan. Tak pernah menolak permintaan orang lain.  Orang yang paling lembut.  Orang yang pemalu, lebih pemalu dari seorang gadis yang dipingit. Pandangan tidak tertuju hanya pada satu orang. Tidak pernah balas dendam saat disakiti orang lain, atau marah atas perbuatan jelek orang padanya; kecuali jika hukum-hukum Allah SWT dilanggar, maka balas dendam yang dia lakukan semata-mata karena Allah SWT. Bila marah karena Allah  SWT tiada seorang pun yang berani membantah. Siapa pun, baik yang kuat, lemah, jauh maupun dekat diperlakukan sama olehnya. Tidak pernah mencela makanan; bila menghendaki, beliau makan; bila tidak suka, beliau tinggalkan. Tidak pernah makan dengan bersandar, atau pun di meja makan. Tidak pernah menolak makanan yang boleh untuk dimakan; bila hanya menjumpai kurma, atau hanya roti kering, atau daging panggang beliau makan, atau hanya roti dari gandum, beliau makan seadanya. Bila ada susu, cukup beliau minum itu saja.Pernah  makan semangka basah. Beliau menyukai manisan dan madu. Abu Hurairah ra berkata: “Sampai wafatpun Rasulullah SAW tidak merasa  pernah kenyang, meski hanya dengan roti gandum“   Pernah terjadi pada keluarga Muhammad SAW selama tiga bulan, tiada nyala api di rumahnya (memasak) makanan mereka hanya kurma dan air. Menerima dan makan hadiah, serta membalasnya; dan tidak menerima sedekah. Tidak berlebihan dalam berpakaian dan makanan; berpakaian dan makan seadanya. Menambal sandal dan baju sendiri, membantu aktifitas rumah tangganya. Menjenguk orang sakit. Sangat tawadhu’. Menghadiri  undangan siapa saja baik kaya, fakir, orang berada maupun orang rendahan. Mencintai orang-orang miskin; menjenguk mereka yang sakit dan melayat jenazah mereka. Tidak menghina orang fakir karena kefakirannya dan tidak takut pada penguasa karena kekuasaannya. Mengendarai kuda, onta, keledai, dan bagal. Memboncengkan budak atau yang lainnya. Tidak membiarkan orang lain berjalan di belakangnya seraya berkata:“Biarkan di belakangku untuk para Malaikat“ Mengenakan kain wol, memakai sandal yang ditambal. Pakaian yang amat beliau sukai adalah jubah yang terdapat warna merah dan putih,  terbuat dari kain Yaman     Cincin dan matanya terbuat dari Perak.Dipakai di jari manis kanan, dan terkadang di sebelah kiri. Pernah mengganjal perutnya dengan batu karena menahan lapar, padahal Allah telah memberikan kunci -kunci pembendaharaan langit dan bumi, tetapi beliau enggan menerimanya dan lebih memilih akherat. Ia banyak berdzikir dan sedikit main-main. Memanjangkan shalat dan menyingkat khutbah. Paling murah senyum, berseri-seri wajahnya padahal ia selalu sedih dan banyak pikiran. Menyukai wangi-wangian, membenci bau yang tidak sedap. Bersahabat dan menghormati orang-orang mulia, tidak pernah bermuka masam dan ramah pada siapapun. Mentolerir permainan yang tidak dilarang, bergurau, dan tetap berkata benar dalam gurauannya, memaafkan orang-orang yang meminta maaf.  Memiliki budak laki-laki dan perempuan; pakaian dan makanannya tidak pernah melebihi mereka. Waktunya hanya dihabiskan untuk ibadah pada Allah, atau memenuhi kebutuhan diri dan keluarganya.Menggambalakan kambing, dan berkata:“Seluruh nabi melakukan gembala kambing“   Aisah ra pernah ditanya tentang akhlak Rasulullah saw, maka dia pun menjawab:”Akhlak beliau adalah alQur’an”. Marah dan ridhanya berpijak padanya. Dalam riwayat yang shahih dari Anas bin Malik ra berkata: Tidak pernah aku menyentuh sutera yang lebih halus dari telapak tangan Rasulullah saw, dan tidak pernah aku mencium bau yang lebih harum dari aroma tubuh Rasulullah saw. Setelah aku melayaninya selama 10 tahun, tak pernah sekalipun ia berkata:“cih“. Dan tidak pernah mengatakan terhadap apa yang kulakukan:“Kenapa kau lakukan itu?“.Dan tidak pernah mengatakan terhadap apa yang tidak kulakukan:“Mengapa tidak kau lakukan itu? Allah telah mengumpulkan dalam dirinya kesempurnaan akhlak, keindahan perilaku. Allah memberikan padanya ilmu orang-orang terdahulu dan yang akan datang[1], yang di dalamnya terdapat keberuntungan dan keselamatan.Padahal ia adalah ummi, tidak bisa membaca dan menulis dan tidak memiliki guru dari kalangan manusia. Tumbuh di negeri yang tandus dan terbelakang. Allah memberikannya sesuatu yang tidak diberikan pada siapapun dari makhluknya, dan telah memilihnya diantara makhluk-makhlukNya, baik yang lalu maupun yang akan datang.Semoga Allah selalu memberikan shalawat kepadanya hingga hari akhir.   Mukjizat-Mukjizat Rasulullah SAW -Mukjizat teragung dan kejelasannya telah terbukti adalah al-Qu’ar al-Karim; yang tidak datang padanya kebatilan baik dari depan maupun dari belakangnya, yang diturunkan dari Tuhan Yang Maha Bijaksana lagi Maha Terpuji; yang menjadikan para ahli Bahasa dan orang-orang yang fasih harus bertekuk lutut; mereka tidak mampu membuat kalimat-kalimat serupa dengan alQur’an walau hanya 10 surat, atau 1 surat, bahkan hanya 1 ayat. Orang-orang musyrik pun mengakui kemukjizatannya, bahkan para penentang Islam orang-orang atheis pun meyakini kebenarannya. -Orang-orang musyrik pernah meminta Rasulullah SAW untuk menunjukkan satu mukjizat, maka beliau pun menunjukkan dengan terbelahnya bulan hingga hampir terpisah menjadi dua bagian.itulah maksud ayat Allah di surat alQomar ayat 1: Telah dekat datangnya saat itu dan telah terbelah bulan. -Rasulullah saw berkata:“Sesungguhnya Allah Ta’ala menghimpun bumi untukku, hingga aku melihat bagian timur dan baratnya. Dan kekuasaan umatku akan mencapai apa yang telah dihimpun Allah itu“. Dan Allah membuktikan kebenaran perkataan Rasulullah SAW tersebut, dengan tercapainya kekuasaan umatnya yang meliputi ujung timur dan ujung barat, dan tidak tersebar ke utara dan selatan. -Rasulullah saw terbiasa berkhutbah di atas potongan batang kurma, suatu ketika beliau membuat mimbar, dan berdiri di atasnya, maka terdengarlah tangisan dari batang kurma seperti tangisan..... -Diantara mukjizat yang lain adalah terpancarnya air dari sela-sela jemarinya, terjadi tidak hanya sekali. -Bertasbihnya kerikil di telapak tangannya, lalu beliau menaruhnya di telapak Abu Bakar, lalu Umar, lalu Usman,  dan kerikil itu tetap bertasbih. -Para Sahabat mendengar makanan bertasbih pada saat Rasulullah saw bersama mereka, sementara makanan tersebut sedang disantap. -Bebatuan dan pepohonan mengucapkan salam pada Rasulullah saw pada malam beliau diangkat jadi Rasul. -Paha kambing yang beracun berbicara pada Rasulullah saw. Orang-orang yang makan kambing beracun bersamanya meninggal dunia, sementara beliau meninggal 4 tahun kemudian. -Serigala bersaksi atas kenabian Rasulullah saw. -Suatu ketika, beliau dalam perjalanan, dan melewati seekor unta yang kehausan dan minta minum padanya. Maka tatkala melihat onta tersebut berjalan dengan menyeret kaki dan meletakkan leher depannya, beliau bersabda: “sesungguhnya dia mengeluh karena terlalu banyak kerja dan diberi makan sedikit” -Di saat yang lain beliau masuk sebuah tembok yang dibalik tembok itu terdapat onta. Tatkala onta tersebut dilihat Rasulullah saw, ia merintih dan menangis. Maka beliau pun berkata pada pemiliknya:”Sesungguhnya ia mengadu padaku, bahwa engkau membuatnya kelaparan, dan menjadikannya letih (karena banyak kerja). -Suatu saat beliau masuk sebuah tembok yang lain, dan dibalik tembok itu terdapat 2 ekor onta jantan. Sementara pemiliknya kesulitan untuk menggiring keduanya (karena berontak). Ketika salah satu onta  tersebut melihat Rasulullah saw, tiba-tiba duduk menderum di hadapannya. Maka Rasulullah saw pun menenangkannya dan membawanya pada pemiliknya. Onta kedua pun melakukan hal yang sama. -Suatu saat beliau tidur dalam sebuah perjalanan, tiba tiba datanglah sebuah pohon, membelah bumi dan tegak menaungi Rasulullah saw. Tatkala beliau bangun, diceritakanlah kejadian tersebut padanya. Maka beliau pun bersabda: “Pohon tersebut telah minta ijin pada Tuhannya untuk mengucapkan salam pada Rasulullah saw, lalu Tuhan pun mengijinkannya. -Beliau menyuruh 2 batang pohon untuk berkumpul, maka keduanya pun berkumpul. dan menyuruh keduanya untuk berpisah kembali, maka keduanya pun berpisah. -Seorang Arab Badui minta pada Rasulullah saw untuk menunjukkan sebuah mukjizat, maka beliau pun memanggol sebatang pohon. Pohon tersebut langsung memotong akarnya dan datang kehadapan Rasulullah saw. Tatkala beliau menyuruhnya untuk kembali, kembalilah pohon tersebut ke tempatnya semula. -Beliau ingin memotong 6 ekor onta gemuk. Tiba-tiba keenam ekor onta tersebut mendekat padanya, hingga beliau dapat dengan mudah menyembelihnya satu demi satu. -Beliau mengusap tetek kambing betina yang tidak hamil, dan tidak dikawini pejantan, maka mengalir deraslah susu dari tetek kambing tersebut. Beliau pun meminumnya dan memberikannya juga pada Abu Bakar.Kisah semacam ini juga terjadi di kemah Umi Ma’bad al Khuzaiyah. -Salah satu bola mata Abu Qotadah bin Nu’man adz Dzofari keluar hingga jatuh di tangannya, lalu Rasulullah saw pun mengembalikannya. Maka  mata tersebut menjadi paling bagus dan tajam dibanding mata yang sebelahnya. Diriwayatkan????... -Kedua mata Ali bin Abi Thalib ra pernah sakit , lalu Rasulullah saw pun meludahinya. Maka sembuhlah saat itu juga. Dan tidak pernah sakit mata lagi. Dia juga didoakan Rasulullah saw saat sakit, lalu sembuhlah ia. Dan setelah itu tidak pernah lagi mengeluh kesakitan. -Kaki Abdullah bin Atik al Anshari pernah sakit, lalu diusaplah oleh Rasulullah saw. Saat itu juga kakinya sembuh. -Kematian Ubay bin Khalaf al Jumahi pada perang Uhud  telah dikabarkan sebelumnya oleh Rasulullah saw. Beliau hanya menggoresnya sedikit, lantas meninggal  -Sa’ad bin Muadz berkata pada Umayyah bin Khalaf, saudara  Ubay bin Khalaf: “Saya mendengar Muhammad sesumbar bahwa dia yang akan membunuhmu.” Maka pada Perang Badar terbunuhlah dia dalam keadaan kafir. -    Sebelum terjadi perang Badar beliau mengkabarkan tempat-tempat yang akan menjadi letak tewasnya orang-orang musyrik. Beliau berkata: “Ini tempat tewasnya Fulan besok insya Allah, ini tempat tewasnya Fulan besok insya Allah.“ Hal itu pun terbukti -          Beliau mengkabarkan bahwa, ada beberapa kelompok umatnya yang akan berjihad mengarungi lautan, dan Umi Haram  binti Milhan termasuk diantara mereka. Dan terbuktilah perkataan Beliau -          Beliau berkata pada Usman:“Engkau akan ditimpa musibah besar. Ternyata Usman mati terbunuh. -          Dan beliau berkata pada Hasan bin Ali: “Sesungguhnya cucuku ini seorang tokoh, semoga Allah mendamaikan 2 kelompok orang-orang mukmin yang bertikai melalui perantaraannya.“ Dan terbuktilah perkataan beliau. -    Kematian al Aswadal Ansi al Kadzdzab dikabarkan pada Malam ia terbunuh, dan siapa pembunuhnya, padahal ia di San’a Yaman. Demikian pula kematian Kisra. -    Beliau memberitahukan tentang Syaima’ binti Buqailah al Azadiyah, bahwasanya ia diangkat dengan mengenakan kerudung hitam di atas bagal kelabu,  kemudian hal ini terbukti pada zaman Abu Bakar asSiddik ra pada tentara Khalid bin Walid. -    Perkataan Beliau pada Tsabit bin Qois bin Syimas: “Engkau akan hidup mulia dan mati syahid.“ Maka hal itu terbukti, dia hidup mulia dan mati syahid dalam perang Yamamah. -    Perkataan beliau tentang seseorang yang mengaku dirinya Islam, dan ikut terjun di medan perang:“Sesungguhnya ia termasuk ahli neraka“. Maka Allah pun membuktikan perkataannya, orang tersebut mati bunuh diri. -    Doa beliau untuk Umar bin Khatab sebelum islamnya. Maka keesokan harinya, ia pun masuk Islam. -    Doa beliau untuk Ali bin Abi Thalib agar Allah menghilangkan panas dan dingin darinya. Maka Ali pun tidak merasa panas dan dingin lagi setelah itu. -    Doa beliau untuk Abdullah bin Abbas agar dipahamkan oleh Allah ilmu-ilmu agama dan tafsir. Hal itu terbukti hingga dijuluki  Lautan Ilmu karena banyaknya ilmu yang ia kuasai. -    Doa beliau untuk Anas bin Malik agar panjang umur, banyak anak dan harta, serta diberkahi Allah. Terbukti dengan lahirnya 120 anak kandungnya, memiliki kebun kurma yang berbuah 2 kali dalam setahun, dan hidup hingga mencapai usia 120 tahun atau sekitar angka itu. -    Utaibah bin Abu Lahab merobek baju dan menyakiti beliau. Maka berdoalah beliau memohon pada Allah agar ia mendapat bencana dengan ulah seekor anjing diantara anjing-anjingnya. Dia pun dibunuh oleh singa di Zarqa, daerah Syam. -    Beliau mendapat pengaduan atas kemarau yang berkepanjangan, dan tiada turun hujan, sementara saat itu beliau berkhutbah jum’at di atas mimbar. Maka beliau pun berdoa, sementara di langit tak ada gumpalan awan. Secara tiba-tiba datanglah mendung yang bergulung-gulung sebesar gunung, dan turunlah hujan yang berkepanjangan hingga hari jum’at berikutnya. Dan muncullah pengaduan pada beliau atas banyaknya hujan tersebut, sehingga beliau pun berdoa kembali. Dan hujan pun terhenti, hingga orang-orang keluar dari rumah mereka berjalan di bawah terik matahari.       -    Beliau memberi makan pasukan perang Khandak yang berjumlah ribuan, juga hewan ternak dari sebuah wadah kecil yang biasa untuk menakar gandum atau lebih kecil dari itu. Mereka pun kenyang dan ketika beranjak pergi, sisa makanan pun masih seperti semula. -    Dan beliau memberi makan pasukan perang Khandak juga dengan sedikit kurma yang dibawa oleh putri Basir bin Sa’ad. Sebenarnya kurma tersebut untuk ayah dan pamannya, Abdullah bin Rawahah. -     Beliau menyuruh Umar bin Khatab untuk memberikan bekal pada 400 orang pasukan berkuda dengan  sedikit kurma. Setelah hal tersebut dilaksanakan, sisa kurma tetap seperti semula, seakan tidak berkurang sedikitpun. -    Beliau memberi makan 80 orang di rumah Abu Thalhah dengan beberapa potong roti dari gandum yang jumlahnya sangat sedikit, bahkan Anas yang menghidangkannya, membawa roti yang sedikit tersebut cukup diapit dibawah ketiaknya. Namun mereka merasa kenyang seluruhnya. -    Beliau memberi makan para pasukan dengan makanan dari sebuah wadah milik Abu Hurairah hingga mereka kenyang seluruhnya. Lalu beliau mengembalikannya dan masih ada sisa. Beliau pun mendoakannya. Maka Abu Hurairah pun senantiasa makan makanan dari wadah itu selama hidup Rasulullah, Abu Bakar, Umar dan Usman. Tatkala Usman terbunuh, wadah  tersebut ia hadiahkan pada seseorang. Dan dalam riwayat darinya(Abu Hurairah), wadah tersebut mampu menampung 3000 gantang makanan tatkala dibawa jihad fi sabilillah. -    Ketika menikah dengan Zaenab, beliau memberi makan para tamu dari sebuah mangkuk buatan yang merupakan hadiah dari Ummu Sulaim untuk Zaenab. Makanan yang diambil dari mangkuk tersebut senantiasa tetap, tak berkurang. -    Pada saat Perang Hunain, beliau melempar pasukan musuh dengan segenggam pasir. Dengan pertolongan Allah, musuh dapat dikalahkan. Diantara mereka ada yang berkata:“tak seorang pun diantara kami yang luput dari siraman pasir, semua mata terkena siraman tersebut. Allah berfirman dalam peristiwa ini: Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Allahlah yang membunuh mereka, dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allah-lah yang melempar. (surat al Anfal:17) -    Seratus orang kafir Qurais menunggu beliau di luar rumah, dan bermaksud membunuhnya. Namun begitu beliau keluar, dan menyiramkan pasir ke kepala mereka, mereka tak sanggup melihat Rasulullah yang berlalu di hadapan mereka. -    Suraqah bin Malik bin Ju’sam mengejar beliau  saat perjalanan hijrah ke Madinah. Pengejaran itu dia lakukan karena ingin membunuh atau menawannya. Tatkala jarak antara dia dan Rasulullah telah dekat, Rasulullah pun berdoa dan Allah mengabulkan dengan terperosoknya kaki kuda Suraqah ke dalam tanah. Dia pun berteriak minta tolong pada Rasulullah. Maka tatkala Rasulullah berdoa kembali, kaki kuda Suraqah pun dapat keluar dari himpitan tanah kembali. Mukjizat-mukjizat beliau yang lain masih banyak, sebagai bukti kenabian dan akhlaq beliau yang suci tetapi kami cukup menyebutkan sebagiannya saja.      10 Sahabat yang dijamin Masuk Surga   1. Abu Bakar as Siddiq ra Nama aslinya adalah Abdullah bin abi Quhafah. -Ayahnya, Abu Quhafah  yang nama aslinya adalah Usman bin Amir bin Amr bin Ka’b bin Sa’d bin Taim bin Murrah bin Ka’b bin Lu’ai bin Ghalib atTaimiy al Qurosy bertemu silisilah/ keturunan dengan Rasulullah saw di Murrah bin Ka’b. -Ibu Abu Bakar adalah Ummul Khair Salma binti Shokhr bin Amir bin Ka’b bin Sa’d bin Taim bin Murrah -usia beliau 63 tahun, sama seperti Rasulullah saw. Dia termasuk orang yang pertama masuk islam. Manusia terbaik setelah Rasulullah saw. Mengemban kekhilafahan selama 2,5 tahun. Riwayat-riwayat lain menyebutkan 2 tahun 4 bulan kurang 1 hari; 2 tahun;20 bulan   - Putera-puterinyanya a .Abdullah, awal masuk islam sehingga termasuk sahabat. Diasaat Rasulullah saw dan Abu Bakar bersembunyi di dalam goa menghindari kejaran kafir Quraisy, ia pernah masuk goa itu juga. Dia terkena anak panah di Thaif, meninggal di saat ayahnya mengemban khilafah. b. Asma’, pemilik dua ikat pinggang. Istri Zubeir bin Awwam. Hijrah ke Madinah di saat mengandung Abdulllah bin Zubeir. Sehingga Abdullah merupakan orang islam pertama yang lahir setelah hijrah. Ibu Asma’ adalah Qutailah binti Abdul Uzza berasal dari Bani Luay meninggal dalam keadaan kafir. c dan d. Aisyah binti as-Siddiq, istri Nabi Ia memiliki saudara seayah dan seibu yaitu Abdurrahman bin Abu Bakar, yang berada di barisan kaum musyrikin pada perang Badar, namun setelah itu ia masuk islam. Ibu Aisyah adalah Ummu Ruman binti Amir bin Uaimir bin Abdu Syams bin Attab bin Udzinah bin Subai’ bin Duhman bin al Harits. Masuk islam, dan ikut hijrah ke madinah dan wafat di zaman Rasulullah saw Cucu Abu Bakar: Abu Atik Muhammad bin Abdurrahman lahir di zaman Rasulullah saw,termasuk sahabat. Sehingga kami tidak tahu keluarga  lain (selain Abu Bakar) yang dengan empat keturunan, semuanya tergolong sahabat (ayah Abu Bakar-Abu Bakar-Abdurrahman-Abu Atik) e. Muhammad bin Abu Bakar. Lahir pada zaman haji wada’. Meninggal di Mesir dan dikuburkan disana.Ibunya adalah Asma’ binti Umais al Khots’amiyyah. f. Ummu Kultsum binti Abu Bakar.Lahir setelah Abu Bakar wafat. Ibunya adalah Habibah, riwayat lain menyebutkan Fakhitah binti Kharijah bin Zaid bin Abu Zuhair al Anshari. Ia dinikahi Thalhah bin Ubaidillah Keenam putera-puteri Abu Bakar adalah sahabat Nabi, kecuali Ummu Kultsum. Sementara Muhammad lahir masih zaman Nabi. Abu Bakar wafat pada tanggal 27 Jumadil Akhir 13H.   2. Abu Hafs Umar bin Khatab ra -Umar bin Khattab bin Nufail bin Abdil Uzza bin Riyah bin Abdullah bin Qurth bin Razakh bin Adiyy bin Ka’b bin Lu’ai bin Ghalib.Bertemu silisilah/ keturunan dengan Rasulullah saw di Murrah bin Ka’b. -Ibunya adalah Khantamah binti Hasyim. Riwayat lain menyebutkan binti Hisyam bin al Mughirah bin Abdullah bin Umar bin Makhzum. -Umar masuk islam di Mekah, dan mengikuti seluruh peperangan bersama Rasulullah saw  -Putera-puteri Umar 1.Abu Abdurrahman Abdullah Masuk Islam pada awal datangnya Islam. Berhijrah bersama ayahnya. Dan dia termasuk sahabat pilihan.Hafshah, istri Nabi saw Ibu Hafshah adalah Zaenab binti Math’unAshim bin Umar Lahir pada zaman Rasulullah saw. Ibunya adalah Ummu Ashim Jamilah binti Tsabit bin Abi al Aqlah 4&5. Zaid al Akbar bin Umar, dan Ruqayyah putri Ummu Kultsum binti Ali bin Abi Thalib. 6. Zaid al Ashghar dan Abdullah, keduanya putera Ummu Kultsum binti Jarwal al Khuzza’i 7&8.Abdurrahman al Akbar bin Umar dan Abdurrahman al Ausath, Abu Syahmah yang didera akibat minum khomr. Ibunya adalah Ummu Walad yang juga disebut Lahyah. 9. Abdurrahman al Ashghar bin Umar. Ibunya adalah Ummu Walad yang juga disebut Fakihah. 10. Iyadh bin Umar. Ibunya adalah Atikah binti Zaid bin Amr bin Nufail. 11. Abdullah al Ashghar bin Umar. Ibunya adalah Saidah binti Rafi’ al Anshariyyah. Dari Bani Amr bin Auf 12. Fathimah binti Umar. Ibunya adalah Ummul Hakim binti Harits bin Hisyam 13. Ummul Walid binti Umar. Tetapi kebenaran masih perlu diteliti lagi. 14. Zaenab binti Umar. Saudara Abdurrahman al Ashghar bin Umar.   - Umar mengemban kekhalifahan selama 10 tahun 6,5 bulan. Terbunuh pada akhir DzulHijjah 23 Hijriyah, pada usia 63 tahun sesuai dengan usia Rasulullah saw. Akan tetapi ada perselisihan pendapat tentang usia beliau ini.   3. Abu Abdullah Ustman bin Affan ra    Ia adalah cucu dari Abu al Ash bin Umayyah bin Abdu Syams bin Abdu Manaf. Nasab keturunannya bertemu dengan Rasulullah saw di Abdu Manaf, yang merupakan kakek ke lima. Nam ibunya adalah Arwa binti Kuraiz bin Rabiah bin Habib bin Abdi Syams bin Abdu Manaf. Sementara Ibnya adalah putri Ummul Hakim al Baidha’ binti Abdul Muthalib. Utsman masuk islam pada awal datangnya islam di Mekah. Melakukan hijrah 2 kali (Habasayah dan Medinah). Menikahi 2 puteri Rasulullah saw. Mengemban kekhilafahan selama 12 tahun kurang 10 hari. Ada riwayat menyebutkan kurang12 hari.Terbunuh pada 18 Dzul Hijjah tahun ke-35 Hijriah  ba’da Ashar. Saat itu ia sedang puasa. Ia meninggal pada usia 82 tahun. Putera-puteri Beliau:Abdullah al akbar, dilahirkan oleh Ruqayyah, puteri Rasulullah saw. Meninggal dunia pada usia 6 tahun. Rasulullah saw ikut masuk liang lahat saat penguburannya.Abdullah al Ashghar, dilahirkan oleh Fakhitah binti ‘Azwan, saudari Utbah,4,5 dan 6.Umar, Khalid, Aban dan Maryam. Mereka dilahirkan oleh Ummu Amr binti Jundab bin Amr bin Humamah dari kabilah Azd daerah Daus 7,8 dan 9. al Walid, Said dan Ummu Amr. Mereka dilahirkan oleh Fatimah binti Walid bin Abdu Syams bin Mughirah bin Abdullah bin Umar bin Makhzum. 10. Abdul Malik. Dia tidak mempunyai keturunan. Meninggal dunia tatkala telah dewasa. Dia dilahirkan oleh Ummul Banin binti Uyainah bin Hisn bin Hudzaifah bin Zaid 11, 12, 13. Aisyah, Ummu Aban dan Ummu Amr. Mereka dilahirkan oleh Ramlah binti Syaibah bin Rabiah 14,15,16. Ummu Khalid, Arwa dan Ummu Aban as Sughra. Mereka dilahirkan oleh Nailah binti Farafishah bin Ahwas  bin Amr bin Tsa’labah bin Harits bin Hisn bin Dhamdham bin Adyy bin Janab bin Kalb bin Wabrah   4. Abu al Hasan Ali bin Abi Thalib ra Dia adalah cucu Abdul Mutthalib, sepupu Rasulullah saw. Dia dilahirkan oleh Fatimah binti Asad bin Hasyim bin Abdi Manaf. Fatimah adalah wanita Bani Hasyim pertama yang melahirkan keturunan dari Bani Hasyim. Masuk Islam di Mekah lalu hijrah ke Madinah dan wafat pada zaman Rasulullah saw. Ali bin Abi Thalib menikah dengan Fatimah puteri Rasulullah saw. Kemudian lahirlah hasan, Husein dan Muhassin dari pernihan ini. Tetapi Muhassin wafat tatkala masih kecil. -Putera-Puteri yang lain 1.Muhammad bin Hanafiah. Ia dilahirkan oleh Khaulah binti Ja’far, dari Bani Hanifah. 2,3. Umar bin Ali dan saudirnya Ruqayyah al KubroAl Abbas al Akbar bin Ali, disebut juga asSaqa. Ia terbunuh bersama Husein 5,6,7,8. Usman, Ja’far, Abdullah dan Banu Ali. Mereka saudara seayah dan seibu al Abbas al Akbar. Adapun ibu mereka adalah Ummul Banin al Kilabiyah. 9,10. Ubaidullah dan Abu Bakar. Mereka tidak punya keturunan. Mereka dilahirkan oleh Laila binti Mas’ud anNahsyaliyyah 11. Yahya bin Ali. Meninggal saat masih kecil. Lahir dari Asma’ binti Umais 12. Muhammad bin Ali alAshghar ibumya adalah seorang budak yang bernama Daraj. 13.,14. Ummul Hasan dan Ramlah. Mereka dilahikan Ummu Sa’d binti Urwah bin Mas’ud ats Tsaqofi. 15,16,17,18,19,20,21,22,23,24,25.Zaenab as Sughra, Ummu Kultsum as Sughra, Ruqayyah as Sughra, Ummu Hani’, Ummul Kiram, Umu Ja’far (nama aslinya Jumanah),  Ummu Salamah, Maimunah, Khadijah, Fatimah, dan Umamah. Mereka ini dilahirkan dari para ibu yang berbeda-beda. Ali mengemban kekhilafahan selama 4 tahun 7 bulan lebih beberapa hari. Ada beberapa pendapat berbeda mengenai hari. Ia mati terbunuh saat usianya 63 tahun. Ada beberapa riwayat lain menyebutkan 53tahun, 58 tahun, 57 tahun. Pada saat itu disebut tahun Jama’ah, tahun 40 H.    5. Abu Muhammad Thalhah bin Ubaidillah ra Ia cucu Usman bin Amr bin Ka’b bin Sa’d bin Taim bin Murrah bin Ka’b bin Luayy bin Ghalib. Bertemu silisilah / keturunan dengan Rasulullah saw di Murrah bin Ka’b. -Ibu Thalhah Adalah Sha’bah binti Khadrami, saudari al Ala’ bin Khadrami. Nama asli al Khadrami adalah Abdullah bin Abbad bin Akbar bin Auf bin Malik bin Uwaif bin Khazraj bin Iyadh bin Sidq. Ibunya masuk islam dan wafat dalam islam. Thalhah masuk islam pada awal datangnya islam di Mekah. Turut serta dalam Perang Uhud dan peperangan setelahnya. Dia tidak turut dalam Perang Badar karena saat itu ia di Syam untuk berdagang. Tetapi Rasulullah saw memberikannya harta rampasan perang Badar dan menetapkannya sebagai ahli Badar.   -Diantara Putera-Puterinya: 1,2. Muhammad asSajjad,dan Imran Muhammad asSajjad terbunuh bersama ayahnya.Kedua putera tersebut dilahirkan Hamnah binti Jahsy  3. Musa bin Thalhah. Dilahirkan Khaulah binti Qo’qo’ bin Ma’bad bin Zurarah. 4,5,6. Ya;kub, Ismail, Ishaq.mereka dilahirkan Ummu Aban binti Utbah bin Rabiah 7,8. Zakaria dan Aisyah. Dilahirkan Ummu Kultsum binti Abu Bakar as Shiddik ra 9. Ummu Ishaq binti Thalhah. Dilahirkan Ummul Haris binti Qasamah bin Handzalah at Thaiyyah.  Seluruh Putera puteri Thalhah 11 orang. 2 anak yamg lain ada riwayat yang menyebutkan Usman dan Shalih, namun riwayat kurang kuat. Thalhah terbunuh pada Perang Jamal pada tahun 36 H. Saat itu ia berusia 62 tahun.   6. Abu Ubaidillah Zubair bin Awwam ra Ia cucu Khuwailid bin Asad bin Abdul Uzza bin Qushayy bin Kilab. Nasab keturunannya bertemu dengan Rasulullah saw di Qushayy bin Kilab, yang merupakan kakek ke lima. -Ibunya: Shafiyyah binti Abdul Mutthalib, bibi Rasulullah saw. Masuk Islam dan Hijrah ke Madinah. Zubeir berhijrah dua kali (Habasayah dan Medinah).dan ia shalat dua kiblat (sebelum dirubah menghadap ka’bah, dahulu kaum muslimin shalat menghadap masjidil Aqsa). Ia adalah orang yang pertama kali menghunus pedangnya di perang fi sabilillah . Ia disebut hawaryy Rasulullah saw. - Diantara Putera-Puterinya: 1. Abdulllah, ia merupakan orang islam pertama yang lahir setelah hijrah. 2,3,4,5,6,7,8. Al Mundzir,Urwah,Ashim, al Muhajir, Khadijah al Kubro, Ummul Hasan, Aisyah Kedelapan anak tersebut dilahirkan Asma’ binti Abu Bakar ra. 8,10,11,12,13. Khalid, Amr, Habibah, Saudah, Hindun. mereka dilahirkan Ummu Khalid binti Khalid bin Said bin al Ash. 14,15,16. Mush’ab, Hamzah, Ramlah. mereka dilahirkan Rabbab binti Unaif al Kalbiyyah. 17,18,19. Ubaidah, Ja’far, Hafshah mereka dilahirkan Zaenab binti Bisyr dari Bani Qais bin Tsa’labah. 20 Zaenab binti Zubair. ia dilahirkan Ummu Kultsum binti Uqbah bin Abi Mu’aith 21. Khadijah asShughra. ia dilahirkan alJalal binti Qais dari Bani Asad bin Khuzaimah.  Seluruh putera puteri Zubeir 21 orang. Ia terbunuh pada Perang Jamal pada tahun 36 H. Saat itu ia berusia 67 tahun.Riwayat lain 66 tahun.   7. Sa’ad bin Abi Waqas ra  Nama Abi Waqas adalah Malik bin Uhaib bin Abdi Manaf bin Zuhrah bin Kilab. Bertemu silisilah/ keturunan dengan Rasulullah saw di Kilab bin Murrah. -Ibunya: Hamnah binti Sufyan bin Umayyah bin Abdu Syams bin Abdi Manaf Sa’ad masuk islam pada awal datangnya Islam di Mekah. Ia berkata: “Saya adalah orang ketiga  yang masuk Islam“ Turut serta dalam Perang Badar dan seluruh peperangan setelahnya bersama Rasulullah saw. Ia adalah orang yang pertama kali melontarkan anak panahnya di perang fi sabilillah. Adapun lontaran anak panahnya diarahkan pada sebuah pasukan  yang di dalamnya terdapat Abu Sofyan. Pertemuan 2 pasukan itu terjadi dekat Rabigh di awal tahun pertama Rasulullah saw datang di Madinah.   - Diantara Putera-Puterinya: 1. Muhammad, ia dibunuh al Hajjaj 2. Umar, dibunuh al Muhtar bin Abi Ubaid 3,4 Amir da Mus’ab. Mereka berdua meriwayatkan hadis 5,6,7. Umair, Shalih, Aisyah mereka Bani Sa’d Wafat di istananya di Aqiq, yang jaraknya 10 mil dari Madinah. Lalu jenazahnya dipikul ke Madinah. Itu terjadi tahun 55 H. saat itu ia berusia 70 tahun lebih. Ia merupakan orang yang terakhir meninggal diantara 10 orang yang mendapat kabar gembira masuk surga.   8. Abu al ‘Awar Said bin Zaid bin Amr ra Ia cucu Nufail  bin Abdul Uzza bin Riyah bin Abdullah bin Qurt bin Razah bin Adyy bin Ka’b bin Luayy bin Ghalib. Bertemu silisilah/ keturunan dengan Rasulullah saw di Ka’b bin Luayy. Ibunya: Fatimah binti Ba’jah bin Umayyah bin Khuwailid, dari Bani Mulaih dari Khuzaah. Said bin Zaid adalah sepupu Umar bin Khatthab ra, dan menikah dengan saudara Umar, Ummu Jamil binti Khattab. Ia  masuk islam pada awal datangnya islam di Mekah.Namun ia tidak turut dalam Perang Badar. Diantara Puteranya adalah Abdullah, seorang penyair. Zubeir bin Bakkar berkata: Said anaknya sedikit, dan diantar mereka tinggal di luar Madinah. Said meninggal tahun 51 H. saat itu ia tengah berusia lebih dari 70 tahun   9. Abu Muhammad Abdurrahman bin Auf bin Abdi Auf ra Ia cucu Ibnu Abd bin al Haris bin Zuhrah bin Kilab. Bertemu silisilahnya dengan Rasulullah saw di Kilab bin Murrah. Ibunya bernama as Syifa’. Riwayat lain menyebutkan al’Anqa’binti Auf bin Abdul Harits bin Zuhrah.ia masuk Islam dan hijrah Abdurrahman bin Auf  masuk Islam pada awal datangnya Islam di Mekah. Turut serta dalam Perang Badar dan seluruh peperangan setelahnya bersama Rasulullah saw.Dalam riwayat sahih disebutkan bahwa Rasulullah saw pernah menjadi makmum shalat padanya saat Perang Tabuk. - Diantara Putera-Puterinya: a. Salim al Akbar, meninggal sebelum datangnya Islam b. Ummul Qasim, lahir pada zaman Jahiliyah c. Muhammad, lahir setelah datangnya Islam. Dengan nama ini Abdurrahman dijuluki (abu Muhammad) d, e, f. Ibrahim, Humaid dan Ismail. mereka dilahirkan Ummu Kultsum binti Uqbah bin Abi Mua’ith bin Abi Amr bin Umayyah bin Abdu Syams bin Abdi Manaf Ummu Kultsum termasuk wanita yang hijrah dan salah seorang yang telah baiat pada Rasulullah saw. Dan seluruh putera Abdurrahman yang lahir darinya, menjadi perawi hadis. Urwah bin Abdurrahman, terbunuh di Afrika. Ia dilahirkan  Nuhairah binti Hani’ bin Qabishah bin Mas’ud bin Sya’ban Halim al Asghar, terbunuh di Afrika .Ia dilahirkan Sahlah binti Suhail bin Amr. Ia saudara seibu Muhammad bin Abu Hudhaifah bin Utbah Abdullah al Akbar, terbunuh di Afrika. Ibunya dari bani Abdil Ashal. Abu Bakar bin Abdurrahman dan Abu Salamah al Fakih, ia Abdullah al Ashghar. Ibunya adalah Tumadhir binti al Ashbagh alKalbiyyah. Ia wanita dari Bani Kalbiy pertama yang dinikahi lelaki Quraisy. Abdurrahman bin Abdurrahman dan Mus’ab bin Abdurrahman. Mush’ab pernah menjadi tawanan polisi Marwan bin Hakam di Madinah. Abdurrahman meninggal di Madinah, dan dimakamkan di Baqi’ tahun 32 H saat kekhalifahan Usman bin Affan.Usman ikut menyolati jenazahnya. Ia wafat pada usia 72 tahun.   10. Abu Ubaidah Amir bin Abdullah bin al Jarrah ra Ia cucu Hilal bin Uhaib bin Dhabbah bin al Harrits bin Fihr bin Malik. Dilahirkan Ummu Ghanm binti Jabir bin Abdul Uzza bin Amir bin Umairah bin Wadi’ah bin Al Harits bin Fihr. Dalam riwayat lain: Umaimah binti Ghanm bin Jabir bin Abdul Uzza. Bertemu silisilah/ keturunan dengan Rasulullah saw di Fihr bin Malik. Abu Ubaidah masuk islam pada awal datangnya islam di Mekah, sebelum Rasulullah saw masuk Darul Arqam. Turut serta dalam Perang Badar dan beberapa peperangan setelahnya bersama Rasulullah SAW. Pada saat Perang Uhud, ia mencabut dua gelang (dari rajutan baju besi) yang menancap di wajah Rasulullah saw dengan gigi depannya.Akibatnya, tanggallah 2 giginya -Keturunan Abu Ubaidah ra: Hanya 2 putera, yaitu Yazid dan Umar. Namun mereka meninggal, dan tak terdapat lagi penerus generasi Abu Ubaidah. -          Wafatnya: -          Abu Ubaidah ra wafat karena wabah penyakit tha’un amwas pada tahun 18 H. Ia dimakamkan di Ghour Baisan di Desa Amta’. Saat itu usianya 58 tahun. Muadz bin Jabal ra ikut menshalati jenazahnya. Ada riwayat lain menyebutkan Amr bin A’sh pun ikut.   Pada saat Perang Badar Abu Ubaidah membunuh ayahnya yang saat itu masih kafir. Karena peristiwa ini Allah menurunkan ayat: Kamu tak akan mendapati kaum yang beriman pada Allah dan hari akhirat, saling berkasih-sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, Sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka. meraka Itulah orang-orang yang telah menanamkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan yang datang daripada-Nya. dan dimasukan-Nya mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah ridha terhadap mereka, dan merekapun merasa puas terhadap (limpahan rahmat)-Nya. mereka Itulah golongan Allah. ketahuilah, bahwa Sesungguhnya hizbullah itu adalah golongan yang beruntung.           [1] Kalimat ini sangat global dan umum, andai hanya disebutkan dengan:” Dikaruniai Allah sesuatu yang tidak  diberikan siapapun“, atau semacam ini, maka lebih baik.Karena sesungguhnya  diantara ilmu orang-orang terdahulu dan yang akan datang ada  yang tidak diketahui oleh Nabi saw, bahkan hal-hal yang terjadi pada zaman Rasulullah saw sendiri. Bukti ini sangat jelas , diantaranya Nabi ditanya tentang roh, maka Allah mewahyukan. Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: "Roh itu Termasuk urusan Tuhan-ku. Dan ketika ditanya tentang Penghuni goa (ashabul Kahfi) Rasul  menjawab:“akan kuberitahu besok“  akan tetapi wahyu tidak segera turun.Maka beliau pun sedih. Lalu turunlah wahyu yang menerangkan tentang  Ashabul Kahfi dengan FirmanNya:. Dan jangan sekali-kali kamu mengatakan tentang sesuatu: "Sesungguhnya aku akan mengerjakan ini besok pagi, kecuali (dengan menyebut): "Insya Allah (alKahfi:23-24). Dan ketika ditanya tentang hari kiamat, beliau mengakui akan ketidaktahuannya dengan perkataan:“ Tidaklah yang ditanya lebih tahu dari yang bertanya“.Firman Allah: Manusia bertanya kepadamu tentang hari berbangkit. Katakanlah: "Sesungguhnya pengetahuan tentang hari berbangkit itu hanya di sisi Allah". (al Ahzab:63). Dan dalam kisah tentang penetapan syariat tayammum dalam Shahih Bukhari no 334, tatkala para Shahbat mencari kalung Aisyah ra, dan mereka tidak menemukannya sementara Rasulullah bersama mereka. Mereka baru menemukan dibawah unta saat unta tersebut berdiri. Kesimpulannya Rasulullah saw tidak mengetahui sesuatu kecuali ditunjuki oleh Allah, baik ilmu, hikmah, keistimewaan,kemuliaan, dan segala hal yang tidak diberikan pada siapapun. Semoga shalawat dan salam tetap tercurah padanya hingga hari kiamat. Barangkali ini yang dimaksud Penulis dengan kalimat tersebut. Dan saya tandaskan lagi bahwa kalimat ini sangat gloabal, sementara ada sebagian orang-orang bodoh meyakini bahwa Rasulullah mengetahui hal-hal ghaib sekalipun tidak ditunjuki Allah. ( komentator: Syeikh Khalid as-Syayi’)      
10 months ago
More permainan beda perut orang hamil posts »

Permainan beda perut orang hamil news

No news about permainan beda perut orang hamil

Permainan beda perut orang hamil videos

No videos about permainan beda perut orang hamil